cover
Contact Name
Yohanes Andika Tjitrajaya
Contact Email
andikatj@unpar.ac.id
Phone
+6281394577196
Journal Mail Official
pedr.ie@unpar.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan Gedung 9 - Ruang 9406 (lantai 4) Jalan Ciumbuleuit no. 94 Bandung - 40141
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Parahyangan Economic Development Review (PEDR)
ISSN : -     EISSN : 30263948     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Parahyangan Economic Development Review (PEDR) dengan ISSN 3026-3948 (online) adalah jurnal yang dipublikasikan oleh Jurusan Ilmu Ekonomi, Universitas Katolik Parahyangan. Jurnal ini terbit berkala dua kali dalam setahun, yaitu Mei dan November. Jurnal ini menampung karya ilmiah di bidang Ekonomi yang menekankan pada pendekatan kuantitatif atau analisis berdasarkan data, dan memberikan kontribusi yang baru dan relevan. PEDR menerima karya ilmiah untuk topik, tapi tidak terbatas, antara lain: Ekonomi Industri Ekonomi Internasional Ekonomi Pertanian Ekonomi Sumber Daya Manusia Ekonomi pembangunan Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Ekonomi Publik Ekonomi Pariwisata Ekonomi Regional Kebijakan ekonomi Ekonomi Perbankan dan Kebanksentralan Ekonomi Keuangan Ekonomi Keuangan Publik Ekonomi Moneter
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2023): Parahyangan Economic Development Review" : 13 Documents clear
Potensi Biomassa Dalam Transisi Energi di Indonesia Primadanty, Ria Putri
PARAHYANGAN ECONOMIC DEVELOPMENT REVIEW Vol 2 No 2 (2023): Parahyangan Economic Development Review
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/pedr.v2i2.7707

Abstract

Energi biomassa merupakan asset untuk transisi energi di Indonesia. Transisi energi akan terjadi dari perekonomian energi non fosil ke energi biomassa. Penelitian ini membahas tentang ketersediaan ekonomi energi biomassa di Indonesia, hambatan-hambatan yang perlu diselesaikan, serta kebijakan pemerintah terkait biomassa di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kajian pustaka dari sumber-sumber terkait yang diterbitkan antara tahun 2009-2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa energi biomassa di Indonesia memiliki potensi sebesar 146,7 ton per tahun. Dari keseluruhan energi primer, pasokan energi biomassa dikatakan sebagai pasokan terbesar kedua setelah energi minyak bumi. Energi biomassa dapat dimanfaatkan sebagai energi listrik dan gas. Untuk energi listrik biomassa saja, per tahunnya berpotensi sebesar 24,46 GW. Transisi ini ditargetkan akan terjadi sampai dengan tahun 2050.
Praktik Perdagangan Karbon Dalam Perspektif Ekonomo Institusi Studi Kasus: Proyek Katingan Mentaya Boediarto, Yohanes Mikha
PARAHYANGAN ECONOMIC DEVELOPMENT REVIEW Vol 2 No 2 (2023): Parahyangan Economic Development Review
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/pedr.v2i2.7728

Abstract

Cita-cita penurunan emisi GRK dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya lewat skema perdagangan karbon. Indonesia sudah ikut berpartisipasi dalam perdagangan karbon khususnya di sektor kehutanan lewat proyek konservasi seperti yang dilakukan PT RMU melalui proyek Katingan Mentaya. Namun dalam praktiknya, perdagangan karbon yang dilaksanakan belum optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi perdagangan karbon di Indonesia, khususnya yang dilakukan melalui proyek Katingan Mentaya dan bagaimana peran unsur kelembagaan didalamnya. Dari analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan beberapa hal, yaitu (1) skema perdagangan karbon yang dilakukan Indonesia saat ini masih bersifat sukarela (2) peran PT RMU dan Pemerintah sebagai institusi yang terlibat langsung dalam proyek Katingan Mentaya perlu dikaji ulang untuk meminimalisir masalah yang ada.
Peran Sentral Infrastruktur dalam Memperbaiki Distribusi Pendapatan di Sumatera Utara Sigiro, Ely
PARAHYANGAN ECONOMIC DEVELOPMENT REVIEW Vol 2 No 2 (2023): Parahyangan Economic Development Review
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/pedr.v2i2.8149

Abstract

Ketimpangan pendapatan adalah isu penting di berbagai wilayah/ negara. Ketimpangan yang lebar dapat menimbulkan krisis yang lebih kompleks seperti masalah kependudukan, ekonomi, sosial, politik, dan lingkungan. Dalam konteks makro, ketimpangan dapat merugikan proses pembangunan yang ingin dicapai suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi berbagai variabel termasuk infrastruktur dalam menjembatani ketimpangan pendapatan di Provinsi Sumatera Utara. Metode analisis yang digunakan adalah uji regresi OLS. Hasil estimasi menunjukkan bahwa PDRB dan panjang jalan (sebagai proxy penyediaan infrastruktur) secara signifikan berpengaruh terhadap ketimpangan pendapatan. PDRB memperburuk ketimpangan sementara infrastruktur memperbaiki ketimpangan pendapatan.

Page 2 of 2 | Total Record : 13