cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 48 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2022)" : 48 Documents clear
ASUHAN KEPERAWATAN IBU POSTPARTUM DENGAN SECTIO CAESARIA DAN TROMBOSITOPENIA : SUATU STUDI KASUS Ayu Nurfitriana; Mariatul Kiftia; Elka Halifah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Trombositopenia merupakan penyakit dengan penurunan trombosit kurang dari (150.000 – 450.000) yang menjadi penyakit kedua tersering setelah anemia kehamilan, akibat adanya kegagalan produksi ataupun autoimun yang merusak sel prematur dari pembentukan trombosit di sumsum tulang yang mengakibatkan risiko perdarahan pada kehamilan maupun persalinan. Tujuan studi kasus ini adalah untuk menjelaskan asuhan keperawatan secara holistik dengan proses keperawatan pada ibu postpartum dengan riwayat persalinan  Sectio Caesaria dan trombositopenia. Diagnosis Keperawatan Ny. MS pertama risiko perdarahan dengan rencana keperawatan pemantauan perdarahan, monitor pengeluaran lokhea, penurunan fundus uteri  dan perawatan luka post SC. Diagnosis kedua perfusi perifer tidak efektif dengan rencana keperawatan meningkatkan kadar hemoglobin dan trombosit dengan sari buah bit, meningkatkan cairan, periksa CRT, konjungtiva. Diagnosis yang ketiga menyusui tidak efektif dengan edukasi persiapan menyusui dan pijat oksitosin. Diagnosis lainnya defisit pengetahuan nutrisi pasca melahirkan SC dengan edukasi nutrisi. Hasil evaluasi selama 3 hari rawatan perdarahan tidak terjadi namun masih memerlukan pengawasan dan luka post SC tertutup sempurna tidak ada tanda-tanda infeksi, perfusi perifer menunjukkan perbaikan meskipun Hb dan trombosit belum mengalami peningkatan. Menyususi tidak efektif menunjukkan peningkatan jumlah ASI. Pengetahuan ibu dan keluarga meningkat setelah dilakukan intervensi. Sebaiknya dapat melakukan pengkajian lebih mendalam dan melakukan konseling mengenai KB pada ibu dengan trombositopenia
SAFETY CULTURE DI RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA Anna Fadhila; Rachmah Rachmah; Anda Kamal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Safety culture di rumah sakit sangat besar pengaruhnya terhadap citra, tanggung jawab sosial, moral, serta kinerjanya dan untuk menciptakan rumah sakit menjadi tempat yang aman, nyaman demi kesembuhan pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran safety culture di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Syiah Kuala. Jenis penelitian ini descriptive research dengan desain cross sectional study. Sampel penelitian dengan jumlah 54 responden, dengan teknik accidental sampling dan data penelitian diperoleh dari kuesioner yang dibagikan kepada responden. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner baku (HSPSC) yang dikembangkan oleh Agency for Healthcare Research and Quality (AHRQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran safety culture berada pada kategori baik (79%) yang terbagi dalam 10 dimensi, yaitu kerjasama tim berada pada kategori baik (91,4%); kepegawaian dan kecepatan kerja berada pada kategori sedang (59,7%); pembelajaran organisasi untuk perbaikan berkelanjutan berada pada kategori baik (86%); respon ketika terjadi kesalahan berada pada kategori baik (75,9%); supervisor mendukung keselamatan pasien berada pada kategori baik (85,1%); komunikasi tentang terjadinya kesalahan berada pada kategori baik (84,6%); keterbukaan komunikasi berada pada kategori baik (89,9%); jumlah laporan kesalahan berada pada kategori sedang (51,5%); manajemen rumah sakit mendukung keselamatan pasien berada pada kategori baik (76,6%); pergantian tugas dan pertukaran informasi berada pada kategori baik (89,7%). Direkomendasikan kepada manajemen rumah sakit supaya mempertahankan safety culture yang sudah baik serta meningkatkan budaya pelaporan untuk mempertahankan dan meningkatkan safety culture.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI: SUATU STUDI KASUS Ricky Rahmadhana Putra; Khairani Khairani; Sarini Vivi Yanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan gangguan sirkulasi darah, dimana tekanan sistol 140 mmHg dan diastole ≥90 mmHg (untuk dewasa di atas 18 tahun). Hipertensi seiring dengan pertambahan usia yang disebabkan oleh struktur pembuluh darah yang berubah menjadi semakin besar sehingga lumen semakin menyempit dan dinding pembuluh darahnya menjadi kaku. Pada penderita hipertensi dapat ditangani dengan terapi farmakologi dan nonfarmakologi. Tujuan dari karya ilmiah akhir ini yaitu untuk memberikan intervensi asuhan keperawatan gerontik pada Tuan K dengan hipertensi yaitu teknik relaksasi nafas dalam, mempertahankan aktivitas sebelum tidur dan yang terakhir yaitu pemberian jus daun kelor. Intervensi ini di lakukan pada Tuan K yang memiliki masalah nyeri kepala dan tekuk, gangguan pola tidur dan ketidakefektifan manajemen kesehatan. Intervensi diberikan sekali dalam sehari dalam jangka waktu 3 hari. Dari hasil analisa kasus pada Tuan K menunjukkan ada mengalami perubahan tekanan darah dan masalah pada Tuan K yang sebelumnya 150/80 mmHg hingga pada implementasi terakhir 137/80 mmHg. Hasil karya ilmiah ini dapat menjadi referensi pengetahuan terutama berkaitan dengan gerontik, khususnya tentang merawat lansia dengan hipertensi
PEMENUHAN NUTRISI OLEH IBU PADA BALITA STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAMTEUBA KABUPATEN ACEH BESAR Deja Putria Balqis; Nevi Hasrati Nizami; Inda Mariana Harahap
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah akibat kekurangan gizi kronis pada balita yang ditandai dengan Tinggi Badan (TB) tidak sesuai dengan usianya. Salah satu penyebab stunting karena adanya masalah pemenuhan nutrisi pada balita seperti pemberian makanan yang tidak seimbang, makanan tidak diberikan dengan frekuensi dan jadwal yang teratur dan pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan dan usia anak. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran pemenuhan nutrisi oleh ibu pada balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Lamteuba Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yang mempunyai balita stunting sebanyak 111 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional stratified random sampling dengan jumlah sampel 58 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan pemenuhan nutrisi pada balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Lamteuba Kabupaten Aceh Besar pada kategori kurang baik (53,4%) dan kategori baik (46,6%) dengan sub variabel penyusunan menu kategori kurang baik (67,2%), pengolahan makanan kategori baik (86,2%), penyajian makanan kategori kurang baik (75,9%), dan cara pemberian makan kategori baik (67,2%). Penelitian ini merekomendasikan kepada petugas kesehatan/kader desa untuk lebih aktif melakukan promosi kesehatan dan pemantauan pada balita stunting khususnya pada pemenuhan nutrisinya.
Gambaran Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Komunikasi Terapeutik Perawat Pada Fase Kerja di RSP USK Wella Mellida; Putri Mayasari; Yullyzar Yullyzar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi terapeutik yang dilakukan perawat masih menjadi isu dikalangan masyarakat karena harapan pasien tidak sesuai dengan kenyataan yang diterima. Keberhasilan komunikasi terapeutik sangat ditentukan oleh  tingkat kepuasan pasien yang didasarkan oleh 4 fase komunikasi terapeutik diantaranya : pre orientasi, orientasi,  kerja, dan terminasi.  Komunikasi terapeutik yang diterapkan pada fase kerja merupakan inti dari hubungan yang dilakukan perawat bersama pasien serta sangat berkaitan dengan pelaksanaan rencana tindakan keperawatan yang akan dicapai. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap komunikasi teurapeutik perawat pada fase kerja di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Desain  penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di ruang rawat inap, poli rawat jalan dan IGD dengan 90 pasien sebagai sampel. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling dengan pendekatan cross sectional. Instrument penelitian  ini menggunakan kuesioner komunikasi terapeutik. Hasil uji kuesioner telah dilakukan uji content validity dan construct validity dengan perolehan nilai validitas yaitu v = 0,636-0,908 dan reliabilitas yaitu r = 0,981. Analisa data pada penelitian ini menggunakan analisa data univariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian kecil responden menyatakan puas yaitu (22.2%) dan sebagian besar responden menyatakan tidak puas yaitu (77.8%). Rekomendasi penelitian ini adalah membuat pelatihan dan evaluasi terhadap komunikasi terapeutik yang diterapkan perawat di rumah sakit.  
MANAJEMEN GAGAL NAPAS ET CAUSA KETOASIDOSIS DIABETIKUM DI ICU: SUATU STUDI KASUS Essy Gusning Ranti; Hilman Syarif; Irfanita Nurhidayah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketoasidosis diabetikum (KAD) merupakan komplikasi akut hiperglikemia yang dapat mengakibatkan gangguan elektrolit dan penurunan tekanan osmotik koloid sehingga pasien dapat mengalami gagal napas, yang merupakan indikasi pasien harus dipasang ventilator mekanik di ruang ICU. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui manajemen keperawatan pada pasien yang mengalami mengalami gagal napas karena KAD dengan metode deskriptif melalui pendekatan asuhan keperawatan kritis. Masalah keperawatan yang muncul pada kasus ini adalah adalah risiko ketidakseimbangan cairan dengan intervensi manajemen cairan, pemantauan cairan,dan manajemen elektrolit. Ketidakseimbangan kadar glukosa darah dengan intervensi manajemen hiperglikemia. Gangguan penyapihan ventilator mekanik dengan intervensi manajemn penyapihan ventilasi mekanik dan manajemen asam – basa: asidosis metabolik. Risiko aspirasi dengan intervensi pencegahan aspirasi dan manajemen jalan napas. Hasil evaluasi terdapat perbaikan pada kondisi pasien namun belum signifikan ditandai dengan masih terdapat mukus di jalan napas, ronchi (+), pH = 7,412 (Normal), PCO2 = 26,4 mmHg (rendah), PO2 = 33 mmHg (rendah), HCO3= 16,3 mmHg (rendah), d-dimer= 1370 mg/mL, ureum= 138 mg/dL, kreatinin = 3,70 mg/dL, pasien direncanakan hemodialisa, pasien terpasang ventilator mode (S) CMV, masih terdapat kemerahan diseluruh tubuh, dan terdapat dekubitus derajat 1, sehingga intervensi dilanjutkan oleh perawat ruangan.
GAMBARAN INSOMNIA PADA LANSIA DI KOTA BANDA ACEH Nurul Khairani; Juanita Juanita; Rahmawati Rahmawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Insomnia merupakan salah satu masalah tidur yang paling sering terjadi pada dewasa tua/lanjut usia (lansia). Insomnia adalah ketidakmampuan untuk mencukupi kebutuhan tidur secara kuantitas maupun kualitas. Kualitas tidur yang buruk dapat mengakibatkan gangguan keseimbangan fisiologi dan psikologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran insomnia pada lansia di Kota Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskripsi dengan analisa univaritas dan desain cross-sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode proportional sampling dengan jumlah sampel 359 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner Insomnia Rating Scale (KSPBJ-IRS) untuk mengetahui gambaran insomnia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa insomnia pada lansia dalam kategori ringan, sebanyak 204 lansia (56,8%). Direkomendasikan untuk keluarga yang memiliki lansia agar dapat mendukung lansia meningkatkan aktivitas-aktivitas yang dapat mengatasi insomnia seperti sleep hygiene, terapi relaksasi, dan terapi kontrol stimulus.
PENANGANAN HIPERTENSI PADA REMAJA AKHIR: SUATU STUDI KASUS Afrida Jayanti; Dini Mulyati; Syarifah Atika
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini terjadi pergeseran pola penyebab penyakit dari penyakit menular ke penyakit tidak menular. Salah satu penyakit tidak menular yang menjadi tantangan besar bagi keluarga yaitu hipertensi. Hipertensi tidak hanya terjadi pada dewasa dan lansia melainkan juga pada remaja. Tujuan studi kasus ini adalah untuk memberikan asuhan keperawatan pada keluarga dengan masalah hipertensi pada remaja. Intervensi diberikan selama 7 hari berdasarkan lima tugas utama kesehatan keluarga, berupa pendidikan kesehatan tentang penyakit hipertensi, diet sehat hipertensi (DASH), relaksasi otot progresif, modifikasi lingkungan dengan pemanfaatan tanaman toga, serta pemanfaatan pelayanan kesehatan. Hasil evaluasi keluarga sudah mampu mencapai sasaran atau tujuan yang ditetapkan. Keluarga mengalami peningkatan pengetahuan, keterampilan dan motivasi untuk lebih meningkatkan status kesehatan keluarga dengan memenuhi lima tugas kesehatan keluarga. Remaja yang menderita hipertensi mengalami penurunan tekanan darah dari yang sebelumnya 130/95 mmHg menjadi 120/80 mmHg. Direkomendasikan adanya upaya promotif, preventif dan kuratif dari lintas sektor baik bagi pelayanankesehatan maupun perangkat desa untuk memfasilitasi dan mengurangi faktor risiko hipertensi pada remaja.