cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
CONVERSE Journal Communication Science
ISSN : -     EISSN : 30630738     DOI : https://doi.org/10.47134/converse
Core Subject : Education,
CONVERSE: Journal Communication Science is a forum for researchers, students, and professionals who want to publish their writing or research. The focus and scope of CONVERSE: Journal Communication Science include: Study of mass media studies New media studies Film studies Interpersonal communication studies Group communication studies Organization communication studies Political communication studies Public relations studies, Etc.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2025): October" : 6 Documents clear
Analisis Emoji dalam Komunikasi Non Verbal Untuk Pernyataan Perasaan Pada Komunitas Grab SGB 1B Famelio, Apdito; Hasmawati, Fifi; Assoburu, Selvia
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 2 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the use of emojis as a form of non-verbal communication to express feelings by members of the Grab SGB 1B community in Palembang. In the digital communication era, emojis have become an essential part of social interactions, particularly through instant messaging platforms like WhatsApp. Emojis are used to visually convey emotions and clarify the meaning of messages, thereby strengthening relationships between individuals within the community. This study used a qualitative approach with Charles Sanders Peirce's semiotic analysis method to interpret the sign meanings of emoji use by community members. Data were collected through observation and in-depth interviews with three informants. The results show that emojis are used intensively and consistently in SGB 1B community communication. Emojis are used to express moods such as humor, enthusiasm, and empathy. The use of emojis also helps avoid misunderstandings, expedites message delivery, and creates a warm and intimate communication atmosphere. Emojis have been shown to strengthen togetherness and social relationships among community members and are a crucial element in the effectiveness of digital communication.
Strategi Komunikasi Pemasaran Social-Commerce Kedai Alank di Kabupaten Lahat Hidayat, Peki; Nuraida; Manalullaili
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 2 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i2.4903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh Kedai Alank di Kabupaten Lahat melalui social commerce. Latar belakang penelitian ini berangkat dari perkembangan pesat media sosial sebagai sarana pemasaran digital, yang mampu memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing usaha kuliner lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan terdiri atas pemilik Kedai Alank, karyawan, dan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kedai Alank menerapkan strategi pemasaran berbasis model AIDDA (Attention, Interest, Desire, Decision, Action). Promosi dilakukan melalui berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, serta merchant GrabFood. Strategi yang digunakan mencakup promosi visual, diskon, program loyalitas, serta pelayanan prima untuk membangun minat dan loyalitas konsumen. Kesimpulannya, social commerce terbukti efektif sebagai strategi komunikasi pemasaran, meskipun pemilik usaha perlu terus berinovasi dalam memanfaatkan fitur digital agar tetap kompetitif.
Strategi Komunikasi Generasi Cahaya Pintar Yayasan Baitul Ma’al PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu (YBM PLN UID S2JB) Untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Kota Palembang dalam Program Peduli Sehat Martin, Riki; Hasmawati, Fifi; Hamandia, Muhammad
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 2 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i2.4904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Strategi komunikasi Generasi Cahaya Pintar Yayasan Baitul Ma’al Perusahaan Listrik Negara Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu (GENCAR YBM PLN UID S2JB) untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program peduli sehat. Penelitian ini dilakukan kepada mahasiswa yang tergabung dalam keanggotan organisasi Generasi Cahaya Pintar Yayasan Baitul Ma’al Perusahaan Listrik Negara Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, Dan Bengkulu (GENCAR YBM PLN UID S2JB). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi organisasi yang dilakukan oleh Generasi Cahaya Pintar untuk Meningkatkan minat masyarakat kota Palembang pada Program Peduli Sehat sudah sangat baik, karena meliputi empat tahapan strategi komunikasi organisasi yakni, Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi, dan Pelaporan.
Strategi Komunikasi Pimpinan Pondok Pesantren Izzatul Qur’an Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Para Santri Robbi Roi Putra; Choiriyah; Hidayat
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 2 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i2.4918

Abstract

Penelitian ini berjudul “Strategi komunikasi pimpinan pondok pesantren izzatul qur’an Dalam meningkatkan kedisiplinan para santri”. Strategi komunikasi pimpinana merupakan salah satu aspek penting dalam agama Islam yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kedisiplinan para santri. Dalam konteks masyarakat modern yang semakin kompleks, Penelitian ini menggambarkan strategi komunikasi yang digunakan oleh pimpinan pondok pesantren dalam membangun hubungan yang efektif dengan berbagai pihak, baik internal maupun eksternal, guna mencapai tujuan pendidikan dan pengembangan komunitas. Metode pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil analisis menunjukkan bahwa pimpinan pondok pesantren mengadopsi pendekatan komunikasi yang inklusif dan berbasis nilai-nilai keagamaan dalam berinteraksi dengan santri, staf, komunitas lokal, serta pemangku kepentingan lainnya. Implikasi dari temuan ini menyoroti pentingnya strategi komunikasi yang holistik dan berkelanjutan bagi keberhasilan manajemen dan pengembangan pondok pesantren di era kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tujuan utama dari strategi komunikasi pimpinan pondok pesantren Izzatul Qur’an yang diterapkan untuk membangun kesadaran dan tanggung jawab atas kedisiplinan di antara para santri. Melalui komunikasi langsung, serta memberikan pemahaman yang mendalam akan pentingnya disiplin dalam pendidikan agama dan moral, pimpinan Pondok Pesantren Izzatul Qur'an bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan pribadi dan spiritual para santri. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya peran komunikasi yang efektif dalam mencapai tujuan pendidikan dan pembinaan karakter di lembaga pendidikan Islam. Yang ke dua yakni faktor pendukung dan penghambat strategi komunikasi dalam meningkatkan motivasi kerja para guru dalam membina para santri dalam kedisiplinan adalah pertama faktor pendukung ialah Adaya tata tertib dan peraturan-peraturan pondok pesantren. Karna Disiplin tersebut tidak tumbuh dengan sendiri jadi tata tertib di pesantren di haruskan ada bahkan untuk penerapan nya harus di awasi oleh para pendidik atau pengasuh untuk menghindari dari adanya ketidak ta’atan terhadap tata tertib tersebut. Kedua faktor penghambat adalah Biasaya dari kebiasaan santri yang suka malas,kurangnya kesadaran diri, dan keluhan santri yang tidk betah di pondok tersebut juga menjadi faktor penyebab terjadinya ketidak siplinan para santri, Pola pikir setiap santri, kurangnya minat untuk mondok. Di pesantren tata tertib dan aturan2 untuk mendisiplinkan santri itu memang sangat ketat jadi santri yg memiliki pola fikir dan pembawaan hidup bebas tidak mau di kekang oleh aturan-aturan. di tambah lagi mondok bukan keinginan nya akhirnya santri tambah tidak kerasan berada di pondok
Proses Pengelolaan Media Sosial Instagram Trans Studio Mall Bandung sebagai Media Penyebaran Informasi Rahmat, Khansa Thifal; Komariah, Kokom
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 2 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i2.4967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengelolaan media sosial Instagram Trans Studio Mall Bandung sebagai media penyebaran informasi dengan menggunakan konsep The Circular Model of SoMe oleh Regina Luttrell, yang meliputi empat tahap: Share, Optimize, Manage, dan Engage. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara, dan studi pustaka untuk mendapatkan gambaran mendalam mengenai strategi komunikasi digital yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode 5 November hingga 30 Desember 2024, pengelolaan Instagram Trans Studio Mall Bandung telah berjalan efektif sesuai keempat tahapan konsep tersebut, mencakup penyebaran konten informatif dan menarik, optimalisasi pemanfaatan fitur platform Instagram, pengelolaan konten secara sistematis berdasarkan metrik performa, serta interaksi yang aktif dan berkelanjutan dengan audiens. Kesimpulannya, pengelolaan media sosial Instagram ini berhasil meningkatkan brand awareness dan membangun keterlibatan positif dengan audiens melalui strategi komunikasi yang terintegrasi dan adaptif.
Makna Perjuangan dalam Lagu “Menantang Rasi Bintang” oleh Band FSTVLST Umam, Muhammad Adnan Khoirul; Albab, Choirul Ulil
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 2 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i2.5044

Abstract

Pada penelitian ini menganalisis tentang lirik lagu “Menantang Rasi Bintang” karya band indie FSTVLST asal Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan teori pendekatan Semiotika Roland Barthes untuk dapat membedah makna denotasi, konotasi, dan mitos yang terdapat pada lirik lagu tersebut. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini: 1) tahap denotasi, lagu ini menggambarkan suatu keadaan atau kondisi yang sedang menghadapi sesuatu besar dan kuat dalam lingkaran rasi bintang di langit, 2) tahap konotasi, lagu ini menggambarkan makna konotasinya yaitu pada lirik sebuah lagu ini sebagai bentuk penggambaran perjuangan serta motivasi dalam menentukan jalan hidup seseorang, 3) tahap mitos, lagu ini menjelaskan sebuah narasi bahwa garis nasib seseorang dapat diusahakan dan diupayakan sekuat tenaga agar sesuai dengan keinginan yang akan dicapai hingga menuju kesuksesan. Tujuan penelitian ini untuk memotivasi penulis dengan makna perjuangan yang berkaitan dengan aspek-aspek kehidupan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6