cover
Contact Name
Nurwahidah
Contact Email
ejournalspiritus@gmail.com
Phone
+6282340126316
Journal Mail Official
ejournalspiritus@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Tente - Godo, Desa Samili, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima - NTB Hp. 082341574224
Location
Kab. bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Spiritus: Religious Studies and Education Journal
ISSN : -     EISSN : 30309220     DOI : https://doi.org/10.59923/spiritus
This journal focuses its scope on issues of Religion and Education. We invite scientists, scholars, researchers and professionals in the fields of Religion, Education and Gender Equaty to publish their research in our Journal. This journal publishes high quality empirical and theoretical research covering all aspects of Religious Studies and Education: Religious Studies, Education, Religiuos and Peace, Islamic Studies, Islamic Law, Islamic economics and Business, Quranic and Hadith Studies, Islamic Philosophy, Islamic Thought and Literature, Islam and Peace, Science dan Civilization in Islam, Islam in local or nation, Gender Equaty
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2025): Juni 2025" : 5 Documents clear
Peran Pendidikan Islam dalam Membentuk Karakter Mahasiswa Rana Inas Zahira
Spiritus: Religious Studies and Education Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59923/spiritus.v3i2.457

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memainkan peran penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berakhlak mulia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi PAI dalam membangun nilai-nilai karakter mahasiswa di UIN Raden Mas Said Surakarta, khususnya nilai tanggung jawab, kejujuran, dan kepedulian sosial. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis studi kepustakaan dan observasi umum terhadap pendekatan pembelajaran PAI yang diterapkan di lingkungan kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kurikulum PAI telah memuat nilai-nilai karakter yang kuat, implementasinya masih menghadapi beberapa tantangan, terutama dalam hal penyampaian materi yang kurang kontekstual dan metode yang kurang interaktif. Oleh karena itu, dibutuhkan inovasi dalam strategi pengajaran, seperti penggunaan media digital, pendekatan dialogis, dan integrasi isu-isu kontemporer agar lebih relevan dengan kehidupan mahasiswa. Pendidikan Islam terbukti menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter mahasiswa, namun diperlukan adaptasi yang berkelanjutan agar tetap efektif di tengah perubahan sosial dan budaya yang cepat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengembangan kurikulum PAI yang lebih responsif terhadap kebutuhan zaman dan generasi muda.
Enlightening the People Educating the Nation: The Contribution of K.H. Hussein Muhammad's Thought in Islamic Education Nur Halizsah Andini; Aldi Wijaya Dalimunthe
Spiritus: Religious Studies and Education Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59923/spiritus.v3i2.458

Abstract

Islamic education has a strategic role in building a just and dignified national character. This article examines the thoughts of K.H. Husein Muhammad, a scholar who integrates Islamic values with a modern approach, which emphasizes the importance of inclusiveness, justice, and women's empowerment in education. This research uses a descriptive qualitative approach with a literature study of his book entitled Islam that Enlightens and Educates. The results showed that K.H. Husein Muhammad's thoughts on Islamic education are relevant to creating a generation with strong character, critical, and able to adapt to global challenges. According to him, enlightened and intellectualizing Islamic education must be able to build people's awareness and form individuals who are not only intellectually intelligent but also moral.
Penyimpangan Moral dalam Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan: Analisis terhadap Al- Anfal: 27 dan An-Nisa: 135 Salwa Dama Nazila; Ziyan Yusriana Asri
Spiritus: Religious Studies and Education Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59923/spiritus.v3i2.520

Abstract

The phenomenon of sexual violence and harassment in educational institutions is nothing new. However, ironically, religion, which should be a protector, has instead become a shield for the perpetrators, and should uphold moral and spiritual values. From 2020 to 2025, the National Commission on Violence Against Women recorded an increase in the number of reports of sexual violence in religious educational settings, including Islamic boarding schools. Amidst growing public awareness of gender justice and victim protection, abuses of religious authority continue to undermine public trust in religious institutions. From the perspective of the Quran, trustworthiness and justice are fundamental principles that must be upheld by every leader, including religious leaders. Q.S. Al-Anfal: 27 and Q.S. An-Nisa: 135 serve as normative foundations for exposing deviant behavior by some religious scholars, particularly in cases of sexual violence that undermine basic human values. This study aims to analyze the forms of moral deviations committed by religious scholars in cases of sexual violence using an approach to these verses. The method used is a qualitative approach with content analysis techniques. The results of the study indicate that: first, sexual violence in educational institutions is a form of betrayal of the religious and social mandates they hold. And the Qur'anic values ​​of trust and justice must be the benchmark in assessing and responding to cases of sexual violence, as well as being the basis for building collective awareness in rejecting the culture of silence towards victims.
Kajian Hadis Pada Akun Instagram @Hadispedia Dalam Tinjauan Otoritas Keagamaan Nizam Zulfa; Ahmat Kori; Muhammad Ikhsan
Spiritus: Religious Studies and Education Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59923/spiritus.v3i2.530

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam penyebaran hadis terutama di media Sosial. Salah satu media sosial yang cukup menarik ialah akun Instagram @hadispedia yang banyak memuat konten-konten tentang hadis dan keilmuannya serta isu-isu hadis lainnya. Namun, hal ini memunculkan suatu masalah tentang bagaimana peran otoritas keagamaan Islam, apakah ia akan tetap bertahan. Dua pertanyaan diajukan: Bagaimana model penyebaran hadis dan keilmuannya oleh akun Instagram @hadispedia? Kedua, bagaimana peran otoritas keagamaan Islam dalam akun Instagram @hadispedia? Penelitian ini merupakan studi kualitatif-deskriptif tentang sumber otoritas keagamaan di era disrupsi menggunakan pendekatan netnografi dengan teori otoritas keagamaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pertama, akun Instagram @hadispedia merupakan akun Instagram yang banyak memuat konten-konten hadis dan keilmuannya (hadis wa ulumuhu). Akun ini merupakan media keislaman dari El-Bukhari Institute. Lembaga atau yayasan ini telah lama bergerak di bidang pendidikan dan dakwah hadis. Terdapat tiga orang di belakangnya yang patut dijadikan pertimbangan dalam keotoritasan agama akun Instagram @hadispedia. Kedua, dengan mempertimbangkan beberapa aspek yaitu: kompetensi, relasi dengan kesejarahan, kekuasaan dan dampak, hubungan antar otoritas keagamaan tradisional dan media sosial, maka peran otoritas keagamaan Islam dalam akun Instagram @hadispedia hemat penulis akun ini memiliki otoritas keagamaan Islam yang masih melekat terutama dalam bidang hadis dan keilmuannya.
Implementasi Pembelajaran Interaktif: Studi Kasus di Sekolah Dasar Didit Haryadi; Muhammad Muhammad; Dedi Purwanto; Hairul Imam
Spiritus: Religious Studies and Education Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59923/spiritus.v3i2.563

Abstract

Guru merupakan salah satu komponen dalam kegiatan pambelajaran memiliki posisi yang sangat menentukan keberhasilan pembelajaran, karena fungsi  guru ialah merancang, mengelola, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana proses pembelajaran interaktif di SDN 2 Boro dan melihat peran guru saat implementasinya. Di samping itu, kedudukan guru dalam kegiatan pambelajaran juga sangat strategis dan menentukan. Strategis karena guru yang akan menentukan kedalaman dan keluasan materi pelajaran, sedangkan bersifat menentukan karena guru yang memilah dan memilih bahan, metode, dan media pembelajaran yang akan disajikan kepada peserta didik. Guru memang mempunyai peranan yang paling penting dalam proses pembelajaran sehingga guru mendapat predikat figur sentral. Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan guru dalam meningkatkan kinerja di SDN 2 Boro. Metode tulisan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.  Subjek tulisan ini adalah guru. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah wawancara. Adapum hasil penelitian yang didapatkan  (1) Pembelajaran Interaktif di SDN 2 Boro berjalan dengan baik. (2) Guru sebagai motivasi, untuk mendorong siswa untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam pembelajaran.

Page 1 of 1 | Total Record : 5