cover
Contact Name
Adit Widodo Santoso
Contact Email
adit.santoso@ukrida.ac.id
Phone
+6285171706076
Journal Mail Official
meditek@ukrida.ac.id
Editorial Address
Gedung A Lantai 5 Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Kristen Krida Wacana, Jl. Arjuna Utara No. 6, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11510
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kedokteran Meditek
ISSN : 26861437     EISSN : 26860201     DOI : https://doi.org/10.36452/jkdoktmeditek
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kedokteran MEDITEK merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan artikel-artikel dalam lingkup bidang kedokteran dan biomedik secara open access. Proses publikasi artikel melalui proses penelaahan oleh pakar sebidang (peer-review) secara double-blind. Jurnal Kedokteran Meditek berafiliasi pada Fakultas Kedokterandan Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Krida Wacana, dengan misi mendorong penyebarluasan perkembangan ilmu kedokteran & biomedis di Indonesia maupun secara global dengan menerbitkan 3 edisi dalam setahun, yaitu: Januari, Mei dan September.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 25 No 2 (2019): MEI - AGUSTUS" : 6 Documents clear
PROFIL PENDERITA HIV AIDS DI RSUD KOJA Cliff Clarence Hilman; Suzana Ndraha
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 25 No 2 (2019): MEI - AGUSTUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v25i2.1730

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) menurunkan kualitas hidup penderitasesuai dengan perkembangan penyakit dan munculnya manifestasi klinisAcquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS).Perlu diketahui profil penderita untuk menyediakan pengangan yang sesuai.Penelitiandeskriptif potong lintang inidilakukan di ruangan rawat inap Bagian Ilmu Penyakit Dalam RSUD Koja pada periode 26 Juni 2017 sampai dengan 9 Agustus 2017. Populasi sampel adalah semua pasien HIV/AIDS di Bagian Ilmu Penyakit Dalam RSUD Koja Jakarta. Dari 19 orang pasien dengan HIV/AIDS yang dirawat, didapatkan prevalensi penderita laki-laki sebanyak 57,9% dan perempuan sebanyak 42,1%. Prevalensi pada kelompok usia 20-29 tahun sebesar 10,5%, kelompok usia 30-39 tahun 57,9%, kelompok usia 40-49 tahun 26,3% dan kelompok usia 50-59 tahun 5,3%. Status gizi pada penderita HIV/AIDS didapatkan berat badan kurang 73,7%, berat badan normal 21,1%, dan berisiko obesitas 5,2%. Ditemukan 68,4% menderita kelainan pada mulut dan 36,8% menderita kelainan pada kulit.. Prevalensi faktor risiko pada pasien yang diteliti sebagai berikut: pengguna narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya (NAPZA) suntik sebanyak 36,8%, pasangan seks multipel 26,3%, risiko penularan heteroseksual 21,1% dan faktor risiko yang tidak diketahui sebanyak 21,1%.Simpulan:profil pasien HIV/ AIDS di RSUD Koja paling banyak ditemukan pada jenis kelamin laki-laki dan dalam rentang usia 30-39 tahun. Manifestasi klinis yang paling sering ditemukan pada pasien tersebut merupakan kelaninan mulut yang ditandai dengan kandidosis oral. Faktor risiko yang paling banyak ditemui pada subjek adalah penggunaan NAPZAsuntik.
Penilaian Kualitas Air Minum Produk Smart Water Station Berdasarkan Parameter Mikrobiologi Menggunakan Metode Most Probable Number di Fakultas Kedokteran UKRIDA Donna Mesina Rosadini Pasaribu; Fransiska Elviana Arly; Wani Devita Gunadi
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 25 No 2 (2019): MEI - AGUSTUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v25i2.1739

Abstract

Kebutuhan air yang paling utama dalam kehidupan manusia tidak terlepas dari air bersih terutama sebagai air minum. Namun, tidak semua air yang ada di bumi dapat dikonsumsi oleh manusia karena air juga merupakan media yang baik untuk kehidupan bakteri. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang persyaratan kualitas air minum untuk seluruh penyelenggara bahwa air minum tidak boleh mengandung bakteri patogen yang dapat menyebabkan penyakit, terutama penyakit saluran pencernaan yaitu bakteri Coliform dan Escherichia coli. Kadar maksimum kandungan bakteri Coliform dan Escherichia coli dalam air minum adalah 0 per 100 ml sampel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air minum produk Smart Water Station yang ada di Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Kampus II UKRIDA pada sampel yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Jenis penelitian ini adalah eksperimental deskriptif yang diperoleh melalui observasi laboratorium berdasarkan parameter fisik dan mikrobiologi dengan menggunakan Most Probable Number (MPN) dan Total Plate Count (TPC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada satupun sampel melebihi batas maksimum yang dipersyaratkan dalam air minum, serta berdasarkan parameter fisik baik rasa, bau, maupun suhu berada dalam batas normal.
Uji Efektivitas Ekstrak Daun Maja (Aegle marmelos L.) Terhadap Ikan Mas (Cyprinus carpio Linn.) Sebagai Organisme Non-Target Rina Priastini Susilowati; Inggrid Osya Farfar
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 25 No 2 (2019): MEI - AGUSTUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v25i2.1741

Abstract

Daun maja (Aegle marmelos L.) mengandung bahan kimia aktif yang dapat digunakan untuk mengusir hama dan serangga, yang selanjutnya telah dikembangkan sebagai larvasida alami walaupun penggunaannya masih sangat terbatas. Penelitian sebelumnya telah membuktikan bahwa ekstrak daun maja hingga dosis 8% dapat digunakan untuk membunuh hampir 100% larva Aedes aegypti. Namun pengaruh bahan kimia aktif yang bersifat toksik di dalam ekstrak daun maja terhadap hewan non-target masih belum banyak diujikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui toksisitas ekstrak daun maja terhadap hewan non target yaitu ikan mas (Cyprinus carpio). Rancangan penelitian yang digunakan adalah acak lengkap, dengan 6 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol tanpa paparan, kelompok temephos 1% sebagai pembanding, kelompok ekstrak daun maja dengan dosis 1%, 2%, 4% dan 8%. Masing-masing kelompok perlakuan dengan 10 ekor ikan mas dengan berat badan antara 2,5 – 3,5 g dan 3 kali ulangan. Data yang diperoleh diuji dengan menggunakan uji probit untuk mendapatkan LC50 dan LC90. Sedangkan data uji hematologi ikan mas dilakukan dengan One Way Anova dan uji BNT. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil LC50 sebesar 3,68% dan LC90 sebesar 6,84%. Hasil penelitian pada uji hematologi ikan mas menunjukkan peningkatan total eritrosit, kadar hematocrit dan hemoglobin pada kelompok temephos 1% dan ekstrak daun maja dosis 8%. Jadi dapat disimpulkan bahwa dosis efektivitas penggunaan ekstrak daun maja sebagai larvasida pada Aedes aegypti yang aman adalah dosis 6,84%.
Uji Toksisitas Obat dengan Larva Ikan Zebra Susana Elya Sudradjat
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 25 No 2 (2019): MEI - AGUSTUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v25i2.1749

Abstract

Toksisitas adalah salah satu masalah utama dalam proses pengembangan obat. Kardiotoksisitas, neurotoksisitas dan hepamerupakan alasan utama obat tidak lolos dalam uji klinik atau ditarik dari pasaran. Larva ikan zebra dapat menjembatani antara uji in vitro dan model hewan mamalia mengerat dengan lebih cepat dan ekonomis. Toksisitas organ dapat dideteksi mulai pada tahap larva sehingga dapat diprediksi dengan tepat pengaruh obat tersebut pada manusia. Uji kardiotoksik, neurotoksik dan hepatotoksik dapat dilakukan pada hewan yang sama dengan ketepatan dan ketelitian yang tinggi.
Gambaran Prevalensi Tungau Debu Rumah (Penyebab Alergi dan Asma) di Kelurahan Tanjung Duren Utara Jakarta Esther Sri Majawati; Kezia Joselyn
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 25 No 2 (2019): MEI - AGUSTUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v25i2.1751

Abstract

Tungau debu rumah (TDR) adalah alergen dalam rumah terbanyak yang tersebar di seluruh dunia dan dikaitkan dengan manifestasi alergi pada saluran pernapasan dan kulit, seperti asma bronkial, rinitis alergi dan dermatitis atopik. WHO memperkirakan 50-80% asma dan rhinitis di dunia disebabkan oleh TDR. Makanan TDR adalah serpihan kulit (skuama) manusia sehingga TDR berhabitat di lingkungan hidup manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran prevalensi tungau debu dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Desain penelitian ini deskriptif dengan pendekatan cross sectional . Studi ini dilakukan di laboratorium Parasitologi FK UKRIDA, dengan populasi penduduk RW 07, Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan prevalensi tungau debu sebanyak 32,69%. Dari faktor-faktor yang diteliti, jumlah penghuni rumah dan frekuensi membersihkan rumah tidak menunjukkan perbedaan pengaruh dalam keberadaan TDR di rumah tinggal. Sementara, adanya binatang peliharaan dan kelembaban rumah atau ruangan menunjukkan pengaruh pada keberadaan TDR di rumah tinggal.
PENGARUH LAMA PENYIMPANAN TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN BERBAGAI MACAM JUS BUAH DENGAN METODE DPPH Budiman Hartono; Chrisanto Chrisanto; Inggrid Osya Farfar
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 25 No 2 (2019): MEI - AGUSTUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v25i2.1755

Abstract

Radikal bebas adalah suatu senyawa oksigen yang bersifat tidak stabil karena memliki elektron bebas yang tidak berpasangan, sehingga jumlah elektronnya ganjil. Karena sifatnya yang tidak stabil maka radikal bebas selalu berusaha mencari pasangan elektron baru dengan cara mengambil elektron molekul lain yang berdekatan. Radikal bebas yang terlalu banyak dapat menyebabkan stress oksidatif sel. Antioksidan merupakan senyawa yang mampu menghambat atau mencegah kerusakan akibat oksidasi dari senyawa radikal bebas. Tubuh dapat menciptakan antioksidan alami seperti enzim gluthatione, catalase dan superoxydedismutase. Namun karena pembentukan antioksidan alami tidak sebanding maka dibutuhkan asupan antioksidan yang lebih banyak lagi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh lama penyimpanan terhadap aktivitas antioksidan dalam 4 macam jus buah. Pada penelitian kali ini 4 macam buah yang digunakan yaitu ; buah stroberi, jeruk, pisang dan alpukat. Radikal bebas yang biasa digunakan pada sampel pada penelitian antioksidan adalah 1,1-difenil-2-pikrilhidrazil (DPPH). Metode DPPH sering digunakan karena sederhana , cepat dan mudah untuk skrining aktivitas penangkap senyawa radikal bebas. Parameter untuk menginterpretasikan hasil pengujian DPPH adalah IC50 (inhibition concentration). Hasil penelitian menunjukkan IC50 buah stroberi sebesar 31.45 ppm, IC50 buah jeruk sebesar 58.01 ppm, IC50 buah alpukat sebesar 78.83 ppm dan IC50 buah pisang sebesar 92.99 ppm. Penelitian ini menggunakan analisis statistik One Way Anova dan mendapatkan hasil p= 0.992, dikarenakan p > 0.05 maka hasil ini menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna antara lama penyimpanan terhadap nilai IC50 dari hari ke 1 sampai ke 4. Dapat disimpulkan bahwa lama waktu penyimpanan tidak berpengaruh secara bermakna terhadap nilai IC50 setiap buah.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 32 No 1 (2026): Januari Vol 31 No 6 (2025): November Vol 31 No 5 (2025): SEPTEMBER Vol 31 No 4 (2025): JULI Vol 31 No 3 (2025): MEI Vol 31 No 2 (2025): MARCH Vol 31 No 1 (2025): JANUARI Vol 30 No 3 (2024): SEPTEMBER Vol 30 No 2 (2024): MEI Vol 30 No 1 (2024): JANUARI Vol 29 No 3 (2023): SEPTEMBER Vol 29 No 2 (2023): MEI Vol 29 No 1 (2023): JANUARI Vol 28 No 3 (2022): SEPTEMBER-DESEMBER Vol 28 No 2 (2022): MEI-AGUSTUS Vol 28 No 1 (2022): JANUARI-APRIL Vol 27 No 3 (2021): SEPTEMBER - DESEMBER Vol 27 No 2 (2021): MEI - AGUSTUS Vol 27 No 1 (2021): JANUARI - APRIL Vol 26 No 3 (2020): SEPTEMBER - DESEMBER Vol 26 No 2 (2020): MEI-AGUSTUS Vol 26 No 1 (2020): JANUARI - APRIL Vol 25 No 3 (2019): SEPTEMBER - DESEMBER Vol 25 No 2 (2019): MEI - AGUSTUS Vol 25 No 1 (2019): JANUARI - APRIL VOL. 24 NO. 68 OKTOBER-DESEMBER 2018 VOL. 24 NO. 67 JULI-SEPTEMBER 2018 VOL. 24 NO. 66 APRIL-JUNI 2018 VOL. 24 NO. 65 JANUARI-MARET 2018 VOL. 23 NO. 64 OKTOBER-DESEMBER 2017 VOL. 23 NO. 63 JULI-SEPTEMBER 2017 VOL. 23 NO. 62 APRIL-JUNI 2017 VOL. 23 NO. 61 JANUARI-MARET 2017 VOL. 22 NO.60 SEPTEMBER-DESEMBER 2016 VOL. 22 NO. 59 MEI-AGUSTUS 2016 VOL. 22 NO. 58 JANUARI-APRIL 2016 Vol. 21 No. 57 September-Desember 2015 Vol. 21 No. 56 Mei-Agustus 2015 Vol. 21 No. 55 Januari - April 2015 Vol. 20 No. 54 September-Desember 2014 Vol. 20 No. 53 Mei-Agustus 2014 Vol. 20 No. 52 Januari-April 2014 Vol. 18 No. 48 September - Desember 2012 Vol. 18 No. 47 Mei - Agustus 2012 Vol. 18 No. 46 Januari - April 2012 Vol. 17 No. 45 September - Desember 2011 vol. 17 no. 44 Mei-Agustus 2011 vol. 17 no. 43 Januari-April 2011 Vol. 16 No. 43B Mei - Agustus 2010 Vol. 16 No. 42A Januari - April 2010 vol. 16 no. 42 September-Desember 2009 vol. 15 no. 40 Januari-April 2009 Vol. 15 No. 39C Januari-April 2008 Vol. 15 No. 39E September-Desember 2008 vol. 15 no. 39 Januari-April 2007 Vol. 15 No. 39A Mei-Agustus 2007 Vol. 15 No. 39B September-Desember 2007 vol. 14 no. 38 September-Desember 2006 vol. 14 no. 37 Mei-Agustus 2006 vol. 14 no. 36 Januari-April 2006 vol. 13 no. 35 September-Desember 2005 vol. 13 no. 34 Mei-Agustus 2005 vol. 13 no. 33 Januari-April 2005 vol. 12 no. 32 September-Desember 2004 vol. 12 no. 31 Mei-Agustus 2004 vol. 12 no. 30 January-April 2004 vol. 11 no. 29 Agustus-Desember 2003 vol. 11 no. 28 April-July 2003 Vol. 10 No. 27 Januari-April 2002 Vol. 9 No. 26 September - Desember 2001 Vol. 9 No. 25 Mei-Agustus 2001 Vol. 8 No. 23 September - Desember 2000 Vol. 7 No. 20 Juli-Oktober 1999 Vol. 6 No. 17 Oktober-Desember 1998 Vol. 6 No. 15 April-Juni 1998 Vol. 5 No. 13 Oktober-Desember 1997 Vol. 5 No. 12 Juli-September 1997 Vol. 5 No. 11 Juli-September 1997 Vol. 4 No. 10 September-Desember 1996 Vol. 4 No. 9 Mei-Agustus 1996 Vol. 4 No. 8 Januari-April 1996 Vol. 3 No. 7 September-Desember 1995 Vol. 3 No. 6 Mei-Agustus 1995 Vol. 3 No. 5 Januari-April 1995 More Issue