cover
Contact Name
Ali Sadikin
Contact Email
alisadikin@unja.ac.id
Phone
+6281274175959
Journal Mail Official
jurnal.jupema@unja.ac.id
Editorial Address
Kampus Pinang Masak Jl. Lintas Jambi-Ma.Bulian KM.15 Mendalo Indah-Jambi Indonesia
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
JUPEMA
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 3031108X     DOI : 10.22437
Fokus dan scope meliputi kegiatan pengabdian masyarakat dengan multidisiplin ilmu yang melaksanakan pelatihan, pemberdayaan, pengembangan dan pelayanan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2025): November 2025 (inprogress)" : 8 Documents clear
Revitalisasi Pembelajaran Interaktif: Workshop Pengembangan Sumber Belajar Adaptif Berbasis AI untuk Guru SMA Negeri 1 Sungai Penuh: (Revitalizing Interactive Learning: A Workshop on Developing AI-Based Adaptive Learning Resources for Teachers at Senior High School 1 Sungai Penuh City) Pratama, Robin; Saudagar, Ferdiaz
Jurnal JUPEMA Vol. 4 No. 2 (2025): November 2025 (inprogress)
Publisher : Laboratorium Pembelajaran FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jupema.v4i2.38005

Abstract

This community service aims to improve the capacity of teachers in utilizing artificial intelligence (AI) technology in learning at SMA Negeri 1 Sungai Penuh. Through a three-day workshop, teachers were trained to understand the concept of AI and how to use it in developing adaptive learning resources. The methods used included providing theoretical materials, practical training, and group discussions to understand the challenges and solutions to implementing AI in schools. The results of the activity showed an increase in teachers' understanding of the benefits of AI in education, as well as increased skills in integrating the technology into the learning process. However, there are still challenges such as limited infrastructure and technical skills that require further assistance. This activity succeeded in equipping teachers with basic knowledge and practical skills related to the application of AI in learning. It is recommended that there be a continuous mentoring program and improvement of technology facilities in schools to support the optimal implementation of AI. Abstrak. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran di SMA Negeri 1 Sungai Penuh. Melalui workshop yang diadakan selama tiga hari, para guru dilatih untuk memahami konsep AI dan cara penggunaannya dalam mengembangkan sumber belajar adaptif. Metode yang digunakan meliputi pemberian materi teoritis, pelatihan praktis, serta diskusi kelompok untuk memahami tantangan dan solusi implementasi AI di sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru tentang manfaat AI dalam pendidikan, serta peningkatan keterampilan dalam mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam proses pembelajaran. Namun, masih terdapat tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan keterampilan teknis yang memerlukan pendampingan lebih lanjut. Kegiatan ini berhasil membekali guru dengan pengetahuan dasar dan keterampilan praktis terkait penerapan AI dalam pembelajaran. Disarankan adanya program pendampingan berkelanjutan serta peningkatan fasilitas teknologi di sekolah untuk mendukung penerapan AI secara optimal.
Sosialisasi dan Pendampingan Masyarakat Suku Anak Dalam Jambi dalam Memperoleh Hak Administrasi Kependudukan Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013: (Socialization and Assistance for the Suku Anak Dalam Community in Jambi in Obtaining Civil Administration Rights in Accordance with Law Number 24 of 2013) Simaremare, Tohap Pandapotan; Sipahutar, Bernard; Simatupang, Gugun Manosor; Norawati, Rosinta; Harianja, Sri Indriani; Purba, Andiopenta; Kolo, Adriana; Indrayana, Boy
Jurnal JUPEMA Vol. 4 No. 2 (2025): November 2025 (inprogress)
Publisher : Laboratorium Pembelajaran FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jupema.v4i2.49006

Abstract

The Suku Anak Dalam (SAD) community in Jambi, who largely live nomadically, face serious obstacles in accessing public services and social development. The main cause is the lack of essential population administration documents, such as ID cards (KTP), Family Cards (KK), and birth certificates. This condition limits their civil rights, even though Law No. 24 of 2013 concerning Population Administration clearly guarantees these rights for all citizens. This community service program was designed to address this problem by aiming to broaden the SAD's understanding of their population administration rights and to facilitate the process of obtaining these documents. This activity was implemented by the Universitas Jambi community service team, which also involved student participation through the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) program. The program was focused in Sekaladi, Pelempang Village, Mestong District, Muaro Jambi Regency. The implementation methods included intensive socialization, personal assistance, and direct administrative support. The program's results show an increased understanding among the SAD community regarding the importance of population documents. Furthermore, the program successfully assisted many community members in obtaining ID cards, Family Cards, and birth certificates. The positive impact of possessing these documents is evident in their increased access to basic services such as healthcare, education, and social assistance programs. This program provides a tangible contribution to strengthening the civil rights of the SAD and supports the achievement of their social welfare. Abstrak. Masyarakat Suku Anak Dalam (SAD) di Jambi, yang sebagian besar hidup nomaden, menghadapi kendala serius dalam mengakses layanan publik dan pembangunan sosial. Penyebab utamanya adalah ketiadaan dokumen administrasi kependudukan esensial, seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), dan akta kelahiran. Kondisi ini membatasi hak sipil mereka, meskipun Undang-Undang No. 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan secara jelas menjamin hak tersebut bagi seluruh warga negara. Program pengabdian ini dirancang untuk mengatasi masalah tersebut dengan tujuan memperluas wawasan SAD mengenai hak administrasi kependudukan dan memfasilitasi proses perolehan dokumen. Kegiatan ini diimplementasikan oleh tim pengabdian Universitas Jambi, yang turut melibatkan partisipasi mahasiswa melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Lokasi kegiatan difokuskan di Sekaladi, Desa Pelempang, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi intensif, pendampingan personal, dan bantuan administratif secara langsung. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat SAD mengenai pentingnya dokumen kependudukan. Lebih lanjut, program ini berhasil membantu banyak anggota komunitas dalam memperoleh KTP, KK, dan akta kelahiran. Dampak positif dari kepemilikan dokumen ini terlihat dari peningkatan akses mereka terhadap layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan program bantuan sosial. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam penguatan hak sipil SAD dan mendukung pencapaian kesejahteraan sosial mereka.
Penerapan Pembelajaran STEM Berbasis Robotik S4A Arduino Untuk Meningkatkan STEM Teacher Identity Di SMAS Perintis Tanjung Jabung Timur: (Integrating Robotics-Based STEM Learning with S4A Arduino to Strengthen STEM Teacher Identity at SMAS Perintis Tanjung Jabung Timur) Susanti, Nova; Aina, Mia; Sanova, Aulia; Dani, Rahma; Iriani, Dewi
Jurnal JUPEMA Vol. 4 No. 2 (2025): November 2025 (inprogress)
Publisher : Laboratorium Pembelajaran FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jupema.v4i2.49219

Abstract

Strengthening STEM literacy is essential in facing 21st-century challenges that demand critical thinking, creativity, collaboration, and technological literacy. However, the implementation of STEM education in Indonesia still faces obstacles, such as limited technological training for teachers and the lack of student experience in project-based learning. Therefore, this program was designed to provide hands-on and practical experiences through educational robotics.This community service program was conducted at SMAS Perintis Tanjung Jabung Timur with the aim of enhancing students’ STEM literacy and strengthening teachers’ identity as STEM educators (STEM Teacher Identity) through robotics-based learning using the S4A Arduino platform. The implementation method included workshops, hands-on robot programming sessions, mini-project mentoring, and reflective learning activities. A total of 25 students and several teachers actively participated in the program. The evaluation results indicated that more than 85% of participants responded positively, Students stated that learning using S4A Arduino robotics was engaging and relevant to their everyday lives. Approximately 70% of Students successfully completed robotics projects that demonstrated a good understanding of how Arduino components work and function. Despite challenges such as limited tools and time, this program proved effective and relevant. Overall, the activity successfully enhanced 21st-century skills, strengthened teachers’ pedagogical competence, and showed potential for replication in other schools as a support to the STEM curriculum and the Merdeka Belajar (Freedom to Learn) policy. Abstrak. literasi STEM menjadi penting dalam menghadapi tantangan abad ke-21 yang menuntut kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan melek teknologi. Namun, pelaksanaan pendidikan STEM di Indonesia masih menghadapi keterbatasan, seperti kurangnya pelatihan teknologi bagi guru dan minimnya pengalaman siswa dalam pembelajaran berbasis proyek. Oleh karena itu, kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung dan aplikatif melalui robotika edukatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMAS Perintis Tanjung Jabung Timur untuk meningkatkan literasi STEM siswa serta memperkuat identitas guru sebagai pendidik STEM (STEM Teacher Identity) melalui pembelajaran berbasis robotik menggunakan platform S4A Arduino. Metode pelaksanaan meliputi workshop, praktik hands-on pemrograman robot, pendampingan proyek mini, serta refleksi pembelajaran. Sebanyak 25 siswa dan beberapa guru berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan lebih dari 85% peserta memberikan respons positif siswa menyatakan bahwa pembelajaran menggunakan robotik S4A Arduino menarik dan relevan dengan kehidupan mereka sehari-hari. Sekitar 70% siswa berhasil menyelesaikan proyek robotik yang menunjukkan pemahaman yang baik tentang cara kerja dan fungsi komponen Arduino. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan alat dan waktu, kegiatan ini terbukti efektif dan relevan. Secara keseluruhan, program ini berhasil memperkuat keterampilan abad ke-21, meningkatkan kompetensi guru, dan berpotensi direplikasi di sekolah lain sebagai dukungan terhadap kurikulum STEM dan kebijakan Merdeka Belajar.
Pencegahan Pelecehan dan Kekerasan Seksual di Media Sosial di SMP Negeri 1 Beringin: (Preventing Sexual Harassment and Violence on Social Media at SMP Negeri 1 Beringin) Darwin, Muhammad Riza; Sitepu, Fatmawati; Lubis, Muhammad Alridho; Panjaitan, Nur Qomariah; Panjaitan , Asmin
Jurnal JUPEMA Vol. 4 No. 2 (2025): November 2025 (inprogress)
Publisher : Laboratorium Pembelajaran FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jupema.v4i2.48620

Abstract

Advances in information technology have changed social interaction patterns, including among teenagers, with positive impacts and new challenges such as an increase in sexual harassment and violence on social media. This study aims to educate students at SMP Negeri 1 Beringin on the wise use of social media through lectures, discussions, and question and answer sessions with 30 eighth-grade students. The results of the study show an increase in students' understanding and participation in the wise use of social media. In conclusion, this approach is effective in preventing sexual harassment and violence through social media. The study recommends that similar activities be carried out continuously, involving various parties, to better prepare the younger generation to face digital challenges. Abstrak. Kemajuan teknologi informasi telah mengubah pola interaksi sosial, termasuk di kalangan remaja, dengan dampak positif dan tantangan baru seperti peningkatan pelecehan dan kekerasan seksual di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa SMP Negeri 1 Beringin mengenai penggunaan bijak media sosial melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab dengan 33 siswa kelas VII. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman dan partisipasi siswa dalam penggunaan media sosial yang bijak. Kesimpulannya, pendekatan ini efektif dalam pencegahan pelecehan dan kekerasan seksual melalui media sosial. Penelitian merekomendasikan kegiatan serupa dilakukan secara berkelanjutan, melibatkan berbagai pihak, untuk mempersiapkan generasi muda yang lebih baik menghadapi tantangan digital.
Pendampingan Implentasi Aplikasi SIAP PSSI Sebagai Sistem Basis Data Kompetisis bagi Klub Anggota Asprov PSSI Jambi: (Assistance in the Implementation of the SIAP PSSI Application as a Competition Database System for Clubs Member of Asprov PSSI Jambi) Hadinata, Reza; Yuliawan, Ely; Saputra, Endarman; Daya, Wawan Junresti; Dinata, Alek Okta
Jurnal JUPEMA Vol. 4 No. 2 (2025): November 2025 (inprogress)
Publisher : Laboratorium Pembelajaran FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jupema.v4i2.49799

Abstract

The development of information technology within the national football ecosystem requires clubs to have strong digital administration capabilities. Through the federation's digitalisation programme, PSSI introduced the SIAP PSSI application as the official system for competition management, player registration, and club administration. This initiative aims to optimise the capabilities of Jambi PSSI Asprov member club administrators in operating the application effectively. The implementation methods included socialisation, face-to-face training, application feature simulations, as well as individual mentoring for 25 participants comprising club admins and officials. Evaluation was conducted through pre-tests, post-tests, and observation of application usage. The results showed an improvement in participants' understanding of the application's functions as well as their ability to input player data, register teams, and manage matches. This activity recommends ongoing digital assistance and the implementation of club administrative standards to support professionalism, transparency, and modern football governance in Jambi Province. Perkembangan teknologi informasi dalam ekosistem sepak bola nasional menuntut klub untuk memiliki kapasitas administrasi digital yang terstandar. PSSI melalui program digitalisasi federasi memperkenalkan aplikasi SIAP PSSI sebagai sistem basis data resmi yang digunakan untuk pengelolaan kompetisi, registrasi pemain, dan administrasi klub. Namun, implementasi aplikasi tersebut di tingkat klub anggota Asprov PSSI Jambi masih menghadapi kendala, terutama terkait literasi digital pengelola klub, keterbatasan pemahaman fitur aplikasi, serta ketidakteraturan administrasi data kompetisi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan klub anggota dalam mengimplementasikan aplikasi SIAP PSSI secara efektif melalui program pelatihan dan pendampingan teknis. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan tatap muka, simulasi penggunaan fitur aplikasi, serta pendampingan individual kepada perwakilan klub. Peserta kegiatan terdiri dari admin dan official klub anggota Asprov PSSI Jambi berjumlah 25 orang. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi praktik penggunaan aplikasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait fungsi aplikasi dan kemampuan operasional dalam penginputan data pemain, registrasi tim, serta manajemen informasi pertandingan. Selain itu, kegiatan ini mendorong peningkatan kesadaran klub mengenai pentingnya digitalisasi administrasi kompetisi untuk mendukung transparansi, profesionalisme, dan integrasi data sepak bola daerah. Dengan demikian, pendampingan implementasi aplikasi SIAP PSSI mampu memperkuat kapasitas digital klub anggota dan memberikan kontribusi pada pengembangan tata kelola sepak bola yang modern dan terstandar di Provinsi Jambi.
Aktif, Cerdas, Sehat: Literasi Jasmani sebagai Fondasi Pendidikan Karakter di SMPN 5 Tanjung Jabung Timur: (Active, Intelligent, Healthy: Physical Literacy as the Foundation of Character Education at SMPN 5 Tanjung Jabung Timur) Saputra, Endarman; Hadinata, Reza; Oktadinata, Alek; Daya, Wawan Junresti; Iqroni, David; Yuliawan, Ely
Jurnal JUPEMA Vol. 4 No. 2 (2025): November 2025 (inprogress)
Publisher : Laboratorium Pembelajaran FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jupema.v4i2.49802

Abstract

This community engagement initiative aims to enhance understanding and awareness of physical literacy among teachers and students at SMPN 5 Tanjung Jabung Timur. The programme seeks to establish physical literacy as a fundamental element for fostering the development of students who are active, intellectually engaged, and healthy. Using an interactive approach that combines outreach and training, the activities introduce a comprehensive concept of physical literacy, encompassing the necessary knowledge, practical skills, and positive attitudes towards sustained physical activity. This activity method involves structured counselling sessions, facilitates group discussions, and practical implementation of easily replicable physical activities suitable for the school environment. The results clearly demonstrate a significant increase in participants' knowledge of the importance of consistent physical activity, alongside a high awareness of the intrinsic relationship between physical fitness, cognitive development, and the cultivation of positive character traits. Consequently, the programme is positioned as a potential model for enhancing character education based on physical activity within educational institutions. Abstrak. Inisiatif pelibatan masyarakat ini berupaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran literasi jasmani di kalangan guru dan siswa di SMPN 5 Tanjung Jabung Timur. Program ini bertujuan untuk menetapkan literasi jasmani sebagai elemen dasar untuk menumbuhkan pengembangan karakter siswa yang aktif, terlibat secara intelektual, dan sehat. Menggunakan pendekatan interaktif yang menggabungkan penjangkauan dan pelatihan, kegiatan ini memperkenalkan konsep literasi jasmani yang komprehensif, yang mencakup pengetahuan yang diperlukan, keterampilan praktis, dan sikap positif terhadap aktivitas fisik yang berkelanjutan. Metode kegiatan ini melibatkan sesi konseling terstruktur, memfasilitasi diskusi kelompok, dan implementasi praktis aktivitas fisik yang mudah ditiru yang sesuai dengan lingkungan sekolah. Hasil dengan tegas menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan peserta mengenai pentingnya aktivitas fisik yang konsisten, di samping kesadaran yang tinggi tentang hubungan intrinsik antara kebugaran fisik, perkembangan kognitif, dan kultivasi sifat-sifat karakter positif. Akibatnya, program ini diposisikan sebagai model potensial untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis aktivitas fisik di dalam lembaga pendidikan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Aplikasi Pengemasan Standing Pouch Puree Cabai Merah Untuk Usaha Industri Di Desa Pondok Meja, Kabupaten Muaro Jambi: (Community Empowerment Through Training On Red Chili Puree Standing Pouch Packaging Application For Industrial Businesses In Pondok Meja Village, Muaro Jambi Regency) Renate, Dharia; Nizori , Addion; Edison, Edison; Afran, Endi; Pebryanti, Windika
Jurnal JUPEMA Vol. 4 No. 2 (2025): November 2025 (inprogress)
Publisher : Laboratorium Pembelajaran FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jupema.v4i2.50157

Abstract

Red chili (Capsicum annuum L.) is a strategic horticultural commodity with high economic value but is highly perishable, causing significant post-harvest losses, particularly during the harvest season. The limited processing technology at the household level reduces the product’s added value and market potential. This community service program aimed to enhance the skills and independence of the community through the application of red chili puree processing and hygienic standing pouch packaging technology. The program consisted of socialization, technical training, packaging practice, and evaluation using pre- and post-tests. The activity was attended by 20 participants, consisting of PKK members and small-scale food entrepreneurs. The training results showed a 38.5% increase in participants’ knowledge and skills. The produced red chili puree demonstrated stable texture, bright color, and longer shelf life compared to conventional packaging. This program successfully increased the economic value of local products and empowered the community through the implementation of appropriate technology. Cabai merah (Capsicum annuum L.) merupakan komoditas hortikultura strategis yang bernilai ekonomi tinggi namun mudah rusak, sehingga menyebabkan kerugian besar terutama saat panen raya. Rendahnya daya simpan dan keterbatasan teknologi pengolahan di tingkat rumah tangga mengakibatkan petani dan pelaku usaha kecil tidak memperoleh nilai tambah optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian masyarakat melalui penerapan teknologi pengolahan puree cabai merah serta pengemasan menggunakan standing pouch yang higienis dan menarik. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, praktik pengemasan, dan evaluasi hasil melalui pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari ibu-ibu PKK dan pelaku usaha kecil di Desa Pondok Meja. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta sebesar 38,5%. Produk puree cabai merah yang dihasilkan memiliki tekstur stabil, warna cerah, serta umur simpan lebih panjang dibandingkan kemasan konvensional. Program ini berkontribusi pada peningkatan nilai ekonomi produk lokal dan pemberdayaan masyarakat melalui penerapan IPTEK tepat guna.
Peningkatan Keterampilan Pedagogis dan Teknologi Guru di Era Digital Melalui Pelatihan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Terintegrasi Etnosains Menggunakan Heyzine: (Enhancing Teachers’ Pedagogical and Technological Skills in the Digital Era through Training on the Development of Ethnoscience-Integrated Learning Devices Using Heyzine) Dani, Rahma; Muswita, Muswita; Syaiful, Syaiful; Darmaji , Darmaji; Susanti, Nova; Hidayat, M.; Nehru , Nehru; Kurniawan, Wawan
Jurnal JUPEMA Vol. 4 No. 2 (2025): November 2025 (inprogress)
Publisher : Laboratorium Pembelajaran FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jupema.v4i2.51489

Abstract

The implementation of the Merdeka Curriculum at MAN 1 Sarolangun, Jambi Province, still faces challenges, particularly in the development of learning devices that integrate local wisdom (ethnoscience) and utilize digital technology. Teachers often struggle to design innovative, contextual, and project-based learning tools, while the use of interactive digital media remains limited. In response, this community service program aims to enhance teachers’ pedagogical and technological skills through training in the development of ethnoscience-integrated learning devices using the Heyzine platform. The primary objectives of the program are to (1) improve teachers’ competence in developing Merdeka Curriculum-based learning devices integrated with ethnoscience, (2) train teachers to use Heyzine for creating interactive digital teaching materials, and (3) produce innovative, contextual, and accessible learning resources for students. Expected outcomes include the production of at least ten interactive learning devices, a comprehensive 'Local Ethnoscience Integration Map,' scientific publications, Intellectual Property Rights (IPR) registration, and dissemination through national journals and mass media.Socially and educationally, this program is expected to increase teacher creativity, student engagement, and the relevance of learning to local cultural contexts. Moreover, the integration of ethnoscience with digital platforms will strengthen the sustainability of Merdeka Curriculum implementation and contribute to educational innovation in the digital era. Abstrak. Pelaksanaan Kurikulum Merdeka di MAN 1 Sarolangun, Provinsi Jambi, masih menghadapi tantangan, terutama dalam pengembangan alat pembelajaran yang mengintegrasikan kebijaksanaan lokal (etnosains) dan memanfaatkan teknologi digital. Guru sering kesulitan merancang alat pembelajaran inovatif, kontekstual, dan berbasis proyek, sementara penggunaan media digital interaktif masih terbatas. Sebagai tanggapan, program layanan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pedagogis dan teknologi guru melalui pelatihan dalam pengembangan alat pembelajaran yang terintegrasi dengan etnosains menggunakan platform Heyzine. Tujuan utama program ini adalah (1) meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka yang terintegrasi dengan etnosains, (2) melatih guru untuk menggunakan Heyzine dalam menciptakan materi pembelajaran digital interaktif, dan (3) menghasilkan sumber belajar inovatif, kontekstual, dan mudah diakses bagi siswa. Hasil yang diharapkan meliputi produksi setidaknya sepuluh perangkat pembelajaran interaktif, peta integrasi etnosaine lokal yang komprehensif, publikasi ilmiah, pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI), dan penyebaran melalui jurnal nasional dan media massa. Secara sosial dan pendidikan, program ini diharapkan dapat meningkatkan kreativitas guru, keterlibatan siswa, dan relevansi pembelajaran dengan konteks budaya lokal. Selain itu, integrasi etnosains dengan platform digital akan memperkuat keberlanjutan implementasi Kurikulum Merdeka dan berkontribusi pada inovasi pendidikan di era digital.

Page 1 of 1 | Total Record : 8