cover
Contact Name
Gusti muhammad Hidayatullah
Contact Email
stiappm@gmail.com
Phone
+6282251444434
Journal Mail Official
stiapppm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bihman Villa No.123, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al Iidara Balad : Jurnal Administrasi Negara
ISSN : -     EISSN : 26858541     DOI : https://doi.org/10.36658/aliidarabalad
Core Subject : Social,
Governance, Leadership, Public organizations, Public policy, Public service, Management, Law ethics, Bureaucratic administration and government. Human resources.
Articles 50 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2025): Al Iidara Balad" : 50 Documents clear
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS RAWAT INAP KECAMATAN HARUYAN KABUPATEN HULUS SUNGAI TENGAH Jumaidi, Jumaidi
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 2 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.2.906

Abstract

Puskesmas unit pelaksana teknis dinas Kabupaten/Kota yang mana harus bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan disuatu wilayah kerja. Kualitas pelayanan adalah faktor penting dimana baik buruknya suatu instansi dapat diukur dengan baik atau buruknya dapat diukur dari kualitas produk atau jasa yang dihasilkan. Adapun kepuasan pasien merupakan fungsi dan persepsi/kerja atas kinerja dan harapan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dan menggunakan rumus statistik untuk membantu menganalisa data dan fakta yang diperoleh. Populasi dalam penelitian adalah pasien yang pernah berobat di Puskesmas Kecamatan Haruyan pada bulan juli yang berjumlah 217 orang. Sedangkan sampel yang diperoleh setelah menggunakan teknik accidental sampling dan dihitung menggunakan rumus slovin berjumlah 79 orang. Hasil analisis data mengenai kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien diperoleh dengan nilai korelasi kedua variabel sebesar 0,724 pada signifikansi level 0,01. Hal demikian menujukkan terdapat korelasi yang kuat dan hipotesis yang diajukan oleh peneliti diterima karena terdapat pengaruh yang signifikan antara kedua variabel. Hubungan antar variabel positif. Artinya semakin tinggi kualitas pelayanan maka semakin tinggi kepuasan pasien, begitupula sebaliknya semakin rendah kualitas pelayanan maka semakin rendah juga kepuasan pasien. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan agar Puskesmas Kecamatan Haruyan untuk memberikan pelayanan dengan cepat dan tanggap karena mempunyai pengaruh langsung terhadap kepuasan pasien.
INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN DI UPT PUSKESMAS AMPAH KOTA KABUPATEN BARITO TIMUR Junaidi, Junaidi
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 2 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.2.908

Abstract

Indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan di UPT Puskesmas Ampah Kota Kabupaten Barito Timur terdapat beberapa permasalahan diantaranya yaitu, berkaitan dengan kedisiplinan petugas pelayanan, petugas pelayanan dalam memberikan pelayanan di puskesmas masih kurang disiplin, berkaitan dengan sarana dan prasarana, dan berkaitan pelayanan memerlukan waktu cukup lama. Berdasarkan hal diatas, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan puskesmas Ampah kota. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, dengan jumlah populasi 326, sampel 36 responden. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan cara observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Dalam perhitungan indeks kepuasan masyarakat terhadap 9 unsur pelayanan dan 19 indikator. Teknik sampling yang digunakan yaitu incidental sampling. Dalam menganalisis data dengan menggunakan pedoman umum penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat. Hasil penelitian menunjukan bahwa Indeks Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Di UPT Puskesmas Ampah Kota Kabupaten Barito Timur memperoleh nilai indeks 3,24 dan nilai indeks kepuasan masyarakat setelah dikonversi adalah 81 sehingga mutu pelayanannya adalah “B” Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, nilai Indeks Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Di UPT Puskesmas Ampah Kota Kabupaten Barito Timur sudah mencapai nilai “baik”. Dengan diketahui nilai nilai mutu di Puskesmas Ampah Kota mendapat hasil yang baik secara keseluruhan walaupun dalam beberapa unsur masih ada yang belum memenuhi nilai-nilai pada setiap unsur yang telah tercantum dalam Permenpan Nomor 14 Tahun 2017 sehingga peneliti memberikan saran kepada agar pelayanan yang diberikan oleh UPT Puskesmas Ampah Kota Kabupaten Barito Timur dapat memperbaiki dan meningkatkan lebih kualitas pelayanan yang disesuaikan dengan hasil temuan dalam penelitian ini yaitu, Unsur penanganan pengaduan, saran, dan masukan, dan Unsur Biaya atau Tarif.
EFEKTIVITAS PROGRAM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT (PAMSIMAS) DI DESA INAN, KECAMATAN PARINGIN SELATAN, KABUPATEN BALANGAN Salim, M. Hasbi; Aulia, Titania
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 2 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.2.909

Abstract

Masalah air dan sanitasi adalah masalah penting bagi masyarakat sehingga sudah selayaknya pengelolaannya perlu dilakukan dengan serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keampuhan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (PAMSIMAS) di Desa Inan, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, beserta variabel penghambatnya untuk dicarikan solusinya.Metodologi yang digunakan adalah metodologi kualitatif yang bercirikan pendekatan deskriptif. Pendekatan pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data untuk mengidentifikasi informan meliputi seleksi selektif terhadap 17 individu. Setelah agregasi data, data disintesis dan diteliti menggunakan metode reduksi data, penyajian data, inferensi, verifikasi, dan pada akhirnya ditarik kesimpulan. Temuan yang diperoleh dari penelitian ini: Keberhasilan program, indikator kemampuan melaksanakan program cukup efektif, Indikator mekanisme kegiatan cukup efektif. Keberhasilan sasaran, indikator sasaran program cukup efektif, sasaranan pamsimas untuk seluruh masyarakat desa Panggung. Kepuasan terhadap program, indikator keberhasilan program cukup efektif, Indikator kepuasan pengguna sudah efektif, banyak masyarakat sudah puas dengan pamsimas. Tingkat input dan output keuntungan telah nampak adanya.Pengelolaan program PAMSIMAS cukup efektif dalam menjawab tantangan masyarakat terkait aliran air adalah kepuasan banyak masyarakat dengan tersedianya air bersih yang memadai buat kebutuhan masyarakat sehari-hari. Walau demikian masih ada faktor penghambat seperti terbatasnya subsidi untuk menyambungan ke rumah-rumah dan adanya pipa yang bocor karena kualitas sarana dan pra sarana yang masih rendah.
KUALITAS PELAYANAN PERPANJANGAN SURAT TANDA NOMOR KENDARAAN (STNK) PADA KANTOR SAMSAT KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Orbawati, Orbawati
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 2 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.2.910

Abstract

Kantor Samsat Kabupaten Hulu Sungai Utara merupakan suatu sistem kerjasama secara terpadu antara Polri, Dinas Pendapatan Provinsi, dan PT Jasa Raharja (Persero) dalam pelayanan untuk menerbitkan STNK. Permasalahan yang ada adalah jumlah petugas yang melayani tidak seimbang dengan yang dilayani sehingga menumpuknya antrian, yang mana dalam tiga bulan terakhir Samsat Kabupaten Hulu Sungai Utara kewalahan dalam pelayanan menerbitkan STNK. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas pelayanan perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) Pada Kantor Samsat Kabupaten Hulu Sungai Utara, faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) Pada Kantor Samsat Kabupaten Hulu Sungai Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui penarikan secara purposive berjumlah 15 orang. Setelah data terkumpul kemudian di analisis dengan teknik meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Uji kredibilitas data pada penelitian ini perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, tringulasi, analisis kasus negative, dan mengadakan membercheck
EFEKTIVITAS PROGRAM PENURUNAN STUNTING PADA UPT PUSKESMAS JUAI (STUDI KASUS DESA BUNTU KARAU DAN HUKAI KECAMATAN JUAI KABUPATEN BALANGAN) Emilyana, Rina
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 2 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.2.911

Abstract

Program penurunan stunting pada kecamatan Juai sudah berjalan sejak tahun 2017 hingga sekarang, namun masih belum mampu menekan angka stunting pada kecamatan Juai, masalah ini terus terjadi disebabkan oleh beberapa hal seperti : kurangnya pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang program perbaikan dan penyuluhan gizi dan rendahnya kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi pada program keluarga berencana (KB). Penelitan ini bertujuan untuk efektivitas program penurunan stunting pada UPT Puskesmas Juai (Studi kasus pada Desa Buntu Karau dan Hukai Kecamatan Juai Kabupaten Balangan) dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui penarikan Informan secara Purposive Sampling berjumlah 14 orang. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengujian kredibilitas data melalui perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi, menggunakan bahan referensi dan member check
PERAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM (BAWASLU) KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA DALAM PENCEGAHAN PELANGGARAN NETRALITAS ASN DAN KEPALA DESA PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 DI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Maryati, Anna; Puspita, Putri Dea
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 2 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.2.912

Abstract

Fenomena masalah dalam penelitian ini, Ada satu desa yang mana oknum Kepala Desa melakukan keberpihakan dan tidak netral pada Pemilu 2024. Seorang ASN mendaftarkan diri nya kejumlah partai aktivitas tersebut dinilai tidak netral. Bawaslu di tingkat Kabupaten sampai Kecamatan memiliki keterbatasan personel untuk mengawasi seluruh ASN dan kepala desa di wilayahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Peran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Hulu Sungai Utara Dalam Pencegahan Pelanggaran Netralitas ASN Da Kepala Desa Pada Pemilihan Umum Tahun 2024 Di Kabupaten Hulu Sungai Utara, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Peran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Hulu Sungai Utara Dalam Pencegahan Pelanggaran Netralitas ASN Da Kepala Desa Pada Pemilihan Umum Tahun 2024 Di Kabupaten Hulu Sungai Utara cukup baik terlihat dari indikator: Pertama, a. Pencegahan, 1) Sosialisasi aturan pemilu cukup baik karena sosialisasi dilakukan melalui berbagai metode. 2) Peningkatan pemahaman kurang baik karena tindakan yang dilakukan oleh individu adalah hasil dari kesadaran masing-masing. 3) Peringatan dini cukup baik karena himbauan, monitoring dan koordinasi sudah dilaksanakan. 4) Pendidikan politik cukup baik karena Bawaslu sudah melakukan sosialisasi. Kedua, b. Pengawasaan. 1) Pengawasan langsung dilapangan kurang baik karena keterbatasan personil menjadi kendala. 2) Penggunaan fasilitas negara atau desa kurang baik karena kurangnya pemahaman aturan. Ketiga, c. Penindakan. 1) Temuan pelanggaran cukup baik karena terdeteksi melalui pengawasan yang baik. 2) Penanganan laporan cukup baik karena kecepatan dan ketepatan dalam penanganan. 3) Proses investigasi cukup baik karena dilakukan secara profesional tanpa adanya keberpihakan. 4) Rekomendasi saksi administratif cukup baik karena di mana setiap ada pelanggaran ditindaklanjuti. 5) Proses hukum untuk pelanggaran pidana cukup baik karena adanya kerjasama antara Bawaslu, Kejaksaan dan Kepolisian. Faktor pendukung yakni: 1) Sumber daya manusia yang berkualitas. 2) Sikap tegas. Faktor penghambat yakni: 1) Keterbatasan Jangkauan Pengawasan. 2) Terbatasnya sumber daya. 3) Penyalahgunaan wewenang. Disarankan Kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Hulu Sungai Utara melakukan peningkatan sumber daya manusia, pelatihan berkelanjutan, dan lebih menguatkan kerjasama dengan stakeholder merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan kinerja pengawasan.
STRATEGI BAPPEDALITBANG DALAM MENINGKATKAN INOVASI DAERAH DI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Nasripani, Nasripani; Hendrayani, Hendrayani; Malina, Malina
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 2 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.2.913

Abstract

Istilah "strategis" berasal dari bahasa Inggris. Salah satu definisi dari akar kata "strategi" yang memiliki banyak entri adalah "seni dan ilmu merencanakan dan mengarahkan aksi militer skala besar". Definisi ini adalah salah satu dari beberapa definisi yang dapat digunakan dalam konteks strategis. Dalam Strategi Bappedalitbang Dalam Meningkatkan Inovasi Daerah Di Kabupaten Hulu Sungai Utara. ditemukan beberapa masalah seperti Pada tahun 2020 status indeks inovasi daerah di Kabupaten Hulu Sungai Utara adalah disklaimer (tidak dapat dinilai). Pada tahun 2021 status indeks inovasi daerah kabupaten hulu sungai utara kurang inovatif dengan skor 27,28. Pada tahun 2022 status indeks inovasi daerah kabupaten hulu sungai utara inovatif dengan skor 58,91. Pada tahun 2023 status indeks inovasi daerah kabupaten hulu sungai utara sangat inovatif dengan skor 60,48. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan inovasi daerah di Kabupaten Hulu Sungai Utara dengan mengkaji Strategi Bappedalitbang dan unsur-unsur yang mempengaruhinya. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi; metode penelitian bersifat deskriptif kualitatif. Penentuan sumber data menggunakan teknik Convenience sampling, dengan informan berjumlah 11 orang. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan vertifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Strategi Bappedalitbang Dalam Meningkatkan Inovasi Daerah Di Kabupaten Hulu Sungai Utara Cukup baik. Dapat dilihat dari indikator yang cukup baik yaitu Implementasi program, Dampak Program, Sumber daya manusia, Struktur organisasi, Kebijakan dan peraturan, Standar Operasional Prosedur (SOP). Aspek yang kurang baik yaitu Sumber daya keuangan, Sarana dan prasarana. Dalam Strategi Bappedalitbang Dalam Meningkatkan Inovasi Daerah Di Kabupaten Hulu Sungai Utara terdapat faktor pendukung yaitu implementasi program yang baik, dampak program yang baik. Adapun faktor Strategi Bappedalitbang Dalam Meningkatkan Inovasi Daerah Di Kabupaten Hulu Sungai Utara yaitu kurangnya sumber daya keuangan, kurangnya sarana dan prasarana.
EFEKTIVITAS PROGRAM POSYANDU DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN IBU DAN ANAK DI DESA PAKACANGAN KECAMATAN AMUNTAI UTARA KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Arsyad, Muhamad; Jidani, Muhammad Adam
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 2 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.2.914

Abstract

Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) merupakan salah satu program kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Indonesia. Fenomena yang ditemukan selama pengamatan yaitu petugas posyandu masih datang terlambat, sebagian masyarakat kurang rutin bahkan ada yang berhenti hadir ke Posyandu, terdapat anak stunting sebanyak 9 orang dan beberapa anak tidak melengkapi imunisasi dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Program Posyandu di Desa Pakacangan Kecamatan Amuntai Utara serta untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas program posyandu tersebut. Tipe Penelitian menggunakan kualitatif-deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data diambil secara purposive dengan informan 12 orang. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data reduksi data, display data, dan kesimpulan atau verification. Uji kredibilitas data dengan perpanjang pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi, menggunakan bahan referensi dan menggunakan membercheck. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efektivitas Program Posyandu dalam Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak di Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara cukup efektif. Dilihat dari indikator: kemampuan petugas dalam melaksanakan program cukup efektif karena para kader, bidan, perawat, dan petugas gizi mampu melaksanakan tugasnya masing-masing, mekanisme kegiatan cukup efektif karena sudah sesuai dengan tahapannya, sasaran program cukup efektif karena sebagian besar sasaran utama tercakup, prosedur organisasi cukup efektif karena dijalankan sesuai SOP, hasil cukup efektif karena memberikan manfaat signifikan, kualitas kegiatan kurang efektif karena petugas datang terlambat dan kandungan porsi dan gizi PMT kurang sesuai, kepuasan pengguna cukup efektif karena masyarakat merasa cukup puas, input dan output cukup efektif karena kegiatan berjalan dengan ketersediaan cukup, pencapaian target kurang efektif karena kehadiran, stunting dan imunisasi kurang tercapai, tujuan program cukup efektif karena punya tujuan dan pencapaian jelas, dan ketepatan sasaran cukup efektif karena sudah sesuai. Selain itu, faktor penghambatnya adalah: kondisi ekonomi masyarakat rendah serta pola asuh yang kurang, kekhawatiran terhadap efek samping dari imunisasi pada anak dan disiplin waktu petugas yang masih kurang. Kemudian, untuk faktor pendukungnya adalah: lintas sektor antara posyandu, pemerintah desa dan puskesmas, kemampuan dan keaktifan petugas dan partisipasi masyarakat yang aktif. Untuk meningkatkan Efektivitas Program Posyandu dalam Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Pakacangan, disarankan Kepala puskesmas agar memberikan sosialiasi dan pelatihan kepada kader. Kepala Desa diharapkan dapat mengupayakan anggaran yang lebih. Orang tua diharapkan selalu membawa anak ke Posyandu. Petugas Posyandu diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAAN PASIEN DI PUSKESMAS ANGKINANG KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN Anshari, M. Ridha; Arlan, Agus Sya’bani; Widiyanti, Nina
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 2 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.2.915

Abstract

Pelayanan merupakan elemen kunci dalam keberhasilan kegiatan berbasis jasa, sehingga pemerintah dan lembaga swasta harus memberikan perhatian serius terhadap penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas. Pelayanan publik harus mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Namun, berbagai permasalahan masih sering muncul dalam pelaksanaannya, seperti minimnya fasilitas kursi tunggu di Puskesmas yang menyebabkan ketidaknyamanan, terutama saat terjadi lonjakan jumlah pasien. Selain itu, sistem antrean manual sering kali memperpanjang waktu tunggu dan menurunkan efisiensi pelayanan, sedangkan halaman Puskesmas yang belum dilengkapi paving menyebabkan area menjadi berlumpur dan tidak nyaman, khususnya di musim hujan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kualitas pelayanan dan tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dengan pendekatan kuantitatif untuk menjelaskan dan menguji hubungan antarvariabel. Data dikumpulkan melalui angket dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat signifikansi α = 10% (0,10) dengan derajat bebas (db) = 97, diperoleh nilai t tabel sebesar 1,290, sedangkan nilai t hitung sebesar 49,889 (49,889 > 1,290). Hal ini mengindikasikan hubungan signifikan antara kualitas pelayanan (X) dengan kepuasan pasien (Y). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,758 menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berkontribusi sebesar 57% terhadap kepuasan pasien. Persamaan regresi linier sederhana yang diperoleh adalah Y = -0,186 + 0,876X, yang berarti bahwa setiap peningkatan satu satuan dalam kualitas pelayanan memberikan kontribusi sebesar 0,876 terhadap kepuasan pasien. Pegawai di Puskesmas Angkinang diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan untuk meningkatkan kepuasan pasien serta mencapai target organisasi. Selain itu, penting bagi pegawai untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang turut memengaruhi kepuasan pasien, meskipun kualitas pelayanan telah terbukti memiliki pengaruh signifikan. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk menambahkan variabel lain guna memperluas cakupan kajian terhadap kepuasan pasien.
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA NOMOR 7 TAHUN 2016 TENTANG PENYELENGGARAAN KEBERSIHAN DAN KEINDAHAN LINGKUNGAN (Studi tentang Pengelolaan Sampah di Desa Pakacangan Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara) Hasbiyah, Saidah; Anjilina, Anjilina
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 2 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.2.916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dalam Implementasi Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Kebersihan dan Keindahan Lingkungan di Desa Pakacangan Kabupaten Hulu Sungai Utara (Studi tentang Pengelolaan Sampah di Desa Pakacangan Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dari hasil pemahasan, maka dapat diambil kesimpulan Implementasi Peraturan Daerah Tentang Penyelenggaraan Kebersihan dan Keindahan Lingkungan di Desa Pakacangan Kabupaten Hulu Sungai Utara (Studi tentang Pengelolaan Sampah di Desa Pakacangan Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara) cukup baik dilihat dari indikator yang sesuai seperti ukuran kebijakan, kejelasan tujuan, kerjasama antar organisasi, struktur birokrasi, respon pelaksana, pemahaman pelaksana, dan kondsi lingkungan politik. Adapun aspek yang tidak sesuai yaitu sumber daya manusia, sumber daya finansial, keterlibatan organisasi informal, dukungan dari instansi lain, kondisi lingkungan sosial, dan kondisi lingkungan ekonomi. Dalam implementasi peraturan daerah terdapat faktor pendukung yaitu sikap para pelaksana kebijakan yang konsisten menerima peraturan daerah, kerjasama pengangkuan sampah. Disisi lain terdapat faktor penghambat implementasi adalah sumber daya finansial untuk kegiatan sosialisasi dan sarana prasarana yang terbatas, sumber daya manusia pengangkut sampah yang kurang, tidak adanya dukungan pihak lian dalam kegiatan gotong royong kebersihan, dan lingkungan sosial terkait dengan kebiasaan masyarakat dalam membuang sampah.