cover
Contact Name
-
Contact Email
mjagrotek@umk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
mjagrotek@umk.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Utara UMK, Gondangmanis, Kecamatan Bae, , Kab. Kudus, Provinsi Jawa Tengah, 59327
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Muria Jurnal Agroteknologi
ISSN : -     EISSN : 29621941     DOI : https://doi.org/10.24176/mjagrotek
Core Subject : Agriculture,
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan secara online oleh Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus berisi hasil penelitian tentang agronomi, bioteknologi pertanian, pemuliaan tanaman, tanah, dan proteksi tanaman. Terbit dua volume dalam setahun pada bulan Juni dan Desember.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2024): Juni" : 6 Documents clear
HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN, SOSIAL DAN EMOSIONAL TERHADAP MINAT REMAJA BERTANI PADI KELUARGA DI DESA PASAR LAPAN KECAMATAN AIR PUTIH KABUPATEN BATU BARA Harahap, Mailina; Surnaherman, Surnaherman; Nurleli, Nurleli
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol 3, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v3i1.13106

Abstract

Salah satu tantangan sektor pertanian ke depan adalah perkembangan jumlah penduduk yang belum meningkat secara signifikan seiring dengan banyaknya pangan yang diproduksi di sektor pertanian. Begitu pula dengan komoditas pertanian padi yang sudah dibudidayakan secara turun temurun. Pemuda desa mempunyai peran penting dalam keberlangsungan usahatani padi di desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor lingkungan, sosial dan emosional terhadap minat remaja bertani padi sawah di desa Pasar Lapan kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara. Sampel penelitiannya adalah pemuda desa yang berjumlah 32 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemuda desa Pasar Lapan mempunyai minat yang relatif tinggi untuk melanjutkan usahatani padi keluarganya yaitu sebesar 69,7%. Faktor lingkungan, sosial dan emosional berhubungan dengan kemampuan generasi muda untuk melanjutkan usaha pertanian padi keluarga.
INOVASI PUPUK CAIR ORGANIK ECO ENZYME: RESPONS PETANI PADI DI DESA WONOSOCO, KECAMATAN UNDAAN KABUPATEN KUDUS Fajri, Wahid Nur; Shabila, Riany Aulia; Fairuzia, Fazat; Yuliani, Farida; Imanuddin, Muhamad
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol 3, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v3i1.13121

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi persepsi petani terhadap penggunaan pupuk organik eco-enzyme dan faktor-faktor yang memengaruhi persepsi petani padi terhadap pupuk organic eco-enzyme di Desa Wonosoco Kecamatan Undaan, Kudus. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2024 dengan menggunakan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan skala Likert dan analisis deskriptif untuk memahami karakteristik serta persepsi petani padi terhadap pupuk organik eco-enzyme.Hasil penelitian menunjukkan petani padi di desa Wonosoco umumnya berusia 52 hingga 57 tahun yang artinya peran petani millenial masih rendah.  Lama usahatani umumnya sudah cukup lama yaitu 31-36 tahun, dengan Pendidikan sekolah dasar, sebagian besar pernah mengikuti pelatihan, dan kepemilikan lahan petani di desa Wonosoco umumnya milik pribadi. Petani padi di desa Wonosoco beranggapan budidaya tanaman padi dengan pupuk organik menguntungkan, dan keuntungannya akan berbeda, dan tidak ada peningkatan hasil panen dibandingkan budidaya menggunakan pupuk kimia. Petani masih ragu apakah pupuk organik eco-eco enzyme sesuai atau tidak dengan kebiasaan masyarakat. Anjuran penggunaan pupuk organik tidak sesuai dengan kebiasaan masyarakat sekitar yang umumnya menggunakan pupuk kimiawi, serta akan mengubah kebiasaan olah lahan masyarakat. Budidaya dengan pupuk organik dianggap sulit dan tidak praktis dibanding dengan pupuk kimiawi. Meskipun, dari tingkat kemudahan untuk dicoba petani beeranggapan bahwa budidaya tanaman dengan pupuk organik cukup mudah dicoba, dan dapat diaplikasikan di berbagai jenis tanaman. Apabila dilihat dari hasil panen, nilai tambah dan kualitas pada budidaya tanaman secara organik terlihat signifikan, sayangnya dari pendapatan tidak berbeda jauh dari budidaya secara konvensional.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) TERHADAP FREKUENSI DAN PEMBUMBUNAN DAN DOSIS PUPUK KALIUM YANG BERBEDA Kumara Sari, Bayu Thyas; Arini, Nindya; Suharijanto, Suharijanto
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol 3, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v3i1.13070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh frekuensi pembumbunan dan dosis pupuk kalium terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea L.). Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Pengembangan Perbenihan Palawija (KPPP) Rendole Pati. Penelitian ini dimulai pada bulan Juni sampai September 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah percobaan faktorial dengan rancangan dasar Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor yang pertama yaitu Frekuensi Pembumbunan dengan tiga taraf yaitu tanpa pembumbunan (P0), pembumbunan 1 kali (P1), pembumbunan 2 kali (P2). Faktor yang kedua yaitu dosis pupuk kalium dengan 4 taraf yaitu 0 kg/ha KCl (K0), 50 kg/ha KCl (K1), 100 kg/ha KCl (K2), 150 kg/ha KCl (K3). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah cabang, umur berbunga, jumlah polong total per tanaman, jumlah polong hampa per tanaman, jumlah polong berisi per tanaman, jumlah biji per polong, bobot segar polong per tanaman, bobot kering polong per tanaman, bobot kering 100 biji, bobot kering tanaman, produksi polong per hektar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan frekuensi pembumbunan, berpengaruh nyata pada tinggi tanaman umur 6 MST, umur berbunga, jumlah polong hampa per tanaman, jumlah biji per polong, bobot kering 100 biji. Perlakuan dosis pupuk kalium tidak berpengaruh nyata pada semua parameter. Tidak terjadi interaksi antara perlakuan frekuensi pembumbunan dan dosis pupuk kalium terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI TEMBAKAU NAGARI BARUAH GUNUANG KECAMATAN BUKIT BARISAN KABUPATEN LIMAPULUH KOTA Agustia, Ratna; Patri Enati, Nin; Fefriyanti, Fefriyanti; Sulastri, Sulastri; Yuliatri, Yuliatri
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol 3, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v3i1.13199

Abstract

Pertanian melalui sektor pertanian khususnya di daerah yang memiliki potensi unggulan yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah terutama dari penduduk pedesaan yang masih berada pada garis kemiskinan.  Untuk itu, berbagai investasi dan kebijakan telah dilakukan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan disektor pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani tembakau yang ada di Kelompok Tani Hijau Daun Nagari Baruah Gunuang kecamatan Bukik Barisan, Lima Puluh Kota. Penelitian dilakukan di Nagari Baruah Gunuang, Kecamatan Bukit Barisan, Kabupaten Lima Puluh Kota. Pemilihan Nagari Baruah Gunuang sebagai tempat penelitian dilakukan secara sengaja (purposive). Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan untuk menjawab persoalan masalah – masalah pengaruh faktor produksi terhadap produksi tembakau di Kecamatan Bukik barisan Kabupaten Lima Puluh Kota yang nantinya mempengaruhi pendapatan yaitu dengan Analisis regresi berganda. Dari hasil Variabel Produktivitas, Variabel Harga, Variabel Luas Lahan dan Variabel Saluran Pemasaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan tembakau. Variabel biaya produksi danvariabel umur berpengaruh negatif dan signifikan terhadap produksi tembakau di Kecamatan Bukik Barisan, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. 
PENGARUH PEMBERIAN MICROORGANISME LOKAL (MOL) BONGGOL PISANG TERHADAP TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt.) Anwar, Khairul; Wisuda, Nova Laili; Alpandari, Heny; Prakoso, Tangguh
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol 3, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v3i1.13074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh Mikroorganisme Lokal (MOL) dari bonggol pisang terhadap pertumbuhan tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.), mengingat pentingnya pengembangan pertanian yang ramah lingkungan untuk menjaga keberlanjutan produksi dan kesehatan tanah. Penggunaan MOL dari bonggol pisang menjadi krusial dalam mendukung pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH) wilayah Semarang, specifically di Kebun Palawija Rendole I Pati. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan satu faktor tunggal yang terdiri dari tiga perlakuan, yaitu konsentrasi MOL 0 ml/l (Mo), 150 ml/l (M1), dan 300 ml/l (M2), dengan masing-masing perlakuan diulang tiga kali, sehingga total terdapat 9 plot percobaan. Data hasil penelitian akan dianalisis menggunakan Analisis Varians (ANOVA), dan jika terdapat perbedaan signifikan antar perlakuan, akan dilanjutkan dengan Uji DMRT (Duncan's Multiple Range Test) dengan tingkat signifikansi α 0,05%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi MOL dari bonggol pisang berpengaruh signifikan terhadap berbagai parameter seperti bobot segar brangkasan, bobot kering brangkasan, dan kadar gula, dengan hasil terbaik pada perlakuan M2 (300 ml/L).
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN OKRA HIJAU (Abelmoschus esculentus L.) TERHADAP KONSENTRASI DAN FREKUENSI PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA (PGPR) Alpandari, Heny; Krestiani, Veronica; Sari, Sindi Indah
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol 3, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v3i1.13088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan frekuensi pemberian plant growth promoting rhizobacteria (PGPR) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman okra hijau (Abelmoschus esculentus L.). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Klaling, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, pada bulan Februari sampai bulan Mei 2023. Penelitian faktorial berpola Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL). Terdiri dari 2 (dua) faktor sebagai perlakuan. Faktor yang pertama adalah konsentrasi (K) PGPR dengan 3 taraf perlakuan yaitu: K1(10ml/l), K2 (20ml/l), K3 (30ml/l). Faktor kedua adalah frekuensi pemberian PGPR dengan 2 taraf perlakuan yaitu: F1 (2 kali pemberian yaitu 1x pada masa vegetatif dan 1x masa generatif) dan F2 (4 kali pemberian yaitu 2x masa vegetatif dan 2x masa generatif). Parameter yang diamati meliputi: 1) tinggi tanaman, 2) umur berbunga, 3) jumlah buah per tanaman, 4) bobot buah per tanaman, 5) diameter buah, 6) panjang buah. Berdasarkan hasil penelitian, perlakuan K2F1 (20ml/l dengan 2x pemberian PGPR: 1x fase vegetative dan 1x fase generatif) memberikan pengaruh yang lebih baik pada parameter umur berbunga, bobot buah per tanaman dan diameter buah.

Page 1 of 1 | Total Record : 6