cover
Contact Name
Mahfur
Contact Email
mahfur.isfa@gmail.com
Phone
+6285869089656
Journal Mail Official
mahfur.isfa@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Farmasi Jl. Sriwijaya No.3 Telp. (0285) 421096, Fax.411429 Pekalongan Email : jurnalbenzenaunikal@gmail.com
Location
Kota pekalongan,
Jawa tengah
INDONESIA
Benzena Pharmaceutical Scientific Journal
Published by Universitas Pekalongan
ISSN : -     EISSN : 29617375     DOI : http://dx.doi.org/10.31941/benzena.v2i01.3065
Benzena Pharmaceutical Scientific Journal adalah jurnal peer-review yang diterbitkan dua kali setahun (Juni dan Desember) oleh Fakultas Farmasi Universitas Pekalongan. Ini tersedia online sebagai sumber akses terbuka dan juga dalam bentuk cetak. Pernyataan ini memperjelas perilaku etis semua pihak yang terlibat dalam tindakan penerbitan artikel di jurnal ini, termasuk penulis, pemimpin redaksi, Dewan Editorial, reviewer, dan penerbit. Pernyataan ini didasarkan pada Pedoman Praktik Terbaik COPE untuk Editor Jurnal. Focus dan scope : Pharmaceutical Technology, Pharmacology and Toxicology, Pharmaceutical Chemistry, Drug Discovery, Pharmacokinetics, Pharmaceutical Biology, Herbal Medicines, Pharmaceutics, Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology, Community and Clinical Pharmacy, Pharmaceutical Care.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 01 (2024): BENZENA PHARMACEUTICAL SCIENTIFIC JOURNAL" : 6 Documents clear
GAMBARAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DI DESA WONOREJO KECAMATAN WONOPRINGGO KABUPATEN PEKALONGAN Nisa, Dhurotun; Ermawati, Nur
BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal Vol 3, No 01 (2024): BENZENA PHARMACEUTICAL SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/benzena.v3i01.4026

Abstract

TOGA merupakan beberapa jenis tanaman obat pilihan yang dapat ditanam di perkarangan rumah atau lingkungan rumah. Tanaman obat yang dipilih biasanya tanaman yang dapat dipergunakan untuk pertolongan pertama untuk penyakit ringan seperti demam dan batuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan masyarakat dalam penggunaan tanaman obat keluarga di Desa Wonorejo Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan.Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan membagikan kuesioner kepada responden tentang gambaran pengetahuan masyarakat dalam penggunaan tanaman obat keluarga (TOGA).Hasil penelitian gambaran pengetahuan masyarakat di Desa Wonorejo tentang penggunaan tanaman obat keluarga (TOGA) yaitu responden yang pernah menggunakan sebanyak 100%, penyakit/kondisi yang penangananya menggunakan tanaman obat keluarga yaitu flu dan batuk sebanyak 39%, jangka waktu pengobatan 3 hari dan 1 minggu masing-masing 39%, tingkat efektifitas sebanyak 86%, jumlah jenis tanaman obat keluarga 1 jenis tanaman sebanyak 60%, jenis tanaman obat keluarga yang digunakan yaitu jahe sebanyak 34%, sereh sebanyak 16% , kencur 14%, kunyit 12%, sumber informasi dari media sosial sebanyak 49% dan warisan keluarga sebanyak 35%, bagian dari tanaman obat yaitu rimpang sebanyak 68%, keamanan penggunaan yaitu aman jika digunakan secara tepat sebanyak 51% dan aman karena tidak ada efek samping sebanyak 49%, sumber mendapatkan tanaman yaitu sebanyak 55% membeli, cara penggunaan dan aturan penggunaan yaitu 1-3 kali dalam sehari, takaran dan cara pembuatannya yaitu sesuai kebutuhan masing-masing dengan cara dibakar, direbus dan ditumbuk. Kata kunci : Desa wonorejo, tanaman obat keluarga,  perkarangan. 
UJI AKTIFITAS ANTIPIRETIK INFUS DAUN BAMBU TALI (Gigantochloa Apus Kruz.) TERHADAP MENCIT PUTIH JANTAN (Mus Musculus) YANG DIINDUKSI PEPTON Azizah, Tri Nur; Agustin, Priya Cyntia; Wahyu Utami, Rose Malinda Andamari
BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal Vol 3, No 01 (2024): BENZENA PHARMACEUTICAL SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/benzena.v3i01.4623

Abstract

Tanaman Bambu Tali (Gigantochloa Apus Kruz.)  merupakan tanaman yang secara empiris dapat digunakan oleh masyarakat sebagai obat antiinflamasi, antidiabetes, dan antioksidan. Daun Bambu Tali (Gigantochloa Apus Kruz.) mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, triterpenoid, steroid, tanin dan saponin yang berpotensi untuk digunakan sebagai antipiretik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh aktivitas antipiretik infus Daun Bambu Tali (Gigantochloa Apus Kruz.) pada mencit putih jantan (Mus Musculus) yang diinduksi pepton. Penelitian ini menggunakan metode rancangan pra eksperimen (pra eksperimental desings) berupa static group comparison yaitu sampel telah dirandomisasi baik pada kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol, menggunakan 15 ekor mencit yang dibagi menjadi 3 kelompok perlakuan yaitu kontrol negatif (Na CMC 0,5%), kontrol positif (paracetamol), dan kelompok uji yaitu pemberian infus Daun Bambu Tali (Gigantochloa Apus Kruz.). Setiap hewan uji diinduksi larutan pepton steril 10% dengan dosis 1 ml/Kg BB secara subkutan, munculnya demam terjadi setelah 30 menit pemberian induktor, pengukuran suhu rektal dilakukan setiap interval waktu 30 menit hingga waktu ke 120 menit. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan SPSS (Statistical Product and Service Solutions). Pengujian diawali dengan uji normalitas menggunakan uji Shapiro- Wilk. Data yang sudah berdistribusi homogen dan normal kemudian diuji menggunakan uji parametrik One Way ANOVA kemudian dilanjutkan analisa LSD Post Hoc. Dari hasil uji tersebut menunjukkan bahwa Daun Bambu Tali (Gigantochloa Apus Kruz.) memiliki efektivitas antipiretik sebanding dengan kontrol positif paracetamol dengan hasil data ANOVA (p<0,05). Kesimpulannya infus Daun Bambu Tali (Gigantochloa Apus Kruz.) memiliki aktivitas antipiretik yang dapat menurunkan suhu tubuh mencit putih jantan (Mus Musculus).
EVALUATION OF HYDROGEL MASK PREPARATION OF RED MANGROVE LEAF ETHANOL EXTRACT (Sonneratia caseolaris Engl.) Sa’diyah, Aminatus; Pambudi, Dwi Bagus
BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal Vol 3, No 01 (2024): BENZENA PHARMACEUTICAL SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/benzena.v3i01.4638

Abstract

Hydrogel preparations are preparations that have a fairly high water content, ranging from 80-90%. Sonneratia caseolaris Engl is a type of mangrove plant, locally this tree is often called kapidada. Ecologically, kapidada grows in the less salty parts of the mangrove forest. This study aims to find out whether the red pidada mangrove leaf extract can be formulated into a hydrogel mask preparation. The test method used is a hydrogel mask made by mixing the basic ingredients of the mask in the form of carbopol 940 and TEA. The results of the evaluation test were in the form of an organoleptic test with greenish clear color parameters, odorless, with a thick gel form. The resulting pH test was formula 1 with a pH value of 5, formula 2 with a pH value of 6 and formula 3 with a pH value of 5. Test the homogeneity of all preparations from the three homogeneous formulas. The spreadability test produced from formula 1 was 5.1 cm, formula 2 was 4.9 cm and formula 3 was 3.6 cm. The adhesion test resulting from the three formulas obtained a value of 1.16; 1.52; and 1.63 seconds. Viscosity test obtained from the three formulas, namely 3,967; 2,989; and 1,737 cps. The results showed that the hydrogel mask preparations met the evaluation requirements, namely formula 1.
REVIEW: METODE-METODE PEMERIKSAAN GLUKOSA DARAH Sri Rahmawati Wulandari; Astika Sari Dewi; Nathania Ruella; Sari Wasila Utami
BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal Vol 3, No 01 (2024): BENZENA PHARMACEUTICAL SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/benzena.v3i01.4528

Abstract

Diabetes melitus (DM) adalah suatu keadaan tubuh tidak dapat menghasilkan hormon insulin sesuai kebutuhan karena terjadi lonjakan kadar gula dalam darah melebihi normal. Pemantauan kadar gula darah sangat penting karena glukosa darah adalah indikator untuk menentukan diagnosa penyakit DM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaaan dari beberapa metode pemeriksaan glukosa darah sehingga dapat menjadi bahan referensi dalam penelitian serta dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam pemeriksaan glukosa darah. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi literatur menggunakan data-data yang berasal dari jurnal-jurnal ilmiah terpublikasi nasional dalam terbitan 10 tahun terakhir. Kata kunci pencarian melibatkan “glukosa darah”, “pemeriksaan glukosa”, “GOD – PAP”, “diabetes melitus”, “blood glucose test”, “enzymatic methods, “POCT glukosa” dan “heksokinase”. Strategi pencarian literatur dilakukan melalui pencarian di Google Scholar dan Academia Edu.  Setiap literatur dianalisis mulai dari tujuan, metode pemeriksaan serta hasil pemeriksaan glukosa darah. Beberapa metode yang digunakan diantaranya yaitu Glucose Oxidase – Peroxidase Aminoantypirin (GOD - PAP), Point off Care Test (POCT) dan Heksokinase. Kesimpulan dari review artikel ini diperoleh bahwa metode pemeriksaan glukosa darah yang paling baik dan bagus adalah metode GOD - PAP karena akurasinya yang tinggi, spesifik, relatif bebas dari gangguan serta lebih sering digunakan dalam laboratorium klinik dibanding metode pemeriksaan glukosa yang lain.
REVIEW ARTIKEL : POTENSI BAHAN ALAM UNTUK PENGOBATAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) Anna Khumaira Sari; Anisa Desriyanti; Atikah Andria Saputri; Khairunnisa Khairunnisa; Jariyah Amilia
BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal Vol 3, No 01 (2024): BENZENA PHARMACEUTICAL SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/benzena.v3i01.4451

Abstract

Latar bekalang : Infeksi saluran napas akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Meskipun penggunaan antibiotik telah menjadi pendekatan umum dalam pengobatan ISPA, resistensi antibiotik yang semakin meningkat menuntut penelitian alternatif terhadap agen antimikroba. Salah satu pendekatan yang menjanjikan adalah pemanfaatan potensi bahan alam sebagai agen pengobatan ISPA.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi dari beberapa bahan alam yang dapat berguna untuk pengobatan infeksi saluran pernapasan akut.Metode : Jenis penelitian yang dilakukan adalah narrative review dengan menggunakan database Google Scholar dengan ketentuan kriteria inklusi meliputi jurnal yang meneliti terkait topik, publikasi artikel yang dapat diakses penuh, full text, diterbitkan antara tahun 2019 hingga 2024, artikel penelitian, dipublikasikan dalam bahasa Indonesia atau bahasa InggrisHasil : Hasil pemilihan artikel didapatkan 30 jurnal dari 2160 artikel yang relevan mengenai bahan alam yang memiliki potensi untuk terapi infeksi pernapasan saluran akut. Beberapa bahan alam seperti rimpang kunyit, daun mengkudu, daun mangga arumanis berpotensi digunakan sebagai terapi dalam pengobatan gejala infeksi saluran pernapasan akut. Senyawa aktif flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, terpenoid, dan fenol merupakan  senyawa metabolit yang sangat berperan dalam membantu terapi infeksi saluran pernapasan akut.Kesimpulan : Tanaman dengan senyawa aktif flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, terpenoid, dan fenol mempunyai potensi untuk pengobatan infeksi saluran pernafasan akut Kata kunci: Bahan alam, infeksi saluran pernapasan akut, potensi
ANALISIS MANAJEMEN LOGISTIK PENGELOLAAN OBAT DI GUDANG FARMASI PUSKESMAS WIRADESA KABUPATEN PEKALONGAN Vebriani, Ratih Diah; Al J.Ef, Jamaludin
BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal Vol 3, No 01 (2024): BENZENA PHARMACEUTICAL SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/benzena.v3i01.4181

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen pengelolaan logistik obat di Gudang Farmasi Puskesmas Wiradesa Kabupaten Pekalongan. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan survei deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Populasi penelitian adalah seluruh staf karyawan di gudang farmasi Puskesmas Wiradesa, dengan sampel yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengelolaan logistik obat di Gudang Farmasi Puskesmas Wiradesa Kabupaten Pekalongan telah sesuai dengan regulasi yang berlaku, seperti Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 74 Tahun 2016. Proses permintaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, penggunaan, dan pencatatan serta pelaporan obat dilakukan dengan baik. Namun, terdapat beberapa tantangan seperti keterbatasan ruang penyimpanan dan perluasan jadwal distribusi obat ke sub-unit. Puskesmas Wiradesa telah mematuhi prinsip manajemen logistik obat yang efektif dan efisien.Kata kunci: Penggunaan obat, Puskesmas, Manajemen Logistik

Page 1 of 1 | Total Record : 6