cover
Contact Name
Dr. Sandra Hermanto, M.Si
Contact Email
hermantokimia@uinjkt.ac.id
Phone
+6285220042401
Journal Mail Official
kimia@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
VALENSI
ISSN : 24606065     EISSN : 25483013     DOI : 10.15408/jkv
Core Subject : Science,
Jurnal Kimia Valensi is a biannual and peer-reviewed open access journal published by Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. This journal covering all aspect of chemistry.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Jurnal Valensi Volume 2, No.5, November 2012" : 7 Documents clear
Uji Aktivitas Antidiabetes Fraksi Etil Asetat Daun Pandan Wangi (P. amaryllifolius Roxb.) dengan Metode α-Glukosidase Dede Sukandar; La Ode Sumarlin; Hilyatuz Zahroh; Eka Rizki Amelia
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Valensi Volume 2, No.5, November 2012
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.967 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v2i5.294

Abstract

Telah dilaporkan hasil penelitian untuk mengetahui aktivitas antidiabetes setiap fraksi dalam ekstrak etil asetat daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) secara in vitro menggunakan metode α-glukosidase. Ekstrak dibuat dengan cara maserasi menggunakan pelarut etil asetat dan pemisahan komponen kimia dengan kromatografi lapis tipis (KLT). Hasil KLT dengan fase gerak n-heksan:etil asetat (3:1) dan penambahan 3 tetes asam asetat glasial menghasilkan lima fraksi dengan Rf masing-masing sebesar 0,20; 0,30; 0,55; 0,60; dan 0,70. Fraksi 2 memiliki aktivitas antidiabetes tertinggi dengan nilai IC50 relatif 77,57 ppm.
Produksi Gas hidrogen dari Limbah Alumunium dan Uji Daya Listrik dengan Fuel Cell Yusraini DIS
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Valensi Volume 2, No.5, November 2012
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.403 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v2i5.300

Abstract

Teknologi Fuel Cell adalah teknologi masa depan yang ramah lingkungan. Bahan baku untuk fuel cell adalah hidrogen. Produksi hidrogen dari limbah alumunium dan storage telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah alumunium (alumunium foil dan kaleng minuman) yang direaksikan dengan larutan beralkalin untuk menghasilkan hidrogen. Hidrogen yang dihasilkan sebanding dengan tekanan yang terukur yang diukur dengan CASSY LAB Version 1.41. Hasilnya adalah: a. Semakin tinggi konsentrasi NaOH (5 %, 10 % dan 15 %) semakin cepat reaksi produksi hidrogen berlangsung. b. Jumlah limbah alumunium yang berbeda (0,01 g, 0,05 g dan 0,10 g) kurang berpengaruh terhadap waktu reaksi jika konsentrasi NaOHnya sama. c. Temperatur yang dihasilkan berkisar antara 27 oC - 33,7 oC, semakin banyak jumlah alumunium yang direaksikan semakin tinggi temperatur yang dihasilkan. d. Daya listrik yang dihasilkan dari 0,10 gram alumunium foil adalah sebesar 45-51 watt dengan daya rata-rata 0,08 watt per detik. e. Daya listrik yang dihasilkan dengan kaleng Coca Cola adalah sebesar 12,13 watt dengan daya rata-rata 0,009 watt per detik.
Uji Karakteristik Biodiesel yang dihasilkan dari Minyak Goreng Bekas Menggunakan Katalis Zeolit Alam (H-Zeolit) dan KOH Isalmi Aziz; Siti Nurbayti; Arif Rahman Hakim
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Valensi Volume 2, No.5, November 2012
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.687 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v2i5.296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karaketristik biodiesel yang dihasilkan dari minyak goreng bekas menggunakan katalis H-Zeolit dan KOH. Biodiesel dibuat dengan mereaksikan minyak goreng bekas dan metanol dalam perbandingan 4:1 (volum) dan suhu 60 oC. Biodiesel yang dihasilkan dengan menggunakan katalis KOH mempunyai densitas 0,85 g/mL dan viskositas 3,09 cSt. Senyawa kimia yang dominan dalam biodiesel adalah metil heksadekanoat (29.90% area), 9-octadecenoic acid (Z)-metil ester (55.80% area). Sedangkan biodiesel yang menggunakan katalis H-zeolit mempunyai densitas 0,78 g/mL dan viskositas 0,35 cSt. Senyawa kimianya adalah metil heksadekanoat (10,85% area) dan 9-octanoic acid (Z)-metil ester (11,97% area). Biodiesel menggunakan katalis KOH memenuhi syarat kualitas biodiesel menurut SNI.
Pengolahan Limbah Cair Batik menggunakan Fotokatalis TiO2-Dopan-N dengan Bantuan Sinar Matahari Kapti Riyani; Tien Setyaningtyas; Dian Windy Dwiasih
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Valensi Volume 2, No.5, November 2012
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.133 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v2i5.301

Abstract

Studi penggunaan fotokatalis TiO2-dopan-N untuk pengolahan limbah cair batik telah dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi nilai BOD dan COD pada limbah cair batik menggunakan sinar matahari sebagai sumber energi. Sebagai sumber nitrogen untuk pembuatan fotokatalis TiO2-dopan-N adalah urea. Limbah cair batik berasal dari salah satu industri batik di Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah. Penelitian ini dimulai dengan pembuatan fotokatalis TiO2-N, dengan perbandingan molar TiO2:urea adalah 95:5 dan 90:10. Selanjutnya TiO2 standar; TiO2–dopan-N (95:5); dan N-dopan TiO2 (90:10) dikarakterisasi menggunakan XRD dan DRS. Hasil penelitian menunjukkan puncak kristal TiO2 anatase standar, TiO2-dopan-N (95:5) dan TiO2-dopan-N (90:10) berturut-turut pada 2θ = 25,5794°, 2θ = 25,5398° dan 2θ = 25,7286°. Energi celah pita TiO2 anatase standar, TiO2-dopan-N (95:5), dan TiO2-dopan-N (90:10) berturut-turut adalah 3,342 eV, 3,337 eV dan 3,268 eV. Uji aktivitas fotokatalis dilakukan menggunakan sinar matahari sebagai sumber energinya dengan lama penyinaran 5 jam. Penambahan Urea pada fotokatalis TiO2 akan meningkatkan aktivitas fotokatalis, perbandingan molar TiO2 : Urea optimum pada perbandingan 90:10, dengan persen penurunan BOD dan COD berturut-turut sebesar 48,4 % dan 72,73 %.
Uji Aktivitas Antibakteri dari Ekstrak Rumput Mutiara (Hedyotis corymbosa (L.) Lamk) Lela Mukmilah; Zalinar Udin; Elis Lisnawati
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Valensi Volume 2, No.5, November 2012
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.98 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v2i5.297

Abstract

Rumput mutiara merupakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat tradisional, tanaman ini termasuk kedalam famili tumbuhan Rubiaceae. digunakan sebagai obat alternatif penyebab penyakit infeksi yang disebabkan karena masuknya mikroorganisme kedalam tubuh. Salah satu mikroorganisme yang mengakibatkan penyakit ini adalah bakteri ( Amonim, 1993). Antibakteri adalah senyawa kimia yang dapat membunuh atau memghambat pertumbuhan mikroorganisme penyebab penyakit dengan kerusakan minimal jaringan induknya. Dilakukan penelitian aktivitas antibakteri dari ekstrak rumput mutiara (Hedyotis corimbosa (L.) Lamk) terhadap pertumbuhan beberapa bakteri, yang dlilakukan melalui 4 tahapan yaitu tahapan maserasi, tahapan ekstraksi fraksinasi, tahap pengujian fitokimia, dan diteruskan dengan tahap pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi agar, parameter yang digunakan adalah dengan melihat zona terang yang dihasilkan (zona yang tidak terjadi pertumbuhan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam ekstrak rumput mutiara terdapat zat aktif yang berfungsi sebagai antibakteri yang terdapat dalam fraksi metilen klorida, pada fraksi ini aktivitas paling baik dihasilkan oleh bakteri S. Disentry dengan diameter daerah hambatan sebesar 27,5 mm.
Limbah Molas : Pemanfaatan sebagai Sumber Karbohidrat untuk Perkembangbiakan Mikroorganisme Endah Wulandari; Tami Idiyanti; Ernawati Sinaga
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Valensi Volume 2, No.5, November 2012
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jkv.v2i5.299

Abstract

Limbah molas merupakan hasil samping dari pabrik gula yang tidak dapat dikristalkan kembali. Salah satu kandungan limbah molas yaitu kaya akan karbohidrat. Salah satu upaya untuk memanfaatkan limbah molas yaitu dengan melakukan penelitian terhadap nutrisi yang masih terkandung dalam molas masih dapat dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mikroorganisme dalam memanfaatkan karbohidrat (glukosa) yang terdapat dalam limbah molas untuk perkembangbiakan. Mikroorganisme yang digunakan adalah jenis ragi yaitu Candida utilis, Endomycopsis fibuligera dan Saccharomyces cerevisiae. Waktu pengamatan yang dilakukan adalah 0, 6, 12, 18, 24, 30 jam dengan suhu inkubasi 37oC. Pengamatan yang dilakukan meliputi : pengukuran berat biomassa dengan cara menimbang berat kering mikroorganisme, pengukuran konsentrasi glukosa limbah molas yang dimanfaatkan mikroorganisme dengan cara Somogyi-Nelson dan perhitungan tingkat efektifitas penggunaan molas terhadap pertkembangbiakan mikroorganisme. Hasil: Berat biomassa tertinggi dicapai oleh Saccharomyces cerevisiae dengan biomassa tertinggi 156,33 mg dalam waktu 18 jam. Konsentrasi glukosa yang dimanfaatkan oleh Endomycopsis fibuligera lebih tinggi dibandingkan dengan mikroorganisme yang lain, yaitu dalam waktu 30 jam mencapai 3,13 mg/mL dan kemungkinan dengan bertambahnya waktu inkubasi masih mampu memanfaatkan glukosa lebih banyak. Mikroorganisme yang memiliki tingkat efektifitas dalam memnfaatkan limbah molas sebagai sumber glukosa adalah Saccharomyces cerevisiae dengan tingkat efektifitas 126,4 mL/mg berat biomassa dalam waktu 12 jam. Kesimpulan :Saccharomyces cerevisiae yang terbaik dalam pemanfaatan glukosa dari limbah molas untuk pertumbuhan biomassa.
Adsorpsi Pb2+ dan Zn2+ pada Biomassa Imperata cylindrica Noer Komari; Umi Baroroh Lili Utami; Noor Malinda
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Valensi Volume 2, No.5, November 2012
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jkv.v2i5.298

Abstract

Metode alternatif untuk mengatasi pencemaran logam berat adalah biosorpsi menggunakan biomassa sebagai adsorben. Telah dilakukan penelitian kajian adsorpsi campuran Pb2+ dan Zn2+ pada biomassa Imperata cylindrica sebagai adsorben. Tujuan penelitian adalah mengetahui kemampuan biomassa mengadsorpsi Pb2+ dan Zn2+. Preparasi biomassa dilakukan dengan aktivasi menggunakan asam nitrat dan amonium hidroksida. Adsorpsi dilakukan dengan sistem batch. Parameter yang diukur adalah pH optimum, waktu kontak optimum, kapasitas adsorpsi dan recovery ion logam. Analisis kadar logam dilakukan dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (AAS). Hasil penelitian menunjukkan pH optimum adsorpsi Pb2+ dan Zn2+ masing-masing pada pH 5 dan pH 6. Waktu kontak optimum adsorpsi Pb2+ dan Zn2+ masing masing pada 40 menit dan 30 pertama. Kapasitas adsorpsi Pb2+ dan Zn2+ pada konsentrasi awal 10 ppm masing-masing adalah 90,95% dan 43,60%. Recovery Pb2+ dan Zn2+ masing-masing 84,45% dan 57,13%.

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2012 2012


Filter By Issues
All Issue Jurnal Kimia VALENSI, Volume 11, No. 2, November 2025 Jurnal Kimia VALENSI, Volume 11, No. 1, May 2025 Jurnal Kimia VALENSI, Volume 10, No. 2, November 2024 Jurnal Kimia VALENSI, Volume 10, No. 1, May 2024 Jurnal Kimia VALENSI Volume 9, No. 2, November 2023 Jurnal Kimia VALENSI Volume 9, No. 1, May 2023 Jurnal Kimia VALENSI Volume 8, No. 2, November 2022 Jurnal Kimia VALENSI Volume 8, No. 1, May 2022 Jurnal Kimia VALENSI Volume 7, No. 2, November 2021 Jurnal Kimia VALENSI Volume 7, No. 1, May 2021 Jurnal Kimia VALENSI Volume 6, No. 2, November 2020 Jurnal Kimia VALENSI Volume 6, No. 1, May 2020 Jurnal Kimia VALENSI Volume 5, No. 2, November 2019 Jurnal Kimia VALENSI Volume 5, No. 1, May 2019 Jurnal Kimia VALENSI Volume 4, No. 2, November 2018 Jurnal Kimia VALENSI Volume 4, No. 1, Mei 2018 Jurnal Kimia VALENSI Volume 3, No. 2, November 2017 Jurnal Kimia VALENSI Volume 3, No. 1, Mei 2017 Jurnal Kimia VALENSI Volume 2, No. 2, November 2016 Jurnal Kimia VALENSI Volume 2, No. 1, Mei 2016 Jurnal Kimia VALENSI Volume 1, No. 2, November 2015 Jurnal Kimia VALENSI Volume 1, No. 1, Mei 2015 Jurnal VALENSI Volume 4, No. 2, November 2014 Jurnal Valensi Volume 4, No.1, Mei 2014 Jurnal Valensi Volume 3, No.2, November 2013 Jurnal Valensi Volume 3, No.1, Mei 2013 Jurnal Valensi Volume 2, No.5, November 2012 Jurnal Valensi Volume 2, No.4, Mei 2012 JURNAL Valensi Volume 2, No. 3, November 2011 Jurnal Valensi Volume 2, No.2, Mei 2011 Jurnal Valensi Volume 2, No.1, November 2010 Jurnal Valensi Volume 1, No.6, Mei 2010 Jurnal Valensi Volume 1, No.5, November 2009 Jurnal Valensi Volume 1, No.4, Mei 2009 Jurnal Valensi Volume 1, No.3, November 2008 Jurnal valensi Volume 1, No.2, Mei 2008 Jurnal Valensi VOLUME 1, NO.1, NOVEMBER 2007 More Issue