cover
Contact Name
DEDDY IBRAHIM RAUF
Contact Email
deddyibrahim09@gmail.com
Phone
+6285299931836
Journal Mail Official
deddyibrahim09@gmail.com
Editorial Address
Jl. Poros Majene No. 134 Layonga Desa Batulaya Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
MAXIMAL
ISSN : -     EISSN : 30310946     DOI : -
MAXIMAL JOURNAL is accepts manuscripts of research results and study results that bring up scientific and actual ideas in the fields of Social, Political, Law, Economics, Culture, Technology, and Education both in Indonesian and English.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2025): Oktober" : 11 Documents clear
Komparasi Model Pendidikan Full Day School dan Home Schooling dalam Perspektif Pendidikan Islam Kontemporer Ressy Resviati Putri; Istikhori Istikhori; Lia Aliyah; Ai Siti Rahmawati; Leni Sumarni; Aat Yuniawati
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pendidikan Full Day School dan Home Schooling terus berkembang sebagai alternatif solusi dalam sistem pendidikan di Indonesia, khususnya dalam membentuk karakter dan mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh. Penelitian sebelumnya banyak membahas kelebihan dan kekurangan masing-masing model secara terpisah, namun belum banyak yang mengkaji keduanya secara komparatif dalam perspektif pendidikan Islam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kedua model pendidikan tersebut secara menyeluruh, dengan menyoroti dasar teori, kebijakan pemerintah, prinsip pengajaran, serta tantangan dan peluang penerapannya dalam membentuk peserta didik yang beriman, berilmu, dan mandiri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka terhadap berbagai sumber teori pendidikan, regulasi pemerintah, dan nilai-nilai Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa Full Day School lebih terstruktur dan cocok untuk pembinaan karakter melalui sistem sekolah formal, sedangkan Home Schooling lebih fleksibel dan personal dalam mendukung potensi anak. Penelitian ini memperbarui kajian sebelumnya dengan pendekatan integratif dan menyimpulkan bahwa kedua model ini dapat saling melengkapi dalam mencapai tujuan pendidikan nasional berbasis nilai-nilai keislaman yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.
Analisis Peran Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat dalam Mendukung Motivasi Belajar Siswa Eva Betty Simanjuntak; Haris Steven Siregar; Muhammad Hafiz Ermawan; Rendi Prilandi; Yasria Idaman Fersi Waruwu
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi dalam belajar bagi siswa adalah elemen krusial yang memengaruhi kesuksesan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial dalam meningkatkan motivasi siswa dengan mengacu pada ide Tri Sentra Pendidikan yang dicetuskan oleh Ki Hajar Dewantara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur dengan siswa, guru, orang tua, dan anggota masyarakat di MIS Al-Quba. Temuan menunjukkan bahwa keluarga berfungsi sebagai pendukung utama melalui perhatian, bimbingan, dan motivasi dalam bentuk pujian atau hadiah sederhana. Sekolah berperan sebagai penggerak dengan menciptakan atmosfer kelas yang menarik, menggunakan media pembelajaran yang inovatif, dan memberikan pendekatan yang personal. Masyarakat juga berkontribusi melalui berbagai kegiatan positif, memberikan contoh yang baik, serta menyuplai dukungan moral. Kerjasama ketiga pihak ini terbukti efektif dalam memperkuat motivasi belajar siswa. Penelitian ini menyarankan adanya program kolaborasi yang berkelanjutan antara keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk menciptakan suasana belajar yang mendukung, sehingga motivasi belajar siswa dapat terlestarikan dan tumbuh dengan baik.
Upaya Guru dalam Mengintegrasikan Pendidikan Sepanjang Hayat dalam Proses Pembeajaran di SD Kreatif Rusyda Eva Betty Simanjuntak; Annisa Hapsari; Dira Supratiwi; Fazira Nazwa; Syazilla Machreni
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi upaya guru dalam mengintegrasikan pendidikan sepanjang hayat ke dalam proses pembelajaran di SD Kreatif Rusyda. Pendidikan sepanjang hayat menjadi semakin penting di era digital, di mana kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi diperlukan untuk menghadapi perubahan sosial dan teknologi yang cepat. Dalam hal ini, SD Kreatif Rusyda berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan relevan dengan perkembangan ini. Fokus penelitian ini adalah guru sekolah dasar, dan pendekatan kualitatif deskriptif digunakan. Observasi, dokumentasi, dan wawancara digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memahami betapa pentingnya pendidikan sepanjang hayat dan menggunakan berbagai pendekatan pembelajaran baru seperti pembelajaran berdasarkan proyek dan pembelajaran berdasarkan masalah. Namun, masalah seperti keterbatasan fasilitas, kekurangan dukungan orang tua, dan keanekaragaman latar belakang siswa menjadi hambatan untuk menerapkan pendidikan ini. Akibatnya, penelitian ini mengusulkan bahwa sekolah, keluarga, dan masyarakat harus membantu membuat lingkungan belajar yang baik. Selain itu, guru harus dilatih untuk meningkatkan kemampuan mereka untuk menerapkan pendidikan sepanjang hayat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu pendidik lain membuat pendekatan pembelajaran yang efektif dan berkelanjutan.
Motivasi Berwirausaha Generasi Milenial di Makassar: Studi Fenomenologi pada Pemilik Kafe dan Kedai Kopi Burhanuddin
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi motivasi berwirausaha generasi milenial pada sektor kafe dan kedai kopi di Makassar melalui pendekatan fenomenologi interpretatif. Studi ini berangkat dari konteks tumbuhnya budaya kafe sebagai ruang ekonomi–sosial–kultural yang menjadi wadah ekspresi identitas, jejaring komunitas, dan inovasi digital. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis artefak usaha terhadap 14 pemilik kafe milenial. Hasil analisis tematik mengungkap enam motivasi utama: otonomi, ekspresi identitas, koneksi komunitas, kemandirian finansial, inovasi digital, dan resiliensi dalam menghadapi krisis. Temuan menunjukkan bahwa motivasi tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan terbentuk dari interaksi lintas faktor psikologis, sosial, budaya, dan teknologi. Digitalisasi, komunitas offline–online, dan kondisi pascakrisis menjadi katalis penting dalam membentuk cara milenial memulai, mempertahankan, dan memaknai bisnis kafe. Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan ekosistem yang holistik—menggabungkan pelatihan digital, pembiayaan, ruang komunitas, serta kebijakan kota yang adaptif. Studi ini memberi kontribusi teoretis dengan mengintegrasikan teori motivasi, perspektif ekosistem regional, dan affordances digital dalam memahami motivasi wirausaha kontemporer, sekaligus menawarkan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan, lembaga pelatihan, dan aktor ekosistem kewirausahaan lokal.
Brand Storytelling Wirausahawan Wanita Mode Makassar: Menciptakan Identitas Lokal yang Autentik Riu, Isma Azis
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini menginvestigasi praktik brand storytelling wirausahawan wanita di sektor mode Makassar melalui pendekatan fenomenologi naratif untuk memahami bagaimana narasi budaya, proses produksi, identitas gender, dan strategi digital disusun serta dinegosiasikan dalam membangun otentisitas merek. Dengan melibatkan 14 partisipan perempuan yang aktif mengelola merek mode lokal, penelitian ini menelaah pengalaman lived experience mereka melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis konten digital. Temuan mengungkap lima tema utama: akar tempat dan asal-usul, proses produksi sebagai bukti keaslian, narasi pemberdayaan, praktik co-creation berbasis komunitas, dan strategi digital yang menghadapi tantangan representasional. Analisis menunjukkan bahwa storytelling tidak hanya berfungsi sebagai diferensiasi komersial, tetapi juga sebagai medium pelestarian identitas budaya dan ruang artikulasi gender. Namun, digitalisasi menghadirkan dilema antara logika algoritmik dan kebutuhan mempertahankan kedalaman narasi. Studi ini menegaskan perlunya intervensi holistik—hibah mikro, literasi naratif-digital, dan fasilitasi ruang kolaboratif—untuk memperkuat kapasitas storytelling yang autentik dan berkelanjutan. Penelitian di masa depan disarankan untuk mengeksplorasi efek narasi terhadap perilaku konsumen, melakukan perbandingan lintas-wilayah, dan mengkaji evolusi cerita merek secara longitudinal.
Relasi Sosial Gen Z di Dunia Virtual: Studi tentang Interaksi melalui Avatar di Roblox Sudirman, Nurul Ilmi
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital semakin pesat, ruang virtual kini menjadi bagian dari kehidupan sosial anak muda. Generasi Z, yang tumbuh di era serba daring, tidak hanya menggunakan teknologi untuk bermain, tetapi juga untuk berinteraksi, mengekspresikan diri, dan menjalin kedekatan dengan orang lain. Dalam konteks ini, avatar berperan penting sebagai perwujudan diri sekaligus alat komunikasi simbolik di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana Generasi Z di Indonesia membangun identitas dan hubungan sosial melalui avatar di dunia virtual Roblox. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan tiga narasumber yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi daring, lalu dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa avatar memiliki tiga fungsi utama: pertama, sebagai sarana merepresentasikan identitas dan status sosial; kedua, sebagai medium komunikasi nonverbal; dan ketiga, sebagai jembatan yang mempertemukan pemain dalam relasi sosial yang terasa nyata meskipun terjadi di dunia maya. Temuan ini menunjukkan bahwa dunia virtual bukan sekadar tempat hiburan, tetapi juga ruang sosial baru bagi Generasi Z untuk berinteraksi dan membangun makna kebersamaan. Avatar menjadi simbol penting yang memperlihatkan bagaimana generasi muda berkomunikasi dan berhubungan di era digital yang tanpa batas.
Modal Sosial dan Mekanisme Pembiayaan Informal UMKM yang Dipimpin Perempuan di Makassar: Pendekatan Mikro-Etnografi Amin, Andi Mustika
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi bagaimana modal sosial membentuk ekosistem pembiayaan informal bagi wirausahawan perempuan dalam UMKM Makassar. Melalui pendekatan mikro-etnografi di lima kecamatan dan melibatkan 24 informan, studi ini mengungkap bahwa praktik finansial seperti arisan, pinjaman keluarga, dan rotasi modal berfungsi sebagai infrastruktur ekonomi yang menggantikan agunan formal, mempercepat likuiditas, dan menurunkan biaya transaksi. Temuan menunjukkan peran simultan bonding dan bridging capital dalam membuka akses modal serta memperluas pasar, sementara mekanisme pengawasan moral menjaga kepatuhan tanpa perangkat hukum formal. Digitalisasi mulai memperkuat jejak transaksi, namun risiko literasi dan eksklusi tetap menonjol, terutama bagi pendatang baru dan pelaku tanpa reputasi sosial yang kuat. Hasil penelitian menegaskan bahwa pembiayaan informal bukan sekadar solusi praktis, tetapi sistem yang tertanam dalam norma gender, etika komunitas, dan kedekatan sosial. Studi ini merekomendasikan desain kebijakan hibrid yang menghormati logika lokal sambil memperluas akses menuju sistem finansial formal melalui pencatatan sederhana, literasi digital, dan skema garansi mikro yang sensitif gender.
Kompetensi SDM dan Kinerja UMKM Perempuan di Makassar: Pendekatan Fenomenologis Dipoatmodjo, Tenri Sayu Puspitaningsih
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini menginvestigasi bagaimana kompetensi sumber daya manusia (SDM) membentuk kinerja UMKM perempuan di Makassar melalui pendekatan fenomenologis yang menangkap pengalaman hidup, strategi adaptif, dan praktik manajerial sehari-hari. Temuan menunjukkan bahwa kompetensi bersifat multidimensional, mencakup resiliensi personal, manajemen praktis, keterampilan keuangan sederhana, adaptasi digital, dan pemanfaatan modal sosial sebagai sumber daya strategis. Kombinasi kompetensi teknis dan nonteknis ini menjadi kunci ketahanan usaha, terutama di tengah tekanan krisis dan keterbatasan akses pembiayaan formal. Modal sosial berperan sebagai sumber likuiditas alternatif dan mekanisme mitigasi risiko, namun ketergantungan berlebih menimbulkan potensi jebakan pembiayaan jangka panjang. Hasil studi menegaskan perlunya intervensi terintegrasi yang menggabungkan pelatihan teknis, literasi keuangan, fasilitasi pembiayaan, serta dukungan yang peka terhadap konteks gender dan budaya lokal. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis pada literatur kompetensi SDM dan pembiayaan UMKM perempuan, sekaligus menawarkan rekomendasi praktis bagi pemerintah, lembaga keuangan, dan ekosistem pendukung untuk memperkuat kapasitas perempuan pelaku usaha sebagai fondasi pembangunan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
Penerapan Teori Konsumen dalam Menganalisis Pola Konsumsi Masyarakat Modern Pratiwi Musa, Kartika Septiary
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the theories that explain consumer behavior and the factors that influence it in  the context of modern economics and marketing. The background of this research departs from the  importance of understanding how individuals make decisions in choosing and buying goods or services in  the midst of rapid social changes and digital technology. This study uses a library research method by  examining various scientific sources, books, and national and international journals published in the last  ten years (2015–2025). The results of the study show that consumer behavior is a multidimensional  phenomenon that involves the interaction between economic, psychological, social, cultural, and  technological aspects. Theoretically, consumer behavior is explained through cardinal utility theory,  ordinal utility theory, and inference curve theory, which describe how consumers seek to maximize  satisfaction with resource limitations. In addition, consumer behavior is influenced by internal factors such  as motivation, perception, attitude, and lifestyle, as well as external factors such as culture, social groups,  family, and economic conditions. The findings of this study confirm that consumer behavior in the digital  age is not only driven by economic rationality, but also by symbolic value, emotions, and awareness of  sustainability. This research is still conceptual, so further empirical studies are needed to test the  application of consumer behavior theory in different industry contexts. The results of this study are expected  to contribute to the development of management and marketing science, as well as become the basis for  companies to design adaptive, ethical, and sustainable marketing strategies.
Makna Kewirausahaan dan Negosiasi Identitas Perempuan Pemilik UMKM Kuliner: Analisis Fenomenologis Interpretatif (IPA) Aswar, Nurul Fadilah
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner didominasi oleh perempuan di Indonesia, namun pengalaman kewirausahaan mereka sering kali disederhanakan hanya sebagai partisipasi ekonomi, mengabaikan dimensi subjektif, emosional, dan konflik identitas yang dibentuk oleh norma gender, seperti "beban ganda." Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mendeskripsikan pengalaman hidup serta menginterpretasikan struktur makna yang dilekatkan oleh perempuan pemilik UMKM kuliner di Indonesia terhadap tantangan, adaptasi, dan keberhasilan mereka. Pendekatan kualitatif dengan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) digunakan, melibatkan 10 partisipan pemilik UMKM kuliner aktif yang dipilih melalui purposive sampling, dengan data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur mendalam dan dianalisis melalui proses cross-case analysis. Hasil analisis mengungkap empat tema superordinat yang saling terkait: (1) Menghadapi Keterbatasan Modal, yang melampaui isu ekonomi menjadi isu psikologis terkait rasa aman dan stabilitas keluarga; (2) Negosiasi Peran Ganda dan Konflik Identitas, mencerminkan tarik-menarik antara aspirasi bisnis dan ekspektasi domestik yang memicu kelelahan dan rasa bersalah; (3) Adaptasi Digital dan Transformasi Pemasaran, yang diinterpretasikan sebagai proses emosional dan kognitif dalam membangun kepercayaan diri; dan (4) Redefinisi Kesuksesan dan Pembentukan Resiliensi, di mana ketahanan terbukti bersifat relasional, ditunjang oleh ketahanan keluarga sebagai scaffolding penting. Disimpulkan bahwa kewirausahaan perempuan merupakan proses multidimensional yang terikat erat pada struktur sosial dan dukungan emosional, menuntut pengembangan program pemberdayaan yang responsif gender dan berfokus pada dukungan psikososial, bukan hanya pelatihan teknis bisnis.

Page 1 of 2 | Total Record : 11