cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
jurnaldecive@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Published by Actual Insight
ISSN : 27765040     EISSN : 27756009     DOI : https://doi.org/10.56393/decive.v1i12.274
De Cive: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan merupakan jurnal yang menerbitkan hasil penelitian dalam bidang, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Pancasila, Pendidikan Nilai, Pendidikan Moral, Pendidikan Politik, Pendidikan Hukum, Pendidikan Anti Korupsi, Pendidikan Multikultural, Pendidikan Karakter dan berbagai bidang lainnya yang mendukung pengembangan pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jurnal ini diterbitkan duabelas kali dalam setahun yang menampung berbagai naskah hasil penelitian dari para guru, dosen, mahasiswa maupun peneliti yang tertarik dalam bidang penelitian dan pembelajaran.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 12 (2022): Desember" : 5 Documents clear
Kearifan Lokal “Noken” Papua bagi Nilai Demokrasi Pancasila di Indonesia Yohanes Kayame
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 12 (2022): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v2i12.1205

Abstract

Tulisan ini membahas noken papua sebagai sebuah kearifan lokal yang memberi makna tersendiri dalam demokrasi di Negara Indonesia. Bagi orang Papua noken memiliki nilai tersendiri bagi kehidupan mereka. Karnanya noken tidak dapat disepelehkan eksistensinya dalam peradaban manusia Papua. Ada banyak nilai hidup yang dapat digali sebagai asas-asas dalam hidup. Dalam konteks ini noken merepresentasi nilai-nilai bagi demokrasi Pancasila di Indonesia. Misalnya mufakat, sosial, persatuan, keadilan, martabat sebagai manusia dan hubungan personal manusia dengan Tuhan. Metodologi dalam tulisan ini menggunakan studi pustaka, dengan menganalisis buku-buku, jurnal-jurnal ilmiah dan majalah. Selain itu dengan mengembangkan pendapat tokoh-tokoh Papua yang pernah berbicara tentang noken dan demokrasi pancasila. Penulisan ini berkonstribusi dalam mengembangkan kedewasaan demokrasi dalam hidup berbangsa dan bernegara melalui nilai-nilai yang dididapat dari Noken sebagai sebuah kearifan lokal Papua. Dengan demikian noken bukan hanya sebagai sebuah benda mati, tetapi mengandung nilai-nilai yang hidup bagi demokrasi di Indonesia. Maka noken merupakan warisan leluhur orang Papua yang memberi nilai-nilai hidup.
Pentingnya Kesadaran Hukum pada Lingkungan Masyarakat Ayu Sekar Saraswati Putri
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 12 (2022): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v2i12.1597

Abstract

Hukum yang dipandang sebagai salah satu aspek penting dalam masyarakat yang bertujuan untuk merealisasikan terbentuknya sebuah masyarakat yang nyaman dan berkeadilan. Hukum tidak diciptakan untuk dilanggar, tetapi untuk memperbaiki kualitas hidup warga negara. Makin banyaknya terjadi pelanggaran hukum, seperti kejahatan berarti kesadaran hukum mulai merosot. Kesadaran tentang apa hukum itu berarti kesadaran bahwa hukum itu merupakan perlindungan kepentingan manusia. Kesadaran hukum masyarakat yang pada gilirannya akan menciptakan suasana penegakan hukum yang baik, yang dapat memberikan rasa keadilan, menciptakan kepastian hukum dalam masyarakat dan memberikan kemanfaatan bagi anggota masyarakat. Para aparat penegak hukum tersebut apakah sudah menjalan tanggung jawab pengabdian dan demi rakyat melakukan penegakkan hukum dimana akan memberikan rasa keadilan. Para aparat penegak hukum tersebut apakah sudah menjalan tanggung jawab pengabdian dan demi rakyat melakukan penegakkan hukum dimana akan memberikan rasa keadilan. Meningkatkan kesadaran hukum bisa dilakukan dengan tidak henti-hentinya pihak-pihak yang berwenang memberikan arahan-arahan betapa hukum itu melindungi diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.
Revitalisasi Kesadaran Hukum Lingkungan Masyarakat Muara Badak Kalimantan Timur Siti Fahmatul Hatima
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 12 (2022): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v2i12.1609

Abstract

Kesadaran mengenai hukum yaitu kesadaran seseorang akan pengetahuan mengenai perilaku tertentu yang diatur dengan hukum. Dalam situasi tertentu diinginkan untuk dapat bisa memacu seseorang atau masyarakat untuk mentaati pelaksanaan hukum dan tidak melanggar larangan serta mengindahkan apa yang telah ditetapkan dalam hukum yang berlaku. Pada penelitian ini mengunakan berbagai teknik dan metode dalam usaha mengumpulkan data dan bahan yang dibutuhkan guna memenuhi penyusunan pembahasan kali ini. Pada pembuatan jurnal kali ini penulis melakukan tindakan mini riset berupa wawancara yang dilakukan oleh penulis dengan beberapa masyarakat mengenai kesadaran akan hukum dari masyarakat sekitar. Hukum bisa diartikan sebagai aturan mengenai larangan dan perintah. Kesadaran hukum sendiri dapat diartikan sebagai kesadaran akan nilai yang ada dalam diri pada manusia itu sendiri mengenai hukum yang telah ada dan ditetapkan. Pengetahuan mengenai hukum harus terus dikampanyekan guna menciptakan generasi penerus yang memang mengetahui dan mentaati akan keberadaan hukum yang telah disepakati.
Membangun Kesadaran Berkebinekaan Global melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah Menengah Kejuruan Swasta Thoha Abadi
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 12 (2022): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v2i12.1837

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi dampak kegiatan ekstrakurikuler berkebinekaan global di Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS) Intensif Baitussalam terhadap kesadaran berkebinekaan global peserta didik. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini mengungkapkan bahwa kegiatan klub bahasa, klub seni, dan kegiatan sosial memiliki dampak positif yang signifikan pada pemahaman lintas budaya dan tingkat kesadaran berkebinekaan global peserta didik. Interaksi sosial dengan individu dari berbagai budaya dan latar belakang, pengembangan kemampuan berempati, dan peningkatan pemahaman tentang kompleksitas dunia yang semakin terhubung adalah temuan utama. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor pendukung, seperti dukungan dari staf pengajar dan partisipasi aktif siswa, serta hambatan, seperti keterbatasan sumber daya, dalam implementasi kegiatan ekstrakurikuler berkebinekaan global. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pihak sekolah untuk meningkatkan strategi pendidikan dalam mempersiapkan peserta didik untuk menjadi individu yang lebih inklusif, terbuka, dan siap menghadapi dunia global yang semakin kompleks, serta memberikan panduan bagi institusi pendidikan lain yang ingin mengadopsi pendekatan serupa dalam pendidikan berkebinekaan global.
Budaya Literasi bagi Peserta Didik sebagai Generasi Emas Indonesia di Sekolah Menengah Pertama Wahyuningsih Wahyuningsih
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 12 (2022): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v2i12.1838

Abstract

Budaya literasi yang ada di Indonesia semakin berkurang, terutama pada generasi saat ini. Perkembangan jaman yang terjadi di dunia teknologi ini juga menjadi salah satu faktor budaya literasi mulai hilang pada generasi saat ini. Taman Baca adalah salah satu solusi untuk masalah literasi. Namun untuk membangun taman baca membutuhkan banyak biaya dan perijinan yang sulit. Maka, peneliti memutuskan untuk meneliti di Sekolah Menengah Pertama 2 Sukapura, Probolinggo. Hasil penelitian menemukan bahwa upaya mengembangkan budaya literasi serta melakukan sosialisai tentang pentingnya budaya literasi adalah langkah kecil pada awal mencerdaskan kehidupan bangsa ini. Generasi yang makin mendewakan teknologi saat ini, sehingga tidak bisa lepas dari telepon genggam mereka. Implikasinya, lama kelamaan fungsi buku dapat digantikan oleh buku digital yang ada saat ini. Memang baik mengembangkan budaya literasi melalu teknologi yang ada demi mengurangi jumlah produksi kertas yang ada saat ini. Namun, kita tidak dapat mengetahui dan mengontrol apa yang mereka baca, serta banyak kesehatan mata yang menurun pada generasi saat ini.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2022 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 Tahun 2025 Vol. 5 No. 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2025 Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025 Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025 Vol. 4 No. 12 (2024): Desember Vol. 4 No. 11 (2024): November Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober Vol. 4 No. 9 (2024): September Vol. 4 No. 8 (2024): Agustus Vol. 4 No. 7 (2024): Juli Vol. 4 No. 6 (2024): Juni Vol. 4 No. 5 (2024): Mei Vol. 4 No. 4 (2024): April Vol. 4 No. 3 (2024): Maret Vol. 4 No. 2 (2024): Februari Vol. 4 No. 1 (2024): Januari Vol. 3 No. 12 (2023): Desember Vol. 3 No. 11 (2023): November Vol. 3 No. 10 (2023): Oktober Vol. 3 No. 9 (2023): September Vol. 3 No. 8 (2023): Agustus Vol. 3 No. 7 (2023): Juli Vol. 3 No. 6 (2023): Juni Vol. 3 No. 5 (2023): Mei Vol. 3 No. 4 (2023): April Vol. 3 No. 3 (2023): Maret Vol. 3 No. 2 (2023): Februari Vol. 3 No. 1 (2023): Januari Vol. 2 No. 12 (2022): Desember Vol. 2 No. 11 (2022): November Vol. 2 No. 10 (2022): Oktober Vol. 2 No. 9 (2022): September Vol. 2 No. 8 (2022): Agustus Vol. 2 No. 7 (2022): Juli Vol. 2 No. 6 (2022): Juni Vol. 2 No. 5 (2022): Mei Vol. 2 No. 4 (2022): April Vol. 2 No. 3 (2022): Maret Vol. 2 No. 2 (2022): Februari Vol. 2 No. 1 (2022): Januari Vol. 1 No. 12 (2021): Desember Vol. 1 No. 11 (2021): November Vol. 1 No. 10 (2021): Oktober Vol. 1 No. 9 (2021): September Vol. 1 No. 8 (2021): Agustus Vol. 1 No. 7 (2021): Juli Vol. 1 No. 6 (2021): Juni Vol. 1 No. 5 (2021): Mei Vol. 1 No. 4 (2021): April Vol. 1 No. 3 (2021): Maret Vol. 1 No. 2 (2021): Februari Vol. 1 No. 1 (2021): Januari More Issue