cover
Contact Name
Arif Wijaya
Contact Email
arifwijaya23@gmail.com
Phone
+6281805766769
Journal Mail Official
arifwijaya23@gmail.com
Editorial Address
Program Studi S1 Teknik Pertambangan Jl. K.H. Ahmad Dahlan No. 1 Pagesangan, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pertambangan dan Lingkungan
ISSN : -     EISSN : 27751384     DOI : https://doi.org/10.31764/jpl
Jurnal Pertambangan dan Lingkungan merupakan wadah publikasi ilmiah bagi akademisi, peneliti, praktisi dari berbagai lembaga yang dikelola oleh Program Studi S1 Teknik Pertambangan Universitas Muhammadiyah Mataram. JPL mempublikasikan hasil kajian, penelitian, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pertambangan, lingkungan, dan ilmu kebumian. Semua artikel yang diterima dan memenuhi syarat akan dipublikasikan dan tersedia secara bebas (open access) untuk diunduh dan dibaca semua kalangan. Terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Fokus dan ruang lingkup Jurnal Pertambangan dan Lingkungan sebagai berikut: Pertambangan Lingkungan Geologi dan Geofisika Geoteknik Hidrogeologi dan Hidrologi Natural and earth sciences
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2022): Desember 2022" : 4 Documents clear
Penentuan Litologi dan Analisis Jenis Longsoran Berdasarkan Seismik Refraksi Tomografi serta Metode Geolistrik 2-Dimensi di Jalan Raya Suban Bandar Lampung Nico Bram Prima Simanjuntak; Bagus Tri Cahyo
JURNAL PERTAMBANGAN DAN LINGKUNGAN Vol 3, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpl.v3i2.12445

Abstract

Longsor merupakan salah satu bencana alam yang terjadi karena faktor morfologi, litologi, struktur geologi, hidrogeologi dan penggunaan lahan. Longsor disebabkan adanya bidang yang menjadi dasar dari material yang ada diatasnya bergelincir. Untuk menentukan lapisan yang bertindak sebagai bidang tersebut diperlukan sebuah metode untuk menentukan litologi batuan yang ada di bawah permukaan. Metode yang digunakan yaitu metode seismik refraksi tomografi dan geolistrik. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu berupa penampang seismik tomografi dan geolistrik untuk mengetahui litologi bawah permukaan. Litologi yang diperoleh pada penelitian ini yaitu pada lapisan pertama berupa batuan lapuk yang berasosiasi dengan tuff pasiran dengan nilai resistivitas 1 Ωm - 100 Ωm dan nilai kecepatan (Vp) 200 - 800 m/s. Lapisan kedua diduga tuff pasiran dan lempungan dengan resistivitas 100 Ωm - 200 Ωm dan nilai kecepatan (Vp) 800 - 1800 m/s. Lapisan ketiga diduga perpaduan breksi dan batuan beku dengan nilai resistivitas lebih dari 200 Ωm dan nilai kecepatan (Vp) lebih besar dari 1800 m/s. Jenis longsoran yang terjadi merupakan longsoran tanah butir (slide) tipe translasi dengan bentuk bidang gelincir berbentuk rata atau menggelombang landai dengan kedalaman yang relatif dangkal, yaitu 5 meter hingga 18 meter dengan arah longsoran kearah Barat Daya menuju Jalan Raya Suban.
Pengolahan Limbah Cangkang Kerang Mutiara (Pinctada Maxima) Sebagai Adsorben Logam Berat Fe Susi Rahayu; Siti Alaa; Dewi Handayani; Dian W Kurniawidi
JURNAL PERTAMBANGAN DAN LINGKUNGAN Vol 3, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpl.v3i2.11464

Abstract

Fe is a type of heavy metal that can cause damage to the environment and health. If the concentrations of Fe are more than 1 mg/L, it can lead to toxic effects to the human body. The level of Fe contamination in the environment needs to be controlled to diminish hazardous effects. This can be conducted by modifying a smart material to adsorb the Fe metal. The material modification was carried out by isolating pearl oyster shells (Pinctada maxima) into chitosan as Fe metal adsorbent. The main aim of this research is to identify the ability of chitosan to soak Fe up. To obtain chitosan material, the pearl shells were isolated through 3 stages, namely deproteination, demineralization, and deacetylation. The isolated chitosan powder was identified the typical group forming chitosan using FTIR and the yield of each isolation process was calculated. Meanwhile, the ability of chitosan to adsorb Fe metal was identified through testing using AAS. The results of the calculation of the yield of the chitosan isolation process showed a decrease in mass at each stage. Until the final stage, the powder yield decreases to 32.17% from the initial mass used. In addition, the FTIR results also figure out that chitosan was successfully synthesized in the presence of the OH functional group at a wave number of 3434.660 cm-1 and the NH2 functional group at a wave number of 1626.110 cm-1 with a degree of chitosan deacetylation of 80.534%. It is clear from the results of AAS where the highest adsorption capacity is 33,262 mg/g with an adsorption efficiency of 99,788%. Therefore, the pearl shells have been successfully adjusted into chitosan. Where chitosan is one of the excellent biomaterials to absorb the heavy metal.
EVALUASI PEMBANGUNAN JALAN TAMBANG YANG BERDEKATAN DENGAN KAWASAN ADAT (MASYARAKAT) PADA PT. STM Taufikurrachman Taufikurrachman; Alsal Ma'arif Putra; Andika Anandaita; Karlin Ratuliaun; Diah Rahmawati
JURNAL PERTAMBANGAN DAN LINGKUNGAN Vol 3, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpl.v3i2.12703

Abstract

Penelitian ini didasari dengan adanya ketidaksesuaian letak antara perusahaan pertambangan dengan kawasan adat yang berdekatan dengan pembangunan fasilitas jalan tambang yang berfungsi sebagai sarana transportasi pengangkutan barang tambang saat eksplorasi penambangan. Pembangunan jalan tambang tersebut berdekatan dengan kawasan adat atau situs bersejarah masyarakat Desa Hu’u tepatnya di Gunung Puma. Awalnya masyarakat setempat menolak adanya pembangunan jalan tambang tersebut, dan sering terjadi aksi penolakan (Demonstrasi) dari masyarakat yang bersangkutan karena membuat masyarakat merasa terganggu dan mengakibatkan kerugian akibat pembangunan jalan tambang dari PT. STM tersebut disamping berdekatan dengan kawasan adat atau situs bersejarah juga mengambil lahan (Kebun) masyarakat yang menjadi tempat mata pencarian masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mencari solusi yang efektif terkait masalah yang terjadi selama proses pembangunan jalan tambang berlangsung. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian dengan metode Survei, serta teknik dan alat pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah adanya kesepakatan antara warga setempat dengan pihak Perusahaan dan Pemerintah berupa kontrak sewa guna lahan, dimana PT. STM melakukan kontrak awal selama 10 tahun dan apabila masa kontrak tersebut selesai maka akan dilakukan perpanjangan kontrak. Sedangkan pembangunan jalan yang berdekatan dengan kawasan adat akan dipindahkan ke lokasi lain yang berjauhan dengan kawasan adat tersebut.
Identifikasi Akuifer Air Tanah Dengan Metode Geolistirk Resistivitas Konfigurasi Schlumberger Untuk Pengembangan Irigasi Persawahan Di Dusun Tampak Siring, Mantang Muhammad Afif Nadhowi; Syamsuddin Syamsuddin; Kusnadi Kusnadi; Arif Wijaya
JURNAL PERTAMBANGAN DAN LINGKUNGAN Vol 3, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpl.v3i2.13601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui litologi lapisan bawah permukaan dan mengetahui kedalaman akuifer untuk rekomendasi pengeboran dalam menggembangkan irigasi untuk persawahan. Lokasi penelitian bertempat di Dusun Tampak Siring, Mantang, Kabupaten Lombok Tengah. Pengambilan data dilakukan pada 2 titik sounding dengan lintasan sepanjang 400 meter menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis dengan Konfigurasi Schlumberger. Data diolah  menggunakan software Ms. Excel dan IPI2Win untuk memperoleh nilai resistivitas, ketebalan dan kedalaman lapisan. Pada penelitian ini didapatkan litologi bawah permukaan daerah survey terdiri dari 5 lapisan yaitu  lapisan pertama berupa tanah penutup , pasiran lepas di bagian atas, lapisan konduktif berupa lempung, lapisan alluvium  (tanah berpasir) yang mengandung air, lapisan breksi yang tak terlalu massif dengan perselingan  pasir dan gravel (kerikil). lapisan akuifer pembawa air yaitu berupa lapisan breksi lapuk, tufa pasiran dan kerikil. Berdasarkan penelitian ini lapisan akuifer berada pada titik VES 1 dan VES 2 yaitu pada lapisan ketiga dan lapisan kelima. Pada titik VES 1 lapisan akuifer terdapat pada kedalaman 5,3 – 12,57 m (air permukaan) dan kedalaman >37,59 m  dengan nilai tahanan jenis jenis 65,8 Ωm dan  29,8 Ωm. Pada titik VES 2 lapisan akuifer terdapat pada kedalaman 3,375 – 8,665 m (air permukaan) dan kedalaman >33,76 m  dengan nilai tahanan jenis jenis 21,9 Ωm dan  20,6 Ωm.

Page 1 of 1 | Total Record : 4