cover
Contact Name
Ahmad Yousuf Kurniawan
Contact Email
frontbiz@ulm.ac.id
Phone
+6281211109125
Journal Mail Official
frontbiz@ulm.ac.id
Editorial Address
Program Studi Agribisnis, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Frontier Agribisnis
ISSN : -     EISSN : 30481260     DOI : https://doi.org/10.20527/frontbiz
Frontier Agribisnis adalah jurnal yang dikelola Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat. Tema jurnal ini mencakup agribisnis secara umum, meliputi: analisis penyediaan input pertanian, analisis usaha tani dan perkebunan, analisis pengolahan dan pemasaran hasil pertanian, penyuluhan dan komunikasi pertanian, pemberdayaan masyarakat, dan analisis kebijakan pertanian. Terbit 4 kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember).
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2026)" : 6 Documents clear
Efektivitas Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) Koperasi Produsen Amanah Sejahtera Beruntung Baru Kabupaten Banjar Madina, Putri; Yulianti, Mira
Frontier Agribisnis Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fag.v10i1.16006

Abstract

Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) ditransformasikan dari kelembagaan petani tradisional untuk meningkatkan kesejahteraan, namun efektivitasnya menghadapi hambatan internal perlu dikaji. Penelitian ini menganalisis efektivitas dan mengidentifikasi hambatan pada KEP Koperasi Produsen Amanah Sejahtera Beruntung Baru di Kabupaten Banjar. Metode penelitian kuantitatif deskriptif digunakan dengan teknik purposive sampling terhadap 14 responden (pengurus dan anggota). Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara, dianalisis menggunakan rating scale dan persentase. Hasil penelitian mengungkap delapan hambatan utama: kurangnya perencanaan manajemen, kontrol kelembagaan lemah, pelatihan kurang, stagnasi personel, tim kerja tidak efektif, motivasi rendah, kreativitas rendah, dan komunikasi tidak lancar. Secara keseluruhan, efektivitas koperasi termasuk dalam kategori cukup efektif (75%). Indikator kepuasan anggota paling tinggi (80%), sementara pencapaian tujuan paling rendah (67%). Simpulan penelitian menunjukkan bahwa meskipun secara operasional dinilai cukup efektif, KEP tersebut masih menghadapi tantangan signifikan dalam hal pengembangan kapasitas manajemen dan anggota untuk mencapai tujuan jangka panjang. Disarankan adanya perbaikan sistem kaderisasi, pelatihan, dan penguatan kontrol internal.
Dampak Ketiadaan Kelompok Tani terhadap Keberlanjutan Usahatani Tanaman Pangan Multimomoditas di Desa Padaasih Suci, Eza Restu Maha; Syakira, Najwa Alya; Maharani, Sevia
Frontier Agribisnis Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fag.v10i1.18134

Abstract

Kelompok tani berperan strategis sebagai kelembagaan petani dalam mendukung akses terhadap sarana produksi, permodalan, penyuluhan, dan jaringan pemasaran. Namun demikian, sebagian petani masih menjalankan usahatani tanaman pangan secara mandiri tanpa keterlibatan dalam kelompok tani. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak ketiadaan kelompok tani terhadap keberlanjutan usahatani tanaman pangan multikomoditas di Desa Padaasih, ditinjau dari aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap tiga petani yang mengelola usahatani multikomoditas secara mandiri dan tidak terafiliasi dengan kelompok tani, dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiadaan kelompok tani berdampak negatif pada ketiga aspek keberlanjutan usahatani. Dari aspek ekonomi, petani menghadapi keterbatasan akses terhadap sarana produksi, permodalan formal, dan jaringan pemasaran, yang mengakibatkan rendahnya efisiensi usaha dan ketidakstabilan pendapatan. Dari aspek sosial, kondisi tersebut memperlemah kerja sama antar petani, membatasi pertukaran informasi dan pembelajaran kolektif, serta menurunkan modal sosial komunitas tani. Dari aspek lingkungan, pengelolaan lahan dan penggunaan input pertanian yang dilakukan secara individual dan tidak terkoordinasi berpotensi menurunkan kualitas sumber daya lahan dalam jangka panjang. Kelompok tani berperan penting dalam mendukung keberlanjutan usahatani tanaman pangan multikomoditas. Penguatan kelembagaan kelompok tani perlu diprioritaskan sebagai strategi untuk meningkatkan keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan usahatani di Desa Padaasih.
Analisis Nilai Tambah Pengolahan Bokar Menjadi Karet Remah pada PT Darma Kalimantan Jaya di Kabupaten Hulu Sungai Tengah Azmi, Assyifa; Salawati, Umi; Yanti, Nuri Dewi
Frontier Agribisnis Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fag.v10i1.16063

Abstract

Analisis nilai tambah merupakan alat penting untuk menilai efisiensi dan kontribusi ekonomi industri pengolahan hasil pertanian. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi alur proses pengolahan dan menganalisis nilai tambah dari bokar menjadi karet remah di PT Darma Kalimantan Jaya, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan periode analisisnya adalah satu kali proses produksi pada bulan Desember 2024. Pengumpulan data primer diperoleh melalui wawancara dengan pihak perusahaan, yaitu dengan kepala bagian umum perusahaan menggunakan kuisioner yang sudah disiapkan. Sedangkan data sekunder didapat dari buku-buku literatur, jurnal, artikel, dan dokumentasi pada pabrik PT Darma Kalimantan Jaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi pengolahan karet remah pada PT Darma Kalimantan Jaya terbagi menjadi 4 tahapan, yaitu proses penerimaan bahan baku, proses basah, proses kering, serta pengemasan dan penyimpanan. Nilai tambah yang dihasilkan PT Darma Kalimantan Jaya untuk satu kali produksi karet remah sebesar Rp10.574/kg dengan rasio nilai tambah sebesar 43% (tinggi) Nilai tambah tersebut kemudian didistribusikan sebagai imbalan tenaga kerja sebesar Rp6.546/kg atau sebesar 62% dan keuntungan industri sebesar Rp4.028/kg atau sebesar 38%, menandakan bahwa industri ini tergolong padat karya dan berkontribusi nyata terhadap pendapatan tenaga kerja lokal.
Analisis Kelayakan Finansial Usaha Pelayanan Jasa Alat dan Mesin Pertanian (Studi Kasus UPJA Barakat Karya Bersama Kecamatan Anjir Pasar Kabupaten Barito Kuala) Rahmaniah, Siti; Hamdani, Hamdani
Frontier Agribisnis Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fag.v10i1.16891

Abstract

UPJA menyediakan berbagai alat pertanian yang dapat membantu proses pertanian menjadi lebih efisien seperti hand traktor, traktor roda 4, power threser, combine havester yang masing-masing berfungsi untuk mendukung kegiatan pertanian masyarakat setempat. Tujuan dalam penelitian yaitu menganalisis kelayakan usaha, menganalisis waktu yang diperlukan untuk modal investasi kembali dan menganalisis tingkat kepekaan (sensitivitas) Usaha Pelayanan Jasa Alsintan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yaitu dengan melakuakn perhitungan NPV, NBC, IRR, dan analisis kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPJA Barakat Karya Bersama dinyatakan layak dan menguntungkan secara finansial. Nilai NPV sebesar Rp2.136.554.764, Net B/C 4,12, serta IRR 45% menunjukkan bahwa manfaat ekonomi yang diperoleh jauh melebihi biaya yang dikeluarkan. Ketiga indikator ini mengonfirmasi bahwa usaha memiliki efisiensi tinggi dan potensi pengembalian investasi yang sangat baik. Selain itu, payback period selama 5,9 tahun menandakan bahwa modal dapat kembali dalam waktu yang relatif cepat untuk skala usaha pelayanan jasa alat dan mesin pertanian. Hasil analisis sensitivitas juga memperkuat kesimpulan tersebut. UPJA tetap dinyatakan layak meskipun terjadi kenaikan biaya hingga 10–20% maupun penurunan penerimaan sebesar 10–20%. Ketahanan ini menunjukkan bahwa UPJA memiliki buffer atau margin keuntungan yang cukup besar, sehingga usaha masih stabil menghadapi perubahan biaya dan pendapatan. Secara keseluruhan, UPJA Barakat Karya Bersama terbukti menguntungkan, efisien, dan memiliki ketahanan finansial yang kuat, sehingga layak untuk dikembangkan lebih lanjut.
Analisis Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau Taman Pintar Oleh Masyarakat Kota Banjarbaru Aisyah, Hadina; Fatah, Luthfi
Frontier Agribisnis Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fag.v10i1.17417

Abstract

Pertumbuhan kota yang pesat sering kali mengurangi ruang terbuka hijau (RTH), padahal keberadaannya sangat penting bagi kualitas lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat. Kota Banjarbaru dalam lima tahun terakhir mengalami penurunan luasan RTH, meskipun memiliki potensi besar untuk pengembangan ruang publik. Penelitian ini dilakukan di RTH Taman Pintar, Jalan Panglima Batur, dengan metode Accidental Sampling dan pendekatan kuantitatif melalui skala Likert serta analisis korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemanfaatan RTH Taman Pintar tergolong tinggi dengan rata-rata 72,8%, terutama untuk rekreasi, bermain anak, dan interaksi sosial. Kesesuaian fasilitas dengan kebutuhan masyarakat juga tinggi, mencapai 89,9%, dengan kategori kualitas dan edukasi paling menonjol. Analisis korelasi menampilkan hubungan kuat antara pemanfaatan RTH dengan kondisi sosial (ρ = 0,579) dan hubungan cukup kuat dengan kondisi ekonomi (ρ = 0,482), keduanya signifikan pada tingkat kepercayaan 95%. Kesimpulannya , RTH Taman Pintar memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sosial-ekonomi masyarakat perkotaan, sehingga diperlukan strategi berkelanjutan untuk memperkuat fungsi taman melalui peningkatan fasilitas fisik, partisipasi komunitas, dan dukungan kebijakan.
Analisis Minat dan Motivasi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian di Kota Banjarbaru terhadap Profesi Petani Azizah, Tias Agustina; Septiana, Nurmelati
Frontier Agribisnis Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fag.v10i1.17747

Abstract

Semakin menurunnya jumlah petani di Indonesia dapat memicu krisis di sektor pertanian, sehingga diperlukan regenerasi petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat dan motivasi siswa Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian di Kota Banjarbaru terhadap profesi petani. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga September 2025 dengan jenis data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder, metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik stratified random sampling yang diperoleh dari 136 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert. Variabel minat terdiri dari indikator perasaan senang, ketertarikan, perhatian, keterlibatan, dan semangat. Kemudian, variabel motivasi terdiri dari indikator hasrat dan keinginan, harapan dan cita-cita, lingkungan, dan kegiatan yang menarik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel minat memperoleh skor rata-rata 82,21% yang termasuk dalam kategori sangat tertarik didukung oleh aspek afektif, kognitif, dan konatif. Sementara itu, variabel motivasi memperoleh skor rata-rata 82,83% yang termasuk dalam kategori sangat termotivasi, didukung oleh motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Simpulan penelitian mengindikasikan bahwa siswa Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian di Kota Banjarbaru memiliki minat dan motivasi yang tinggi terhadap profesi petani, sehingga berpotensi sebagai generasi penerus dalam mendukung regenerasi petani.

Page 1 of 1 | Total Record : 6