cover
Contact Name
Velma Nindita
Contact Email
velmanindita@upgris.ac.id
Phone
+6281802424968
Journal Mail Official
umpakarsitekturupgris@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik dan Informatika Universitas PGRI Semarang Jl. Sidodadi Timur No. 24 - Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Umpak : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan
ISSN : 26226464     EISSN : 26226472     DOI : -
UMPAK - Jurnal Arsitektur dan Lingkugan Binaan It is a journal containing material related to the field of architecture and the environment in which the architectural building is located (the built environment), both on a micro (interior), meso (building) to macro (area/city) scale.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2025): Maret" : 5 Documents clear
Perkembangan Gaya Arsitektur pada Fasad Bangunan Stasiun Kereta Api Blitar Agriya, Bulan Surya
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 8, No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v8i1.21758

Abstract

Studi ini membahas tentang perkembangan gaya arsitektur pada fasad bangunan Stasiun Kereta Api Blitar yang merupakan salah satu peninggalan kolonial dari masa Hindia Belanda di Indonesia. Bangunan kereta api ini menjadi saksi sejarah perkembangan transportasi kereta api dan mencerminkan dinamika perubahan arsitektur dari masa ke masa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis perubahan elemen-elemen fasad, seperti bentuk atap, jendela, pintu dan ornamen yang melekat pada bangunan tersebut. Metode yang akan digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan melakukan observasi lapangan, dokumentasi visual dan kajian literatur untuk menggali beberapa data dan informasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa fasad Stasiun Kereta Api Blitar mengalami perubahan tranformasi arsitektur. Mulai dari gaya Indische Empire dengan beberapa elemen klasik hingga diadaptasi menjadi gaya modern untuk memenuhi kebutuhan fungsional dari stasiun tersebut. Studi ini diharapkan dapat memberi partisipasi bagi upaya pelestarian bangunan bersejarah sekaligus untuk meningkatkan pemahaman terhadap perkembangan arsitektur kolonial yang ada di Indonesia dan nilai sejarah maupun estetika bangunan tersebut dapat lebih diapresiasi oleh masyarakat luas.
ANALISIS PEMENUHAN FASILITAS PENUNJANG PADA BANGUNAN MASJID DI KAMPUS 4 UPGRIS Alambana, Abigail; Sarawati, Ratri Septina
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 8, No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v8i1.21959

Abstract

Makalah ini berjudul "Analisis Pemenuhan Fasilitas Penunjang pada Bangunan Masjid di Kampus 4 UPGRIS" yang bertujuan untuk mengevaluasi kondisi fasilitas penunjang di Masjid Nurul Ilmi, serta merumuskan strategi peningkatan pemenuhan fasilitas tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan studi kasus dan metode kualitatif, yang melibatkan observasi lapangan, pengumpulan data primer melalui kuesioner, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas penunjang, seperti tempat wudhu dan toilet, telah memenuhi sebagian besar standar yang ditetapkan, dengan tingkat kenyamanan masing-masing mencapai 90% dan 88%. Namun, terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki, terutama dalam hal kebersihan dan ukuran toilet wanita yang belum sepenuhnya memenuhi standar. Fasilitas penunjang berperan penting dalam meningkatkan kenyamanan jamaah selama beribadah dan mendukung interaksi sosial di masjid. Rekomendasi yang diusulkan meliputi peningkatan kebersihan, pemasangan tanda petunjuk yang jelas, dan penyediaan peneduh di area luar masjid. Dengan menerapkan rekomendasi tersebut, diharapkan Masjid Nurul Ilmi dapat terus meningkatkan kualitas fasilitas penunjang, sehingga memberikan kenyamanan dan mendukung kegiatan ibadah serta sosial bagi seluruh jamaah.Kata kunci: fasilitas penunjang, masjid, kenyamanan.
Analisis Kinerja Pencahayaan Alami melalui Simulasi Ruang Dalam pada Prodi Arsitektur Undana Hendrik, Maria Lady
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 8, No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v8i1.22081

Abstract

Pencahayaan alami berperan penting dalam desain arsitektur, mempengaruhi kenyamanan visual dan efisiensi energi. Pemanfaatan pencahayaan alami Program Studi Arsitektur Universitas Nusa Cendana (Undana), belum optimal, sehingga perlu dilakukan analisis untuk meningkatkan kualitas pencahayaan di ruang-ruang akademik. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja pencahayaan alami di ruang Prodi Arsitektur Undana melalui simulasi dengan software DIAlux dan memberikan rekomendasi perbaikan untuk optimalisasi pencahayaan. Analisis dilakukan untuk mengevaluasi distribusi pencahayaan alami dan mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan. Hasil simulasi menunjukkan sebagian besar ruang memiliki pencahayaan alami yang cukup tinggi pada waktu tertentu, namun beberapa area mengalami defisiensi cahaya, terutama di sudut ruangan yang jauh dari sumber cahaya alami.
ANALISIS KEBUTUHAN RUANG PARKIR DI STADION SULTAN FATAH DEMAK Fauzi, Afif; Lukito, Achmad Purbo; Wibawa, Baju Arie
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 8, No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v8i1.21952

Abstract

Stadion Sultan Fatah merupakan Stadion yang berada di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Indonesia. Bangunan Stadion Sultan Fatah dibangun pada tahun 1977 terletak di kota Demak dengan tanah seluas 140.486 m² atau 14,5 ha. Area Stadion Sultan Fatah ini mencakup arena cabang olaharaga yang beragam seperti lapangan Bola basket, Lapangan bola voli, area skateboard, panjat tebing, dan Gedung Olaharaga (GOR). Banyaknya area olaharaga yang beragam di Stadion Sultan Fatah Demak ini, maka perlu dilakukan evaluasi kapasitas lahan parkir di Stadion Sultan Fatah. Dalam hal ini. Untuk existing pada stadion sultan fatah terdapat 2580 tempat duduk dengan jumlah tersebut menggunakan standar 1000 dengan jumlah 230 SRP. Kapasitas parkir yang memadai akan diperlukan untuk menanggapi peningkatan tersebut dan Fasilitas parkir yang baik membantu dalam manajemen kapasitas, memastikan bahwa jumlah kendaraan yang masuk sesuai dengan kapasitas yang tersedia. Ini membantu mencegah kekacauan dan memastikan keamanan. Oleh karena itu, peneliti akan mengkaji dan menganalisis area parkir di stadion Sultan Fatah Demak agar mengetahui kebutuhan lahan parkir, pola parkir yang memadai. perlu adanya pengembangan dan penataan ulang area parkir yang ada dengan merubah ukuran SRP sesaui dengan standar direktorat jendral pehubungan darat, baik untuk motor maupun mobil, agar lebih terorganisir dan tidak mengganggu aktivitas lain di sekitar GOR. Menggunakan Standar Direktorat Jendral Perhungan untuk satuan ruang parkir menggunkan standar Mobil penumpang golongan II yaitu 2,5 x 5 m2 sehingga mendapatkan 230 SRP.
Analisis Konsep Arsitektur Regionalisme: Islamic Center Subang Sebagai Studi Kasus Jannah, Raudatul; Anisa, Anisa; Lissimia, Finta
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 8, No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v8i1.21902

Abstract

ABSTRACTThe application of regionalism architecture is important to preserve the characteristic of local culture which is a legacy of ancestors. The research aims to analyze the application of regionalism architectural principles in the Subang islamic center building as a case study. The research method used is descriptive qualitative, where data is collected througt secondary data collection. The location of the care studi is on di Jl. Arief Rahman Hakim, Dangdeur, Kec. Subang, Kab. Subang, West Java. The result show that the Subang islamic center building applies several principles of regionalism architecture that are in accordance with the local context. The use of local material such as stone, wood, and clay roof tiles shows an effort to maintain the cultural characteristics of the local area. In addition, the technology used in the construction of the building is also able to crate efficient spaces. The adaption to the local climate is reflected in the design of ventilation and natural lighting, which support the comfort of the occupants. However, there are some elements of visual domination that do not reflect Subang’s cultural identity, such as roof design that resemble Joglo architecture from other regions. This show the influence of outside architecture that may obscure the local characteristics that should be prioritized. This research confirms the importance of integration between traditional and modern elements in supporting the preservation of local culture and result in the design of regionalism architecture in Subang islamic center which is not only a necessity, but also has the potential to inspire the development of architecture in Indonesia more broadly. This research is expectes to contribute to the development of regionalism architecture in Indonesia and encourage further exploration of the application of regionalism principles in other building context. ABSTRAKPenerapan arsitektur regionalisme menjadi penting untuk melestarikan ciri khas budaya lokal yang merupakan warisan nenek moyang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip-prinsip arsitektur regionalisme pada bangunan islamic center Subang sebagai studi kasus. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dimana data dikumpulkan melalui pengumpulan data sekunder. Lokasi studi kasus berada di Jl. Arief Rahman Hakim, Dangdeur, Kec. Subang, Kab. Subang, Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangunan islamic center Subang menerapkan beberapa prinsip arsitektur regionalisme yang sesuai dengan konteks lokal. Penggunaan material lokal seperti batu batu, kayu, dan genteng tanah liat menunjukkan upaya untuk mempertahankan karakteristik budaya daerah setempat. Selain itu, teknologi modern yang digunakan dalam konstruksi bangunan juga mampu menciptakan ruang yang efisien. Penyesuaian terhadap iklim setempat tercermin dalam desain ventilasi dan pencahayaan alami, yang mednukung kenyamanan pernghuninya. Namun terdapat beberapa unsur domnasi visual yang kurang mencerminkan identitas budaya Subang, seperti desian atap yang menyerupai arsitektur Joglo dari daerah lain. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh dari arsitektur luar yang mungking mengaburkan ciri khas lokal yang seharusnya diutamakan. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara elemen tradisional dan modern dalam mendukung pelestarian budaya lokal dan menghasilkan desain arsitektur regionalisme di islamic center Subang tidak hanya menjadi sebuah keharusan, tetapi juga berpotensi untuk menginspirasi pengembangan arsitektur di Indonesia secara lebih luas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan arsitektur regionalisme di Indonesia dan mendorong eksplorasi lebih lanjut mengenai penerapan prinsip arsitektur regionalisme dalam konteks bangunan lain.

Page 1 of 1 | Total Record : 5