Articles
20 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4 No 3 (2016): Juni"
:
20 Documents
clear
Analisis Kontribusi Pendapatan Usaha Kopra Terhadap Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Di Desa Polewali Kecamatan Bambalamotu Kabupaten Mamuju Utara Provinsi Sulawesi Barat
Ahmad Mukhlisin;
Saharia Kassa;
Rukavina Baksh
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 3 (2016): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan rata-rata pengusaha kopra dan besarnya kontribusi pendapatan pengusaha kopra terhadap KHL. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Polewali Kecamatan Bambalamotu Kabupaten Mamuju Utara Provinsi Sulawesi Barat pada Bulan Desember 2015. Penentuan responden dilakukan dengan metode simpel random sampling, penentuan jumlah sampel dilakukan menggunakan rumus slovin, responden yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 31 KK dari jumlah populasi 74 KK. Penelitian ini dilakukan dengan cara survei, data yang dikumpulkan berupa data primer dan sekunder. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendapatan yang diperoleh pengusaha kopra di Desa Polewali adalah Rp. 10.561.780/empat bulan apabila di rata-ratakan menjadi Rp. 2.640.445/bulan. Hasil dari analisis kontribusi tingkat Kebutuhan Hidup Layak (KLH) menunjukkan bahwa Kebutuhan Hidup Layak yang telah memenuhi kriteria yaitu berdasarkan Sinukaban sebesar 1,04%, BANK DUNIA US$ 1 sebesar 1,58%, dan BPS sebesar 1,05% sedangkan berdasarkan kriteria BANK DUNIA US$ 2 sebesar 0,79%, dan berdasarkan KHl sebesar 0,33% serta UMP Provinsi Sulawesi Barat sebesar 0,37% jadi dengan kontribusi pendapatan tersebut pengusaha kopra di Desa Polewali belum sepenuhnya memenuhi kriteria kebutuhan hidup layak sebesar 1%.
Analisis Pendapatan Petani Penggarap Pada Usahatani Padi Sawah Di Desa Kaleke Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi
Ardianto Mokodongan;
Rustam Abd Rauf;
Alimuddin Laapo
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 3 (2016): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan 1). Mengetahui karakteristik petani penggarap pada usahatani padi sawah di Desa Kaleke Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi, 2). Mengetahui pendapatan yang diperoleh petani penggarap pada usahatani padi sawah di Desa Kaleke Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan metode teknik sampling jenuh (sensus), jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah sebanyak 42 orang dari populasi yang berjumlah 42 orang petani penggarap pada usahatani padi sawah. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis pendapatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terkait karakteristik petani penggarap pada usahatani padi sawah di Desa Kaleke Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi rata-rata berumur produktif, tingkat pendidikan responden rata-rata SMA, dan pengalaman berusahatani responden sebagian besar berkisar antara 10-20 tahun. Sistem bagi hasil yang ada di Desa Kaleke yaitu sistem pembagian pendapatan dimana petani penggarap memiliki hak 70% dan petani pemilik memiliki hak 30% dari pendapatan. Namun seluruh biaya operasional selama proses produksi ditanggung oleh petani penggarap. Pendapatan rata-rata petani penggarap pada usahatani padi sawah di Desa Kaleke Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi dengan luas lahan 0,67 Ha sebesar Rp. 7.583.590,87 per musim tanam dan luasan lahan konversi 1 Ha sebesar Rp. 11.375.386,31 per musim tanam.
Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usahatani Padi Sawah Di Desa Sinei Kecamatan Tinombo Selatan Kabupaten Parigi Moutong
Fitriana Galib Kaninu
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 3 (2016): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Desa Sinei merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Tinombo Selatan yang memiliki produksi padi sawah cukup besar dibandingkan desa-desa lain yang berada di Kecamatan Tinombo Selatan. Besarnya produksi padi sawah yang diperoleh belum menjamin tingginya pndapatan yang diterima oleh petani. Produksi padi sawah yang diperoleh di Desa Sinei relatif tinggi, tidak berarti pendapatan yang diperoleh juga tinggi, sehingga diperlukan suatu penelitian analisis pendapatan dan kelayakan uasahatani padi sawah di Desa Sinei. Penelitian bertujuan mengetahui besarnya pendapatan dan kelayakan usahatani padi sawah yang dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan bulan Maret 2015. Penentuan lokasi di lakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Desa Sinei merupakan salah satu daerah penghasil padi sawah dengan produktivitas 4,11 ton/ha. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan (π) dan kelayakan (a). Hasil analisis menunjukan bahwa rata-rata pendapatan petani padi sawah untuk satu kali musim tanam di Desa Sinei Kecamatan Tinombo Selatan Kabupaten Parigi Moutong sebesar Rp 6.081.909,63/1,05ha/MT atau Rp 5.792.294,88 ha/MT. Hasil analisis menunjukkan Revenue of Cost Ratio usahatani padi sawah diperoleh sebesar 1,84, dengan demikian, usahatani padi sawah di Desa Sinei layak untuk diusahakan, sebab nilai rasio a > 1.
Analisis Titik Pulang Pokok Usaha Bawang Goreng Pada Industri Acran Sigi Di Desa Lolu Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi
Husnawati Haeruddin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 3 (2016): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui titik pulang pokok usaha bawang goreng pada Industri Acran Sigi di Desa Lolu Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penelitian ini dilaksanakan di Industri Acran Sigi pada bulan Maret-April. Menggunakan data primer dan data sekunder. Responden terdiri dari 2 orang, yaitu pemilik usaha Acran Sigi dan 1 orang tenaga kerja tidak tetap Industri Acran Sigi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa titik pulang pokok untuk kemasan 100 gr Original dicapai pada volume produksi sebanyak 18 (delapan belas) kemasan sehingga diperoleh penerimaan saat titik pulang pokok sebesar Rp 450.000. Titik pulang pokok untuk kemasan 100 gr Pedas dicapai pada volume produksi sebanyak 15 (lima belas) kemasan sehingga diperoleh penerimaan pada saat titik pulang pokok sebesar Rp 405.000. Titik pulang pokok untuk kemasan 200 gr Original dicapai pada volume produksi sebanyak 7 (tujuh) kemasan sehingga diperoleh penerimaan pada saat titik pulang pokok sebesar Rp 350.000. Titik pulang pokok untuk kemasan 200 gr Pedas dicapai pada volume produksi sebanyak 6 (enam) kemasan sehingga diperoleh penerimaan pada saat titik pulang pokok sebesar Rp 324.000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Industri Acran Sigi sudah mencapai daerah laba atau daerah yang menguntungkan karena produksinya melebihi titik pulang pokok.
Analisis Pendapatan Usaha Kursi Rotan Pada Ukm Meubel Sumber Rotan Tohiti Di Kota Palu
Kahar Kahar;
Marhawati Mapatoba
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 3 (2016): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pendapatan yang diperoleh usaha kursi rotan pada UKM Meubel Sumber Rotan Tohiti di Kota Palu. Penelitian dilaksanakan di jalan. Tanjung Manimbaya. Analisis yang digunakan yaitu analisis pendapatan usaha kursi rotan pada UKM Meubel Sumber Rotan Tohiti di Kota Palu yang terdiri dari 3 jenis barang furniture yaitu kursi meja santai, kursi meja Mersin dan kursi meja sofa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total pendapatan produksi jenis barang furniture tersebut ialah sebesar Rp. 13.096.899/bln.
Analisis Pendapatan Usahatani Jagung Manis Pada Kelompok Tani Sukamaju I Di Desa Bulupontu Jaya Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi
Moh. Sadam DB Sultan;
Made Antara
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 3 (2016): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Besarnya produksi jagung manis di Desa Bulupountu Jaya belum dapat menjamin tingginya pendapatan petani, hal ini disebabkan oleh selain biaya input produksi yang tinggi juga disebabkan oleh harga yang diterima oleh petani jagung lebih rendah dari harga yang dibayarkan oleh konsumen. Penelitian bertujuan mengetahui besarnya pendapatan yang diperoleh petani jagung manis di Desa Bulupountu Jaya Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bulupountu Jaya Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi pada Bulan September sampai dengan November 2015. Penentuan responden dilakukan dengan metode sampel acak sederhana (Simple Random Sampling), dengan mengambil sebanyak 30 responden petani jagung manis dari 90 KK. Analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan (p = TR–TC) dan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan yang diperoleh petani jagung manis di Desa Bulupountu Jaya Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi sebesar Rp. 10.962.812/0,45ha/MT atau Rp. 243.618,0/ha/MT, dengan total biaya yang dikeluarkan Rp. 1.503.371,87/0,45 ha/MT atau Rp. 334.159,71/ha/MT.
Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usahatani Semangka Di Desa Maranatha Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi
Fitriyani Juprin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 3 (2016): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Desa maranatha merupakan desa yang berada di kecamatan sigi biromaru yang memiliki produksi semangka cukup besar. Besarnya produksi semangka yang diperoleh belum menjamin tingginya pendapatan yang diterimah oleh petani. Produksi semangka yang diperoleh di Desa Maranatha relatif tinggi, tidak berarti pendapatan yang diperoleh juga tinggi, sehingga diperlukan suatu penelitian analisis pendapatan dan kelayakan usahatani semangka di Desa Maranatha Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penelitian bertujuan mengetahui besarnya pendapatan dan kelayakan usahatani semangka yang dilaksanakan pada bulan juli samapai dengan bulan september 2015. Penentuan lokasi di lakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Desa Maranatha merupakan daerah penghasil semangka dengan produktivitas 2,85 ton/ha. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan (π) dan kelayakan (a). Hasil analisis menunjukan bahwa Rata-rata pendapatan usahatani semangka untuk satu kali musim tanam di desa maranatha kecamatan sigi biromaru kabupaten sigi sebesar Rp. 16.045.618,06/1,02/ha MT atau Rp 15.730.998,1/ha/mt.. Hasil analisis menunjukkan Revenue of cost ratio usahatani semangka diperoleh sebesar 3,31, dengan demikian, usahatani semangka di Desa Maranatha layak untuk di usahakan, sebab nilai ratio a>1.
Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usahatani Padi Sawah Di Desa Laantula Jaya Kecamatan Witaponda Kabupaten Morowali
Ninis Widya Ningrum;
Effendy Effendy
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 3 (2016): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan dan kelayakan usahatani padi sawah di Desa Laantula Jaya KecamatanWita Ponda Kabupaten Morowali. Penentuan Responden dilakukan dengan menggunakan metode acak sederhana (Simple Random Sampling). Jumlah sampel yang diambil sebanyak 31 orang dari populasi yang berjumlah 110 orang. Alat analisis yang digunakan analisis pendapatan dan analisis kelayakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata penerimaan yang diperoleh petani padi sawah di Desa Laantula Jaya kecamatan Wita Ponda Kabupaten Morowali sebesar Rp.11.922.586,20/1,19 ha/MT atau Rp. 10.018.980/ha/MT, rata-rata biaya sebesar Rp.7.029.852/1,19 ha/MT atau Rp. 5.907.439/ha/MT, sehingga rata-rata pendapatan sebesar Rp.4.892.729,00/1,19 ha/MT atau Rp. 4.111.537,00/ha/MT. Hasil analisis R/C menunjukkan bahwa usahatani padi sawah di Desa Laantula Jaya Kecamatan Wita Ponda Kabupaten Morowali layak untuk diusahakan. Hal ini dibuktikan dengan nilai R/C yang diperoleh sebesar 1,69. Artinya bahwa setiap pengeluaran sebesar Rp. 1 akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp1,69.
Analisis Profitabilitas Usaha Kacang Goyang Pada Industri Prima Rasa Di Kota Palu
Pariyatna Pariyatna;
Max Nur Alam;
Effendy Effendy
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 3 (2016): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan dan nilai profitabilitas usaha kacang goyang pada Industri “Prima Rasa” di Kota Palu. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan April sampai Mei 2016. Penentuan responden dilakukan dengan sengaja (purposive). Jumlah responden yang diambil sebanyak 5 orang. Alat analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan dan analisis profitabilitas. Hasil analisis pendapatan menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan yang diperoleh Industri Kacang Goyang “Prima Rasa” selama dua bulan sebesar Rp. 29.936.870. Hasil analisis profitabilitas menunjukkan bahwa nilai profitabilitas pada bulan Februari adalah 9,82% yang berarti setiap penambahan investasi Rp. 100 akan menghasilkan penambahan keuntungan sebesar Rp. 9,82. Nilai profitabilitas pada bulan Maret adalah 13,44% yang berarti setiap penambahan investasi Rp. 100 akan menghasilkan penambahan keuntungan sebesar Rp. 13,44. Hasil analisis profitabilitas menunjukan bahwa kemampuan investasi yang dikeluarkan untuk menghasilkan keuntungan sangat baik yang ditunjukan dengan nilai profitabilitas yang naik dari bulan Februari sampai Maret masing-masing sebesar 9,82% dan 13,44%.
Strategi Pengembangan Usaha Cokelat Pasta Pada Industri Rumah Cokelat Di Kota Palu
Risdayani Risdayani
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 3 (2016): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui strategi pengembangan industri Rumah Cokelat di Kota Palu yang terletak di jalan Setia Budi Palu Timur Sulawesi Tengah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan bulan April 2016. Jumlah responden adalah 4 orang yang terdiri atas 1 orang pimpinan, 1 orang karyawan dan 2 orang konsumen. Alat analisis yang digunakan adalah SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, strategi pengembangan yang dilakukan pada industri Rumah Cokelat adalah memanfaatkan seluruh kekuatan dan peluang sebesar-besarnya (strategi S-O) untuk mengurangi kelemahan dan memperkecil ancaman yangdalam hal ini dipresentasikan pada kuadran satu.yaitu Memanfaatkancita rasa original biji kakao, produk yang berkualitat, menggunakan lemak kakao asli, dan bahan baku yang berkualitas dari aspek kekuatan. Memanfaatkan peluang yang ada yaitu belum ada produk cokelat pasta yang sama di kota Palu, prmintaan pasar khususnya IKM/UKM terhadap produk coklat pasta makin besar seiring dengan meningkatnya permintaan hasil olahan berbasis cokelat, dan adanya kebijakan pemerintah yang menjadikan kakao sebagai komoditi unggulan.