cover
Contact Name
Mutiah
Contact Email
Ikom.fish@unesa.ac.id
Phone
+628563086790
Journal Mail Official
Ikom.fish@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ketintang, Gedung i7, Department of Communication Science, Faculty of Social Science and Law, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia. Postal Code 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
THE COMMERCIUM
ISSN : -     EISSN : 2809591     DOI : https://doi.org/10.26740/tc.v8i2
Core Subject : Education, Social,
The Commercium adalah Jurnal Ilmu Komunikasi yang memuat tulisan hasil penelitian mahasiswa. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya. Jurnal the commercium terbit 3 kali dalam setahun. Fokus dan scope penelitian di bidang Ilmu Komunikasi mencakup : Komunikasi Pemasaran Public Relations Periklanan Komunikasi Politik Komunikasi Pembangunan dan Perubahan Sosial Manajemen Media
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2020): The Commercium" : 12 Documents clear
STRATEGI MARKETING SOSIAL DALAM KAMPANYE ADVOKASI HAK-HAK ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) OLEH KPSI PUSAT
The Commercium Vol 3 No 1 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i1.32591

Abstract

ABSTRAKSetiap orang terlahir dengan hak-hak yang melekat pada dirinya dan telah dijamin oleh undang-undang, begitupun pada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Namun pada praktiknya, pelanggaran terhadap ODGJ masih terjadi, seperti pelanggaran haknya untuk diakui sebagai warga negara melalui kepemilikan kartu identitas, adanya pemasungan, stigma, kesulitan akses kesehatan, pendidikan, kesempatan kerja dan sebagainya. Keadaan tersebut membuat Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI) bergerak membela hak-hak ODGJ. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi marketing sosial dalam kampanye advokasi hak-hak ODGJ yang dilakukan KPSI pusat melalui pendekatan penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa KPSI menggunakan pendekatan 4p (product,place,price,promotions) dalam strategi kampanye advokasinya yaitu melalui grup facebook, peer support group, kolaborasi komunitas, pembentukan komunitas kesehatan jiwa baru, kolaborasi dengan LBH, upaya politik kolektif serta aksi sosial. Kata Kunci : Marketing Sosial, Kampanye Advokasi, Orang Dengan Gangguan Jiwa, Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia. ABSTRACTEvery person was born with the rights attached to them and has been guaranteed by constitution, correspondingly it’s also with people having mental disorders (ODGJ). However pratically, violations against KPSI still occurs, such as violations of their right to be recognized as citizens through ownership of identity cards, being stocked, stigma, employment opportunities, difficulty in accessing healthcare, education and atc. This situation makes the Komunitas Peduli Skizorenia Indonesia (KPSI) move to defend the rights of ODGJ. This study aims to find out how social marketing strategies in advocacy campaign for ODGJ rights carried out by the main office of KPSI through a descriptive research approach. The results of this study indicate that KPSI uses a 4p (product, place, price, promotions) approach in the formulation of its advocacy campaign strategy and has several creative strategies such as facebook group, peer support group, community collaboration, support the formation of mental health community, collaboration with legal aid agencies, collective politics and social action. Keywords: Social Marketing, Advocacy Campaign, People with Mental Disorders, Indonesian Schizophrenia Care Community.
TINGKAT EFEKTIVITAS AKUN INSTAGRAM @TIRTOID DI KALANGAN MAHASISWA SURABAYA
The Commercium Vol 3 No 1 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i1.32844

Abstract

AbstrakTirto.id sebagai media yang berjalan di jalur jurnalisme presisi (precision journalism) menghasilkan produk jurnalisme yang dapat dibuktikan secara ilmiah terhadap isu yang sedang terjadi di masyarakat. Terdapat 3 dimensi yang menjadi tolak ukur ekfetivitas akun Instagram @tirtoid, yang pertama ialah Daya Tarik yaitu kemampuan Tirto.id untuk menarik perhatian pembaca dengan menonjolkan tampilan, warna, tata letak, penggunaan ikon dan simbol, ilustrasi dan gambar, serta tipografi dalam infografisnya. Kedua ialah Pesan yaitu kemudahan informasi untuk dibaca, unsur persuasi, dan simplifikasi infografis. Ketiga ialah Kredibilitas yaitu tujuan informasi, sumber, relevansi, dan konsistensi dari infografis yang disajikan. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yaitu dengan metode survei. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen kuisioner melalui google form yang disebarkan kepada 100 responden yang merupakan mahasiswa di Surabaya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa respon mahasiswa Surabaya terhadap infografis pada akun Instagram Tirto.id menunjukkan hasil rata-rata “Sangat Efektif” baik pada ketiga dimensi yaitu pada daya tarik sebesar 70%, pesan sebesar 67%, maupun kredibilitas sebesar 76%. Sehingga dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa tingat efektivitas infografis pada Instagram @tirtoid menunjukkan hasil ‘sangat efektif dalam memberikan informasi kepada mahasiswa Surabaya’. Kata Kunci: Efektivitas, Tirto.id, Mahasiswa Surabaya AbstractTirto.id as a media that runs in the path of precision journalism produces journalism products that can be scientifically proven to the issues that are happening in society. There are 3 dimensions that serve as benchmarks for the effectiveness of @tirtoid Instagram account, the first is Attraction that is the ability of Tirto.id to attract the readers attention by highlighting the appearance, color, layout, the use of icons and symbols, illustrations and images, and typography in the infographic. Second is Message which is the ease of information to read, the element of persuasion, and simplification of infographics. Third is Credibility which is the purpose of information, sources, relevance, and consistency of the infographics presented. This type of research uses a quantitative approach with the survey method. Data were collected using a questionnaire instrument via Google Form which was distributed to 100 respondents who were students in Surabaya. The results of this study indicate that the response of Surabaya students to infographics on the Tirto.id Instagram account shows an average result of "Very Effective" in all three dimensions, namely 70% on Attraction, 67% on Messages, and 76% on Credibility. Based on these results, It can be drawn the conclusion that the effectiveness of infographics on Instagram @tirtoid shows very effective in providing information to Surabaya students.Keyword : Effectiveness, Tirto.id, Surabaya Students
STRATEGI KOMUNIKASI PELAKU GERAK PANJI MEMBENTUK PARTISIPASI KEBUDAYAAN GENERASI MILENIAL DI JAWA TIMUR
The Commercium Vol 3 No 1 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i1.33708

Abstract

Abstrak Cerita Panji adalah cerita yang asli berasal dari Jawa Timur, di mana cerita tersebut kemudian menghasilkan sebuah kebudayaan yang bernama Budaya Panji. Pada dasarnya kebudayaan adalah nilai-nilai yang harus dijaga demi peradaban bangsa itu sendiri. Namun sayangnya dewasa ini generasi milenial mulai meninggalkan kebudayaan lokal. Untuk menyelamatkan eksistensi Budaya Panji terbentuklah sebuah gerakan yang bernama Gerak Panji untuk memunculkan paritisipasi kebudayaan Generasi Milenial. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana strategi komunikasi pelaku Gerak Panji tersebut kepada generasi milenial. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga unsur pelaku Gerak Panji, yaitu Produsen Kesenian, Simpatisan Panji, dan Fasilitator. Ketiganya memiliki strategi komunikasi yang berbeda-beda, ada yang menggunakan media konvensional, digital, media massa, dan opinion leader. Selain itu pelaku Gerak Panji juga menekankan transformasi Budaya Panji agar lebih diterima oleh generasi milenial. Kata Kunci: Budaya Panji, Gerak Panji, Milenial Abstract The tale of Panji is an original folklore from East Java, the tale produces a culture called Panji Culture. Basically, a culture is a social values that must be maintained for the sake of the nations civilization itself. However, the millennial generation nowadays has begun to forget local culture. To solve the issue and to save the existence of Panji Culture, a movement called Gerak Panji is formed to affect the cultural participation of Millennial. This study aims to understand how the communication strategies done by Gerak Panji’s doers will influence the millennial. This study uses a case study method by using interviews, observation, and documentation as data collection techniques. The results showed that there are three elements of Gerak Panji’s doers: Producer, Sympathizer, and Facilitator. All three have different communication strategies. Some use conventional, digital, mass media, and opinion leaders. Besides that, the agents of Gerak Panji also create a transformation in the Panji Culture so that it can be more acceptable for the millennial. Keywords: Panji Culture, Gerak Panji, Millennial
STRATEGI MANAJEMEN MEDIA LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK LOKAL SUARA SIDOARJO 100,9 FM DALAM MEMPERTAHANKAN JUMLAH PENDENGAR
The Commercium Vol 3 No 1 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i1.33716

Abstract

AbstrakLPPL Radio Suara Sidoarjo merupakan lembaga penyiaran yang berbentuk badan hukum yang didirikan oleh Pemerintah Sidoarjo sejak tahun 1971. Suara Sidoarjo memiliki frekuensi 100.9 FM mengawali siarannya sebagai radio hiburan, dimana sebagian besar programnya berisi musik dan promosi. Namun sejak tahun 2017, Suara Sidoarjo mengubah format siarannya menjadi radio news. Pen elitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui strategi manajemen media LPPL Radio Suara Sidoarjo dalam mempertahankan jumlah pendengarnya. Untuk menyelesaikan penelitian ini digunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LPPL Radio Suara Sidoarjo menggunakan tiga strategi dalam mempertahankan jumlah pendengarnya. Strategi tersebut yaitu strategi kekuatan content, strategi mendekati audiens, dan strategi capital. Dari hasil tersebut dapat disarankan kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo agar terus melibatkan LPPL Radio Suara Sidoarjo dalam setiap acara atau kegiatan yang dilakukan, agar dapat memberitakan kepada publik. Dan saran untuk LPPL Radio Suara Sidoarjo agar lebih mengenalkan dan mensosialisasikan program-program baru yang komunikatif secara menyeluruh, agar segmentasi yang dituju lebih luas lagi. Kata Kunci : Strategi Manajemen Media, Lembaga Penyiaran Publik Lokal Suara Sidoarjo, Jumlah Pendengar Abstract LPPL Radio Suara Sidoarjo is a broadcasting institution in the form of a legal entity established by the Sidoarjo Government since 1971. Suara Sidoarjo has a frequency at 100.9 FM, starting its broadcast as entertainment radio, where most of its programs contain music and promotions. But since 2017, Suara Sidoarjo has to change its broadcast format to become radio news. This research conducted aiming to find out the media management strategy of LPPL Radio Suara Sidoarjo in maintaining the number of its listeners. To complete this study a qualitative descriptive approach method was used. Techniques that use to collect the data are done by interview, direct observation, and documentation. The results of this research indicate that LPPL Radio Suara Sidoarjo uses three strategies in maintaining the listeners. These strategies are content strength strategy, approaching audience strategy, and capital strategy. From these results it can be suggested to the Sidoarjo Regency Government to continue involve LPPL Radio Suara Sidoarjo on every event or activity carried out, so can inform to the public. And suggestions to LPPL Radio Suara Sidoarjo to better introduce and socialize new communicative programs as a whole, so that the intended segmentation is wider. Keywords: Media Management Strategy, Local Public Broadcasting Institution, Number of Listeners
STRATEGI MANAJEMEN MEDIA LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK LOKAL SUARA SIDOARJO 100,9 FM DALAM MEMPERTAHANKAN JUMLAH PENDENGAR
The Commercium Vol 3 No 1 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i1.33717

Abstract

AbstrakLPPL Radio Suara Sidoarjo merupakan lembaga penyiaran yang berbentuk badan hukum yang didirikan oleh Pemerintah Sidoarjo sejak tahun 1971. Suara Sidoarjo memiliki frekuensi 100.9 FM mengawali siarannya sebagai radio hiburan, dimana sebagian besar programnya berisi musik dan promosi. Namun sejak tahun 2017, Suara Sidoarjo mengubah format siarannya menjadi radio news. Pen elitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui strategi manajemen media LPPL Radio Suara Sidoarjo dalam mempertahankan jumlah pendengarnya. Untuk menyelesaikan penelitian ini digunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LPPL Radio Suara Sidoarjo menggunakan tiga strategi dalam mempertahankan jumlah pendengarnya. Strategi tersebut yaitu strategi kekuatan content, strategi mendekati audiens, dan strategi capital. Dari hasil tersebut dapat disarankan kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo agar terus melibatkan LPPL Radio Suara Sidoarjo dalam setiap acara atau kegiatan yang dilakukan, agar dapat memberitakan kepada publik. Dan saran untuk LPPL Radio Suara Sidoarjo agar lebih mengenalkan dan mensosialisasikan program-program baru yang komunikatif secara menyeluruh, agar segmentasi yang dituju lebih luas lagi. Kata Kunci : Strategi Manajemen Media, Lembaga Penyiaran Publik Lokal Suara Sidoarjo, Jumlah Pendengar Abstract LPPL Radio Suara Sidoarjo is a broadcasting institution in the form of a legal entity established by the Sidoarjo Government since 1971. Suara Sidoarjo has a frequency at 100.9 FM, starting its broadcast as entertainment radio, where most of its programs contain music and promotions. But since 2017, Suara Sidoarjo has to change its broadcast format to become radio news. This research conducted aiming to find out the media management strategy of LPPL Radio Suara Sidoarjo in maintaining the number of its listeners. To complete this study a qualitative descriptive approach method was used. Techniques that use to collect the data are done by interview, direct observation, and documentation. The results of this research indicate that LPPL Radio Suara Sidoarjo uses three strategies in maintaining the listeners. These strategies are content strength strategy, approaching audience strategy, and capital strategy. From these results it can be suggested to the Sidoarjo Regency Government to continue involve LPPL Radio Suara Sidoarjo on every event or activity carried out, so can inform to the public. And suggestions to LPPL Radio Suara Sidoarjo to better introduce and socialize new communicative programs as a whole, so that the intended segmentation is wider. Keywords: Media Management Strategy, Local Public Broadcasting Institution, Number of Listeners
STRATEGI KOMUNIKASI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PT PJB UP PAITON (Studi Kasus Community Based Tourism Wisata Bahari “Pantai Bohay” Di Desa Binor Kabupaten Probolinggo)
The Commercium Vol 3 No 1 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i1.33848

Abstract

Program CSR Wisata Pantai Bohay merupakan perpaduan antara program corporate social responsibility dan community based tourism. Perpaduan tersebut menjadikan program CSR menjadi dapat lebih mengembangkan kemampuan kelompok masyarakat penerima program dan pemberdayaan yang lebih efektif melalui program wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi Corporate Social Responsibility PT. PJB UP Paiton dalam Community Based Tourism Wisata Bahari “Pantai Bohay” Di Desa Binor Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan model komunikasi perubahan sosial Figueroa, (2002) yaitu catalyst, community dialogue dan collective action dan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi komunikasi program CSR yang memadukan komunikasi formal dan informal menjadi salah satu poin penting dalam menjalankan program CSR Wisata Pantai Bohay.
Komunikasi Persuasif Butchy Dalam Mengubah Orientasi Seksual Wanita Normal Di Kota Surabaya
The Commercium Vol 3 No 1 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i1.34603

Abstract

Penelitian ini membahas tentang fenomena keberadaan lesbian yang semakin lama semakin banyak sehingga mudah dijumpai, terutama di kota besar seperti Surabaya. Hal ini dikarenakan adanya komunikasi persuasif yang dilakukan oleh lesbian tipe butchy untuk mengubah orientasi seksual wanita normal menjadi penyuka sesama jenis (homoseksual). Butchy merupakan tipe wanita lesbian yang mengadopsi peran layaknya laki-laki pada hubungan heteroseksual dengan berpenampilan dan berperilaku menyerupai laki-laki. Komunikasi persuasif yang dijalankan oleh butchy dalam upaya mengubah orientasi seksual wanita normal menjadi lesbian dengan berdasarkan komunikasi verbal dan non verbal. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses komunikasi persuasif yang dilakukan butchy dalam upaya mengubah orientasi seksual wanita normal sehingga bersedia menjadi pasangan sesama jenisnya. Subjek penelitian ini berjumlah lima informan dari berbagai latar belakang yang dilakukan dengan cara observasi dan wawancara secara mendalam selama lebih dari 2 bulan dengan intensitas yang cukup tinggi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam mempengaruhi wanita normal untuk bersedia menjadi pasangan lesbiannya dan menjadi seorang homoseksual, butchy melalui beberapa tahapan mulai dari orientasi, pertukaran penjajakan afektif, pertukaran afektif, dan pertukaran stabil. Upaya komunikasi persuasif yang dijalankan oleh lesbian tipe butchy baik melalui komunikasi verbal maupun non verbal berhasil mempengaruhi wanita normal untuk mengubah orientasi seksual menjadi penyuka sesama jenis (lesbian) dengan kebersediaan dari calon pasangan wanita untuk menjalin hubungan atau komitmen selayaknya pada hubungan heteroseksual dengan butchy. Untuk mencapai tujuannya tersebut butchy memposisikan dirinya sebagai teman yang baik dan selalu ada saat dibutuhkan oleh calon pasangan wanitanya, memberikan perhatian dengan intens, dan berusaha tidak menolak ajakan wanita sehingga mampu menjadi faktor pendorong timbulnya rasa nyaman untuk menjalin hubungan berkomitmen. Bagi peneliti selanjutnya yang ingin meneliti mengenai komunikasi yang dijalankan oleh lesbian, agar meneliti tipe lesbian lain seperti femme dan andro karena setiap tipe lesbian memiliki karakteristik serta keunikan tersendiri sehingga proses maupun pola komunikasi yang terjadi akan berbeda pula.
Studi Kasus Facebook ICB Sebagai Alat Advokasi Kebutuhan Pelayanan Adminduk Masyarakat Kabupaten Blitar Tahun 2018-2020
The Commercium Vol 3 No 1 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i1.34604

Abstract

Penelitian ini membahas tentang tren advokasi kebijakan digital yang berhasil dilakukan oleh Facebook Info Cegatan Blitar (ICB). Hal ini dikarenakan untuk mencapai perubahan kebijakan publik dibutuhkan serangkaian proses yang sistematis baik secara online maupun offline. ICB merupakan organisasi non politik yang menjalankan fungsi kontrol sosial yang tidak dapat diintervensi lembaga pemerintahan sekalipun. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses advokasi yang dilakukan ICB terhadap kebijakan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) Kabupaten Blitar sejak tahun 2018. Subjek penelitian ini berjumlah lima informan dari berbagai latar belakang yang diwawancarai secara mendalam, selain itu peneliti melakukan observasi pada akun Facebook ICB. Penelitian ini memberi implikasi pada pergeseran kerangka konseptual advokasi media sosial pada teori media sosial tentang advokasi dan perubahan kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan, dalam mempengaruhi kebijakan pelayanan publik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Blitar, ICB melalui beberapa tahap strategis mulai dari critical awareness, building relationship, action, policy priorities shift dan controlling. Tindakan pengurus ICB sebagai advokator berhasil mempengaruhi kebijakan pelayanan adminduk yang diwujudkan dengan empat program baru serta upaya perbaikan keterbukaan informasi publik mengenai persyaratan pengurusan adminduk. ICB memiliki kekuatan sekaligus strategi tekanan publik atau disebut people power yang memberikan efek desakan kepada pembuat kebijakan. Untuk peneliti selanjutnya yang ingin meneliti mengenai advokasi kebijakan melalui media sosial, agar meneliti jenis media sosial lain seperti Twitter di lingkup negara Indonesia, karena setiap platform memiliki karakteristik serta keunikan tersendiri disamping itu, proses maupun pola advokasi yang terjadi akan juga berbeda.
Pembentukan Personal Branding Non Celebrity Endorser Surabaya Melalui Media Sosial Instagram
The Commercium Vol 3 No 1 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i1.34872

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas tentang pembentukan personal branding non-celebrity endorser Surabaya melalui media sosial Instagram. Hal ini dikarenakan maraknya persaingan bisnis di media sosial Instagram yang menggunakan personal branding endorser non-celebrity untuk mendukung produk yang ditawarkan agar masyarakat lebih tertarik dan lebih percaya. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi. Pembentukan personal branding non-celebrity endorser Surabaya terdiri dari spesialisasi, kepemimpinan, kepribadian,perbedaan, visibilitas, kesatuan, keteguhan, dan nama baik. Hasil dari penelitian mengenai personal branding ditemukan bahwa masing-masing dari non celebrity endorser memiliki makna dalam membentuk personal brand terkait aktivitasnya sebagai pendukung suatu produk. Dari aktivitasnya sebagai endorser terlihat bahwa terdapat ciri khas yang spesifik yang sudah ditentukan, kerelevanan konsep penyampaian pesan dengan endorser, dan adanya konsistensi secara terus menerus untuk memasarkan dirinya di mata publik melalui media sosial Instagram. Kata Kunci: personal branding, endorser, Instagram Abstract This study discusses the formation of personal branding non-celebrity endorser in Surabaya through social media Instagram. This is due to the rise of business competition on social media Instagram that uses personal branding of non-celebrity endorsers to support the products offered so that people are more interested and more trusting. This research uses the phenomenology method. The formation of personal branding non-celebrity endorser Surabaya which consists of specialization, leadership, personality, distictiviness, visibility, unity, persistence, and goodwill. The results of the research based on the personal branding found that each of the non celebrity endorsers has a meaning in forming a personal brand related to its activities as a supporter of a product. From its activities as an endorser, it can be seen that there are specific characteristics that have been determined, the relevance of the concept of delivering messages with endorsers, and the consistency of continuing to market themselves in the public eye through social media Instagram. Keywords: personal branding, endorser, Instagram
Pengaruh E-WOM terhadap Keputusan Pembelian Produk Kosmetik (Survey Followers Aktif Akun @Jelitacosmetic)
The Commercium Vol 3 No 1 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i1.34876

Abstract

Penelitianiiini membahas tentang pengaruh ulasan atau Electronic Word Of Mouthii(E-WOM) terhadap keputusaniipembelian produk kosmetik di platform belanja online. E-WOMii(ElectroniciiWord of Mouth) adalah pernyatan positif atau negatif yang dibuat oleh pemakaiiatau mantan pemakai tentang suatu produk, jasa, atau perusahan melalui internet. Objek dalam penelitian ini adalah jelita cosmetic, ia adalah salah satu online shop yang menggunakan akun e-commerce sebagai media penjualnya. Berdiri sejak tahun 2005 dan memiliki tiga offline store (Surabaya, Yogyakarta, Jakarta). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dalam pemilihan objek, jelita cosmetic menjadi salah satu online shop yang dirujuk oleh masyarakat untuk berbelanja kosmetik secara online. Penelitian ini menggunakan empat variabel E-WOM yaitu intensitas, komentar positif, komentar negatif dan konten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantiatif dengan metode regresi linier berganda. Teknik pengambilan yang digunakan untuk mengambil sample adalah Probability Sampling dan cara untuk mengumpulkan data adalah dengan menggunakan simple random sampling yaitu dengan cara membagikan kuisioner online kepada 400 followers aktif jelita cosmetic. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, secara simultan seluruh variabel E-WOMiiberpengaruh terhadap keputusan pembelian yaitu sebesar 46.6% dan variabel E-WOM iyang paling besar dalam mempengatuhi keputusan pembelian yaitu komentar positif dengan nilai 10.747.

Page 1 of 2 | Total Record : 12