cover
Contact Name
Hardi
Contact Email
apn.ska@gmail.com
Phone
+6282222215269
Journal Mail Official
apn.ska@gmail.com
Editorial Address
Jl Adi Sumarmo No 40 Kartasura Sukoharjo
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Muara: Jurnal Manajemen Pelayaran Nasional
ISSN : 27766578     EISSN : 27156583     DOI : 10.62826
Jurnal Muara : Jurnal Manajemen Pelayaran Nasional adalah jurnal yang menerbitkan artikel yang melaporkan hasil penelitian di bidang manajemen pelayaran dengan berbagai topik antara lain, namun tidak terbatas pada bidang fungsional manajemen pemasaran, manajemen keuangan, manajemen strategis, manajemen operasi, manajemen sumber daya manusia, e-bisnis, sistem pengendalian manajemen, sistem informasi manajemen, bisnis internasional, ekonomi bisnis, etika dan keberlanjutan bisnis , dan kewirausahaan.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2025): MUARA" : 6 Documents clear
MENELUSURI DEMURRAGE: EVALUASI OPERASIONAL DAN ADMINISTRATIF DALAM KETERLAMBATAN BONGKAR MUAT KAPAL DI PELABUHAN PT KRAKATAU BANDAR SAMUDERA, CILEGON BANTEN (STUDI KASUS PADA KAPAL MV HUI KANG HAI) Dewi, Shinta Mardiana; Fifaldyovan, Muhammad Ikhsan; Juniarti, Kurnia
MUARA Vol 8, No 1 (2025): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v8i1.95

Abstract

This study aims to analyze the causal factors behind demurrage incidents during the unloading process of MV Hui Kang Hai at PT Krakatau Bandar Samudera Port, Cilegon, Banten. Demurrage refers to the additional cost incurred due to delays in completing the unloading activities beyond the agreed contract time (laytime). The research applies a mixed-method approach using a case study design, including field observation, in-depth interviews with port operators, and review of technical and administrative documentation. Findings reveal a total delay of 48 hours, resulting in demurrage costs estimated at USD 8,000–10,000 (IDR 128–160 million). The primary contributing factors include inefficiencies in cargo handling labor (25%), delays in document and clearance processes (20.83%), equipment breakdowns (16.67%), and weather disruptions (12.5%). The remaining delays were due to idle time and lack of inter-shift coordination. These findings underscore the urgent need to improve operational monitoring systems, digitize port administration, enhance workforce management, and integrate meteorological data into daily operational planning. This research contributes to strengthening port service systems through data-driven and systemic analysis
PENANGANAN PELAYANAN JASA STUFFING IN DI DEPO PETI KEMAS PT TANTO INTIM LINE CABANG JAKARTA UTARA Puspitasari, Noviana; Murti, Farhan Wistriandi Ananda
MUARA Vol 8, No 1 (2025): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v8i1.96

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu penanganan pengelolaan stuffing di depo peti kemas dan pelayanan jasa stuffing In yang terlalu lama. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Bagaimana penerapan dimensi kualitas jasa pada layanan stuffing-in di Depo PT. Tanto Intim Line Cabang Jakarta Utara; 2) Bagaimana faktor yang mempengaruhi penanganan pengelolaan stuffing-in; 3) Penanganan yang ditawarkan untuk menunjang kegiatan stuffing-in.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dimaksudkan untuk memberikan gambaran mengenai optimalisasi yang ditunjang dengan implementasi dimesi kualitas jasa pada layanan stuffing. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan pada Maret 2024 sampai Mei 2024. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil dari penelitian ini adalah penerapan dimensi kualitas jasa yang digunakan pada layanan stuffing-in di depo peti kemas PT Tanto Intim Line Cabang Jakarta Utara dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah reliabilitas, daya tanggap (responsiveness), jaminan, empati. Teridentifikasi tidak adanya penataan blok stacking full yang jelas untuk bagian stuffing in, kurangnya stok kontainer yang tersedia dan lahan untuk kegiatan stuffing in. Penanganan yang ditawarkan untuk menunjang kegiatan stuffing-in di depo peti kemas PT Tanto Intim Line Cabang Jakarta Utara adalah Pembuatan Stok kontainer demi menunjang kelancaran stuffing in dan melakukan penataan ulang untuk blok stacking full dan blok stuffing in di Depo Peti Kemas PT. Tanto Intim Line Cabang Jakarta Utara.
PROSES PELAYANAN EMBARKASI DAN DEBARKASI PENUMPANG KM BUKIT SIGUNTANG DI PELABUHAN TENAU CABANG KUPANG Nalurita, Wening; Marsudi, Hidup; Seran, Yohana Trisanti
MUARA Vol 8, No 1 (2025): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v8i1.97

Abstract

Proses pelayanan embarkasi debarkasi harus dikembangkan sebagai bentuk pelayanan kepada penumpang kapal. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan Proses Pelayanan Embarkasi dan Debarkasi Penumpang KM. Bukit Siguntang di Pelabuhan Tenau Cabang Kupang pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptft dengan wawancara dan diteliti menggunakan triagulasi. Hasil dari penelitian ini adalah mengetahui proses pelayanan embarkasi dan debarkasi KM. Bukit siguntang, dan kendala yang dihadapi.
UPAYA PENCEGAHAN RISIKO KECELAKAAN KERJA DALAM KEGIATAN STEVEDORING SUPPLY VESSEL OSAM MANILA PADA PT EASTERN LOGISTICS LAMONGAN SHOREBASE Supriyanta, Supriyanta; Sihombing, Hotmanahan; Nur Fauzan, Haidar
MUARA Vol 8, No 1 (2025): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v8i1.92

Abstract

Upaya Pencegahan Risiko Kecelakaan Kerja Kegiatan Stevedoring Supply Vessel Osam Manila Pada PT Eastern Logistics Lamongan Shorebase masih terdapat kendala. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: kurangnya kepedulian Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja, tidak ada pengawasan dari Departement Health Safety and Environment (HSE) saat kegiatan stevedoring berlangsung. Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui upaya pencegahan risiko kecelakaan kerja terhadap Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) pada saat kegiatan stevedoring di jetty pada PT Eastern Logistics Lamongan Shorebase.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan desain kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di PT Eastern Logistics Lamongan Shorebase dari bulan Februari 2018 sampai dengan bulan Juli 2018. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara (interview), observasi dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul kemudian dilakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan informan yang dijadikan penelitian adalah Supervisor Jetty, dan Tallyman.Hasil penelitian ini adalah: 1) upaya pencegahan penyebab timbulnya risiko kecelakaan kerja terhadap Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) saat kegiatan stevedoring di jetty pada PT Eastern Logistics Lamongan Shorebase adalah : terpasangnya CCTV dan kartu Hazard Observation Card (HOC) sebagai alat untuk mengetahui jika terjadinya keadaan/ kondisi tidak aman, pada saat proses stevedoring berlangsung wajib dibawah pengawasan Departement Health Safety and Environment (HSE), mensosialisasikan peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang berlaku dengan memberikan sanksi tegas kepada TKBM yang masih tetap melanggar, mengadakan diklat Basic Safety Trainning untuk TKBM dan pekerja lainnya, sebelum melaksanakan kegiatan stevedoring wajib melaksanakan safety briefing/ internal meeting, menambah rambu-rambu Keselamatan dan Kesehatan Kerja di area jetty yang disesuaikan dengan risiko yang ada pada saat kegiatan stevedoring tersebut. 2) penyebab timbulnya risiko kecelakaan kerja kegiatan stevedoring perlu adanya pengawasan, yaitu: mencegah terjadinya risiko kecelakaan kerja, memperbaiki dan memberikan arahan ketika terdapat kondisi yang tidak aman, untuk meningkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, sehingga tercipta rasa aman dan nyaman.
PELAYANAN PENUMPANG PADA KM DHARMA KARTIKA II PT DHARMA LAUTAN UTAMA DI PELABUHAN TANJUNG PERAK SURABAYA Hardi, Hardi; Oktaviani Rustandi, Annisa
MUARA Vol 8, No 1 (2025): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v8i1.93

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1). untuk mengetahui pelayanan penumpang kapal. 2). Untuk mengetahui penyebab keterlambatan keberangkatan kapal 3). Untuk mengetahui penumpang memilih jasa angkutan KM. Dharma Kartika II.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskripstif dilaksanakan di PT Dharma Lautan Utama Surabaya selama tiga bulan. Teknik pengumpulan data yaitu dengan cara wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Data yang telah terkumpul oleh peneliti kemudian dilakukan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Sedangkan informasi dalam penelitian ini adalah Staf Layanan Jasa PT. Dharma Lautan Utama Cabang Perak.Hasil penelitian ini adalah : 1). Fasiitas Pelayanan pada kapal KM. Dharma Kartika II KM. Dharma Kartika II juga menyediakan beberapa ruangan seperti ruang difabel, ruang ibu menyusui, ruang merokok, ruang informasi, ruang cafetaria, ruang bermain anak dan ruang bersantai. Proses peningkatan pelayanan kualitas fasilitas dan pelayanan berjalan lancar dan mengalami peningkatan layanan kebersihan, Layanan pemutaran Televisi, Layanan makan, Layanan hiburan, Layanan paket Welcome, Layanan Laundry di atas kapal 2) Faktor keterlambatan keberangkatan kapal disebabkan oleh: Keterbatasan Dermaga karena Panjang 40 km, lebar 100 m dan kedalaman 9,5m. keterbatasan area dermaga ini tidak sebanding dengan banyaknya kapal yang bersandar, Cuaca buruk, Proses pemuatan dan pembongkaran dan Keterlambatan kedatangan penumpang 3) Faktor -faktor pertimbangan penumpang memilih angkutan KM. Dharma Kartika II. Jadwal keberangkatan, Kenyamanan kapal, Rute pelayaran, Keamanan, Harga tiket.
ANALISIS KEAMANAN DAN KESELAMATAN PENUMPANG PADA PENYEBERANGAN MERAK – BAKAUHENI Haryanta, Joko Tri; Astusi, Sri Dweni
MUARA Vol 8, No 1 (2025): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v8i1.94

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara yang termasuk ke dalam kelompok negara maritim. Kondisi geografis yang dimiliki Indonesia membuat negara ini termasuk dalam negara maritim. Maritim diartikan sebagai hal yang berkenaan dengan laut, terutama hal yang berhubungan dengan pelayaran dan perdagangan laut. Negara maritim adalah negara yang memiliki kekuatan yang berbasis di laut. Negara maritim adalah sebutan bagi suatu negara yang memiliki luas lautan yang lebih besar daripada luas daratannya. Dengan hal tersebut, sebuah negara bisa memanfaatkan sumber daya yang dimiliki lautnya. Deklarasi Djuanda pada tahun 1957 menegaskan bahwa Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki corak tersendiri. Selain itu, sejak dahulu kala, kepulauan Nusantara ini sudah merupakan satu kesatuan. Indonesia memiliki wilayah laut yang sangat luas. Untuk menghubungkan dari satu tempat ke tempat lain atau dari satu daerah ke daerah lain atau dari satu pulau ke pulau lain membutuhkan transportasi laut. Transportasi laut merupakan angkutan nasional yang menjangkau seluruh wilayah melalui laut, harus memajukan potensinya dan meningkatkan perannya sebagai jembatan antar wilayah negara dan antar negara, Keselamatan dan Keamanan Pelayaran adalah suatu keadaan terpenuhinya persyaratan keselamatan dan keamanan yang menyangkut angkutan di perairan, kepelabuhanan, dan lingkungan maritim. Keselamatan Kapal adalah keadaan kapal yang memenuhi persyaratan material, konstruksi, bangunan, permesinan dan perlistrikan, stabilitas, tata susunan serta perlengkapan termasuk perlengkapan alat penolong dan radio, elektronik kapal, yang dibuktikan dengan sertifikat setelah dilakukan pemeriksaan dan pengujian. Kapal adalah transportasi antar pulau yang dinaiki oleh manusia dan juga bisa kendaraan lainnya. Pelabuhan adalah tempat yang sengaja dibangun sebagai tempat berlabuh kapal. Penelitian ini dilakukan dengan metode Deskriptif Evaluatif, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kendala pemerintah daerah dan pihak pengelola dalam proses pengelolaan pelabuhan dan kapal terletak pada faktor sarana dan prasarana yang menjadi penyebab proses jasa pelayanan di pelabuhan Merak - Bakauheni tidak berjalan maksimal. Mayoritas responden menilai tingkat kepatuhan penumpang Terhadap Keamanan dan Keselamatan penyeberangan Merak - Bakauheni, 31% menyatakan kurang baik, 32% menyatakan baik, dan 37 % menyatakan tidak baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 6