cover
Contact Name
Monica Tiara
Contact Email
monicatiara@unp.ac.id
Phone
+6281261025634
Journal Mail Official
jikons@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang Jalan Prof Dr Hamka, Kampus UNP, Air Tawar Padang, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Ideologi dan Konstitusi
ISSN : 27981894     EISSN : 27981886     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Ideologi dan Konstitusi merupakan media penyebarluasan hasil penelitian, kajian konseptual, dan gagasan mengenai ideologi, filsafat, konstitusi dan ketatanegraan diseluruh belahan dunia. Jurnal Ideologi dan Konstitusi diterbitkan 2 kali setahun.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2021): Jikons" : 5 Documents clear
Kendala-Kendala Elit Agama, Pemerintah dan Adat dalam Penertiban Orgen Tunggal pada Masyarakat Nagari Kasang Kabupaten Padang Pariaman Siti Rahmi; Susi Fitria Dewi
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 1 No 1 (2021): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala-kendala Elit Agama, Pemerintah dan Adat dalam Penertiban Orgen Tunggal pada Masyarakat Nagari Kasang Kabupaten Padang Pariaman Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Para Elit Agama, Pemerintah dan Adat memiliki kendala-kendala dalam Penertiban Orgen Tunggal pada Masyarakat Nagari Kasang Kabupaten Padang Pariaman. Kendala-kendala tersebut yaitu: Bagi Elit Agama: Pemahaman agama para pelanggar yang lemah. Bagi Elit Pemerintah: 1) Banyaknya Korong di Nagari Kasang, 2) Pemilik acara dan tamu undangan pada acara tidak menghiraukan arahan Wali Nagari, 3) Tumpang tindih kewenangan penertiban orgen tunggal, 4) Wali Nagari yang tidak tegas dalam penertiban orgen tunggal di Nagari Kasang. Sedangkan kendala dari Elit Adat yaitu: 1) Adat Istiadat masyarakat pelanggar yang mulai luntur 2) Pemuka adat jenuh mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan orgen tunggal 3) Penikmat hiburan orgen tunggal memiliki pangkat yang tinggi.
Kerapatan Adat Nagari (KAN) dalam Menyelesaikan Perkara Anak Nagari Melalui Musyawarah dan Mufakat di Nagari Salido Pesisir Selatan Vinta Velya; Akmal Akmal
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 1 No 1 (2021): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pelaksanaan musyawarah untuk mufakat dan mendeskripsikan kendala yang terjadi dalam pelaksanaan musyawarah dan mufakat serta faktor pendorong dalam pelaksanaan musyawarah dan mufakat oleh KAN dalam menyelesaikan perkara anak nagari di Nagari Salido Kec.IV Jurai Kab. Pesisir Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Dalam penelitian ini menggunakan Teknik pengumpulan wawancara dengan (H. Arlin Dt. Tambijo) Ketua KAN Nagari Salido, (Afrizal, S.Ag) Sekretaris KAN Nagari Salido, (Masdi, S.Pdi) Ketua Komisi Tanah Ulayat KAN Nagari Salido, (Evilindo) Wali Nagari Salido, (Mainilis) Bundo Kanduang Nagari Salido, (Domi Andre) Alim Ulama, (Masrul) masyarakat Nagari Salido dan dokumentasi berupa dokumen notulen rapat oleh KAN Nagari Salido serta beberapa foto dokumentasi dalam pelaksanaan musyawarah dan mufakat pada tahun 2018-2019. Jenis data penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder yang diperoleh melalui teknik wawancara, dokumentasi. Uji keabsahan data dengan tahap reduksi data, mengambil kesimpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bentuk pelaksanaan musyawarah untuk mufakat dalam menyelesaikan perkara anak nagari di Nagari Salido Kec.IV Jurai Kab.Pesisir Selatan.
Pemahaman Mahasiswa PPKn FIS UNP Tentang Nilai-Nilai Anti Korupsi Dapit Novriadi; Maria Montessori
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 1 No 1 (2021): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini diangkat adalah untuk mengetahui bagaimana pemahaman mahasiswa PPKn FIS UNP tentang nilai-nilai anti korupsi. Demi mempermudah penelitian yang dilakukan oleh peneliti, maka dalam hal ini peneliti membatasi penelitiannya dan hanya di lakukan atau diteliti kepada mahasiswa PPKn FIS UNP yang sudah mendapatkan materi-materi perkuliahan pendidikan anti korupsi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Pengambilan sampelnya dengan menggunakan teknik Random Sampling dan teknik dalam menentukan sampel peneliti menggunakan tabel Issac Michael. Jenis datanya adalah data primer dan data skunder yang dikumpulkan melalui penyebaran soal tes kepada responden. Analisis data dimulai dari persiapan, diantaranya melakukan pengecekan pada data responden, tabulasi data, menggunakan rumus yang telah ditetapkan dan selanjutnya menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemahaman mahasiswa PPKn FIS UNP tentang nilai-nilai anti korupsi masih relatif rendah. Hal itu dibuktikan dengan hasil tes yang menunjukkan mahasiswa yang dikategorikan sangat paham terkait nilai-nilai anti korupsi berada pada frekuensi 3 dengan persentase 1,57%, kategori paham berada pada frekunsi 11 dengan persentase 5,7%, kategori cukup paham berada pada frekunsi 46 dengan presentase 24,8%, kategori kurang paham berada pada frekuensi 64 dengan presentase 33,50% dan frekuensi 26 dengan presentase 13,6% dikategorikan sebagai sampel yang tidak memahami nilai-nilai anti korupsi. Pemahaman mahasiswa PPKn FIS UNP pada indikator kejujuran adalah sebesar 85,55% artinya sangat paham, indikator kepedulian sebesar 46,30% artinya kurang paham, indikator kemandirian sebesar 75,65% artinya paham, indikator kedisiplinan sebesar 85% yang artinya sangat paham, indikator tanggung jawab sebesar 75,20% yang berarti paham, indikator kerja keras sebesar 42,65% yang berarti kurang paham, indikator sederhana 76,70% yang berarti paham dan indikator keberanian adalah sebesar 59,15% artinya kurang paham. Jadi tidak semua indikator nilai anti korupsi dipahami oleh mahasiswa PPKn FIS UNP diantaranya indikator kerja keras dan keberanian.
Sikap Primordialisme pada Kontestasi Pemilu DPRD Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2019 M aqil Al Afif; Junaidi Indrawadi
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 1 No 1 (2021): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sikap primordialisme pada kontestasi pemilu di Pesisir Selatan tahun 2019. Sikap ini mendorong pemilih untuk memberikan hak suaranyaberdasarkan hubungan kekerabatan, kesukuan, kedaerahan, atau kebiasaan yang berubah menjadi kepercayaan. Penelitian ini menggunakan desain penjelasan berdasarkan urutan pembuktian dengan metode campuran. Metode ini dilakukan dengan menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif secara berurutan.Pada tahap pertama, peneliti menggunakan metode deskriptifkualitatif melalui wawancara dan studi dokumentasi. Tahap selanjutnya, peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan angket ke beberapa responden. Hasil penelitianmenunjukan bahwa tingginya sikap primordialisme pada kontestasi pemilu DPRD Kabupaten Pesisir Selatan disebabkan oleh beberapa faktor: (1) masyarakat tidak memiliki pengetahuan yang baik terhadap dunia politik(2) saksi yang dipilih adalah orang yang memiliki hubungan kekeluargaan dan emosional dengan calon anggota DPRD(3) asal suku dan daerah (4) perasaan senasib dan seperjuangan (5) pesan dari media kampanye seperti spanduk dengan tulisan “Anak Nagari” dan gelar datuk (6) calon kandidat yang diusung diperoleh melalui musyawarahnagari dan (7) sikap cenderung menganggap jika berurusan dengan birokrat yang memiliki hubungan keluarga atau ikatan emosional akan lebih mudah. Faktor ini mempengaruhi sikap primordialisme pada pemilu di Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2019.
Pergeseran Nilai Ninik Mamak dalam Kehidupan Sosial Masyarakat Nagari Limo Koto Kabupaten Pasaman Septia Warti; Nurman S
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 1 No 1 (2021): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pergeseran nilai ninik mamak dalam kehidupan masyarakat di Nagari Limo Koto Kabupaten Pasaman dan faktor-faktor penyebabnya serta bagaimana peran Ninik Mamak dalam pelaksanaan Undang-Undang nan Salapan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data antara lain observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan metode serta teknik analisis data yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini ada beberapa pergeseran nilai Ninik Mamak yang terjadi antara lain masalah perizinan, masalah kepemimpinan dan masalah hubungan mamak dengan kemenakan. Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya pergeseran nilai Ninik Mamak antara lain faktor geografis, faktor jumlah penduduk dan faktor kurang memahami adat yang sebenarnya. Dalam pelaksanaan Undang-Undang nan Salapan sudah berjalan cukup baik dengan menerapkan sanksi dan hukuman bagi pelanggar Undang-Undang tersebut namun dalam pelaksanaannya masih ada yang memihak kepada kemenakan atau orang yang bersangkutan dikatrenakan ada hubungan atau kekerabatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5