cover
Contact Name
Velma Nindita
Contact Email
velmanindita@upgris.ac.id
Phone
+6281802424968
Journal Mail Official
umpakarsitekturupgris@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik dan Informatika Universitas PGRI Semarang Jl. Sidodadi Timur No. 24 - Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Umpak : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan
ISSN : 26226464     EISSN : 26226472     DOI : -
UMPAK - Jurnal Arsitektur dan Lingkugan Binaan It is a journal containing material related to the field of architecture and the environment in which the architectural building is located (the built environment), both on a micro (interior), meso (building) to macro (area/city) scale.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2024): Maret" : 5 Documents clear
Penggunaan Cat Reflektif Surya Pada Atap Bangunan Masjid Anwar, Saiful; Aisya, Rezky; Putra, Arjuna Sadana; Pramuja, Yuan Arjun; Priyawardana, Bregas Nanda
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 7, No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v7i1.20249

Abstract

Pemanasan global telah menyebabkan suatu perubahan ekosistem di bumi, salah satunya yaitu perubahan iklim yang sangat tinggi. Adanya suatu perubahan ekosistem ini akan memberikan dampak yang sangat singnifikan pada pola kehidupan di bumi, sehingga perlu adanya suatu antisipasi dan juga penanganan yang baik agar dapat meminimalisir perubahan ekosistem di bumi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menangani dan mengatasi masalah global warming yang dapat merugikan bagi semua ekosistem yang ada dibumi. Penelitian ini dilakukan pada bangunan masjid, tepatnya terletak di Pekunden, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah. Dari hasil data pengukuran dilapangan didapatkan perubahan suhu yang terjadi antara sebelum dan sesudah suatu pengecatan dengan menggunakan cat reflektif surya, sehingga dapat menurunkan suhu pada bangunan tersebut.
Analisis Cat Reflektif Surya Before After Terhadap Temperatur Suhu Ruangan Atap Genteng (Studi Kasus Rumah Kontrakan Jl. Benteng Utara Iv No. 33, Pandean Lamper Kec. Gayamsari, Kota Semarang) masudah, Tsaniyatul; Noviyani, Riske; Maulana, Ilham Rizki; Amru, Rauf
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 7, No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v7i1.20310

Abstract

Pemanasan global adalah suatu fenomena global yang dipicu oleh kegiatan manusia pada kegiatan alih guna lahan dan perubahan iklim. Kegiatan ini menghasilkan gas-gas yang semakin lama semakin banyak jumlahnya di atmosfer, terutama gas karbon dioksida (CO2)  melalui proses yang disebut efek rumah kaca. Disebut dengan efek rumah kaca karena adanya peningkatan  suhu  bumi  akibat  suhu  panas  yang terjebak di  dalam  atmosfer bumi. Hal ini menyebabkan ruangan pada bangunan menjadi tidak nyaman untuk berkegiatan sehari-hari. Cat Reflektif Surya merupakan cat yang diproduksi khusus untuk merefleksi panas matahari pada atap-atap bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase perubahan suhu ruangan before after penggunaan Cat Reflektif Surya. Pelapisan atap bangunan menggunakan Cat Reflektif Surya dapat mengurangi panas suhu ruangan bangunan. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa studi kasus pada rumah kontrakan di Jl. Benteng Utara IV,  No.  33  Kota  Semarang,  yang  dilakukan  dengan  analisis  before  after  pemakaian  Cat Reflektif Surya.
Analisis Cat Reflektif Surya BeCool di Warung Makan (Burjo Rafa) Universitas PGRI Semarang Anugrahwan, David; Alfiano, Ahmad Rifqy; Meliawati, Setyo Dwi; Ghozali, Imam
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 7, No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v7i1.20625

Abstract

Pemanasan Global sudah terjadi sejak dahulu lamanya dan menjadikan isu yang serius bagi global. Peningkatan suhu bumi yang terjadi secara terus menerus ini karena faktor utama yang berperan dalam pemanasan global, yaitu peningkatan emisi gas rumah kaca dan konsumsi energiyang berlebihan.Pemanasan global telah mempengaruhi seluruh sektor yang ada dan telah menjadi wacana utama di kancah Internasional pada saat ini. Sumber terbesar terjadinya pemanasan global adalah meningkatnya emisi karbon dioksida (CO2) di atmosfer yang merupakan sisa produksi terbesar aktivitas manusia. Fokus permasalahan penelitian ini adalah pesan tentang pemanasan global yaitu akibat yang ditimbulkan pemanasan global di berbagai belahan dunia dalam sektor perubahan musim atau suhu, kenaikan air laut, sektor kehutanan, sektor kesehatan dan sektor perikanan, maka akan mengakibatkan kelembaban yang terjadi pada musim kemarau maka dari itu CoolRoof merupakan lapisan cat yang diaplikasikan pada atap dengan tujuan memantulkan panas matahari sehingga permukaan atap dan area atau ruang yang ada di bawahnya tetap dingin. Merefleksikan sebagian besar panas matahari mengurangi perbedaan suhu di atap antara siang dan malam. Ini penting bagi bangunan tanpa pendinginan buatan di iklim tropis panas lembab yang memiliki suhu maksimum harian di atas 30°C, Untuk bangunan dengan pendingin buatan akan mengalami penurunan penggunaan energi dan meningkatkan kenyamanan termal.Begitu pula dengan penggunaan Cat Reflektif Surya dengan label  BeCool pada atap warung makan (Burjo Rafa) di kawasan Universitas PGRI Semarang, diharapkan mampu menurunkan suhu ruang, sehingga dapat mengurangi efek pemanasan global di Kawasan warung makan tersebut.
Analisis Garis sempadan Permukiman Tepian Rel Kereta Api di Tanjung Priok Jakarta Baehaqi, Abdulloh Nauval Alfiyan; Zuhri, Angga Maulana; Khairi, S.Pd., M.Sn, Miftahul
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 7, No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v7i1.20983

Abstract

Analisis garis sempadan permukiman tepian rel kereta api di Tanjung Priok Jakarta adalah sebuah kawasan yang terletak di sepanjang jalur rel kereta api yang menghubungkan Pelabuhan Tanjung Priok dengan kawasan industri di daerah Cakung. Kawasan ini merupakan permukiman informal yang didirikan oleh para pekerja yang bekerja di pelabuhan dan industri tersebut, serta berada di dekat rel kereta api yang digunakan untuk transportasi barang dan logistik.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi dan karakteristik dari garis sempadan tersebut, termasuk kondisi lingkungan fisik, kondisi sosial ekonomi penduduk, dan peran garis sempadan tersebut sebagai sumber transportasi dan konektivitas antara pelabuhan dan kawasan industri di sekitarnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian studi dan analisis data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa garis sempadan permukiman tepian rel kereta api di Tanjung Priok Jakarta memiliki karakteristik yang unik dan kompleks, termasuk kondisi lingkungan fisik yang tidak memadai, akses transportasi yang terbatas, dan masalah sosial ekonomi yang kompleks. Oleh karena itu, perlunya peningkatan pengawasan dan penegakan hukum, sosialisasi yang lebih intensif kepada masyarakat, pengembangan alternatif permukiman dan peningkatan sarana dan prasarana di sekitar jalur kereta api. The analysis of the boundary line of railway edge settlements in Tanjung Priok Jakarta is an area located along the railway line that connects Tanjung Priok Port with industrial areas in the Cakung area. The area is an informal settlement established by workers employed at the port and the industry, and is located near the railway tracks used for transportation of goods and logistics. This study aims to evaluate the condition and characteristics of the boundary line, including the condition of the physical environment, the socio-economic condition of the population, and the role of the boundary line as a source of transportation and connectivity between the port and the surrounding industrial area. The research method used was study review and secondary data analysis. The results showed that the railway fringe settlements in Tanjung Priok Jakarta have unique and complex characteristics, including inadequate physical environmental conditions, limited transport access, and complex socioeconomic issues. Therefore, there is a need for increased supervision and law enforcement, more intensive socialisation to the community, development of alternative settlements and improvement of facilities and infrastructure around the railway line.
Transformasi The Park Mall Sebagai Ruang Publik Dan Implikasi Terhadap Pertarungan Kelas Di Kota Semarang ANGGRAINI, LUSI RESTI
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 7, No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v7i1.20896

Abstract

Public spaces as one of the elements reflecting the unique character of a society in achieving common goals. However, what happens if the space built as a public space is merely a discourse that does not realize the functions of a public space? The Park Mall Semarang serves as a space functioning as a public area, but due to social phenomena such as the emergence of new public spaces, The Park Mall has transformed into a discourse on public spaces, with implications for the class struggle among its visitors. This research is a preliminary study aimed at addressing the problem formulation related to the discourse of public spaces.This study uses a qualitative method with a grounded theory approach, collecting samples from the conditions of The Park Mall and the surrounding canal, as well as interviewing visitors in these two locations.The results indicate that the transformation of The Park Mall is influenced by different habitus, arenas, and cultural capital, which are closely related to class struggles where each group has its own objectives in advocating for their interests. Their ways of advocating involve articulating discourses that continuously nurture differences, which contributes to the class struggle.Thus, class struggle will always have implications for social changes, one of which is the transformation of The Park Mall, the subject of this research.

Page 1 of 1 | Total Record : 5