cover
Contact Name
Arif Wijaya
Contact Email
arifwijaya23@gmail.com
Phone
+6281805766769
Journal Mail Official
arifwijaya23@gmail.com
Editorial Address
Program Studi S1 Teknik Pertambangan Jl. K.H. Ahmad Dahlan No. 1 Pagesangan, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pertambangan dan Lingkungan
ISSN : -     EISSN : 27751384     DOI : https://doi.org/10.31764/jpl
Jurnal Pertambangan dan Lingkungan merupakan wadah publikasi ilmiah bagi akademisi, peneliti, praktisi dari berbagai lembaga yang dikelola oleh Program Studi S1 Teknik Pertambangan Universitas Muhammadiyah Mataram. JPL mempublikasikan hasil kajian, penelitian, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pertambangan, lingkungan, dan ilmu kebumian. Semua artikel yang diterima dan memenuhi syarat akan dipublikasikan dan tersedia secara bebas (open access) untuk diunduh dan dibaca semua kalangan. Terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Fokus dan ruang lingkup Jurnal Pertambangan dan Lingkungan sebagai berikut: Pertambangan Lingkungan Geologi dan Geofisika Geoteknik Hidrogeologi dan Hidrologi Natural and earth sciences
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2024): Desember 2024" : 5 Documents clear
Analisis Reservoir Hidrokarbon Pada Lapangan “XT” Mengunakan Metode Inversi Seismik Bambang Harimei; Maria Maria
Jurnal Pertambangan dan Lingkungan Vol 5, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpl.v5i2.28698

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang zona reservoir hidrokarbon. Tujuan untuk memperoleh nilai impedansi akustik (AI) dan mengetahui persebaran nilai porositas reservoir menggunakan metode inversi seismik. Adapun hasil yang telah diperoleh Zona reservoir dapat dilihat dari pemampang seismik Xline 264 dan Inline 296 dengan Impendasi akustik yang melewati sumur pada formasi Barat sampai formasi Arang dengan rentang nilai Impedasi akustik dari 6000 – 7083 (m/s)*(g/cc), dengan litologi lempung (clay) dan batupasir (sandstone). Sebaran posositas pada Xline 264 dan Inline 296 dari formasi Barat sampai formasi Arang pada garis terdapat nilai porositas sebesar 19,8 – 33,33 %, arah horizontal sebaran dari barat ke timur.
Analisis Index Vegetasi Area Terdampak Banjir Bandang Kelurahan Rua Kecamatan Pulau Ternate Menggunakan metode clustering Pada Citra Landsat 8 syaifullah bundang
Jurnal Pertambangan dan Lingkungan Vol 5, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpl.v5i2.29080

Abstract

Abstrak.. Bencana banjir merupakan salah satu bencana yang harus dihadapi oleh manusia akibat dari peristiwa alam atau aktifitas dari manusia itu sendiri. bencana banjir akan sangat merugikan manusia karena bukan hanya kerugian harta benda tetapi jiwa mahluk hidup seperti yang dialami Kel Rua tanggal 25 Agustus 2024 yang lalu banjir bandang yang menerjang sehingga mengakibatkan banyak korban jiwa dan kerusakan yang terjadi akibat bencana alam tersebut. Oleh sebab itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perubahan index vegetasi yang diakibatkan oleh bencana banjir bandang tersebut. Oleh karenanya dibutuhkan visualisasi dalam bentuk citra satelit untuk menampilkan informasi mengenai bencana tersebut. Penelitian ini menggunakan metode clustering dengan analisis NDVI hasil yang didapatkan berupa nilai index vegetasi sebelum dan sesudah banjir bandang terjadi dan luasan area sebelum dan sesudah terjadinya banjir bandang
Evaluasi Pengelolaan Buangan Air Asam Tambang Berdasarkan pH dan TSS pada Settling Pond 04 Pit AJE Blok Central PT. Angsana Jaya Energi Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan Rahma Perly; Yudho Dwi Galih Cahyono; Avellyn Shintya Sari
Jurnal Pertambangan dan Lingkungan Vol 5, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpl.v5i2.25908

Abstract

Pertambangan batubara secara umum memiliki risiko penurunan kualitas lingkungan seperti masalah ketergangguan air yang menghadapi isu berupa keasaman air, kekeruhan air, dan mengandung logam berat. Hadirnya air limbah pertambangan yang tidak memenuhi baku mutu berpotensi mencemari perairan. Penelitian dilakukan pada Settling Pond 04 Pit AJE blok central. Tujuan penelitian berikut untuk mengetahui kualitas buangan air asam tambang yang dihasilkan, mengetahui korelasi debit air terhadap nilai pH, TSS di lokasi penelitian dan merencanakan pengelolaan pada areal parit. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif melalui pengamatan dan penelitian serta analisis deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan pada 7 titik yaitu outlet, 4 titik segmen pada parit, perairan hilir dan perairan anak Sungai Sebamban. Penentuan kualitas air limbah mengacu pada Pergub No 36 Tahun 2008 tentang Baku Mutu Air Limbah Usaha Kegiatan Pertambangan Batubara di Wilayah Kalimantan Selatan. Direkomendasikan pula pembuatan sistem tyre drop structure yang berdasarkan panjang parit 167 meter, dibutuhkan kurang lebih 334 ban yang dibagi menjadi 18 drop dengan jarak 9,3 meter per drop dan kemiringan lereng standar 1,5%. Selain rekomendasi penggunaan tyre drop structure diperlukan juga parit baru dari settling pond yang memisahkan dengan parit limbah pemasiran sehingga baku mutu air tidak terkontaminasi dengan air limbah pemasiran.
Analisis Failure Time Menggunakan Data GPS Geodetic dengan Metode Inverse Velocity pada Lereng Disposal HW 123 South Tutupan PT. Adaro Indonesia, Kalimantan Selatan Hanswily Sinaga; Anggi Deliana Siregar; Ericson Ericson
Jurnal Pertambangan dan Lingkungan Vol 5, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpl.v5i2.28259

Abstract

PT. Adaro Indonesia is one of the largest coal companies in Indonesia with one of its production operations located in the southern tutupan pit area. This research was conducted to analyze the failure time that occurred in the outpit dump area of the southern tutupan pit. There is a development pattern behavior that occurs on the slope, namely linear reaching behavior, onset of failure (OOF), progressive reaching behavior, failure to post-failure reaching behavior. From the deformation, the slope movement status of the three GPS used (G21, G73, and G76) is known, namely safe conditions are at a speed of ˂ 50 mm, careful conditions are at a speed of 50 mm - 85 mm, alert conditions are at a speed of 85 mm - 105 mm, and dangerous conditions are at a speed of ˃ 105 mm. Furthermore, a back analysis of landslides was carried out from deformation data with different time windows. Landslide predictions with time windows (1 hour, 3 hours, 12 hours) each occurred on the dates (February 9, February 10, February 10) and time windows (1 day, 3 days, 6 days) occurred on the dates (February 11, February 12, February 14). So the 3-hour time window is appropriate. The 3-hour time window data will be used to carry out forward analysis of landslides based on deformation data taken from March 14 - April 30. From the results of the deformation, velocity, and inverse velocity calculations, the predicted time of the landslide occurred on June 12. Furthermore, the engineer can carry out an evacuation where the evacuation time is 6 hours before the landslide occurs.
Kajian Teknis Sistem Penyaliran Tambang Terbuka di PT X Site PT Kijang, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan bobby gersom amari aritonang; Tedy Agung Cahyadi; Peter Eka Rosadi; Barlian Dwinegara; Faizal Agung Riyadi
Jurnal Pertambangan dan Lingkungan Vol 5, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpl.v5i2.28397

Abstract

The water issue occurred in the pit of PT X, the pit's catchment area could not accommodate the incoming water, thereby hindering mining activities. A study on the drainage system in this pit has not yet been conducted. Therefore, an analysis is necessary, which includes calculating the inflow of water to the mining area, dimensions of open channels and culverts, dimensions and volume of the sump, pumping system, and dredging time of the settling pond. The drainage system study utilizes daily rainfall data from the past 10 years (2014-2023). The planned rainfall analysis uses Gumbel, Normal, Log Normal, and Log Pearson III distributions, which are then analyzed using Chi-Square and Smirnov-Kolmogorov methods for a 5-year rainfall return period. The runoff discharge is determined using the rational method as a reference for assessing the dimensions of open channels, sump volume, pump capacity, and settling pond volume. The planned rainfall calculation for the 5-year return period indicates a Gumbel distribution of 130.53 mm/day, with an average rainfall duration of 2.335 hours and intensity of 25.71 mm/hour. The runoff discharge at DTH I, with an area of 0.078 km², is 0.5017 m³/s, while at DTH II, with an area of 0.019 km², it is 0.0814 m³/s. The actual sump volume is 1,869 m³, with the incoming water flow sourced from runoff at 0.5017 m³/s, a pumping capacity of 0.105 m³/s, and an actual settling pond area of 399.108 m². Based on analysis, the actual dimensions of sump can handle the incoming discharge. However, the actual sump volume is insufficient to accommodate the inflow, necessitating a recommendation to increase it to 4,800 m³. The actual settling pond area can accommodate the pumped water from the catchment. The required dredging times for each compartment are 25 days, 19 days, 20 days, and 25 days, respectively. 

Page 1 of 1 | Total Record : 5