cover
Contact Name
Istiqomah Dwi Andari
Contact Email
istyandari44@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
journal.siklus@poltektegal.ac.id
Editorial Address
Gedung B, Politeknik Harapan Bersama, Jl Mataram No 9 Pesurungan Lor Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
ISSN : 20896778     EISSN : 25495054     DOI : https://doi.org/10.30591/
Core Subject : Health,
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal (JRMP) is a periodical scientific journal with registrated number ISSN 2089-6778 (print), 2549- 5054 (online). Published by Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Harapan Bersama and managed by Program Studi Kebidanan Politeknik Harapan Bersama which is published two times a year (January and June). The SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal accept research articles which includes Health sciences, midwifery, nursing, public health, Social Sciences who related to midwifery.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2012)" : 8 Documents clear
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG POLA NUTRISI DENGAN KEJADIAN ANEMIA IBU HAMIL TRIMESTER III PUSKESMAS KRAMAT Intifadha Citaningtyas, Bukhori, Indah Siloka Dina
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v1i2.135

Abstract

Angka kematian ibu di indonesia masih tinggi yaitu tahun 2009 mencapai 228/100.000 kelahiran hidup. Penyebab kematian ibu dapat digolongkan menjadi kematian obstetrik langsung dan kematian obstetrik tidak langsung. Anemia ibu hamil di indonesia mencapai 70%. Proporsi terbesar ibu hamil yang menderita anemia banyak terjadi pada ibu hamil dengan resiko Pola Nutrisi yang kurang (15,6%) pada tahun 2013. Masalah yang di bahas dalam penelitian ini adalah hubungan tingkat pengetahuan pola nutrisi dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di puskesmas kramat kabupaten tegal tahun 2013. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan antara pola nutrisi dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di wilayah puskesmas kramat kabupaten tegal tahun 2013. Rancangan dan jenis penelitian ini adalah metode analitik studi korelasional dengan pendekatan Cross Sectional, dengan pendekatan survai dan teknik wawancara. Jenis data ada 2 yaitu data primer dan data sekunder, data primer dikumpulkan melalui pengisian kuesioner serta data sekunder dengan kajian terhadap sumber data relefansi yang relevan, sedangkan jumlah yang digunakan adalah 32 responden.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 32 responden ibu hamil trimester III di Puskesmas Kramat Kabupaten Tegal tahun 2013 bahwa seluruh responden berusia 20-35 tahun, yaitu sebanyak 25 responden (78,1%), sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan pola nutrisi yang cukup yaitu sebanyak 17 responden (53,1%) dan tidak ada hubungan antara pola nutrisi dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di wilayah puskesmas Kramat Kabupaten Tegal Tahun 2013 dengan diperoleh nilai p value 0,072 dengan df = 95%, (0,072 0,05).Kata kunci : Pola nutrisi Ibu Hamil Trimester III, Anemia pada Kehamilan
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG HYGIENE MAKANAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS JATIBOGOR TAHUN 2013 Nurjanatun Naimah, Istichomah, Meyliya Qudriani
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v1i2.129

Abstract

Jumlah penderita diare pada balita di Puskesmas Jatibogor Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal tahun 2013 menunjukan 106 kasus, Untuk menekan angka kesakitan diadakan penyuluhan di puskesmas posyandu dan setiap pertemuan PKK Desa serta kader UPGK.Tujuannya untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu balita tentang hygiene makanan dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Jatibogor Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal tahun 2013. Adapun Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectianal. Subjek penelitian terdiri dari 51 ibu yang mempunyai anak balita yang menderita diare dan 51 ibu yang mempunyai anak balita yang tidak menderita diare. Data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer. Teknik sampling adalah quotum sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan dengan analisis univariat dan analisis bivariat, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Chi Square. Hasil analisis statistik dengan teknik uji korelasi Chi Square diperoleh nilai X2 hitung 15,072 dan p value 0,001, berdasarkan level signifikan 0.05 dengan df=2 maka nilai X2 tabel adalah 5,991, hal ini menunjukkan bahwa X2 hitung lebih besar dari X2 tabel (15,072 5,991) dan p value lebih kecil dari α (0,0010,05).Simpulanya ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu balita tentang hygiene makanan dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Jatibogor Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal Tahun 2013.Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan, Hygiene Makanan, Diare
TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG MITOS SEPUTAR KEHAMILAN DI DESA PEGIRIKAN TAHUN 2013 Hindun Komalasari, A. Bukhori, Indah Siloka Dina
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v1i2.136

Abstract

Kehamilan adalah fertilisasi atau penyatuan dari spermatozoa dan ovum dan dilanjutkan dengan nidasi. Kehamilan normal akan berlangsung 40 minggu. Semua kehamilan mempunyai potensi risiko untuk terjadinya komplikasi dalam persalinan. Ada 2 penyebab yang menyebabkan kematian ibu yaitu penyebab langsung dan tidak langsung. Penyebab tidak langsung diantaranya sosial budaya, pendidikan dan sosial ekonomi. Perilaku budaya khususnya mitos yang masih beredar di masyarakat yang tidak sesuai dengan prinsip kesehatan akan memberi dampak kesehatan yang kurang menguntungkan bagi ibu dan anaknya. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan ibu hamil tentang mitos seputar kehamilan di desa Pegirikan Kecamatan Talang Kabupaten Tegal tahun 2013. Jenis dan desain penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif. Populasi dalam peneletian ini adalah seluruh ibu hamil pada bulan Maret di desa Pegirikan yaitu ada 178 orang. Besar sampel yang diambil hanya 20% yaitu sebanyak 36 orang dan teknik sampling yang digunakan adalah cluster sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan gugusan wilayah yang mewakili. Data primer diperoleh dari kuesioner dengan analisis univariat.Hasil penelitian menujukkan bahwa karakteristik ibu hamil sebagian besar berumur 20-35 tahun (61,1%), berpendidikan SLTA (36,1%) dan bekerja sebagai IRT (63,9%). Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang mitos seputar kehamilan sebagian besar berpengetahuan cukup (47,2%). Tingkat pengetahuan ibu hamil berdasarkan umur yang berpengetahuan baik berada pada kelompok umur 20-35 tahun (40,9%), berpendidikan perguruan tinggi (100%) dan bekerja sebagai PNS (100%).Kata kunci : Ibu hamil, Mitos seputar kehamilan
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PROGRAM PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI DI DESA PAGEDANGAN Nurani Dewi, Edy Sucipto, Istichomah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v1i2.131

Abstract

Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi adalah kegiatan dalam ANC yang dilakukan bidan terkait dengan pelayanan kebidanan sosial bertujuan meningkatkan, pengetahuan bumil, suami, dan keluarga tentang resiko dan tanda bahaya kehamilan dan persalinan agar mereka dapat membuat perencanaan persalinan (Anonim, 2008). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil tentang program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi di desa Pagedangan Kecamatan Adiwerna. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey deskriptif dengan menggunakan tekhnik sampling yang di gunakan adalah purposive sampling dan menggunakan analisis univariat. Subyek penelitian terdiri 35 responden warga desa Pagedangan Kec. Adiwerna yang diteliti tingkat pengetahuan berdasarkan umur, pendidikan, pekerjaan dan status ekonomi dengan cara membagikan kuesioner kepada responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 35 responden sebagian berumur 21-35 tahun sebanyak 31 responden (88,6%), sebagian besar berpendidikan tingkat menengah sebanyak 24 responden (68,5%), sebagian responden tidak bekerja sebanyak 21 responden (60%), dan sebagian besar tingkat ekonomi Rp.860.000 sebanyak 23 responden (65,7%), sebagian besar tingkat pengetahuan baik sebanyak 21 responden (60%). Kesimpulannya Rata-rata tingkat pengetahuan responden tentang perencanaan persalinandan pencegahan komplikasi dalam kategori baik. Walaupun tingkat pengetahuan wanita dalam kategori baik, tetapi masih ada responden tingkat pengetahuan nya cukup dan kurang, oleh karena itu untuk responden yang tingkat pengetahuannya cukup atau pun kurang disarankan untuk lebih meningkatkan pengetahuan tentang perencanaan persalinandan pencegahan komplikasi dengan cara mencari informasi kesehatan khususnya perencanaan persalinan melalui tenaga kesehatan yang ada seperti Bidan, Dokter dan Perawat.Kata Kunci: Pengetahuan, perencanaan Persalinan, pencegahan komplikasi
GAMBARAN KEJADIAN POST PARTUM BLUES BERDASARKAN GEJALA DAN FAKTOR PENYEBAB PADA IBU NIFAS DI KELURAHAN MARGADANA DAN SUMUR PANGGANG Fetra Farlina, Iroma Maulida, Adevia Chikmah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v1i2.132

Abstract

Post partum blues dikategorikan sebagai sindroma gangguan mental yang ringan oleh sebab ini sering tidak dipedulikan dan diabaikan sehingga tidak terdiagnosa. Tanda – tanda kecemasan, sensitive, depresi. Penyebab Post Partum Blues ASI tidak keluar, frustasi karena bayinya tidak mau tidur, menangis, suami yang tidak mau membantu, tidak mau mengerti perasaan istri, sensirian mengurus bayi, dan tidak ada yang memebantu.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Gambaran Kejadian Post Partum Blues Berdasarkan Gejala Dan Faktor Penyebab Pada Ibu Nifas Di Kelurahan Margadana Dan Sumur Panggang Tahun 2013. Dengan metodenya Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (2.5%) berumur 20 – 35 tahun, paritas sebagian besar responden (47.5%) primipara, pekerjaan sebagian besar responden (52.5%) bekerja, jenis persalinan sebagian besar responden (100%), kejadian kecemasan sebagian besar responden (60%), gejala kecemasan sebagian besar responden karena khawatir (47.5%), kejadian sensitive sebagian besar responden (75%), gejala sensitive sebagian besar responden karena sukar berkonsentrasi (55%), kejadian depresi sebagian besar responden (85%), gejala sensitive sebagian besar responden karena (75%), penyebab kecemasan sebagian responden karena nyeri setelah persalinan (55%), penyebab sensitive sebagian besar responden karena merasa kelelahan (55%), penyebab depresi sebagian besar responden karena sendirian mengurus bayi (57.5%)Kata Kunci : Post Partum Blues, Gejala, Ibu Nifas
GAMBARAN KEJADIAN POST PARTUM BLUES BERDASARKAN GEJALA DAN FAKTOR PENYEBAB PADA IBU NIFAS DI KELURAHAN MARGADANA DAN SUMUR PANGGANG Fetra Farlina, Iroma Maulida, Adevia Chikmah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v1i2.132

Abstract

Post partum blues dikategorikan sebagai sindroma gangguan mental yang ringan oleh sebab ini sering tidak dipedulikan dan diabaikan sehingga tidak terdiagnosa. Tanda – tanda kecemasan, sensitive, depresi. Penyebab Post Partum Blues ASI tidak keluar, frustasi karena bayinya tidak mau tidur, menangis, suami yang tidak mau membantu, tidak mau mengerti perasaan istri, sensirian mengurus bayi, dan tidak ada yang memebantu.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Gambaran Kejadian Post Partum Blues Berdasarkan Gejala Dan Faktor Penyebab Pada Ibu Nifas Di Kelurahan Margadana Dan Sumur Panggang Tahun 2013. Dengan metodenya Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (2.5%) berumur 20 – 35 tahun, paritas sebagian besar responden (47.5%) primipara, pekerjaan sebagian besar responden (52.5%) bekerja, jenis persalinan sebagian besar responden (100%), kejadian kecemasan sebagian besar responden (60%), gejala kecemasan sebagian besar responden karena khawatir (47.5%), kejadian sensitive sebagian besar responden (75%), gejala sensitive sebagian besar responden karena sukar berkonsentrasi (55%), kejadian depresi sebagian besar responden (85%), gejala sensitive sebagian besar responden karena (75%), penyebab kecemasan sebagian responden karena nyeri setelah persalinan (55%), penyebab sensitive sebagian besar responden karena merasa kelelahan (55%), penyebab depresi sebagian besar responden karena sendirian mengurus bayi (57.5%)Kata Kunci : Post Partum Blues, Gejala, Ibu Nifas
HUBUNGAN POLA NUTRISI PADA IBU NIFAS DENGAN KECUKUPAN ASI PADA BAYI DI DESA MEJASEM TAHUN 2013 Ika Nurhayati, Iroma Maulida, Adevia Maulidya Chikmah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v1i2.134

Abstract

Produksi ASI sangat di pengaruhi oleh makanan ibu. Apabila ibu makan secara teratur dan cukupmengandung giziyang di perlukan maka akan mempengaruhi produksi ASI. Karena kelenjarpembuat ASI tidak dapat bekerja dengan sempurna tanpa makanan yang cukup. Untuk membentukproduksi ASI yang baik, makan ibu harus memenuhi jumlah kalori, protein, lemak, vitamin danmineral yang cukup. Ibu dianjurkan minum lebih banyak 8 – 12 gelas / hari. Tujuan penelitian untukmengetahui Hubungan Pola Nutrisi pada Ibu Nifas dengan Kecukupan ASI pada Bayi di DesaMejasem Timur Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal Tahun 2013. Dengan Metode Penelitian jenisdan Desain penelitian yang digunakan dengan jenis survei analitik dengan rancangan observasionalpendekatan cross sectional. Populasi ibu nifas di desa Mejasemtimur Kecamatan Kramat KabupatenTegal pada bulan April sampai Juni 2013, yaitu 30 ibu nifas yang masih hanya memberika ASI sajapada bayinya. Teknik sampling menggunakan teknik sampel jenuh yaitu penentuan sampel bilamanasemua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Data primer didapatkan dari anamnesa yang dituangkan dalam kuesioner dan penimbangan Berat Badan.Hasil penelitian dengan menggunakan chi square dengan dk: 1 dan nilai kamaknaan 0,05(tingkat kepercayaan 95%) diperoleh X² hitung=14,700, yang berarti lebih besar dari X² tabel (X²tabel = 3,841). Korelasi antara pola nutrisi ibu nifas dengan kecukupan ASI pada Bayi sebesar 0,00(ρ value = 0,00) jadi ρ value 0,05. Dengan simpulan adanya Hubungan antara Pola Nutrisi padaIbu nifas dengan Kecukupan ASI pada Bayi di Desa Mejasem Timur Kecamatan Kramat KabupatenTegal Tahun 2013 dengan responden pola nutrisi baik dan sebagian besar kecukupan ASI padabayinya tercukupi.Kata kunci : Pola nutrisi, Ibu nifas, kecukupan ASI
GAMBARAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU IBU MENYUSUI DALAM PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI DI SURADADI TAHUN 2013 Ade Rochyatun Utami, Istichomah, Meyliya Qudrani
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v1i2.130

Abstract

Untuk mensukseskan ASI esklusif pemerintah mendorong para ibu untuk memberikan ASI secara esklusif karena pemberian makanan padat/tambahan yang terlalu dini dapat mengganggu pemberian ASI. Pemberian makanan pendampinng ASI yang terlalu dini juga akan meningkatkan angka kematian pada bayi, bahkan penelitian menyebutkan bahwa pemberian makanan pendamping ASI yang terlalu dini mempunyai dampak yang negative terhadap kesehatan bayi dan tidak ada dampak positifnya untuk perkembangan pertumbuhannya. Tujuannya untuk mengetahui hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan ibu menyusui dalam pemberian makanan pendamping ASI di Tahun 2013. Dengan metodenya adalah Rancangan dan jenis penelitian ini adalah analitik dengan jenis cross sectional, pengumpulan data melalui pengisian kuesioner serta dengan kajian terhadap sumber atau referensi yang relevan, sedangkan jumlah sampel yang digunakan adalah 41 responden. Hasil penelitian diperoleh dari wawancara dengan kuesioner pada responden diperoleh dari segi pengetahuan sebagian besar reponden adalah berpengatahuan baik memberikan makanan pendamping ASI yaitu sebanyak 38 responden (92,7%).Kata kunci : Ibu Menyusui, ASI Eksklusif dan MP ASI

Page 1 of 1 | Total Record : 8