cover
Contact Name
Ardi Susanto
Contact Email
ardisusanto@poltektegal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
informatika.ejournal@poltektegal.ac.id
Editorial Address
Gedung B, Politeknik Harapan Bersama, Jl Mataram No 9 Pesurungan Lor Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT
ISSN : 24775126     EISSN : 25489356     DOI : https://doi.org/10.30591
Core Subject : Science,
The scope encompasses the Informatics Engineering, Computer Engineering and information Systems., but not limited to, the following scope: 1. Information Systems Information management e-Government E-business and e-Commerce Spatial Information Systems Geographical Information Systems IT Governance and Audits IT Service Management IT Project Management Information System Development Research Methods of Information Systems Software Quality Assurance 2. Computer Engineering Intelligent Systems Network Protocol and Management Robotic Computer Security Information Security and Privacy Information Forensics Network Security Protection Systems 3. Informatics Engineering Software Engineering Soft Computing Data Mining Information Retrieval Multimedia Technology Mobile Computing Artificial Intelligence Games Programming Computer Vision Image Processing, Embedded System Augmented/ Virtual Reality Image Processing Speech Recognition
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2017): JPIT, Juli 2017" : 19 Documents clear
Implementasi Algoritma Genetika pada Aplikasi Penjadwalan Perkuliahan Berbasis Web dengan mengadopsi model Waterfall (Studi Kasus: STMIK Prabumulih) Ahmat Josi
Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Vol 2, No 2 (2017): JPIT, Juli 2017
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/jpit.v2i2.517

Abstract

Proses penyusunan jadwal perkuliahan di stmik prabumulih  masih dilakukan secara semi-manual dengan bantuan Microsoft Excel dan membutuhkan waktu berhari-hari, bahkan berminggu-minggu, sedangkan dalam membuat jadwal  harus dilakukan dengan optimal dan cepat dikarenakan jadwal akan dipergunakan untuk kegiatan perkuliahan tiap semesternya, agar proses penjadwalan dapat dilakukan secara efektif dan efesien maka  diperlukan suatu aplikasi yang bisa mempermudah proses penjadwalan yaitu aplikasi penjadwalan dan  menerapkan algoritma yang tepat, salah satu algoritma  bisa digunakan dalam aplikasi penjadwalan adalah Algoritma Genetika. Algoritma Genetika adalah algoritma pencarian yang didasarkan pada mekanisme seleksi alamiah dan genetika alamiah.
Pemanfaatan Sensor PIR (Passive Infrared Receiver) dan Mikrokontroler Atmega 16 Untuk Efisiensi Pemakaian Air Wudhu Rina Latuconsina; L. H. Laisina; Ari Permana L
Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Vol 2, No 2 (2017): JPIT, Juli 2017
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/jpit.v2i2.525

Abstract

Penggunaan kran air manual dalam berwudhu masih tidak efisien dalam penghematan air, karena berwudhu membutuhkan air ± 5 liter setiap kali waktu sholat yaitu subuh, dzuhur, ashar, magrib dan isya. Dan juga banyaknya air wudhunya orang dewasa berbeda dengan air wudhunya anak-anak, dan kran juga sering lupa ditutup dengan baik atau kurang rapat sehingga terjadi pembuangan air yang boros, oleh karena itu, dalam penelitian ini, dirancanglah kran yang menggunakan sensor PIR sebagai pendeteksi gerakan, Arduino Atmega 328 sebagai pengendali dan juga menggunakan Solenoid Valve sebagai kran yang bisa menutup secara otomatis saat tidak ada kegiatan pengambilan air wudhu, sehingga penggunaan  air tetap stabil dan tidak ada pemborosan dalam penggunaannya.
Pengukuran Kinerja Dosen Menggunakan Metode Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS) Ida Afriliana; Eko Budihartono; Ahmad Maulana
Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Vol 2, No 2 (2017): JPIT, Juli 2017
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/jpit.v2i2.609

Abstract

 Institusi pendidikan tinggi adalah lembaga utama dalam menciptakan para generasi muda yang dapat siap terjun ke dalam dunia kerja dan industri, dan salah satu program pendidikan yang turut berperan serta adalah pendidikan jalur vokasi. Pendidikan vokasi merupakan pendidikan tinggi yang diarahkan pada penguasaan keahlian terapan tertentu. Dan Politeknik Harapan Bersama merupakan salah satu lembaga pendidikan jalur vokasi yang menyediakan  Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menjadi para generasi muda sebagai praktisi di dalam industri , perusahaan ataupun stake holder yang lain. Dosen merupakan elemen yang penting dalam institusi pendidikan, seperti halnya juga bagi Politeknik Harapan Bersama Tegal. Dosen memiliki tiga tugas pokok yang disebut Tridarma Perguruan Tinggi yakni Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Untuk itu perlu dilakukan kinerja dosen meliputi ketiga hal tersebut. Pada penelitian ini dilakukan kinerja dosen dengan menggunakan metode Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS), dan membandingkannya dengan hasil manual. Eksperimen dilakukan 4 skenario dengan dibedakan fungsi keanggotaannya dan struktur ANFIS. Dari penelitian didapat error terkecil didapat pada eksperimen ke-4 dengan hasil error 0,305 dengan struktur ANFIS 6-24-4-4-1 yakni layer input sebanyak 6, hidden layer 1 sebayak 24, hidden layer kedua sejumlah 4, dan hidden layer keempat sejumlah 4 dan layer output 1.
Pengembangan Mobile Collaborative Learning System Menggunakan Kerangka Kerja Zachman dan DICE M Husni Syahbani; Yusep Rosmansyah
Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Vol 2, No 2 (2017): JPIT, Juli 2017
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/jpit.v2i2.515

Abstract

Mobile Learning adalah proses pembelajaran yang menggunakan teknologi perangkat mobile dan jaringan nirkabel, Ada banyak media yang bisa digunakan untuk membuat proses belajar lebih mudah dan menyenangkan, salah satunya adalah dengan menggunakan perangkat mobile seperti telepon seluler, tablet dan komputer desktop, dengan Teknologi ini setiap materi pembelajaran dapat hadir dalam banyak format seperti yang video, suara dll. Kombinasi antara teknologi perangkat mobile dan jaringan nirkabel dapat memecahkan masalah dalam proses belajar, banyak pelajar merasa sulit untuk mengelola materi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan mereka dan bagaimana belajar dengan efektif dan efisien. Jadi penelitian ini mencoba untuk mengembangkan sistem yang berupa kombinasi antara teknologi perangkat mobile dan jaringan nirkabel yang disebut Mobile Collaboration Learning System (MCLs). Dalam pengembangan MCLs menggunakan kerangka pendekatan Zachman untuk mengidentifikasi kegiatan dan proses dalam pembelajaran yang dapat membantu studi pelajar dengan mudah dan interaktif dan berkolaborasi. Dengan kerangka pendekatan Zachman membuat MCLs menyelaraskan dengan kebutuhan peserta didik dan dosen di sekolah. Pendekatan ini menghasilkan sistem persyaratan yang dianalisis menggunakan kerangka DICE untuk mengetahui bagaimana risiko pengembangan sistem ini untuk direalisasikan.
Pengembangan Sistem Informasi Absensi Berbasis Radio Frequency Identification (RFID) Terintegrasi dengan Sistem Informasi Akademik Febrian Murti Dewanto; Bambang Agus Herlambang; Aris Tri jaka Harjanta
Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Vol 2, No 2 (2017): JPIT, Juli 2017
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/jpit.v2i2.604

Abstract

Kehadiran minimal 75% dalam perkuliahan merupakan syarat untuk dapat mengikuti Ujian Akhir Semester. Permasalahan yang sering terjadi dalam perkuliahan di perguruan tinggi saat ini adalah banyak mahasiswa terlambat dalam menghadiri perkuliahan. Hal ini menimbulkan mahasiswa melakukan tindakan kurang terpuji antara lain melakukan penitipan absen kepada mahasiswa lain sehingga dosen tidak dapat mengetahui jumlah mahasiswa yang hadir sebenarnya. RFID atau Radio Frequency Identification adalah teknologi yang memungkinkan pelacakan dan identifikasi objek dan makhluk hidup menggunakan gelombang radio. Tidak seperti teknologi bar-code, teknologi RFID tidak memerlukan kontak atau garis-sight (Akintola K.G, 2011). Tujuan penelitian ini adalah Mengembangkan teknologi informasi dan komunikasi yang berhubungan dengan pemodelan dan aplikasi sistem informasi menggunakan Radio Frequency Indentification (RFID) dan melakukan desain Sistem Informasi Absensi yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Akademik. Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem adalah Prototyping dengan alat bantu perancangan sistem antara lain Context Diagram, Data Flow Diagram, Entity Relationship Diagram dan implentasi aplikasi menggunakan bahasa pemrograman PHP. Hasil dari penelitian ini adalah desain sistem secara umum, terinci, desain database dan aplikasi Absensi dengan RFID yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Akademik. Indikator keberhasilan penelitian ini jika lolos uji blackbox dan RFID dapat terintegrasi dalam aplikasi serta berjalan dengan baik dalam browser.
Ekstraksi Ciri Metode Gray Level Co-Occurrence Matrix (GLCM) dan Filter Gabor untuk Klasifikasi citra Batik Pekalongan Rizky Andhika Surya; Abdul Fadlil; Anton Yudhana
Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Vol 2, No 2 (2017): JPIT, Juli 2017
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/jpit.v2i2.520

Abstract

Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang harus kita jaga dan lestarikan. Proses melestarikannya yaitu dengan pendataan identitas batik tersebut secara komputerisasi. Proses tersebut diawali dengan pengenalan pola untuk mencari informasi dari citra batik tersebut menggunakan proses ekstraksi ciri dengan metode GLCM (Gray Level Co-Occurrence Matrix) dan Filter Gabor, kemudian proses klasifikasi menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan. Penelitian ini membuat sistem ekstraksi ciri citra batik yang akan digunakan untuk proses selanjutnya yaitu klasifikasi yang dapat digunakan untuk pendataan citra batik, khususnya batik Pekalongan. Pada penelitian ini proses pengumpulan data melalui tiga cara, yaitu observasi, wawancara dan studi pustaka. Dalam pengimplementasiannya menggunakan Matlab 2010a. Pengujian menggunakan empat sampel citra batik tradisional Pekalongan, setiap citra dibagi menjadi beberpa bagian dan selanjutnya diuji dengan metode tersebut. Hasil penelitian ini telah menghasilkan beberapa niai metode GLCM dan hasil citra proses ekstraksi ciri metode Filter Gabor yang dapat digunakan untuk proses klasifikasi citra batik.
Pengembangan Aplikasi Sistem Administrasi Program Studi DIII Teknik Komputer Politeknik Harapan Bersama Sebagai Optimalisasi Pelayanan Prodi Rais Rais
Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Vol 2, No 2 (2017): JPIT, Juli 2017
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/jpit.v2i2.611

Abstract

Perkembangan teknologi dalam bidang administrasi dulu hanya sebatas pembuatan draft surat biasa dan belum mempunyai database yang memungkinkan mengelola data yang satu dengan data yang lain. Hal ini dapat menghambat suatu pelayanan yang diberikan. Adanya sebuah aplikasi akan sangat mempermudah sebuah pelayanan administrasi. Aplikasi Administrasi dibuat untuk mengelola seluruh data agar semuanya dapat dikendalikan dalam suatu aplikasi yang terhubung dengan database. MySQL dipilih karena memungkinkan pengelolaan data yang lebih efisien. Hal ini didasari MySQL mampu berjalan stabil pada aplikasi operasi yang berbeda. Adanya sebuah aplikasi pendukung berbasis PHP yang digunakan karena sifatnya dinamis. Selain itu PHP juga didukung beberapa macam web server. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan dibuatnya sebuah Aplikasi Administrasi Program Studi DIII Teknik Komputer Politeknik Harapan Bersama maka proses pelayanan administrasi dapat berjalan lebih mudah dan cepat.
Eksperimen Seleksi Fitur Pada Parameter Proyek Untuk Software Effort Estimation dengan K-Nearest Neighbor Fachruddin Fachruddin; Yovi Pratama
Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Vol 2, No 2 (2017): JPIT, Juli 2017
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/jpit.v2i2.510

Abstract

Software Effort Estimation adalah proses estimasi biaya perangkat lunak sebagai suatu proses penting dalam melakukan proyek perangkat lunak. Berbagai penelitian terdahulu telah melakukan estimasi usaha perangkat lunak dengan berbagai metode, baik metode machine learning  maupun non machine learning. Penelitian ini mengadakan set eksperimen seleksi atribut pada parameter proyek menggunakan teknik k-nearest neighbours sebagai estimasinya dengan melakukan seleksi atribut menggunakan information gain dan mutual information serta bagaimana menemukan  parameter proyek yang paling representif pada software effort estimation. Dataset software estimation effort yang digunakan pada eksperimen adalah  yakni albrecht, china, kemerer dan mizayaki94 yang dapat diperoleh dari repositori data khusus Software Effort Estimation melalui url http://openscience.us/repo/effort/. Selanjutnya peneliti melakukan pembangunan aplikasi seleksi atribut untuk menyeleksi parameter proyek. Sistem ini menghasilkan dataset arff yang telah diseleksi. Aplikasi ini dibangun dengan bahasa java menggunakan IDE Netbean. Kemudian dataset yang telah di-generate merupakan parameter hasil seleksi yang akan dibandingkan pada saat melakukan Software Effort Estimation menggunakan tool WEKA . Seleksi Fitur berhasil menurunkan nilai error estimasi (yang diwakilkan oleh nilai RAE dan RMSE). Artinya bahwa semakin rendah nilai error (RAE dan RMSE) maka semakin akurat nilai estimasi yang dihasilkan. Estimasi semakin baik setelah di lakukan seleksi fitur baik menggunakan information gain maupun mutual information. Dari nilai error yang dihasilkan maka dapat disimpulkan bahwa dataset yang dihasilkan seleksi fitur dengan metode information gain lebih baik dibanding mutual information namun, perbedaan keduanya tidak terlalu signifikan.
Manajemen Risiko Keamanan Informasi Menggunakan Framework NIST SP 800-30 Revisi 1 (Studi Kasus: STMIK Sumedang) Fathoni Mahardika
Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Vol 2, No 2 (2017): JPIT, Juli 2017
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/jpit.v2i2.484

Abstract

STMIK Sumedang merupakan institusi yang sudah terbiasa menggunakan perangkat teknologi, dimana pengawasannya dilakukan oleh suatu divisi tersendiri yaitu bagian UPT LPSI. Namun terdapat permasalahan dalam penggunaan TI yang ada saat ini antara lain : (1) Masih sering terjadinya insiden keamanan informasi yang menyebabkan terganggunya proses bisnis perusahaan, (2) Belum adanya pengawasan dan perencanaan yang tepat dalam pengelolaan keamanan informasi di STMIK Sumedang.Manajemen resiko adalah metode untuk penilaian dan mitigasi resiko terhadap aspek kebutuhan keamanan informasi yang memuat 3 unsur penting yaitu : Confidentiality (kerahasiaan), Integrity (integritas), dan Availability (ketersediaan). Manajemen resiko keamanan informasi yang digunakan mengacu pada NIST SP 800-30 Revisi 1. Standar ini digunakan sebagai acuan dalam melakukan manajemen resiko keamanan informasi, untuk mengantisipasi risiko agar kerugian tidak terjadi terhadap organisasi. Sehingga resiko dapat dikelola ke level yang dapat diterima organisasi. Diharapkan akan mengurangi dampak insiden sistem dan teknologi informasi di institusi perguruan tinggi, melindungi proses bisnis organisasi yang penting dari ancaman keamanan, meminimalisir risiko kerugian serta menghindari kegagalan serius terhadap informasi yang ada di STMIK Sumedang. Setelah dilakukan manajemen risiko maka diperlukan control keamanan sebagai dasar acuan bahwa risiko dilakukan mitigasi, diterima/ditransfer oleh pihak manajemen. Kontrol keamanan dikembangkan dari ISO 27002. Untuk mengetahui sejauh mana keamanan informasi organisasi maka dilakukan maturity keamanan informasi organisasi menggunakan control yang dikembangkan dari ISO 27002. Dari hasil maturity ini menjadi dasar dibuatnya rekomendasi standar kebijakan keamanan informasi di STMIK Sumedang.
Penerapan Teknik Computer Vision Pada Bidang Fitopatologi Untuk Diteksi Penyakit dan Hama Tanaman Cabai Ari Purno Wahyu Wibowo
Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Vol 2, No 2 (2017): JPIT, Juli 2017
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/jpit.v2i2.528

Abstract

Tanaman cabai selain memiliki nilai komoditas yang sangat tinggi juga memelukan perwatan dan proses penyemaain   yang sangat khusus rekan - rekan kita para peneliti di bidang fitapologi sudah banyak melakukan penelitian terhadap tanaman ini dan sudah melakukan penelitian secara morfologi sifat dari tanaman tersebut fitopatologi sendiri menjadi kunci utama yang meyediakan dataset , luas perkebunan cabai di indonesia mencapai 165.000 hectaredan sangat luas dibandingkan luas tanaman perkebunan yang lain,luas lahan tersebut memiliki nilaiekonomi yang mengguntungkan para petani cabai, tinggi rendahnya hasil pertian cabai ini diperangi oleh 2 faktor yaitu cuaca dan hama,jenis penyakit pada tanaman cabai bisa dideteksi terutamaseranga,  seranagn  jamur dan hama  akan  bisa terlihat dari kondisidaun dan tangkai, malakukan observasi pada tanaman yang terkana serangan hama  dengan menggunakan mata telanjang sangatlah sulit, karena jenis hama yang menyerang sangat bervariatif dan memerlukan proses penanganan yang berbeda-beda pada negara maju untuk proses diteksi penyakit telah menggunakan sistem yang sudah terkomputerisasi yaitucomputer vision, metode ini dapat digunakan untuk menditeksi jenis hama yang menyerang pada tanaman cabai terutama yang menyerang pada bagian daun dan tangkai,data dari image tersebut akan di ektraksi ke dalam bentuk dataset dengan Algoritma Computer vision dan disimpan sesuai dengan ciri penyakit dan hama tanaman cabai,teknik computer vision mampu melakukan observasi dan diteksi hama tanaman, diharapkan metode ini bisa membantu rekan rekan kita dibidang Fitopatologi dan para petani pada umumnya untuk menditeksi gejala awal serangan hama dan bisa dilakukan pencegahan sebelum area serangan hama semakin meluas.

Page 1 of 2 | Total Record : 19