cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Address: Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Community Health Nursing
ISSN : -     EISSN : 29881269     DOI : 10.47134/cmhn
Core Subject : Economy,
Community Health Nursing is officially registered in the National Research and Innovation Agency, Directorate of Multimedia Repository and Scientific Publishing, ISSN INDONESIAN NATIONAL CENTER with ISSN Number 2988-1269 (online). This journal is published two times a year (June and December) by Indonesian Journal Publisher. CMHN a scientific journal, double-blind peer-reviewed and open-access journal. CMHN is an academic journal organized which focus and scope: Community Health Nursing; Family Health Nursing; Geriatric Nursing; Occupational Health Nursing; Health policy in community, family, and geriatric health nursing area; Information and technology in the community, family, and geriatric health nursing area
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2023): Juni" : 5 Documents clear
Efektivitas Terapi Relaksasi Otot Progresif terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Sri Handayani; Nur Annisa , Al Sofya; Nur Fitria , Cemy
Community Health Nursing Journal Vol. 1 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/cmhn.v1i1.1

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit jantung dan pembuluh darah yang telah menjadi penyakit yang mematikan banyak penduduk, baik di negara maju maupun berkembang termasuk Indonesia. Hipertensi sering disebut the silent killer atau pembunuh senyap karena muncul tanpa keluhan. Hipertensi jika tidak ditangani dapat menyebabkan komplikasi seperti gagal jantung, serangan jantung, dan kerusakan mata. Salah satu pengobatan non farmakologi yang dapat dilakukan yaitu dengan terapi relaksasi otot progresif. Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode: Quasi experiment design dengan pendekatan one group pretest-posttest dengan teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling. Uji normalitas dengan shapiro-wilk test dan teknik analisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil: Berdasarkan uji wilcoxon hasil penelitian menunjukan tekanan sistolik dan diastolik diperoleh nilai p sebesar 0,000, karena nilai p<0,05 berarti ada pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Kesimpulan: Terdapat pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi.
HUBUNGAN JUMLAH ANAK DALAM KELUARGA DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI DESA PANDANSARI KECAMATAN SENDURO KABUPATEN LUMAJANG DEVID TRIO ISSADIKIN
Community Health Nursing Journal Vol. 1 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/cmhn.v1i1.2

Abstract

Status gizi merupakan ukuran keadaan tubuh seseorang yang dapat dilihat dari makanan yang dikonsumsi dan penggunaan zat gizi dalam tubuh. Status gizi yang baik dalam menjaga derajat kebugaran dan kesehatan, membantu tumbuh kembang anak. Jumlah anak dalam keluarga adalah jumlah tanggungan anak dalam keluarga baik anak kandung, anak tiri maupun anak angkat yang tinggal bersama dalam satu tempat tinggal. Keluarga dengan dua orang anak memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar berbagi, bergiliran dan menahan dorongan untuk mendapatkan perhatian orang tua dan sebaliknya orang tua dapat memberikan pendidikan dan perhatian yang memadai. Sedangkan keluarga yang memiliki anak lebih dari dua memerlukan usaha yang lebih besar dan terkadang mengalami kesulitan menghadapi anak dengan berbagai karakter dan suasana hati yang berbeda-beda. Pada akhirnya orang tua tidak konsisten dalam melakukan pola asuh yang optimal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan jumlah anak dalam keluarga dengan status gizi balita di Desa Pandansari Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan uji korelasional dengan desain cross sectional. Pendekatan teknik pengambilan sampel yang digunakan peneliti adalah Multistage random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 245 balita. Analisis data menggunakan Regresi Logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan jumlah anak dalam keluarga dengan status gizi balita di Desa Pandansari Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang (p value = 0,000 < α = 0,05. Perawat dapat menerapkan perannya dalam melakukan peran edukasi tentang pentingnya nutrisi yang optimal pada bayi dan anggota keluarga lainnya, selain itu perawat juga memberikan edukasi tentang pentingnya membatasi jumlah anak dalam keluarga.
DUKUNGAN KELUARGA BERHUBUNGAN DENGAN TERHADAP TAHAPAN BERDUKA ( STAGE OF GRIEFING ) PASIEN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS SENDURO LUMAJANG Kurnia Agung Yoga Sandhi
Community Health Nursing Journal Vol. 1 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/cmhn.v1i1.3

Abstract

Seseorang yang menderita penyakit Diabetes Melitus dapat mengalami reaksi berupa perubahan biologi, psikologi, sosial,reaksi ini akan berakibat penurunan kwalitas kesehatan yang akan menambah memperburuknya keadaan kesehatanya,untuk itu masalah yang diderita selain diabets adalah perubahan tahapan berduka,respon tahapan ini sangat mempengaruhi penerimaan terhadap penyakit ini, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap tahapan berduka (stage of griefing)pasien diabetes militus di Puskesmas Senduro Lumajang. Jenis penelitian ini menggunakan metode “analitik korelasional” dengan desain penelitian cross sectional,sampel penelitian ini diambil dengan metode Accident Sampling dengan populasi 79 pasien dan sampel 66 pasien diabetes militus.responden di dapat dipoli umum puskesmas senduro lumajang,yang dilaksanakan pada tanggal 27 Februari 2023 – 20 Maret 2023.Dengan menggunakan kuisoner Hensarling Diabetes Family Support Scale (HDFSS) dan the acceptance of disease and impairment (ADIQ) yang telah di validasi dan reabilitasi. serta dianalisis menggunakan SPSS dengan uji rank spearman rho Data didapat,dengan hasil penelitian menunjukan dukungan keluarga sebanyak 41 (62.1%) responden,sedangkan pada tahapan berduka di fase penerimaan sebanyak 45 (68,2%) responden hasil penelitian menunjukan dukungan keluarga terhadap tahapan berduka (stage of griefing) pasien diabetes militus dengan nilai (p-value 0,000) dengan nilai correlation coefficient sebesar (+0.867). Seseorang yang telah terdiagnosis penyakit diabetes dapat mengalami berbagai tahapan berduka selama hudupnya. keluarga menjadi support sistem bagi pasien diabetes militus dan untuk instansi pemerintah bisa sebagai bahan pertimbangan pelayanan dan pengembangan program peningkatan peran keluarga dalam upaya menangani tahapan berduka penderita yang pasti akan dialami,sehingga bisa meningkatkan derajat kesehatan penderita yang berkelanjutan.
HUBUNGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDS) DENGAN KUALITAS HIDUP PEKERJA PENGGILINGAN KETELA DI CV NIAT MULIA PATI Sinta Nofita; Prita Adisty Handayani; Achmad Solechan
Community Health Nursing Journal Vol. 1 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/cmhn.v1i1.6

Abstract

ABSTRAK Musculoskeletal disorders merupakan keluhan pada bagian otot skeletal yang dapat dirasakan oleh tenaga kerja mulai dari keluhan sangat ringan sampai dengan rasa sangat sakit. Faktor yang mempengaruhi Musculoskeletal disorders faktor lingkungan, faktor individu, faktor pekerjaan. Jenis Musculoskeletal disorders nyeri leher, nyeri bahu, nyeri punggung. Kualitas hidup merupakan suatu persepsi individu mengenai tentang kesehatan fisik, sosial, psikologis. Domain kualitas hidup kesehatan fisik, kesehatan psikologis, hubungan sosial, hubungan dengan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan keluhan musculoskeletal disorders dengan kualitas hidup di penggilingan ketela. Design penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional. Dengan jumlah sampel 45 responden pengambilan data menggunakan kuesioner Nordic Body Map dan World Health Organization Quality of Life Bref Version (WHOQoL-BREF). Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Berdasarkan uji chi-square didapatkan hasil 0.049 < 0.05 yang memiliki makna terdapat hubungan signifikan antara keluhan musculoskeletal disorders dengan kualitas hidup pekerja. kesehatan fisik dapat mempengaruhi keluhan musculoskeletal disorders karena aspek dari kesehatan fisik dapat mempengaruhi kemampuan individu untuk melakukan aktivitas sehari-hari yang menyebabkan individu kelelahan dan kelemahan fisik, jika seseorang mengalamai kesehatan fisik yang menurun maka dapat mempengaruhi kualitas hidupnya. Sedangkan aspek psikologis seseorang pada saat bekerja memiliki beban pikiran yang menyebabkan hilangnya kosentrasi dalam bekerja dapat mempengaruhi kesehatan psikologisnyaRekomendasi dari peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan intervensi untuk mengatasi MSDS sehingga kualitas hidup pekerja meningkat. Kata Kunci : Musculoskeletal disorders, Kualitas Hidup, Pekerja
Asuhan Keperawatan pada Pasien Halusinasi Pendengaran dengan Penerapan Terapi Generalis Arni Nur Rahmawati; Luthfiana Dewi
Community Health Nursing Journal Vol. 1 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/cmhn.v1i1.7

Abstract

Introduction: Halusinasi pendengaran merupakan distorsi persepsi palsu dimana pasien gangguan jiwa mendengar bisikan atau suara-suara yang tidak nyata dan meresponnya. Gangguan halusinasi dapat dikontrol dengan terapi generalis SP 1-4: mengenalkan halusinasi dan menghardik, minum obat, bercakap-cakap dan melakukan aktivitas terstruktur. Objectives: Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran. Methods: Metode yang digunakan adalah studi kasus melalui wawancara, observasi fisik dan dokumentasi. Partisipan yang digunakan dalam implementasi asuhan keperawatan jiwa adalah Sdr. A dengan gangguan halusinasi pendengaran di Wisma Antareja RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang. Analisis data yang digunakan dengan melakukan evaluasi penerapan generalis strategi pelaksanaan halusinasi. Results: Hasil studi kasus menunjukkan bahwa pasien mampu mengidentifikasi masalah halusinasi yang dialami dan mampu mengontrol halusinasi. Conclusions: Terapi generalis pada pasien halusinasi dapat membantu pasien mengenali halusinasinya sampai pada tindakan mengontrol halusinasi. Terapi generalis sebaiknya dilakukan rutin oleh perawat kepada pasien.

Page 1 of 1 | Total Record : 5