cover
Contact Name
M. Zidny Nafi' Hasbi
Contact Email
ijma@almaata.ac.id
Phone
+62821352318897
Journal Mail Official
mzidnynafihasbi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Brawijaya No 99 Jadan Tamantirto Kec Kasihan, Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
IJMA
ISSN : 27466388     EISSN : 30326508     DOI : -
IJMA (Indonesian Journal of Management and Accounting) is a peer-reviewed journal published by the Faculty of Economics and Business, Alma Ata University. IJMA aims to publish articles in the field of accounting and management that make a significant contribution to the development of accounting practice, the accounting profession and the manager profession in Indonesia and the world. In accordance with its objectives, IJMA provides insights in the fields of accounting, finance and management for academics, practitioners, researchers , regulators, students and other parties interested in the development of accounting practice, the accounting profession and the manager profession. IJMA accepts research manuscripts, both quantitative and qualitative, written in Indonesian or English. IJMA accepts manuscripts from Indonesian writers and also writers from various parts of the world. IJMA (Indonesian Journal of Management and Accounting) will have number e-ISSN: 3032-6508 (online); P-ISSN: 2746-6388 (print).
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol. 7 no. 2 (2026)" : 5 Documents clear
Pengaruh Pengetahuan Keuangan, Pengendalian Diri, dan Gaya Hidup terhadap Pengelolaan Keuangan Mahasiswa Akuntansi di Yogyakarta Bayu irawan; Widiyanti Kurnianingsih
IJMA (Indonesian Journal of Management and Accounting) Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijma.2026.7(2).1-11

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the influence of financial knowledge, self-control, and lifestyle on the personal financial management of accounting students in Yogyakarta. The findings indicate that although students possess an economic education background, they still face challenges in transitioning toward financial independence, as reflected in their consumptive behavior and lack of systematic financial planning. This research employed a quantitative approach with an explanatory research design. The population consisted of accounting students from several universities in the Special Region of Yogyakarta. Stratified purposive sampling was applied, with criteria including being active students in at least the third semester, having completed finance-related courses, and willingness to fully complete the questionnaire. A total of 200 respondents were proportionally distributed across the universities. Data were collected through online questionnaires using a five-point Likert scale and analyzed with multiple linear regression. The results revealed that financial knowledge had a positive effect on financial management, self-control had a positive and significant effect, while lifestyle showed a significant negative effect. Simultaneously, all three variables significantly influenced students’ financial management. These findings highlight that students’ financial management is shaped by cognitive, psychological, and social factors, suggesting the need for practical financial literacy programs, strengthened self-control, and more rational lifestyle management.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan keuangan, pengendalian diri, dan gaya hidup terhadap manajemen keuangan pribadi mahasiswa akuntansi di Yogyakarta. Fenomena yang terjadi menunjukkan bahwa meskipun mahasiswa memiliki latar belakang pendidikan ekonomi, mereka masih menghadapi tantangan dalam transisi menuju kemandirian finansial, yang tercermin dalam perilaku konsumtif dan kurangnya perencanaan keuangan sistematis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Populasi penelitian adalah mahasiswa program studi akuntansi dari beberapa perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified purposive sampling dengan kriteria mahasiswa aktif minimal semester III, telah menempuh mata kuliah terkait keuangan, serta bersedia mengisi kuesioner secara lengkap. Sebanyak 200 responden terdistribusi secara proporsional di setiap universitas. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan keuangan berpengaruh positif terhadap manajemen keuangan, pengendalian diri berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan gaya hidup berpengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan keuangan mahasiswa dipengaruhi oleh faktor kognitif, psikologis, dan sosial, sehingga diperlukan peningkatan literasi keuangan yang aplikatif, penguatan pengendalian diri, serta pengelolaan gaya hidup yang lebih rasional.
Determinasi Persepsi Etis Mahasiswa Akuntansi: Peran Gender, Hedonisme, Love of Money dan Machiavellian Nila Hidayah; Muhammad Hendri Kurniawan; Asri Dwi Ariyani; Meutia Layli
IJMA (Indonesian Journal of Management and Accounting) Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijma.2026.7(2).12-25

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study is to examine accounting students perceptions of ethical considerations related to gender, hedonism, love of money, and machiavellianism, where machiavellianism is a new variable added to this study because there are many cases of misconduct committed by accountants, which confirm the characteristics of this variable. Accounting students, as future accountants, were selected as respondents in order to gain a clear understanding of the duties and professionalism that must be maintained. This is because student behavior will influence their future behavior in the workplace. This study used a quantitative approach with primary data and descriptive statistical methods. Data analysis was performed using multiple linear regression techniques to test the extent to which the four independent variables collectively or individually influence the dependent variable. The results show that gender has no effect (Sig. 0,19 > 0.05) on students' ethical perceptions, while the variables of hedonism (Sig. 0,00 < 0.05) and love of money (Sig. 0,00 < 0.05), and machiavellianism (Sig. 0,00 < 0.05) did influence students' ethical perceptions. The implications of this study confirm that internal factors such as value orientation and personality traits have a greater influence on ethical perceptions than gender factors. Therefore, accounting education needs to emphasize the development of integrity and control of materialistic orientation in order to prevent potential professional misconduct in the future.   ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji persepsi mahasiswa akuntansi mengenai pertimbangan etis terkait variabel gender, hedonisme, love of money dan machiavellian, di mana machiavellian merupakan variabel baru yang ditambahkan dalam penelitian ini sebab ada banyak kasus penyimpangan yang dilakukan para akuntan, yang menegaskan karakteristik dari variabel tersebut. Mahasiswa akuntansi sebagai calon akuntan dijadikan responden dengan tujuan agar dapat memahami dengan jelas dan mengetahui apa saja tugas dan profesionalitas yang harus dijaga. Sebab perilaku mahasiswa akan mempengaruhi bagaimana perilaku mereka nantinya di dunia kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif data primer dengan metode statistik deskriptif. Analisis data dilakukan dengan teknik regresi linier berganda untuk menguji sejauh mana ke empat variabel independen secara bersama-sama atau individual mempengaruhi variabel dependen. Hasil menunjukkan gender tidak berpengaruh (Sig. 0,19 > 0,05) terhadap persepsi etis mahasiswa, sementara variabel hedonisme (Sig. 0,00 < 0,05), love of money (Sig. 0,00 < 0,05) dan machiavellian (Sig. 0,00 < 0,05) berpengaruh terhadap persepsi etis mahasiswa. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa faktor internal berupa orientasi nilai dan karakter kepribadian lebih menentukan persepsi etis dibanding faktor gender. Maka, pendidikan akuntansi perlu menekankan pembentukan integritas dan pengendalian orientasi materialistik guna mencegah potensi penyimpangan profesi di masa depan.
The Influence of Work Stress, Work-Life Balance, and Organizational Support on Auditor Resilience with Self-Efficacy as a Mediating Variable Edwin Jonathan Panjaitan; Fauzi; Sheilla Amanda Putri; Tommy Munaf
IJMA (Indonesian Journal of Management and Accounting) Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijma.2026.7(2).37-53

Abstract

ABSTRACT This research seeks to explore the impact of work stress, work-life balance, and organizational support on the resilience of auditors, with self-efficacy acting as a mediating factor. A quantitative research strategy utilizing a survey format was adopted, engaging auditors from public accounting firms. The data were assessed through multiple regression, t-tests, Sobel mediation assessments, and F-tests. The main results show that organizational support has a significant effect on auditor resilience both directly and through self-efficacy. Self-efficacy also has a strong direct relationship with resilience. In contrast, work stress does not have a direct effect on resilience but has a significant indirect effect through the mediation of self-efficacy. Meanwhile, work-life balance does not show a significant direct or indirect effect on resilience. Collectively, the three independent variables (work stress, work-life balance, organizational support) are only able to explain a small portion of the variance in resilience. However, when self-efficacy is included in the model, the model's predictive ability increases substantially. The study's empirical contribution lies in demonstrating that self-efficacy serves as a crucial mediator, particularly in converting work stress into resilience. A novel aspect of this study is its finding that work-life balance does not serve as a factor influencing auditor resilience, which contradicts typical beliefs in different professions. For public accounting firms, the implication involves emphasizing organizational support and self-efficacy development instead of focusing on work-life balance initiatives to improve auditor resilience during busy periods.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak stres kerja, keseimbangan kerja-hidup, dan dukungan organisasi terhadap ketahanan auditor, dengan efikasi diri sebagai faktor mediasi. Strategi penelitian kuantitatif yang menggunakan format survei diadopsi, melibatkan auditor dari firma akuntansi publik. Data dianalisis melalui regresi berganda, uji-t, penilaian mediasi Sobel, dan uji-F. Hasil utama menunjukkan bahwa dukungan organisasi memiliki pengaruh signifikan terhadap ketahanan auditor baik secara langsung maupun melalui efikasi diri. Efikasi diri juga memiliki hubungan langsung yang kuat dengan ketahanan. Sebaliknya, stres kerja tidak memiliki pengaruh langsung terhadap ketahanan tetapi memiliki pengaruh tidak langsung yang signifikan melalui mediasi efikasi diri. Sementara itu, keseimbangan kerja-hidup tidak menunjukkan pengaruh langsung atau tidak langsung yang signifikan terhadap ketahanan. Secara kolektif, ketiga variabel independen (stres kerja, keseimbangan kerja-hidup, dukungan organisasi) hanya mampu menjelaskan sebagian kecil varians dalam ketahanan. Namun, ketika efikasi diri dimasukkan ke dalam model, kemampuan prediksi model meningkat secara substansial. Kontribusi empiris studi ini terletak pada demonstrasi bahwa efikasi diri berperan sebagai mediator penting, khususnya dalam mengubah stres kerja menjadi ketahanan. Aspek baru dari studi ini adalah temuannya bahwa keseimbangan kerja-hidup tidak berperan sebagai faktor yang memengaruhi ketahanan auditor, yang bertentangan dengan keyakinan umum di berbagai profesi. Bagi firma akuntansi publik, implikasinya adalah menekankan dukungan organisasi dan pengembangan efikasi diri daripada berfokus pada inisiatif keseimbangan kerja-hidup untuk meningkatkan ketahanan auditor selama periode sibuk.  
Analisis Model Beneish Dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan Pada BUMN Karya Santy Aji Sitohang Sitohang; Yanuke Patricia Siahaan; Ramly Siahaan; Roris Tua Pandiangan
IJMA (Indonesian Journal of Management and Accounting) Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijma.2026.7(2).26-36

Abstract

ABSTRACT This research aims to detect indications of fraud in the financial reports of state-owned construction companies for the 2021-2025 period. The purpose of this study is to determine the most dominant indicators for detecting fraud. The fraud detection tool selected is the Beneish model. The data required for this study is secondary data in the form of financial reports obtained from the official IDX website. The research data was analyzed using quantitative descriptive methods. The results of the M-Score analysis identified three manipulator companies and one non-manipulator company for the 2021-2025 period. The companies detected as manipulators were WSKT in 2022, WIKA in 2021-2022, and ADHI in 2023. Meanwhile, PTPP was categorized as a non-manipulator from 2021-2025. The most potential indicators for fraud include a high increase in accounts receivable (DSRI), drastic sales growth (SGI), and an increase in accrual value (TATA). This M-Score calculation analysis is only capable of identifying red flags, necessitating a forensic audit to provide definitive evidence of fraud. The results of this research are expected to positively impact report users, such as helping investors avoid investing in companies that manipulate financial statements and assisting auditors in focusing their audits on areas with a high risk of fraudulent practices.   ABSTRAK Penulisan riset ini bertujuan untuk mendeteksi apakah terdapat indikasi kecurangan dalam laporan keuangan perusahaan BUMN Karya pada periode 2021-2025. Untuk mengetahui indikator yang paling dominan mendeteksi indikasi kecurangan. Alat deteksi kecurangan yang dipilih adalah model Beneish. Data yang dibutuhkan dalam penulisan kajian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan yang diperoleh dari situs resmi BEI. Data penelitian dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil analisis M-Score mengidentifikasikan tiga perusahaan manipulator dan satu perusahaan non manipulator dalam kurun waktu 2021-2025. Perusahaan yang terdeteksi sebagai manipulator adalah WSKT tahun 2022, WIKA tahun 2021-2022 dan ADHI tahun 2023. Sementara PTPP masuk kategori non manipulator dari tahun 2021-2025. Indikator yang paling potensial dalam indikasi kecurangan mencakup peningkatan piutang usaha yang tinggi (DSRI), pertumbuhan penjualan yang drastis (SGI) dan peningkatan nilai akrual (TATA). Analisis perhitungan M-Score ini hanya mampu mengidentifikasi tanda bahaya (red flags) sehingga perlu melakukan audit forensik untuk menghasilkan bukti final terjadinya kecurangan. Hasil riset ini diharapkan memberikan kontribusi positif bagi pengguna laporan seperti membantu investor menghindari investasi pada perusahaan manipulator serta membantu auditor untuk lebih fokus melakukan pemeriksaan terhadap rasio yang memiliki risiko tinggi diterapkan dalam tindakan manipulasi.
Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Beban Pajak Tangguhan, Pertumbuhan Penjualan, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Penghindaran Pajak: (Studi Kasus Pada Perusahaan Properti dan Real Estate yang Terdaftar di BEI Periode 2021-2024) Alifia Feliana Anggraeni; Abi Suryono; Marsuking; Kusumaningdiah Retno Setiorini
IJMA (Indonesian Journal of Management and Accounting) Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijma.2026.7(2).54-68

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the effects of profitability, leverage, deffered tax expense, sales growth, and firm size on tax avoidance. This study employs a quantitative approach using secondary data in the form of financial statements and annual reports obtained from the website www.idx.go.id and the respective websites of property and real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2021-2024. The research design employs an associative or causal-associative design. The sample was selected using purposive sampling, with 9 companies meeting the criteria, yielding a total of 36 data points. The data were analyzed using SPSS 25, involving three testing stages descriptive statistical analysis, classical assumption tests, and hypothesis testing, along with multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that the leverage variable influences tax avoidance, whereas profitability, defferef tax expense, sales growth, and firm size do not influence tax avoidance. Simultaneously, all independent variables influence tax avoidance, with a coefficient of determination of 0,31 indicating that the variables of profitability, leverage, deffered tax expense, sales growth, and firm size account for 31% of variation in tax avoidance. The conclusion of this study confirms that firms with high debt are more likely to engage in tax avoidance.   ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, leverage, beban pajak tangguhan, pertumbuhan penjualan, dan ukuran perusahaan terhadap penghindaran pajak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan dan annual report yang diperoleh melalui website www.idx.go.id dan website masing-masing perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021-2024. Desain penelitian menggunakan desain asosiatif atau asosiatif kausal. Pengambilan sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling, dengan jumlah sampel yang memenuhi kriteria sebanyak 9 perusahaaan, dan diperoleh data sebanyak 36. Data penelitian diolah menggunakan SPSS 25, dan dilakukan tiga pengujian yaitu uji statistik deskripstif, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis, serta menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel leverage berpengaruh terhadap penghindaran pajak, sedangkan profitabilitas, beban pajak tangguhan, pertumbuhan penjualan, dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Secara simultan, semua variabel berpengaruh terhadap penghindaran pajak, dengan koefisien determinasi sebesar 0,31 yang menunjukkan bahwa variabel profitabilitas, leverage, beban pajak tangguhan, pertumbuhan penjualan, dan ukuran perusahaan mampu mempengaruhi penghindaran pajak sebesar 31%. Simpulan pada penelitian ini menegaskan bahwa perusahaan dengan utang yang tinggi lebih cenderung untuk melakukan penghindaran pajak.

Page 1 of 1 | Total Record : 5