Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam
Sub themes and scope in the scientific publications of Bayan lin-Nass include: 1. Dakwah and Islamic propagation: a. Studies in the science of dakwah, such as history of dakwah, philosophy of dakwah, and methodology of dakwah, include in culturally, economically, and politically. b. Management of dakwah that related to make a plan and strategy for Islamic proselytizing, Islamic global tourism, and Islamic management and religious tourism. c. Dakwah, especially in the analysis of social and psychological, Islamic counseling, and the relationship between dakwah and socio-cultural studies. 2. Communication science: a. Studies in communication science in general, communication theory, and approaches in communication, interpersonal communication, group communication, and organizational communication. b. Political communication, including the strategies of political communication, political campaigns, political marketing, governance, public policy, and political parties. c. Development of communication, such as the communication planning, communication and contemporary issues, and communication management. d. Communication science in the study of psychology and social culture, include in the field of sociology of communication, psychology of communication, communication and local wisdom, and intercultural communication. e. Media studies, including the scope of journalism, mass communication, mass media management, media content analysis, and new media studies. f. Public Relations (PR), consisting of human relations, corporate social resposibility (CSR), media relations, public affair, marketing communications, and advertising.
Articles
6 Documents
Search results for
, issue
"Vol 6, No 2 (2022)"
:
6 Documents
clear
EKSISTENSI KIAI KAMPUNG PADA PROGRAM KULIAH SUBUH DI MASJID BAITUR RIDHO SINANGGUL
Roisatul Aulia;
Rizki Saputra;
Ahmad Saefudin
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v6i2.888
Keberadaan kiai kampung memiliki peranan yang penting dalam masyarakat tradisional, baik sebagai sesepuh, tetua adat, pendakwah, maupun pengajar pendidikan Islam. Adapun tujuan penelitian ini ialah untuk menggambarkan realitas sehingga memperoleh pemahaman makna terkait eksistensi kiai pada program kuliah subuh yang dilaksanakan di Masjid Baitur Ridho Sinanggul. Metode penelitian ini ialah kualitatif deskriptif yang pengumpulan datanya menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, dan triangulasi data. Sasaran dalam penelitian ini ialah kiai kampung dan jamaah kuliah subuh pada masjid tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa eksistensi kiai kampung tercermin pada program kuliah subuh di Masjid Baitur Ridho Sinanggul melalui jalan pendidikan Islam yang sudah berlangsung lebih dari tiga puluh tahun lamanya. Selain itu, masyarakat sering meminta saran untuk dijadikan pertimbangan dalam menghadapi setiap persoalan. Proses kaderisasi kiai kampung muda selalu dilakukan sebagai salah satu cara untuk menjaga keberadaan kiai kampung generasi selanjutnya. Berdasarkan hal itu, memberikan informasi bahwa kiai kampung sangat diperhitungkan keberadaannya dalam kehidupan masyarakat.
Studi Gatekeeping Dalam Produksi Konten Dakwah Layak Muat
Nur Rahma Amran
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v6i2.1205
Proses gatekeeping adalah menyeleksi, menambahkan, pemotongan, menampilkan, penyaluran, pembentukan, memanipulasi, mengulang, pemilihan waktu, menempatkan, dan menghapus informasi. Studi tentang gatekeeping media menunjukkan bagaimana gatekeeper membuat keputusan berdasarkan penggabungan dari prinsip umum dan nilai informasi. Dalam hal ini, gatekeeping  memainkan peran penting dalam pengunggahan konten dakwah pada channel Al-Amien TV. Adapun permasalahan yang diteliti adalah untuk mengetahui bagaimana proses gatekeeping yang dilakukan oleh tim media center Al-Amien TV dalam produksi konten dakwah layak muat dan konten dakwah apa saja yang dikatakan layak muat pada channel youtube Al-Amien TV. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun informan yang dipilih dalam penelitian ini adalah nama-nama yang tercantum dalam struktur tim media Al-Amien Center yang berkompeten di bidangnya seperti Editor/videografer, Majelis Kiyai selaku penasehat, Tim Media Ahli selaku pengawas serta penanggung jawab umum tim media center. Lokasi penelitian yang dilakukan di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan yaitu pada channel Al-Amien TV. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian ini adalah proses gatekeeping yang dilakukan adalah melalui proses memilah, menghilangkan, menambahkan serta mengevaluasi melalui pengawasan tim media center, sehingga dikatakan layak unggah pada channel Al-Amien TV. Adapun konten dakwah yang layak untuk diunggah adalah jika telah memenuhi ketentuan atau tidak menyalahi prinsip dan sunnah-sunnah Pondok Pesantren Al-Al-Amien yaitu, “Islami, ma’hadi dan tarbawiâ€Â dan “Berdiri Di Atas dan Untuk Semua Golonganâ€.
ISLAMIC VALUES ON “AJARI AKU ISLAM†MOVIE (ISLAMIC LITERATURE)
Tawvicky Hidayat
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v6i2.1034
AbstractThis article reveals Islamic  values in “Ajari Aku Islam†Film. The core of the article is to explain the philosophical values of the film on the perspective of love and life values. The main analysis of this article is using Islamic Perspectives, therefore it will be found some analysis using alquran and hadits in this research. It is found in this article that  the movie Ajari Aku Islam contains many Islamic  messages that have categories namely establishing prayer, forbidden to touch with non-muhrim, keeping the gaze and covering the aurat, studying the religion of islam, good manner, forgive to allah, help each other, friendly to everyone.Keywords: Islamic  values, Ajari Aku Islam. The core of life, the core of loveAbstrakArtikel ini mengungkapkan nilai-nilai Islam dalam film "Ajari Aku Islam". Inti dari artikel ini adalah menjelaskan nilai-nilai filosofis dari film tersebut dalam perspektif cinta dan nilai-nilai kehidupan. Analisis utama dari artikel ini adalah menggunakan perspektif Islam, oleh karena itu akan ditemukan beberapa analisis dengan menggunakan alquran dan hadits dalam penelitian ini. Ditemukan dalam artikel ini bahwa film Ajari Aku Islam mengandung banyak pesan-pesan Islam yang memiliki kategori yaitu mendirikan sholat, dilarang bersentuhan dengan non-muhrim, menjaga pandangan dan menutup aurat, mempelajari agama islam, sopan santun, memaafkan, saling tolong menolong, ramah kepada semua orang.Kata kunci: Nilai-nilai Islam, Ajari Aku Islam. Inti dari kehidupan, inti dari cinta
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN MEDIA DAKWAH VISUAL DAN AUDIOVISUAL TERHADAP PEMAHAMAHAN AJARAN AGAMA ISLAM
Bahrur Rosi -
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v6i2.1488
Abstrak: Keberagaman media dakwah yang muncul di masyarakat telah membawa dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan efektivitas dan efisiensi kegiatan dakwah. Perkembangan teknologi informasi dan media massa telah membuka peluang baru dalam menyampaikan pesan-pesan agama secara lebih luas dan menarik. Media dakwah yang beragam, mulai dari tulisan, rekaman audio, hingga konten visual, memberikan variasi pendekatan yang dapat disesuaikan dengan preferensi dan kebutuhan audiens.Efektivitas pemanfaatan media dakwah audiovisual terhadap pengamalan ajaran agama islam pada jamaah muslimah Al-Barokah Desa Sekarjoho Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu angket, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat Efektivitas pemanfaatan media dakwah visual dan audiovisual terhadap pengamalan ajaran agama islam pada jamaah muslimah Al-Barokah Desa Sekarjoho Kecamatan Prigen Kabupaten PasuruanKata kunci: Media Dakwah, Pemahaman Ajaran Agama Abstract: The diversity of da'wah media that has emerged in society has had a significant positive impact on increasing the effectiveness and efficiency of da'wah activities. The development of information technology and mass media has opened up new opportunities to convey religious messages in a broader and more interesting way. The variety of preaching media, from writing, audio recordings, to visual content, provides a variety of approaches that can be adapted to the preferences and needs of the audience.The effectiveness of the use of audiovisual da'wah media on the practice of Islamic teachings among the Muslim congregation of Al-Barokah, Sekarjoho Village, Prigen District, Pasuruan Regency. The type of research in this research is quantitative with data collection techniques, namely questionnaires, observation and documentation. The results of the research show that there is effectiveness in the use of visual and audiovisual da'wah media in the practice of Islamic religious teachings in the Al-Barokah Muslim congregation, Sekarjoho Village, Prigen District, Pasuruan RegencyKeyword: Da'wah Media, Understanding Religious Teachings
DAKWAH MEDIA NU PAMEKASAN MELALUI PROGRAM NGAJI KITAB KUNING DI MEDIA SOSIAL
miftahul munir
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v6i2.1551
Kajian ini meneliti secara mendalam strategi dakwah yang diterapkan oleh Media NU Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan dalam program Ngaji Kitab Kuning yang dikenal dengan sebutan "Nyantreh." Program ini telah merambah ranah media sosial, terutama YouTube dan Facebook, sebagai upaya penyebaran ajaran agama Islam yang diadopsi oleh NU PCNU Pamekasan. Selain mengungkapkan strategi dakwah yang digunakan, tulisan ini juga berupaya mengeksplorasi respon masyarakat terhadap dakwah yang disampaikan melalui media NU PCNU Pamekasan tersebut. Melalui pendekatan kualitatif naturalistik dengan metode deskriptif, penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif tentang fenomena tersebut. Metode penelitian deskriptif yang digunakan dalam tulisan ini memfokuskan pada deskripsi yang teliti dan analitis terhadap situasi yang sedang berlangsung. Tujuan dari penelitian deskriptif ini adalah untuk menggambarkan, mencatat, menganalisis, dan menginterpretasikan kondisi aktual yang ada saat ini. Pendekatan kualitatif yang diusung bertujuan untuk mendapatkan informasi yang detail dan mendalam mengenai realitas yang tengah berlangsung. Melalui eksplorasi ini, diharapkan tulisan ini dapat memberikan wawasan yang berharga tentang efektivitas strategi dakwah yang diterapkan oleh Media NU PCNU Pamekasan, sekaligus memperlihatkan gambaran yang jelas mengenai tanggapan masyarakat terhadap program dakwah yang disajikan
DILEMA KULTUR DAYAH TRADISIONAL DI ACEH MENGHADAPI TRANSFORMASI ERA MEDIA DIGITAL
Irsan Adrianda;
Mutia Tisa
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v6i2.985
Konteks naskah ini bertujuan untuk mengulas gambaran umum tentang perubahan yang berlangsung dalam lingkungan pondok pesantren (dayah) tradisional di Aceh pada era media digital. Hadirnya berbagai macam sarana prasarana media komunikasi saat ini, terdapat sisi yang dikuatirkan pihak dayah dapat mempengaruhi kultur dayah, terkait pola belajar serta perilaku santri dayah, baik pada aspek budaya dan etika maupun dampak yang menyertai setelahnya. Sehingga, hal tersebut menjadi perhatian utama para teungku-teungku dayah yang ada di Aceh, dalam mengantisipasi hal-hal negatif yang dapat mempengaruhi generasi dan lingkungan dayah dari kuatnya arus transformasi media digital. Jenis metode yang dipakai dalam riset ini, dengan pendekatan kualitatif, data ditelaah secara analisis deskriptif, yang bersumber dari mereview literatur dan wawancara. Hasil kajian menunjukkan bahwa pada umunya dayah tradisional di Aceh, dengan prinsip kehati-hatian menjaga lingkungan dan generasi santri, sehingga dayah tidak memperbolehkan pemangfaatan media digital pada lingkungan dayah secara bebas demi menjaga dari dampak dan pengaruh negatif. Â