cover
Contact Name
Mutiah
Contact Email
Ikom.fish@unesa.ac.id
Phone
+628563086790
Journal Mail Official
Ikom.fish@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ketintang, Gedung i7, Department of Communication Science, Faculty of Social Science and Law, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia. Postal Code 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
THE COMMERCIUM
ISSN : -     EISSN : 2809591     DOI : https://doi.org/10.26740/tc.v8i2
Core Subject : Education, Social,
The Commercium adalah Jurnal Ilmu Komunikasi yang memuat tulisan hasil penelitian mahasiswa. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya. Jurnal the commercium terbit 3 kali dalam setahun. Fokus dan scope penelitian di bidang Ilmu Komunikasi mencakup : Komunikasi Pemasaran Public Relations Periklanan Komunikasi Politik Komunikasi Pembangunan dan Perubahan Sosial Manajemen Media
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2018): The Commercium" : 30 Documents clear
IMPLEMENTASI KOMUNIKASI PEMASARAN DIGITAL DALAM PROMOSI PARIWISATA (STUDI KASUS PADA KOTA WISATA BATU)
The Commercium Vol 1 No 2 (2018): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v1i2.26051

Abstract

Abstrak Kegiatan komunikasi pemasaran telah mengalami banyak pergeseran dengan adanya perkembangan teknologi, Mulai dari cara konvensional hingga beralih menjadi dunia digital. Industri pariwisata Indonesia saat ini memiliki peluang besar untuk bisa tumbuh di kehidupan yang akan datang. Salah satu tempat wisata yang berada di wilayah Jawa timur adalah Kota Batu, kawasan wisata dengan kondisi alam yang sangat mendukung. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif yang menggunakan metode studi kasus. Pengumpulan data menggunakan tiga cara yakni, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan model sostac Kota Batu telah mengimplementasikan beberapa kegiatan komunikasi pemasaran digital sebagai promosi berupa advertising yang bekerja sama melalui media online, direct marketing melalui komunikasi secara langsung dan interaktif di media sosial, personal selling melalui produk yang ditawarkan situs website dan aplikasi, sales promotion penawaran potongan harga, kontes oleh pihak swasta yang diunggah di media sosial, sell mission dan komunitas Batu local guide. Kata kunci: Komunikasi Pemasaran, Digital, Kota Wisata Batu
Analisis Jaringan Komunikasi Kelompok Informasi Masyarakat Mojo Kota Surabaya
The Commercium Vol 1 No 2 (2018): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v1i2.26052

Abstract

Saat ini telah memasuki era informasi di mana informasi merupakan suatu hal yang sangat penting. Informasi menjadi salah satu kebutuhan manusia selain kebutuhan sandang, pangan dan papan. Melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (DISKOMINFO) pemerintah berupaya untuk membentuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai lembaga informasi masyarakat. Surabaya memiliki Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang sudah ber- SK berjumlah 86 sedangkan yang belum memiliki SK sejumlah 68 dan tersebar di 31 Kecamatan di Surabaya. Salah satu KIM di Surabaya adalah KIM Mojo, yang cukup aktif dalam penyampaian informasi pada semua bidang, ikut serta menjadi bagian media promosi usaha makro dan mikro warga Kelurahan Mojo, Selain itu, KIM Mojo juga memberikan informasi mengenai setiap kegiatan di Kelurahan Mojo kepada masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pola jaringan komunikasi yang terbentuk beserta peranan setiap anggota KIM Mojo, mengetahui proses difusi inovasi KIM Mojo di Masyarakat Mojo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis jaringan komunikasi. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan wawancara, survei, dan dokumentasi. Analisis penelitian ini menggunakan software UCINET dan NETDRAW. Hasilnya menunjukkan membentuk komunikasi pola bintang karena setiap anggota dapat berkomunikasi satu sama lain. selain itu, terdapat 4 opinion leaders dan 3 gatekeepers dalam jaringan komunikasi KIM Mojo. Selain itu terdapat 4 unsur difusi inovasi yaitu inovasi, saluran komunikasi, jangka waktu, serta sistem sosial pada pembentukan KIM Mojo. Kata Kunci: KIM, analisis jaringan komunikasi, opinion leaders, gatekeeper, difusi inovasi
RESPON KHALAYAK TERHADAP IKLAN KOMPARATIF “SAMSUNG GALAXY: GROWING UP”
The Commercium Vol 1 No 2 (2018): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v1i2.26158

Abstract

Iklan “Samsung Galaxy: Growing Up” merupakan salah satu iklan yang dibuat oleh perusahaan Samsung dengan jumlah penonton terbanyak dalam saluran youtube Samsung. Iklan ini menarik perhatian karena menggunakan jenis iklan komparatif atau perbandingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah perbedaan respon yang diberikan setiap orang terhadap iklan “Samsung Galaxy: Growing Up” didasarkan pada faktor demografi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Hasil data yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai asymtotic significant adalah sebesar 0,169. Nilai tersebut lebih besar dari nilai α yang ditetapkan yaitu sebesar 5% atau 0,05 (0,169 > 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan respon yang diberikan setiap responden yang telah menonton iklan “Samsung Galaxy: Growing Up”. Kata Kunci : Respon Khalayak, Iklan Komparatif, Faktor Demografi.
KRITIK SOSIAL DALAM MUSIK (ANALISIS WACANA KRITIS PADA LIRIK LAGU “NEGRI NGERI” OLEH GRUP MUSIK PUNK MARJINAL)
The Commercium Vol 1 No 2 (2018): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v1i2.26280

Abstract

Kritik sosial menjadi sarana komunikasi sosial. Kritik sosial dengan menggunakan musik di dalamnya memiliki kombinasi kosakata dan tata bahasa. Penggunaan kosakata dan tata bahasa di dalam musik tidak berdiri sendiri, terdapat konteks mikro, meso, dan makro yang menghubungkan dengan teks dan dalam sebuah teks terdapat praktik dan tujuan tertentu yang dibuat oleh penulis teks. Penelitian ini menggunakan lirik “Negri Ngeri” sebagai objeknya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan makna dari teks kritik sosial lirik lagu “Negri Ngeri” dan memperjuangkan nilai-nilai sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana dan paradigma kritis. Hasil penelitian menunjukkan kritik sosial pada “Negri Ngeri” yaitu merepresentasi kesadaran dan ajakan solidaritas tanpa batas untuk melakukan perubahan tentang kemanusian, keadilan, membantu golongan bawah seperti, buruh dan pedagang kaki lima. Dalam teks juga merepresentasi marjinalisasi dan pendapat pribadi berbentuk pengingkaran negatif dari penulis teks. Teks “Negri Ngeri” diproduksi sesuai dengan situasi yang khas pada tahun 2002 tentang kondisi ekonomi, politik di Indonesia yang mengakibatkan pengangguran dan korupsi. Pengaruh dari penyebaran teks disini hanya dalam batas suka dan tahu tanpa ada pergerakan dari khalayak, pergerakan terjadi dengan cara yang terstruktur. Kata Kunci: Analisis Wacana Kritis, Bahasa, Tujuan, Implisit
STRATEGI MANAJEMEN PRODUKSI JTV DALAM MENYIARKAN PROGRAM BERKONTEN LOKAL JAWA TIMUR ( STUDI KASUS PROGRAM BERITA POJOK KAMPUNG )
The Commercium Vol 1 No 2 (2018): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v1i2.26281

Abstract

Jtv merupakan salah satu stasiun televisi lokal terbesar di Jawa Timur. Jtv memiliki berbagai program lokal yang menarik salah satunya yang menjadi paling popular di Jtv adalah Pojok Kampung. Pojok Kampung adalah sebuah program acara berita yang memiliki keunikan dalam konten yang ada didalamnya. Tidak hanya isi berita saja yang menggunakan konten lokal secara penuh berita ini juga disampaikan dengan menggunakan bahasa daerah lokal. Penelitian kali ini bertujuan untuk memahami bagaimana cara manajemen Jtv dalam mengelola Pojok Kampung sehingga mampu eksis hingga masa sekarang. Penelitian ini menggunakan konsep dasar manajemen POAC ( Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling ). Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan cara wawancara terhadap pihak Jtv khususnya kru yang ada di Pojok Kampung, menjalankan observasi secara langsung maupun tidak langsung dan melakukan pengumpulan data yang berupa dokumen pendukung.Hasil dari penelitian ini adalah Pojok Kampung memiliki strategi manajemen produksi program berupa 1) melakukan strategi produksi siaran yang menggunakan konsep POAC dalam melakukan kelola konten internalnya, 2) melakukan metode segmenting, targeting dan juga positioning untuk merebut pangsa pasar yaitu audiens dan pengiklan, 3) memasarkan program – program yang ada di Jtv dengan cara promosi baik off air maupun on air.Kata Kunci : Jtv, Pojok Kampung, Manajemen produksi , POAC.
IDEOLOGI BINGKAI MEDIA ONLINE KOMPAS.COM, PIKIRAN-RAKYAT.COM DAN DETIK.COM TERHADAP PEMBERITAAN KASUS KORUPSI E-KTP SETYA NOVANTO (ANALISIS FRAMING GAMSON)
The Commercium Vol 1 No 2 (2018): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v1i2.26384

Abstract

Tingginya jumlah kasus korupsi yang terjadi di Indonesia menempatkan Indonesia di posisi ke 96 dari 103 negara di dunia dalam indeks persepsi korupsi. Berdasarkan data dari ICW (Indonesia Corruption Watch) hingga tahun 2017 tercatat 226 kasus korupsi mulai dari tingkat Kabupaten/Kota hingga Provinsi dalam periode 6 bulan. Kasus korupsi e-KTP dengan dugaan Setya Novanto sebagai tersangka pada tahun 2017 menjadi trending topic di salah satu media sosial. Setnov memegang jabatan sebagai Ketua DPR RI dan Ketua Umum Partai Golkar yang menjadi sorotan media massa dalam menyajikan pemberitaanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana idelogi media online Kompas.com, Detik.com dan Pikiran-rakyat.com dalam membingkai pemberitaan kasus korupsi e-KTP Setnov. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode analisis framing Gamson & Modigliani berupa dekskriptif kualitatif. Data dikumpulkan secara dokumentasi yaitu telaah dokumen dari masing-masing media online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Detik dan Pikiran-rakyat mengarahkan pembaca untuk menghakimi Setnov bersalah bahkan sebelum diadili. Sedangkan Kompas mengarahkan pembaca untuk mendalami pelaku selain Setnov. Maka dapat disimpulkan ketiga media ini mempunyai masing-masing cara untuk mengarahkan pembaca dari penyajian bingkai berita yang ditampilkan. Kata kunci: Bingkai media, Kasus Korupsi e-KTP, Setya Novanto.
Analisis Strategi Promosi Pariwisata Pulau Bawean Kabupaten Gresik
The Commercium Vol 1 No 2 (2018): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v1i2.26388

Abstract

Abstrak Strategi promosi merupakan hal yang sangat penting dalam pengembangan pariwisata suatu daerah. Salah satu alat promosi pariwisata yaitu bauran promosi yang digunakan untuk menginformasikan, membujuk serta mengingatkan kembali para calon wisatawan. Dalam jangka waktu 2014-2017, jumlah kunjungan wisatawan Pulau Bawean mengalami peningkatan terutama wisatawan mancanegara. Peningkatan jumlah wisatawan Pulau Bawean secara signifikan terjadi pada tahun 2017. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui strategi promosi pariwisata Pulau Bawean serta peran yang dilakukan oleh setiap elemen. Untuk menyelesaikan penelitian ini digunakan metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi langsung, dokumentasi, dan bukti fisik. Hasil peneltian ini menunjukkan bahwa Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gresik tidak membuat pesan promosi, sedangkan tour and travel agent Bawean Tourism melakukan seluruh strategi promosi, dan masyarakat Bawean yang tergabung dalam kelompok sadar wisata juga ikut membuat program promosi. Dalam Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Kabupaten Gresik telah disebutkan peran setiap elemen pelaku promosi pariwisata Pulau Bawean. Bawean tourism merupakan satu-satunya elemen yang melaksanakan seluruh peran yang telah ditetapkan. Dari hasil tersebut dapat disarankan kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gresik untuk segera melakukan kajian branding pariwata untuk menentukan pesan promosi Pulau Bawean, lebih menjalin kejasama dan hubungan baik dengan elemen lainnya. Kata kunci: Strategi Promosi Pariwisata, Bauran Promosi, Kabupaten Gresik, Pulau Bawean, Abstract Promotion strategy is very important to develop tourism in a region. One of the tourism promotion tools is a promotion mix that used to inform, persuade and remind potential tourists. In the period of 2014-2017, the number of tourists that visited Bawean Island is increase, especially foreign tourists. Significant increase in the number of tourists on Bawean Island occurred in 2017. This research aims to find out Bawean Islands tourism promotion strategies and the role carried out by each element. This study using case study method with a qualitative descriptive approach. The data collected by interviews, direct observation, documentation, and physical evidence. The results of this study indicate that the Department of Tourism and Culture (Disparbud) of Gresik Regency did not make a promotional message, while the Bawean Tourism tour and travel agent carried out all promotion strategies, and tourism conscious group (Pokdarwis) Bawean community have made a promotional program. In the Master Plan for the Development of the Regional Tourism (RIPKA) of Gresik Regency has mentioned the role of each element of Bawean island tourism promotion. Bawean Tourism tour and travel agent is the only element that carries out all the roles that have been determined. The observer suggested to the Department of Tourism and Culture of Gresik Regency to immediately conduct tourism branding studies to determine the promotion message for Bawean island, to establish cooperation and good relations with other elements. Keyword: Tourism Promotion strategy, Promotion Mix, Gresik Regency, Bawean Island
PENERAPAN JURNALISME POSITIF DALAM MEDIA ONLINE (STUDI KEBIJAKAN REDAKSIONAL PADA TIMES INDONESIA)
The Commercium Vol 1 No 2 (2018): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v1i2.26418

Abstract

Kondisi maraknya penyebaran informasi dan pemberitaan dengan pendekatan negatif seperti berita tentang kesengsaraan, provokatif dan hoax menimbulkan dampak pada tergerusnya kepercayaan di masyarakat. Oleh karenanya, kini diperlukan upaya pengembalian kembali adanya sikap optimisme melalui sajian berita-berita yang beraspek positif salah satunya dengan beralih dari paradigma bad news is a good news menuju paradigma good news is also news. Melalui strategi dan teknik penulisan yang dirumuskan oleh TIMES Indonesia, media tersebut hadir dengan tujuan untuk menjadi media yang berkontribusi dalam membangun kembali ketahanan informasi nasional melalui sajian berita yang beraspek positif. Dalam Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode penelitian studi kasus dan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi lapangan dan studi dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan jurnalisme positif yang diterapkan oleh TIMES Indonesia dilakukan dengan memainkan pengambilan angle cerita sehingga dapat menghasilkan produk berita positif yang memiliki aspek lingkup yang luas. Dalam penerapannya, jurnalisme positif didukung oleh faktor-faktor pengaruh yang diidentifikasi melalui teori hirarki pengaruh isi media yang menunjukkan bahwa faktor yang paling berpengaruh dalam mendukung penerapan jurnalisme positif ialah faktor pengaruh rutinitas media, faktor organisasi, dan faktor ideologi. Kata Kunci : Jurnalisme Positif, Kebijakan Redaksi, Media Online, Faktor Pengaruh Isi Media.
IMPLEMENTASI PRODUCT, PLACE, PEOPLE, DAN PROCESS PAGUYUBAN KB PRIA SIWALAN MESRA KECAMATAN PAKAL KOTA SURABAYA DALAM MENARIK MINAT KAUM PRIA UNTUK BERPARTISIPASI DI PROGRAM KB VASEKTOMI
The Commercium Vol 1 No 2 (2018): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v1i2.26458

Abstract

AbstrakSaat ini Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia dan dengan ekonomi terbesar kesepuluh berdasarkan daya beli. Bertambahnya jumlah dari waktu ke waktu akan berpengaruh dalam laju penduduk suatu negara jika tidak diimbangi oleh peningkatan ekonomi. Surabaya merupakan kota dengan jumlah penduduk terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Jumlah penduduk Surabaya pada tahun 2014 hingga 2017 semakin meningkat, dan salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan jumlah penduduk tersebut yaitu kelahiran. Untuk itu perlu adanya program yang efektif untuk menekan laju pertumbuhan penduduk seperti menekan angka kelahiran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi marketing sosial Paguyuban KB pria Siwalan Mesra Kecamatan Pakal Kota Surabaya dalam menarik minat kaum pria untuk berpartisipasi menggunakan KB vasektomi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan studi kasus sebagai suatu metode pendekatan penelitian. Data diperoleh dari hasil wawancara dengan responden dan dari dokumentasi kegiatan maupun program Paguyuban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi marketing sosial Paguyuban Siwalan Mesra dalam menarik minat kaum pria untuk berpartisipasi menggunakan KB vasektomi yaitu menerapkan teori marketing mix 4p yang meliputi product, place, people, dan process, yang hasilnya sangat berhasil dan efektif dengan dibuktikan oleh data aseptor baru di wilayah Kecamatan Pakal yang jumlahnya semakin bertambah dan beberapa penghargaan yang diperoleh Paguyuban Siwalan Mesra tersebut. Kata Kunci: Pertumbuhan Penduduk, Paguyuban Siwalan Mesra, Marketing Mix. Abstract Indonesia is a country with the fourth largest population in the world and the largest economy based on purchasing. Increasing the population over time will effect the rate of welfare of population of the country if it is not balanced with increasing the economy. Surabaya is a city with the second largest population in Indonesia after Jakarta. The population of Surabaya in 2014 until 2017 is increasing, and one of the factor that influence the population growth is birth. For this reason, an effective program is needed to reduce the population growth. The purpose of this research is to find out the social marketing implementation of the men’s KB community Siwalan Mesra Pakal district, Surabaya city in attracting the male interest in vasectomy. This research using qualitative descriptive method and case study as a research method approach. Data were obtained from the results of interviews with respondents and from documentation of community activities or program. The result of social marketing implementation of Siwalan Mesra community in attracting men’s interest to follow vasectomy KB using marketing mix 4p which include product, place, people, and process. The result are very succesful and effective which can be proven by new acceptor data in Pakal district area which number increased and reward attaiment., Keywords: population growth, Siwalan Mesra community, social marketing
Proses Pengungkapan Diri Kelompok Difabel Down syndrome (Studi Kasus Komunikasi Antarpersona Pengurus Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Surabaya dengan Penyandang Difabel Down syndrome Binaan)
The Commercium Vol 1 No 2 (2018): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v1i2.26484

Abstract

Penyandang difabel down syndrome merupakan salah satu lini masyarakat yang memerlukan perhatian khusus karena latar belakang yang memiliki perbendaan dalam tingkat intelegensi. Dari data yang diperoleh dalam setiap tahun terjadi kenaikan persentase penyandang difabel down syndrome di Indonesia. Jika kenaikan tresebut tidak ditangani dengan baik maka akan ada permasalahan sosial yang muncul. Untuk itu, perlu adanya proses pengungkapan diri sebagai pondasi awal agar penyandang difabel down syndrome dapat bersaing dengan masyarakat pada umumnya. Dalam penelitian ini proses pendekatan untuk mencapai proses pengungkapan diri yang baik menggunakan 4 (empat) tahapan dalam teori penetrasi sosial yaitu orientasi, pertukaran efektif yang bersifat penjajakan, sahabat karib, hingga tahap akhir yaitu pertukaran yang stabil. Dengan Pola yang paling umum dilakukan untuk mencapai titik kedekatan yaitu selalu turut serta delam segala proses yang dilakukan oleh penyandang difabel down syndrome binaan. Dengan studi kasus di Yayasan Pembinaan Anak Cacat Surabaya yaitu melibatkan pengurus YPAC dalam upayanya membentuk pengungkapan diri yang baik pada penyandang difabel down syndrome binaan melalui pendekatan komunikasi antarpersona. Kata Kunci: Proses Pengungkapan Diri, Down syndrome

Page 1 of 3 | Total Record : 30