cover
Contact Name
Sakinah Ubudiyah Siregar
Contact Email
sakinah@ulb.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmapen@ulb.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.ulb.ac.id/index.php/berkala/about/editorialTeam
Location
Kab. labuhanbatu,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Pendidikan
ISSN : 30474086     EISSN : 30474086     DOI : https://doi.org/10.36987/jmapen
Core Subject : Education,
Jurnal Mahasiswa Pendidikan (JMAPEN) diterbitkan oleh LPPM Universitas Labuhanbatu yang berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh mahasiswa beserta dosen, guru ataupun praktisi dan ahli ilmuwandalam disiplin ilmu pendidikan dan pembelajaran serta kajian umum lainnya. Jurnal Mahasiswa Pendidikan (JMAPEN) adalah publikasi interdisipliner tentang penelitian dan penulisan asli tentang pendidikan yang menerbitkan karya ilmiah ke khlayak nasional. Ruang lingkup artikel ilmiah yang dapat dipublikasikan di JMAPEN adalah sebagai berikut: 1. Model/Model/Metode Pembelajaran 2. Media Pembelajaran 3. Kurikulum Pendidikan 4. Penilaian dan Evaluasi dalam Pembelajaran 5. Teori, Desain, Pengembangan Pendidikan 6. Desain Didaktis dalam Pembelajaran 7. Program Profesi Guru (PPG)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2020)" : 10 Documents clear
perbandingan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning (PBL) dan reciprocal teaching (RT) harahap, siska febriani
JURNAL MAHASISWA PENDIDIKAN Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jmapen.v1i2.1876

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) lebih tinggi dibandingkan dengan model pembelajaran Reciprocal Teaching (RT) pada kelas X-Akuntansi Eksperimen I dan Kelas X-TKJ Eksperimen II (2) Untuk mengetahui apakah terdapat interaksi antara kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Reciprocal Teaching (RT) Kelas X SMK Swasta Az – Zahra Sonomartani. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dan tempat penulis mengadakan penelitian adalah SMK Swasta Az – Zahra Sonomartani dikelas X Tahun Pembelajaran 2019/2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X yang berjumlah 89 siswa. Sampel dalam penelitian ini kelas X – Akuntansi sebanyak 33 orang sebagai kelas eksperimen 1 A1B pada model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan kelas kelas X – TKJ sebanyak 34 orang sebagai kelas eksperimen 2 A2B pada model pembelajaran Reciprocal Teaching (RT). Teknik pengumpulan data diperoleh dengan cara tes berupa uraian dan teknik analisis data yang gunakan adalah, uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis atau uji two way anova. Berdasarkan hasil tes yang diberikan rata-rata nilai Problem Based Learning (PBL) adalah 62.93, dan Standar deviasi 14.48. Rata-rata nilai Reciprocal Teaching (RT) adalah 70.06, dan Standar deviasi 14.97. Berdasaran pengujian hipotesis menggunakan uji two way anova dan uji Tukey HSD ditunjukkan bahwa kelas eksperimen dengan taraf signifikan α = 0,05 dalam kasus ini nilai signifikan pada model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada value tinggi dan sedang adalah sebesar 0.003 dan pada value sedang dan rendah sebesar 0.000, sedangkan pada value  rendah dan tinggi adalah sebesar 0.000 artinya Ho ditolak dan Ha diterima dan nilai signifikan pada model pembelajaran Reciprocal Teaching (RT) pada value tinggi dan sedang adalah sebesar 0.459, dan pada value sedang dan rendah sebesar 0.225, dan pada value  rendah dan tinggi adalah sebesar 0.079 artinya Ho diterima dan Ha ditolak. Berdasarkan hasil penelitian pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) lebih tinggi tingkat kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dari pada model pembelajaran Reciprocal Teaching (RT) dan Tidak terdapat interaksi kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Reciprocal Teaching (RT) nilai sig 0.661.
analisis kemampuan berpikir kreatif matematis dalam menyelesaikan soal-soal terbuka ditinjau dari konsep diri siswa irsyah, hikmatul hayati
JURNAL MAHASISWA PENDIDIKAN Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jmapen.v1i2.1875

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) lebih tinggi dibandingkan dengan model pembelajaran Reciprocal Teaching (RT) pada kelas X-Akuntansi Eksperimen I dan Kelas X-TKJ Eksperimen II (2) Untuk mengetahui apakah terdapat interaksi antara kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Reciprocal Teaching (RT) Kelas X SMK Swasta Az – Zahra Sonomartani. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dan tempat penulis mengadakan penelitian adalah SMK Swasta Az – Zahra Sonomartani dikelas X Tahun Pembelajaran 2019/2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X yang berjumlah 89 siswa. Sampel dalam penelitian ini kelas X – Akuntansi sebanyak 33 orang sebagai kelas eksperimen 1 A1B pada model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan kelas kelas X – TKJ sebanyak 34 orang sebagai kelas eksperimen 2 A2B pada model pembelajaran Reciprocal Teaching (RT). Teknik pengumpulan data diperoleh dengan cara tes berupa uraian dan teknik analisis data yang gunakan adalah, uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis atau uji two way anova. Berdasarkan hasil tes yang diberikan rata-rata nilai Problem Based Learning (PBL) adalah 62.93, dan Standar deviasi 14.48. Rata-rata nilai Reciprocal Teaching (RT) adalah 70.06, dan Standar deviasi 14.97. Berdasaran pengujian hipotesis menggunakan uji two way anova dan uji Tukey HSD ditunjukkan bahwa kelas eksperimen dengan taraf signifikan α = 0,05 dalam kasus ini nilai signifikan pada model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada value tinggi dan sedang adalah sebesar 0.003 dan pada value sedang dan rendah sebesar 0.000, sedangkan pada value  rendah dan tinggi adalah sebesar 0.000 artinya Ho ditolak dan Ha diterima dan nilai signifikan pada model pembelajaran Reciprocal Teaching (RT) pada value tinggi dan sedang adalah sebesar 0.459, dan pada value sedang dan rendah sebesar 0.225, dan pada value  rendah dan tinggi adalah sebesar 0.079 artinya Ho diterima dan Ha ditolak. Berdasarkan hasil penelitian pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) lebih tinggi tingkat kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dari pada model pembelajaran Reciprocal Teaching (RT) dan Tidak terdapat interaksi kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Reciprocal Teaching (RT) nilai sig 0.661.
PENGARUH PENDEKATAN MODEL PEMBELAJARAN JELAJAH ALAM SEKITAR (JAS) TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATERI EKOSISTEM DI KELAS X SMA NEGERI 1 MARBAU Elysa Rohayani Hasibuan, Ria Limaya Sari Nurhakima Ritonga,
JURNAL MAHASISWA PENDIDIKAN Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jmapen.v1i2.1705

Abstract

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui Pengaruh Pendekatan Model Pembelajaran Jelajah Alam Sekitar (JAS) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Ekosistem di Kelas X SMA Negeri 1 Marbau. Jenis penelitian adalah quasi eksperimen dimana desain penelitiannya melibatkan perlakuan yang berbeda antar 2 kelas, Desain penelitian ini melibatkan perlakuan yang berbeda antar 2 kelas, sehingga bila ditinjau dari perlakuan maka jenis penelitian ini termasuk jenis eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X terdiri dari 2 Kelas dengan jumlah 70 orang siswa. Sampel dalam penelitian ditentukan secara total sampling yang berjumlah 70 orang. Dimana Hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Marbau pada materi ekosistem dengan menggunakan pendekatan pembelajaran Jelajah Alam Sekitar (JAS) dapat dilihat perubahan nilai dari pretest ke posttest kelas eksperimen diperoleh rata-rata 80,43 dengan kategori baik dengan standar deviasi 107,667. Skor maksimum diperoleh gain eksperimen adalah 90 dan minimum adalah 65. Sedangkan untuk gain perubahan nilai dari pretest ke posttest pada kelas kontrol diperoleh rata-rata 72,14 dengan kategori cukup baik dengan standar deviasi 6,891. Skor maksimum yang diperoleh gain kontrol adalah 85 dan minimum adalah 60. Ada Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Jelajah Alam Sekitar (JAS) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Ekosistem di Kelas X SMA Negeri 1 Marbau. Kata Kunci : Pengaruh, Pendekatan, Pembelajaran, Jelajah Alam Sekitar (JAS), Hasil Belajar
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS X DI SMK SWASTA AZ-ZAHRA SONOMARTANI T.P. 2019/2020 ENDANGSIH, SRI
JURNAL MAHASISWA PENDIDIKAN Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jmapen.v1i2.1880

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah, (1) Untuk mengetahui ,apakah model pembelajaran Examples Non Examples dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika (2) Untuk mengetahui , efektifitas pengguanaan model pembelajaran Examples Non Examples dalam pembelajaran matematika   Metode penelitian yang di gunakan adalah metode Quasi eksperimen.   Penelitian  dilakukan  di  SMK swasta Az- Zahra sonomartani pada bulan April 2020. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan tes, angket dan dokumentasi pada kelas X Akuntansi yang berjumlah 33 siswa. Teknik analisis data menggunakan deskriptif data, uji validitas tes,uji normalitas, uji homogenitas,dan uji hipotesis serta uji gain,Kesimpulan  dari  penelitian  ini  yaitu  (1)  Dari penelitian di atas dapat di ketahui bahwa model pembelajaran Examples Non Examples dapat meningkatkan kemapuan berfikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika pada kelas X Akuntansi di SMK Swasta Az-Zahra Sonomartani dengan di nilai rata-rata siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran examples non examples lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata siswa sebelum menggunakan model pembelajaran examples non examples yaitu 57,30 dibandingkan 83,55.       Nilai tertinggi yang diperoleh siswa sebelum menggunakan model pembelajaran examples non examples 75.Nilai tertinggi yang diperoleh siswa setelah menggunakan model pembelajaran examples non examples 95. Berdasarkan uji normalitas dengan menggunakan SPSS Statistik 17.0 dapat terlihat nilai signifikan (2-tiled)  0,051 dinyatakan normal karena lebih besar dari 0,05. Berdasarkan hasil uji t dengan menggunakan SPSS 17.30 diketahui nilai signifikan 0,0510 > α = 0,05 sehingga Ha diterima dan menolak Ho. Berarti terdapat pengaruh model pembelajaran examples non examples terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dikelas X Akuntansi SMK Az-Zahra Sonomartani. (2) Dari hasil perhitungan uji N-Gain Score  tersebut, menunjukan bahwa nilai rata-rata N-gain score untuk metoda pembelajaran Examples Non Examples sebesar 62,6187 atau 62,61 % termasuk dalam kategori cukupefektif. Maka dapat di simpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Examples Non Examples cukup efektif dalam meningkatkan berfikir kritis siswa kelas X Akuntansi di SMK Swasta Az-Zahra SonomartaniSemakin  tinggi  kesesuaiankegiatan ekstrakurikuler dengan minat maka semakin tinggi kreativitas siswa dengan nilai rxy1=0,546 (2) Semakin tinggi kesesuaian kegiatan ekstrakurikuler dengan minat maka semakin tinggi kemandirian dengan nilai rxy2=0,599. (3) Semakin tinggi kesesuaian kegiatan ekstrakurikuler dengan minat maka semakin tinggi kesiapan kerja siswa dengan nilai rxy3=0,574. Kata kunci : Efektivitas Examples Non Examples, Kemampuan berpkir kritis
PENGARUH PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA PADA MATERI SKALA DAN PERBANDINGAN DI KELAS VII SMP NEGERI 4 KUALUH SELATAN PARILIAN MANULLANG, JON ARLEN
JURNAL MAHASISWA PENDIDIKAN Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jmapen.v1i2.1871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pendekatan pembelajaran matematika realistik terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa pada materi skala dan perbandingan di kelas VII SMP Negeri 4 Kualuh Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 4 Kualuh Selatan. Sampel penelitian diambil secara acak sehingga diperoleh dua kelas sampel. Kelas eksperimen mendapat pendekatan pembelajaran matematika realistik dan kelas kontrol mendapat pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan tes kemampuan berfikir kreatif. Analisis data dilakukan dengan analisis varian (ANAVA) dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan pembelajaran matematika realistik terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa pada materi skala dan perbandingan di kelas VII SMP Negeri 4 Kualuh Selatan dapat dilihat dari nilai koefisien determinasi R-Square sebesar 0.516 atau 51,60%. Hal ini menunjukkan bahwa sebesar 51,60% variasi variabel dependent (kemampuan berfikir kreatif matematis siswa) dapat dijelaskan oleh 2 variabel independent (pendekataan pembelajaran matematika realistik dan pembelajaran konvensional), artinya pengaruh variabel independen terhadap perubahan variabel dependen adalah 51,60%, sedangkan sisanya sebesar 49.40% dipengaruhi oleh variabel lain selain variabel independen.. Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti menyarankan pendekatan pembelajaran matematika realistik pada pembelajaran matematika  dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam pembelajaran matematika yang inovatif.
PELAKSANAAN MANAJAMEN BERBASIS SEKOLAH (STUDI KASUS DI MTS NUR IBRAHIMY KABUPATEN LABUHANBATU TAHUN AJARAN 2018/2019) Agus Anjar, Sona Fitri Dalimunthe, Mila Nirmala Sari Hasibuan,
JURNAL MAHASISWA PENDIDIKAN Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jmapen.v1i2.1706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pelaksanaan kepala sekolah dalam memanajemen baik sarana prasarana sekolah, tujuan, manfaat, fungsi, prinsip-prinsip manajemen, program sekolah, tenaga pendidik, serta dewan komite dengan masyarakat setempat. Hal ini dilakukan dengan wawancara kepada responden yaitu bapak Kepala Sekolah MTs Nur Ibrahimy Labuhanbatu dan wawancara kepada guru, tata usaha, dewan komite, siswa, orang tua siswa, satpam dan masyarakat yang ada di lingkungan sekitar sekolah. Dengan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan manajemen berbasis sekolah di MTs Nur Ibrahimy kecematan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu. Metode penelitian yang di gunakan adalah penelitian kualitatif dengan cara deskripsi dan menggunakan teknik pengumpulan data seperti : observasi, wawancara, tape recorder, dan dokumentasi. Waktu penelitian dilakukan di sekolah MTs Nur Ibrahimy kecematan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu pada bulan April 2019. Data primer di peroleh melalui wawancara langsung dengan berbagai informan, dan data sekunder yang di peroleh berdasarkan dari fakta, data bentuk teks, dan data bentuk gambar dan lain-lain. Hasil penelitian ini terbukti dari hasil wawancara tentang pelaksaanaan manajemen berbasis sekolah di MTs Nur Ibrahimy sudah terlaksana dengan baik, namun ada beberapa yang belum terlaksana mengenai fasilitas dan sarana dan prasarana yaitu tempat Mushola dan ruang Laboratorium Komputer. Faktor kendalanya dalam pelaksanaan manajemen berbasis sekolah di MTs Nur Ibrahimy Kabupaten Labuhanbatu adalah tempat sekolah yang sempit, sehingga untuk membangun Mushola tidak ada lokasi yang mendukung, dan kendala mengenai sarana dan prasarana di sekolah adalah Laboratorium komputer belum ada, sebab karena kurangnya dana untuk mencukupi. Dan peneliti memberikan saran kepada bapak Yayasan sekolah agar lebih memperhatikan lagi sekolah agar terlaksanakan yang belum terwujud, selain kepala sekolah ada guru yang di pandang sebagai faktor kunci yang berhadapan langsung dengan peserta didik dan faktor lain seperti lingkungan yang mempengaruhi proses pembelajaran. Kata kunci : Manajemen, Berbasis, Sekolah
pengaruh pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan komunikasi dan self efficacy matematis siswa wati, erna
JURNAL MAHASISWA PENDIDIKAN Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jmapen.v1i2.1878

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui ada pengaruh pembelajaranproblem based learning terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa dikelas X Smk Swasta Az – Zahra Sonomartani, 2 ) untuk mengetahui ada pengaruhkepercayaan diri siswa setelah mengikuti pembelajaran problem based learning.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dan tempat penulis mengadakan penelitianadalah SMK Swasta Az – Zahra Sonomartani dikelas X Akuntansi tahunpembelajaran 2019/2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas Xyang berjumlah 89 siswa. Sampel dalam penelitian ini kelas X Akuntasi sebanyak33 orang sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data diperoleh dengancara tes dan nontes, tes berupa uraian dan nontes berupa angket , teknik analisisdata yang digunakan adalah, uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis atau ujit. Berdasarkan hasil tes yang diberikan rata-rata nilai pretest siswa adalah 18.85dan standar deviasi 4.512 dan rata-rata nilai posttest siswa adalah 27.57 danstandar deviasi 5.321 hal ini menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi siswaberpengaruh setelah diberikan perlakuan ( pembelajaran problem based learning).Hasil nontes yang diberikan rata-rata nilai pretest siswa adalah 27.45 dan standardeviasi 6.860 dan rata-rata nilai posttest siswa adalah 46.39 dan standar deviasi7.318 hal ini menunjukkan bahwa kemampuan self efficacay siswa berpengaruhsetelah diberikan perlakuan ( pembelajaran problem based learning) Berdasarkanpengujian hipotesis pertama menggunakan uji t dengan teknik indenfendentsamples t-test ditunjukkan bahwa kelas eksperimen pada taraf signifikan α = 0.05dalam kasus ini nilai sig 0.000 > 0.005 sehingga dalam hal ini H0 ditolak Haditerima berarti ada pengaruh pembelajaran problem based learning terhadapkemampuan komunikasi matematika siswa. Hipotesis kedua menggunakan uji tdengan teknik indenfendent samples t-test ditunjukkan bahwa kelas eksperimenpada taraf signifikan α = 0.05 dalam kasus ini nilai sig 0.000 > 0.005 sehinggadalam hal ini H0 ditolak Ha diterima berarti ada pengaruh pembelajaran problembased learning terhadap kemampuan self efficacy matematika siswa. Berdasarkanhasil penelitian bahwa semakin sering guru menggunakan pembelajaran problembased learning dalam pembelajaran Matematika, maka kemampuan komunikasidan self efficacy siswa akan semakin meningkat.
analisis kemampuan berpikir kreatif matematis dalam menyelesaikan soal-soal terbuka ditinjau dari konsep diri siswa hayati irsyah, hikmatul
JURNAL MAHASISWA PENDIDIKAN Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jmapen.v1i2.1877

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis dalam menyelesaikan soal-soal terbuka ditinjau dari konsep diri siswa. Kemampuan berpikir kreatif matematis dapat diidentifikasi dagan menyelesaikan soal-soal terbuka pada materi persamaan linier tiga variable yang dibuat berdasarkan indikator kemampuan berpikir kreatif dalam penelitian yaitu (1) Fluency (kelancaran) adalah menghasilkan banyak gagasan pemecahan masalah, (2) Originality (Keaslian)  adalah penyampaian solusi dengan cara baru/ unik (berbeda dengan jawaban yang lain), (3) Elaboration adalah menguraiakan secara runtut langkah penyelesaian masalah. Pemilihan subjek penelitian ini menggunakan teknik  purposive sampling  yang terdiri dari 34 siswa kelas X TKJ di SMK Swasta Az Zahra Sonomartani. Adapun jawaban yang ditampilkan pada penelitian ini terdiri dari  1 siswa berkemampuan matematika tinggi, 2 siswa berkemampuan matematika sedang dan 2 siswa berkemampuan matematika rendah kelas X TKJ di SMK Swasta Az-Zahra Sonomartani Tahun Pembelajaran 2019/2020. Metode pengumpulan data dengan metode dokumentasi dan metode tes dengan melalui 3 langkah analisis yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal-soal terbuka ditinjau dari konsep diri siswa tergolong rendah dengan hasil rata-rata persentase tiap indikator yaitu:  29% pada indikator Fluency; 22% pada indikator originality; dan 3% pada indikator Elaboration. Artinya kemampuan berpikir kreatif matematis dalam menyelesaikan soal-soal terbuka ditinjau dari konsep diri siswa  di kelas X TKJ SMK Swasta Az-Zahra Sonomartani tergolong berkemampuan rendah.
ISLAM NUSANTARA DALAM PERSPEKTIF NILAI KE-INDONESIAAN Hasyim, Ridwan
JURNAL MAHASISWA PENDIDIKAN Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jmapen.v1i2.1803

Abstract

Artikel ini menelusuri Islam Nusantara dalam perspektif nilai ke-Indonesiaan yang menunjukkan sisi humanisme-religius dalam moderasi beragama warga negara sebagai bentuk nasionalisme yang diwujudkan dalam gerakan keagamaan. Melalui studi pustaka, artikel ini menganalisis keterkaitan konsep Islam Nusantara dengan nilai-nilai ke-Indonesiaan yang telah melebur menjadi praktik keberagamaan sekaligus menjadi warna bagi negara Indonesia yang majemuk dan plural. Ditemukan bahwa keterkaitan antara Islam Nusantara dengan nilai ke-Indonesiaan terletak pada berkembangnya praktik keagamaan yang sejalan dengan nilai-nilai ke-Indonesia yang diperkuat melalui kearifan lokal sehingga memperkuat identitas Islam dan Indonesia yang sama-sama bersifat terbuka, moderat, humanis (menjunjung nilai kemanusiaan), kolektif (mengutamakan persatuan) dan egaliter (menjunjung kesetaraan). Hal tersebut merefleksikan bahwa konsepsi Islam Nusantara menjadi ruh bagi moderasi beragama di Indonesia yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.Kata Kunci: Islam Nusantara, Nilai Ke-Indonesiaan, Moderasi Beragama
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA DI KELAS VIII SMP NEGERI 3 AEK NATAS Zunaidy Abdullah Siregar, Rahmayani Putri, Maharani Gultom,
JURNAL MAHASISWA PENDIDIKAN Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jmapen.v1i2.1703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak pengaruh model pembelajaran Problem solving dan model pembelajaran Mind Mapping terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok sistem pencernaan pada manusia di kelas VIII SMPN 3 Aek Natas. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Aek Natas yang terdiri dari 2 kelas yaitu kelas VIIIA , dan VIIIb yang berjumlah 51 orang siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 2 (dua) kelas yang ditentukan Dengan teknik purposive sampling yaitu kelas eksperimen dengan jumlah! siswa! 25 orang siswa dan sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 26 orang siswa. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan SPSS 22 maka diperoleh nilai thitung =8,29>ttabel = 2,011 dengan taraf nyata α = 0,05 dan dk= 48 sehingga thitung berada pada daerah penolakan Ho yang berarti hipotesis Ho ditolak dan hipotesis Ha diterima. Sehingga dapat dikatakan bahwa dengan memanfaatkan model pembelajaran Problem solving dan Two Stay Two Stray dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran biologi di kelas VIII SMP Negeri 3 Aek Natas, hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang berarti antara kelas eksperimen 1 (VIIIB) dengan penggunaan model pembelajaran Problem solving dan kelas eksperimen 2 (VIIIA) dengan penggunaan model pembelajaran Mind mapping. Oleh karena itu, ada perbedaan yang signifikan dengan digunakannya model pembelajaran Problem solving dan Mind mapping terhadap hasil belajar biologi siswa. Kata Kunci :Model Pembelajaran Problem Solving, Model Pembelajaran Mind Mapping dan Hasil belajar siswa

Page 1 of 1 | Total Record : 10