cover
Contact Name
Munnik Haryanti
Contact Email
yanti2801@unsurya.ac.id
Phone
+62818342913
Journal Mail Official
yanti2801@unsurya.ac.id
Editorial Address
Jl. Halim Perdana Kusuma No.1, RT.1/RW.9, Halim Perdana Kusumah, Kec. Makasar, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13610
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Teknologi Industri
ISSN : 23022191     EISSN : 30309964     DOI : https://doi.org/10.35968/jti.v12i2
Jurnal Teknologi Industri adalah jurnal yang fokus pada teknologi industri yang diterapkan dalam industri, pemerintah, dan universitas.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7 (2018): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI" : 6 Documents clear
HUBUNGAN RADIO LINE OF SIGHT ANTAR MOBIL TELEPHON EXCHANGE DAN RADIO BASE STATION Agus Sugiharto
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 7 (2018): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v7i0.305

Abstract

In the development of the telecommunications world which is growing rapidly at this time, one of the technologies that is quite widely used is the use of microwaves as transmission media. The tools for transmitting microwaves are microwave links or Radiolink, among the many uses, one of which is the link between MTX / MSC / EMX and RBS / BBC / BTS. If a subscriber makes a call, the signal will automatically go through RBS first then it will be transmitted to MTX, then the call will be identified. From MTX then the signal is transmitted back to all RBS in a traffic area where the subcriber is being addressed, and this connection is full duplex. So the signals from the subscriber will be received by the inter RX in RBS which then goes into 2 MB / S digital multiplexing with a capacity of 30 channels, then from this multiplexer the signal will be modulated digitally (most of the current digital R / L is used ) in Radio Link to be transmitted to MTX. Link Radio users cannot be avoided from interference, because the air as a medium is very free. But this of course can be minimized by several calculations, such as antenna gain, net path loss and others
SISTEM PEMANTAU RUMAH JARAK JAUH DENGAN KOMUNIKASI WIRELESS Okie Hartanto; Munnik Haryanti
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 7 (2018): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v7i0.306

Abstract

Keamanan merupakan salah satu aspek yang cukup penting dibutuhkan oleh siapapun, dalam segala aspek, salah satunya adalah keamanan rumah yang rata-rata setiap individu memilikinya. Kondisi keamanan rumah ini sering kali membuat risau pemiliknya saat meninggalkan dalam kurun waktu tertentu sehingga dapat menyebabkan pemilik rumah merasa cemas mengenai kondisi rumah yang ditinggalkannya. Dari seluruh pengujian yang telah dilakukan maka didapat hasil pengujian  power supply dengan selisih (error) sebesar 0.865 V atau 7,208 %.  Pengujian sensor laser pada jarak 10 m berfungsi dengan baik, pengujian sensor tilt dengan sudut 60° menghasilkan sinyal digital bernilai 1, pengujian nilai ADC didapatkan Vin rata-rata sebesar 2,752 V atau sebanding dengan decimal 563,  pengujian sensor getar mempunyai Vmax dan Vmin yang apabila dijumlahkan maka didapatkan Vpp dan juga besaran frekuensi sesuai dengan trigger yang diberikan. Dengan menggunakan ketiga sensor deteksi maka sistem ini dapat berfungsi dengan optimal.
PENGENDALIAN ROBOT PENGINTAI DARI JARAK JAUH Risdo Saragih; Yohannes Dewanto
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 7 (2018): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v7i0.307

Abstract

Ponsel yang sekarang dimiliki, selain dapat digunakan sebagai alat komunikasi juga dapat digunakan sebagai pengendali alat-alat elektronika dari jarak jauh. Pada laporan tugas akhir ini digunakan handphone sebagai pengendali robot pengintai, dengan memanfaatkan komunikasi DTMF (Dual Tone Multy Frequency). Saat terjadi penekanan pada salah satu tombol yang ada pada handphone, maka akan dihasilkan tone yang nantinya akan terdengar pada ponsel penerima. Tone ini kemudian diterjemahkan oleh IC DTMF decoder (IC MT8870) sehingga menjadi data biner. Data biner ini kemudian diolah unit pengendali dan dianggap sebagai suatu perintah untuk menggerakkan dan menjalankan robot pengintai yang terdapat pada stasiun pengendali. Jadi dengan menekan tombol-tombol tertentu yang terdapat pada handphone, maka dapat menggerakkan dan menjalankan robot pengintai tersebut dari jarak jauh. Dari hasil uji coba  diperoleh robot pengintai ini memiliki kecepatan robot maksimum pada kerataan atau dilantai keramik adalah 25 cm/s, sedangkan kecepatan robot maksimum pada tempat yang bergelombang seperti di aspal adalah 21cm/s. Untuk pergerakan roda pada saat  belok kiri dan belok kanan pada posisi 90º. Sedangkan jarak tangkap kamera maksimum sejauh 20 m dan pada saat penekanan tombol handphone yang mengendalikan kamera adalah tombol 1 (satu) yang berfungsi untuk memutar kamera kekiri pada sudut 45º dan untuk tombol 3 (tiga) yang berfungsi untuk memutar kamera kekanan pada sudut 45º, sedangkan untuk tombol 2 (dua) yang berfungsi untuk mengembalikan posisi kamera pada semula. Komponen yang menggerakan kamera ini adalah motor servo.
Analisa Pemilihan Relai Proteksi Pada Panel Listrik Untuk Studi Kasus Tegangan Menengah 20kV Intan Nurmalasari; Nur wijayanti; Hin dardi
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 7 (2018): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v7i0.303

Abstract

Relai protection is a component had function in the protection system distribution. As for the relay must be able to work selective, sent to distinguish carefully in overcoming of fault to encourage work of coordination between relai system of protection can work properly.One of the parameter that is the value of setting is as high as protection used for comparison Sepam relay and Micom relay uses ANSI standart 50 / 51 ( Over Current Relay ) and 50N / 51N ( Earth Fault ). Each protection uses two a tripping time curve which is inverse and the definite .From the results of the testing known Micom relay there are failure by 50 % than 10 times testing and in table the results of the time value trip EF 50N known Micom relay there are failure of 30 % than 10 times testing , while there is no invasion of Sepam relay during testing .Of the results of the analysis known recommendations relay match protective meet one of the requirements relay before mounted on the Sepam relay.Keywords: Micom & Sepam Relay Protections, selectivity, OCR & EF.
Analisa Fungsi T-DME Sebagai Pengganti Fungsi Outer Marker Runway O7 L Bandara Soekarno Hatta Nurlaili Wulan Sari; Bekti Yulianti
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 7 (2018): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v7i0.308

Abstract

DME merupakan sebuah alat yang memberikan informasi jarak dan posisi pesawat terbang dengan ground station. DME umumnya berpasangan dengan VOR (Very High Omni-Directional Range) maupun ILS (Instrument Landing           System ) disebut juga T-DME. Peralatan T-DME (Terminal DME) dibandara Soekarna Hatta merupakan DME yang dipasangkan dengan salah satu Instrument Landing System (ILS) yaitu Glide Path, yang merupakan peralatan navigasi penerbangan yang berfungsi untuk memberikan jarak terhadap titik pendaratan secara presisi dan tidak terputus kepada pesawat udara yang sedang melakukan pendekatan dan dilanjutkan dengan pendaratan di landasan pacu pada suatu bandar udara. Pada penelitian ini akan membandingkan antara data yang terdapat di ground check dengan yang tertera pada layar monitor. Hasil dari pengamata mendapatkan hasil bahwa  perbedaan sinyal  delay sebesar 0.01 μs dan perbedaan pembacaan jarak 0.02 NM  atau 3.7 meter. Hasil akhir disimpulkan bahwa selisih perhitungan tersebut masih dalam nilai toleransi yang diperbolehkan.
Prototip Monitoring Suhu air Pada Genset 1250Kva Berbasis Microcontroller Arduinio Uno 328Pvia SMS Sa pardi; Bekti Yulianti
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 7 (2018): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v7i0.304

Abstract

Genset berfungsi sebagai pengganti suplai listrik ketika sedang terjadi pemadaman listrik suplai PLN, sehingga pengawasan mesin genset yang kurang optimal dapat mengakibatkan kinerja mesin terganggu,salah satunya adalah overheating pada mesin dan komponen lainnya. Pada penelitian ini, alat dirancang dan disimulasikan menggunakan dua heater sebagai beban, heaterpertama bekerja dan mengaktifkan heaterkedua dalam waktu 06:30,6menit. Heaterpertama memerlukan waktu 47,38 menit sedangkan heaterkedua dalam waktu 49,08 menit.Notifikasi SMS menggunakan provider Simpati dan Axis.Hasil perhitungan waktu kenaikan suhu heater pertama memerlukan waktu 7,5s dan penurunan memerlukan waktu 7,9s, sedangkan heater keduakenaikan suhu memerlukan waktu 7,6s dan penurunan suhu memerlukan waktu 8,2s.

Page 1 of 1 | Total Record : 6