cover
Contact Name
-
Contact Email
mjagrotek@umk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
mjagrotek@umk.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Utara UMK, Gondangmanis, Kecamatan Bae, , Kab. Kudus, Provinsi Jawa Tengah, 59327
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Muria Jurnal Agroteknologi
ISSN : -     EISSN : 29621941     DOI : https://doi.org/10.24176/mjagrotek
Core Subject : Agriculture,
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan secara online oleh Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus berisi hasil penelitian tentang agronomi, bioteknologi pertanian, pemuliaan tanaman, tanah, dan proteksi tanaman. Terbit dua volume dalam setahun pada bulan Juni dan Desember.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2022): Juni" : 6 Documents clear
PERTUMBUHAN STEK KUNYIT PUTIH (Curcuma zedoaria Berg.) AKIBAT PERLAKUAN PUPUK KANDANG SAPI Ariyanto, Shodiq Eko; Arini, Nindya; Sedjati, Subur
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol 1, No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v1i1.8254

Abstract

White turmeric is one of the traditional medicinal ingredients that can inhibit the proliferation of cancer cells and has various other benefits. Turmeric grows well in loose, fertile soil, contains organic matter, and is well drained. Manure is an organic fertilizer derived from livestock manure, either in the form of solids (faeces) mixed with food residue or urine, has the ability to improve the physical, chemical, and biological properties of the soil. The purposes of this study were (1) to determine the effect of giving cow manure to white turmeric suppression, and (2) to determine the dose of cow manure used. The design used in this study was a randomized block design consisting of five levels of treatment with manure doses. cows per polybag, namely: A (0 g), B (100 g), C (200 g), D (300 g) and E (400 g). The results of the study of cow manure treatment had a significant effect on shoot growth rate, shoot length, number of leaves and growth 
KAJIAN MACAM MEDIA TANAM DAN KONSENTRASI NUTRISI AB MIX TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L) PADA SISTEM HIDROPONIK DRIP IRRIGATION Krestiani, Veronica; Supriyo, Hadi
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol 1, No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v1i1.8250

Abstract

AbstrakSelada (Lactuca sativa L) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki prospek dan nilai komersial yang cukup baik. Pemberian air ke tanaman disalurkan langsung ke daerah perakaran tanaman sehingga penggunaan sistem irigasi tetes ini sangat efektif dan efisien dalam hal penggunaaan air yaitu memiliki efisiensi irigasi mencapai 90%. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pladen Kecamatan Jekulo Kudus mulai bulan November-Desember 2018, dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri atas 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah macam media tanam yang terbagi menjadi 3 level yaitu M₁ (media pasir), M₂ (media arang sekam), M₃ (media cocopeat). Sedangkan faktor kedua adalah konsentrasi nutrisi AB Mix yang dibagi menjadi 3 level yaitu K₁ (750 ppm), K₂ (1000 ppm), K₃ (1250 ppm).Perlakuan macam media tanam sangat berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada pada sistem hidroponik drip irrigation. Ditunjukkan pada semua parameter yakni tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, panjang akar, brangkasan segar akar, brangkasan segar tajuk, brangkasan kering akar, dan brangkasan kering tajuk.Perlakuan konsentrasi nutrisi AB Mix sangat berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada pada sistem hidroponik drip irrigation. Hal ini ditunjukkan pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, panajang akar, brangakasan segar akar, barangkasan segar tajuk, brangkasan kering akar, dan brangkasan kering tajuk. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya interaksi pada parameter brangkasan kering akar dan brangkasan kering tajukAbstractLettuce (Lactuca sativa L) is one of the horticultural commodities that has quite good prospects and commercial value. The increasing number of Indonesians and the increasing awareness of the population of nutritional needs have led to an increase in the demand for vegetables. The provision of water to plants is channeled directly to the root area of the plant so that the use of this drip irrigation system is very effective and efficient in terms of water use, which has an irrigation efficiency of up to 90%. This research was carried out in Pladen Village, Jekulo Kudus District from November to December 2018, using a Complete Group Randomized Design (RAKL) consisting of 2 factors with 3 tests. The first factor is the type of planting media which is divided into 3 levels, namely M₁ (sand media), M₂ (husk charcoal media), M₃ (cocopeat media). While the second factor is the nutritional concentration of AB Mix which is divided into 3 levels, namely K₁ (750 ppm), K₂ (1000 ppm), K₃ (1250 ppm). The treatment of various planting media is very significantly influential on the growth and yield of lettuce plants in the drip irrigation hydroponic system. Shown in all parameters, namely plant height, number of leaves, leaf length, root length, fresh root brangkasan, fresh brangkasan header, dry root brangkasan, and canopy dry brangkasan. Ab Mix nutrient concentration treatment has a significant effect on lettuce plant growth and yield in the drip irrigation hydroponic system. This is indicated in the parameters of plant height, number of leaves, leaf length, root length, fresh root brangakasan, fresh canopy stuff, dry root brangkasan, and dry canopy brangkasan. The results of this study showed an interaction in the parameters of dry root brangkasan and header dry brangkasan
Pemanfaatan Isolat Bakteri Tongkol Jagung Sebagai Bioaktivator Alami Dalam Pengomposan Tongkol Jagung (Zea mays) Alpandari, Heny; Prakoso, Tangguh; Astuti, Agung; Mulyono, Mulyono
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol 1, No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v1i1.8215

Abstract

Tongkol jagung diperkirakan menyumbang sebesar 40-50% dari berat panen jagung dan memiliki kandungan lignin sebesar 15%, kandungan selulosa 45%, kandungan hemiselulosa 35% sehingga lama terurai. Proses penguraian selulosa secara alami memerlukan bantuan bakteri selulotik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan isolat bakteri dari tongkol jagung busuk yang mampu mendegradasi selulosa dan untuk mengetahui kemampuan bakteri tersebut dalam mempercepat pengomposan pada tongkol jagung. Penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap: mengambil isolat dari tongkol jagung busuk, isolasi, karakterisasi, skrining bakteri, aplikasi pada tongkol jagung dan pengamatan pengomposan. Hasil isolasi dan pemurnian dari tongkol jagung didapatkan 3 jenis bakteri selulotik yang termasuk dalam genus Bacillus, berwarna krem, putih dan merah muda. Ketiga bakteri tersebut memiliki kemampuan degradasi selulotik pada tongkol jagung, ditandai dengan zona bening pada media CMC. Pengujian Aktivator alam memberikan hasil yang tidak beda nyata dengan perlakuan aktivator komersial. C/N rasio kompos pada semua perlakuan sudah sesuai dengan SNI, yaitu perlakuan Aktivator alam 12,01, aktivator komersial 12,83 dan tanpa aktivator adalah 17,04
Aplikasi Giberelin terhadap Peningkatan Pertumbuhan dan Produktivitas Kacang Tanah (Arachis hypogea L.) Wisuda, Nova Laili; Irfan, Muhammad Dafiq; Supriyo, Hadi
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol 1, No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v1i1.8251

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi gibererin terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah (Arachis hypogea L.) dimana dilaksanakan di Desa Peganjaran Kecamatan Bae Kabupaten Kudus pada ketinggian 69,1 meter di atas permukaan laut (mdpl). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAKL) yang terdiri dari empat taraf perlakuan konsentrasi giberelin (0 ppm (G0), 75 ppm (G1), 150 ppm (G2). 225ppm (G3) ketika dimana tiap perlakuan diulang 3 kali (blok sebagai ulangan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi giberelin pada analisa lanjut Uji jarak berganda Duncan (UJBD) level 5% berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah polong kosong dan isi, bobot brangkasan dan bobot 100 biji. Pada hasil menunjukkan bobot 100 biji sebesar 44,03 gram pada pemberian giberelin 225 ppm berbeda nyata dengan kontrol dengan bobot 40,39 gram. Tanaman kacang tanah merespon positif semua konsentrasi giberelin, hal ini menunjukkan aplikasi giberelin efektif pada pertumbuhan dan produktivitas.AbstractThe purpose of this study was to determine the effect of gibberellin concentration on the growth and yield of peanuts (Arachis hypogea L.) which was carried out in Peganjaran Village, Bae District, Kudus Regency at an altitude of 69.1 meters above sea level (masl). This study used an experimental method based on a Completely Randomized Block Designed (CRBD) consisting of four levels of gibberellin concentration treatment (0 ppm (G0), 75 ppm (G1), 150 ppm (G2). 225ppm (G3) when each treatment was repeated 3 times (block as a test). The results showed that gibberellin concentration in the advanced analysis of Duncan's Multiple Range Test (UJBD) level of 5% had a significant effect on plant height parameters, the number of empty pods, stuffed pods, the weight of the stove and weight of 100 seeds. The results showed that the weight of 100 seeds at 44.03 grams for treatment of gibberellin 225 ppm was significantly different from the control with a weight of 40.39 grams. Peanut plants respond positively to all gibberellin concentrations, this indicates the effective application of gibberellin on growth and productivity.
RESPON PEMBERIAN UNSUR HARA MAKRO ESSENSIAL TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG (Zea mays) Prakoso, Tangguh; Alpandari, Heny; H Sridjono, Hendy Hendro
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol 1, No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v1i1.8217

Abstract

Jagung (Zea mays) merupakan salah satu komoditas tanaman yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi khususnya di Indonesia. Keberadaan unsur hara merupakan salah satu indikator kesuburan tanah yang merupakan sumber daya alam utama dalam sebuah kegiatan pertanian. Kemampuan tanah dalam menyediakan unsur hara makro maupun mikro yang dibutuhkan oleh tanaman, sangat penting guna menghindari adanya gejala kekahatan/defisiensi unsur hara. Sehingga salah satu solusi kekurangan unsur hara tersebut yaitu dengan cara pemupukan guna menambahkan unsur hara yang ada dalam tanah. Pendugaan kesuburan tanah bertujuan untuk mendapati keadaan unsur hara yang ada dalam tanah dengan cara mendapati gejala kekekahatan unsur hara dengan melihat perubahan yang terjadi selama pertumbuhan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor perlakuan tunggal yaitu kombinasi pemupukan, yang terdiri dari tidak dipupuk (P0), tanpa pupuk N (PK), tanpa pupuk P (NK), tanpa pupuk K (NP), dan pemupukan lengkap (NPK). Dosis pupuk yang digunakan merupakan dosis pupuk rekomendasi tanaman jagung, yaitu urea 200 kg/ha, SP-36 100 kg/ha, dan KCl 100 kg/ha. Penanaman dilakukan pada polibag. Didapatkan hasil bahwa pemberian pemupukan mempengaruhi pertumbuhan tanaman jagung khususnya pemberian unsur Nitrogen yang berperan dalam peningkatan tinggi tanaman, pembentukkan klorofil, sedangkan pada unsur Fosfor dan Kalium berperan dalam peningkatan pertumbuhan akar
Analisis Usahatani Buncis (Phaseolus vulgaris L.) di Kenagarian Canduang Koto Laweh Kecamatan Canduang Kabupaten Agam Widyastuti, Winda; Usman, Yusri; Rahmi, Elfi
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol 1, No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v1i1.8225

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kultur teknis usahatani buncis yang  dilakukan oleh petani di Kenagarian Canduang Koto Laweh serta menganalisis  besarnya pendapatan dan keuntungan masing-masing petani buncis.Metode yang  digunakan pada penelitian ini adalah metode survey. Populasi petani buncis pada  musim tanam Desember 2013 – Februari 2014 yang ada di Kenagarian Canduang  Koto Laweh ada 36 orang, yang dijadikan sampel dalam penelitian ini berjumlah 22  orang sebagai sampel dengan kriteria petani yang menanam buncis secara  monokultur, petani yang menanam di lahan kering dan petani yang mengusahakan  tanaman buncis pada musim tanam Desember 2013 – Februari 2014. Dalam  pengambilan sampel metode yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis  data yang digunakan untuk tujuan pertama yaitu secara deskriptif kualitatif sedangkan untuk tujuan kedua dilakukan secara kuantitatif.Hasil penelitian diketahui bahwa pelaksanaan budidaya atau kultur teknis  buncis yang dilakukan oleh petani di Kenagarian Canduang Koto Laweh belum sepenuhnya sesuai dengan yang dianjurkan oleh literatur, seperti lebar bedengan,waktu pemupukan, jenis pupuk, jarak tanam, kebutuhan benih dan cara  panen. Produksi yang dihasilkan oleh petani sampel adalah Rp 10.366,85 kg/Ha.  Pendapatan yang diterima petani di Kenagarian Canduang Koto Laweh sebesar 29.821.613,05/Ha, sedangkan keuntungan yang diperoleh petani buncis sebesar Rp 21.747.805,06/Ha. Analisis R/C ratio pada kegiatan usahatani buncis sebesar 1,76. 

Page 1 of 1 | Total Record : 6