cover
Contact Name
Mahfur
Contact Email
mahfur.isfa@gmail.com
Phone
+6285869089656
Journal Mail Official
mahfur.isfa@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Farmasi Jl. Sriwijaya No.3 Telp. (0285) 421096, Fax.411429 Pekalongan Email : jurnalbenzenaunikal@gmail.com
Location
Kota pekalongan,
Jawa tengah
INDONESIA
Benzena Pharmaceutical Scientific Journal
Published by Universitas Pekalongan
ISSN : -     EISSN : 29617375     DOI : http://dx.doi.org/10.31941/benzena.v2i01.3065
Benzena Pharmaceutical Scientific Journal adalah jurnal peer-review yang diterbitkan dua kali setahun (Juni dan Desember) oleh Fakultas Farmasi Universitas Pekalongan. Ini tersedia online sebagai sumber akses terbuka dan juga dalam bentuk cetak. Pernyataan ini memperjelas perilaku etis semua pihak yang terlibat dalam tindakan penerbitan artikel di jurnal ini, termasuk penulis, pemimpin redaksi, Dewan Editorial, reviewer, dan penerbit. Pernyataan ini didasarkan pada Pedoman Praktik Terbaik COPE untuk Editor Jurnal. Focus dan scope : Pharmaceutical Technology, Pharmacology and Toxicology, Pharmaceutical Chemistry, Drug Discovery, Pharmacokinetics, Pharmaceutical Biology, Herbal Medicines, Pharmaceutics, Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology, Community and Clinical Pharmacy, Pharmaceutical Care.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 02 (2022): BENZENA PHARMACEUTICAL SCIENTIFIC JOURNAL" : 8 Documents clear
PENGARUH KARAGENAN SEBAGAI GELLING AGENT TERHADAP KARAKTER FISIK & KIMIA SEDIAAN GUMMY JELLY EKSTRAK JAHE MERAH Suhesti, Suhesti; Anindhita, Metha Anung
BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal Vol 1 No 02 (2022): BENZENA PHARMACEUTICAL SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/benzena.v1i2.2317

Abstract

 Latar bekalang : Jahe merah mengandung senyawa fenol yang dapat digunakan sebagai immunomodulator dimasa pandemi Covid-19. Pada umumnya masyarakat memanfaatkan jahe dalam bentuk jamu yang pengkonsumsianya tidak mudah diterima oleh semua kalangan. Oleh karena itu penelitian ini menginovasi jamu kedalam bentuk gummy jelly. Karakteristik terpenting pada gummy jelly terletak pada tekstur. Salah satu faktor yang mempengaruhi tekstur gummy jelly adalah bahan pembentuk gel yang salah satunya yaitu karagenan.Tujuan : Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh karagenan terhadap karakteristik  gummy jelly ekstrak jahe merah dan konsentrasi karagenan yang menghasilkan karakter fisikokimia terbaik.Metode : Sediaan gummy jelly dibuat 3 formula dengan menggunakan karagenan variasi konsentrasi 3%, 4,5%, dan 6%. Data diperoleh dari mengumpulkan hasil pengujian fisikokimia gummy jelly yang meliputi uji organoleptis, pH, kadar air, hedonik dan stabilitas. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dilanjut dengan uji Tukey HSD taraf 5%.Hasil : Hasil analisis ragam (ANOVA) menunjukkan karagenan berpengaruh terhadap kadar air (P<0,05) namun tidak berpengaruh terhadap nilai pH (p>0,05) gummy jelly ekstrak jahe merah. Semakin tinggi konsentrasi karagenan akan menurunkan kadar air. Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa karagenan berpengaruh terhadap tekstur. Semakin tinggi kadar air pada gummy jelly maka tekstur akan semakin kenyal.Kesimpulan : Karagenan berpengaruh terhadap karakteristik gummy jelly ekstrak jahe merah yang meliputi kadar air dan tekstur. Namun tidak berpengaruh terhadap organoleptis warna, aroma, rasa, nilai pH dan stabilitas penyimpanan. Hasil uji sifat fisikokimia telah memenuhi syarat. Formula terbaik yaitu formula 1 dengan konsentrasi karagenan 3%. Kata kunci: jahe merah, karagenan, gummy jelly, karakter fisikokimia.
Pengaruh Carbopol 940 Sebagai Gelling Agent Terhadap Karakteristik Fisikokimia Sediaan Masker Gel Peel-Off Ekstrak Kulit Buah Melon Oranye (Cucumis melo L.) Alatas, Aisyah; Anindhita, Metha Anung
BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal Vol 1 No 02 (2022): BENZENA PHARMACEUTICAL SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/benzena.v1i2.2326

Abstract

Kulit buah melon oranye (Cucumis melo L.) memiliki kandungan flavonoid, fenol, tannin dan vitamin C yang berkhasiat sebagai antioksidan yang dapat melindungi wajah dari radikal bebas. Bentuk masker gel peel-off dipilih dalam formulasi untuk mempermudah penggunaan, dan mampu memberikan pelepasan zat aktif yang lebih baik. Salah satu faktor yang mempengaruhi karakteristik masker gel peel-off adalah bahan pembentuk gel. Bahan pembentuk gel yang digunakan adalah Carbopol 940. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan Carbopol 940 terhadap karakteristik masker gel peel-off ekstrak kulit buah melon. Penelitian ini merupakan rancangan eksperimental, dimana variabel bebas yang digunakan yaitu jenis dan jumlah gelling agent yaitu carbopol 940 dengan konsentrasi 0,5% (FI), 0,75% (FII) dan 1% (FIII). Metode ekstraksi yang digunakan maserasi dengan pelarut metanol. Parameter yang diuji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, waktu sediaan mengering, viskositas dan stabilitas. Analisis data secara deskriptif menggunakan analisis ragam ANOVA (Analysis of Variance) One Way. Hasil pengujian sifat fisik menunjukkan bahwa sediaan FI, FII dan FIII memenuhi syarat pengujian organoleptis, homogenitas, viskositas, pH, daya sebar, waktu mengering, serta stabilitas. FI memiliki penyebaran gel yang baik sehingga absorbsi obat optimal, bentuk sediaan agak kental sesuai dengan syarat masker gel peel-off. Berdasarkan hasil analisis dengan metode One Way ANOVA dan uji Post Hoc Tukey HSD menunjukkan variasi gelling agent carbopol 940 berpengaruh terhadap pengujian pH, viskositas, daya sebar dan waktu sediaan mengering (P<0,05). FI dengan konsentrasi carbopol 940 0,5% memenuhi kriteria masker gel peel-off yang paling baik dan stabil pada pengujian stabilitas
FORMULASI SABUN CAIR MINYAK DAUN NILAM (Pogostemon cablin Benth.) DENGAN VARIASI KONSENTRASI HYDROXYETHYL CELLULOSA (HEC) Riyah, Hanna; Rochman, M Fatchur
BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal Vol 1 No 02 (2022): BENZENA PHARMACEUTICAL SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/benzena.v1i2.2327

Abstract

Latar belakang : Minyak atsiri daun nilam memiliki kandungan senyawa patchouli alcohol yang memiliki daya antibakteri terhadap bakteri Staphylococus aureus penyebab infeksi kulit pada manusia. Salah satu cara untuk menghambat pertumbuhan bakteri dikulit manusia adalah dengan menggunakan sabun antibakteri.  Dalam pembuatan sabun mandi cair, pengental merupakan salah satu komposisi yang dapat mempengaruhi mutu sediaan. HEC dibedakan dengan selulosa lainnya berdasarkan atom hidrogen pada gugus hidroksil selulosa, digantikan hidroksietil yang memberikan kemampuan untuk larut dalam air.Tujuan : untuk mengetahui mutu fisik sabun mandi cair minyak atsiri daun nilam berdasarkan variasi konsentrasi HEC.    Metode : Sabun mandi cair dibuat dengan reaksi saponifikasi antara asam lemak dan alkali, dengan penambahan variasi konsentrasi HEC yaitu F1 (1%); F2(2%) dan F3(3%). Evaluasi karakteristik meliputi organoleptik, pH, homogenitas viskositas, dan stabilitas busaHasil : Berdasarkan penelitian sabun mandi cair minyak atsiri daun nilam dengan variasi konsentrasi HEC sebagai pengental memiliki hasil uji organoleptik dan homogenitas yang menghasilkan tekstur cukup kental (tidak cair), warna kuning pucat, aroma khas nilam, dan homogen. pH yang dihasilkan yaitu F1 8,41; F2 8,19 dan F3 8,11. Stabilitas busa yang dihasilkan yaitu F1 99,84%; F2 96,61% dan 99,52%. Konsentrasi HEC menghasilkan peningkatan nilai viskositas yaitu F1 690 cPs, F2 843 cPs dan F3 1060 cPs. Berdasarkan hasil uji viskositas, pH, dan stabilitas busa memenuhi persyaratan.Kesimpulan : HEC sebagai pengental pada konsentrasi 1 % menghasilkan formula yang terbaik dari semua parameter yang diujikan.        Kata kunci: Sabun mandi cair, Minyak atsiri daun nilam, HEC.  
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL DENGAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI TABLET FE DI PUSKESMAS KEDUNGWUNI II Stania, Robina Ayu; Desiani, Ekanita
BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal Vol 1 No 02 (2022): BENZENA PHARMACEUTICAL SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/benzena.v1i2.2343

Abstract

Anemia pada ibu hamil disebabkan karena meningkatnya volume plasma dalam darah dan defisiensi zat besi. Pada ibu hamil konsumsi zat besi digunakan sebagai salah satu upaya penanggulangan kekurangan zat besi. Dimana cakupan ibu hamil akan mendapatkan tablet Fe minimal sebanyak 90 tablet selama kehamilan karena pada masa tersebut kebutuhan akan zat besi sangat tinggi. Ibu hamil yang belum paham tentang pentingnya tingkat pengetahuan dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe yang akan berdampak pada ibu dan juga janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe di Puskesmas Kedungwuni II.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif observasional dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang berjumlah 67 orang sampel yang diambil dengan menggunakan purposive sampling dimana jumlah sampel diambil secara pertimbangan. Data yang diperoleh yaitu dengan membagikan kuesioner yang telah tervalidasi dan di uji reliabilitas oleh peneliti sebelumnya kemudian kuesioner tersebut diisi langsung oleh responden. Analisis data yang dilakukan berupa analisis unvariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan ibu hamil tentang zat besi dengan kategori baik (86,6%), dan kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe dengan kategori patuh (62,7%). Sedangkan pengetahuan ibu hamil dengan kategori kurang baik (13,4%), dan kepatuhan ibu hamil dengan kategori tidak patuh (37,3%). Kesimpulan pada penelitian ini bahwa didapatkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe di Puskesmas Kedungwuni II dengan hasil p = 0.001.
PENETAPAN PARAMETER SPESIFIK DAN NON SPESIFIK EKSTRAK ETANOL BIJI BUAH TREMBESI (samanea saman) Dayanti, Ema; Rachma, Firstca Aulia; Saptawati, Tunik; Ovikariani, Ovikariani
BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal Vol 1 No 02 (2022): BENZENA PHARMACEUTICAL SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/benzena.v1i2.2390

Abstract

Trembesi (Samanea saman) merupakan tanaman cepat tumbuh asal Amerika Tengah dan Amerika Selatan Utara, Pohon Trembesi termasuk pohon yang mudah dikenali karena mem punyai kanopi yang berbentuk payung dengan diameter kanopi lebih besar dari tingginya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai parameter spesifik dan non spesifik pada ekstrak etanol biji buah trembesi. Ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70 %. Jenis penelitian deskriptif. Analisis menggunakan univariat dengan menyajikan data yang diperoleh dari perhitungan. Hasil ekstrak didapatkan berat 91 % dengan nilai rendemen yaitu 18,20 %. Parameter spesifik yang dilakukan yaitu identitas, organoleptik, senyawa yang terlarut dalam pelarut tertentu. Parameter spesifik yang dilakukan yaitu susut pengeringan, kadar air, kadar abu, cemaran logam berat. Pada hasil penetapan parameter spesifik dan non spesifik menunjukkan bahwa ekstrak etanol biji buah trembesi pada pengujian organoleptik didapatkan hasil berbentuk kental, warna coklat, bau khas, rasa kelat manis. Senyawa terlarut dalam etanol 51,66 %. Senyawa yang terlarut dalam air 40,00 %. susut pengeringan 7,66 %. Kadar air 5,28 %. Kadar abu total 9,16 %. Kadar abu tidak larut asam 1,83 %. Cemaran logam berat 0,020 mg/L. Hasil dari parameter spesifik dalam penelitian ini memenuhi persyatan.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN ISOLAT FLAVONOID EKSTRAK ETANOL BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA) DENGAN METODE FRAP Maulida, Zahera
BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal Vol 1 No 02 (2022): BENZENA PHARMACEUTICAL SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/benzena.v1i2.2437

Abstract

Bunga telang (Clitoria ternatea) berasal dari daerah Ternate yang mengadung berbagai macam senyawa kimia, khususnya senyawa flavonoid yang memiliki banyak manfaat dalam bidang kesehatan, salah satunya sebagai antioksidan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari isolat flavonoid ekstrak etanol bunga telang (Clitoria ternatea) dengan menggunakan metode FRAP. Uji aktivitas antioksidan deangan metode FRAP yang absorbansinya diukur pada Spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan nilai IC50 sebesar 2,23 ppm. Isolat flavonoid ekstrak etanol bunga telang (Clitoria ternatea) memiliki aktivitas antioksidan tergolong sangat kuat (IC50<50 μg/mL). Kata kunci: Clitoria ternatea, Antioksidan, FRAP.
EVALUASI EFEKTIVITAS ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DENGAN HIPERTENSI DI RSUD TUGUREJO SEMARANG Perdana, Hadar Siwihadrian
BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal Vol 1 No 02 (2022): BENZENA PHARMACEUTICAL SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/benzena.v1i2.2444

Abstract

Latar bekalang : Hipertensi merupakan keadaan tekanan darah pada tubuh manusia mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Tekanan darah yang tidak terkontrol dapat menimbulkan komplikasi, salah satunya Diabetes Mellitus tipe II. Diabetes Mellitus merupakan penyakit yang disebakan karena gangguan metabolisme dengan hiperglikemia abnormal sebagai akibat dari suatu defisiensi sekresi insulin, berkurangnya efektivitas aktivitas biologis insulin atau adanya resistensi insulin.Tujuan : Mengetahui efektivitas antihipertensi pada pasien Diabetes Mellitus tipe II dengan Hipertensi di RSUD Tugurejo Semarang.Metode : Penelitian ini menggunakan desain cohort retrospektif. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data rekam medis pasien Diabetes Mellitus tipe II dengan Hipertensi di RSUD Tugurejo Semarang.Hasil : Evaluasi rasionalitas penggunaan obat Hipertensi pada pasien Diabetes Mellitus tipe II dengan Hipertensi di RSUD Tugurejo Semarang berdasarkan kriteria tepat indikasi yaitu 100%, tepat obat yaitu 100%, tepat dosis yaitu 100%, tepat pasien yaitu 100%.. Efektivitas Obat Antihipertensi pada Pasien Diabetes Mellitus tipe II dengan Hipertensi di RSUD Tugurejo Semarang, obat golongan ACE-I, ARB, CCB, Diuretik dan β blocker efektif.Kesimpulan : Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan mengenai evaluasi efektivitas antihipertensi pada pasien Diabetes Mellitus tipe II dengan Hipertensi di RSUD Tugurejo Semarang, Evaluasi penggunaan obat antihipertensi sudah tepat indikasi, obat, dosis dan pasien. Efektivitas obat golongan ACE-I, ARB, CCB, Diuretik dan β blocker efektif pada pasien Diabetes Mellitus tipe II dengan Hipertensi di RSUD Tugurejo Semarang.Kata kunci: Diabetes Mellitus Tipe II 1, Hipertensi 2, Obat Antihipertensi 3.
PREFERENSI MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN OBAT TRADISIONAL DAN OBAT SINTETIK DI APOTEK KIMIA FARMA JALAN IMAM BONJOL KOTA PEKALONGAN Kismiyar, Kismiyar; Ermawati, Nur
BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal Vol 1 No 02 (2022): BENZENA PHARMACEUTICAL SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/benzena.v1i2.2473

Abstract

Obat tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan sarian (galenik) atau campuran dari bahan tersebut yang secara turun menurun telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalamannya. Obat sintetik adalah obat modern yang dibuat dari bahan sintetik  yang diolah secara modern. Preferensi diartikan sebagai pilihan suka atau tidak suka oleh seseorang terhadap suatu produk, barang atau jasa yang dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi masyarakat dalam pemilihan obat tradisional dan obat sintetik di Apotek Kimia Farma Imam Bonjol Kota Pekalongan.Penelitian ini dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Observasi melalui survei dengan pengumpulan data berupa kuesioner. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara accidental sampling dengan menggunakan kuesioner pada 100 responden untuk mendapatkan data usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan, suku, status pernikahan, serta pendapatan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa preferensi responden terhadap obat tradisional sebesar 27% dan preferensi terhadap obat sintetik sebesar 73%. Faktor yang paling mempengaruhi pemilihan obat tradisional adalah faktor sosial, sedangkan faktor yang mempengaruhi pemilihan obat sintetik adalah faktor ekonomi.

Page 1 of 1 | Total Record : 8