cover
Contact Name
Mutiah
Contact Email
Ikom.fish@unesa.ac.id
Phone
+628563086790
Journal Mail Official
Ikom.fish@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ketintang, Gedung i7, Department of Communication Science, Faculty of Social Science and Law, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia. Postal Code 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
THE COMMERCIUM
ISSN : -     EISSN : 2809591     DOI : https://doi.org/10.26740/tc.v8i2
Core Subject : Education, Social,
The Commercium adalah Jurnal Ilmu Komunikasi yang memuat tulisan hasil penelitian mahasiswa. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya. Jurnal the commercium terbit 3 kali dalam setahun. Fokus dan scope penelitian di bidang Ilmu Komunikasi mencakup : Komunikasi Pemasaran Public Relations Periklanan Komunikasi Politik Komunikasi Pembangunan dan Perubahan Sosial Manajemen Media
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2021): The Commercium" : 17 Documents clear
IMPLEMENTASI STRATEGI INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION GERAI KOPI DI MASA PANDEMI COVID-19 Ilmy, Miggy Dunovan
The Commercium Vol. 4 No. 1 (2021): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v4i1.38427

Abstract

STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN WISATA GRESIK DALAM MENINGKATKAN JUMLAH PENGUNJUNG DITENGAH PANDEMI COVID-19: (Studi Kasus Pada Wisata Baru Setigi Gresik) Rahayu, Novya Setyo
The Commercium Vol. 4 No. 1 (2021): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v4i1.38624

Abstract

Abstrak Dampak Covid-19 begitu menghantam seluruh perekonomian Indonesia salah satunya industri pariwisata Indonesia. Pariwisata menjadi lemah karena ditengah pandemi Covid-19 interaksi secara langsung sangat dibatasi. Seperti Wisata Setigi yang baru beroperasi 1 tahun namun sudah mengahadapi tantangan wabah Covid-19. Wisata Setigi sempat mengalami defisit karena penutupan sementara pada saat berlakunya kebijakan PSBB pada 3 kota di Jawa Timur. Melihat permasalahan yang terjadi pengelola wisata memfokuskan strategi pemasaran untuk mempertahankan eksistensi dan lebih meningkatkan jumlah pengunjung pada saat wisata dibuka kembali. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Hasil penelitian beberapa strategi yang diterapkan saat pandemi senada dalam kajian Agus Hermawan yaitu bauran promosi. Hasil yang telah diperbaruhi mengikuti kondisi pandemi sehingga strategi yang paling unggul dan diandalkan pengelola wisata adalah pemasaran dari mulut ke mulut atau Word Of Mouth (WOM) dan pemasaran dari mulut ke mulut melalui digital atau Electronic Word Of Mouth (E-WOM). Pemasaran ini dianggap efektif pada saat pandemi karena adanya kepercayaan, kesan dan pengalaman positif oleh pembeli terhadap jasa yang ditawarkan sehingga mampu membujuk, memotivasi calon pembeli lebih banyak dalam memutuskan pembelian. Strategi lain sebagai pendukung adalah meliputi pemberian diskon, menyediakan pemandu, menyediakan panggilan jarak jauh melalui bagian informasi Wisata Setigi. Kata kunci: strategi, komunikasi pemasaran, promotion mix, wisata Setigi Abstract The impact of Covid-19 hit the entire Indonesian economy, one of which is the Indonesian tourism industry. Tourism is becoming weak because in the midst of the Covid-19 pandemic, direct interaction is very limited. Like Setigi Tourism, which has only been operating for 1 year but has already faced the challenges of the Covid-19 outbreak. Setigi Tourism experienced a deficit due to the temporary closure during the implementation of the PSBB policy in 3 cities in East Java. Seeing the problems that occur, the tour manager focuses on marketing strategies to maintain existence and further increase the number of visitors when the tour is reopened. This research uses qualitative research using the case study method. The results of the research on several strategies applied during the pandemic are in line with Agus Hermawan's study, namely the promotion mix. The result have been updated following pandemic conditions so that the most superior and reliable strategy for tourism managers is word of mouth (WOM) marketing and word of mouth marketing via digital or Electronic Word Of Mouth (E-WOM). This marketing was considered effective during pandemic because of the trust, impression and positive experience by buyers of the services offered so as to persuade, motivate potential buyers to make more decisions to buy. Other strategies as support include giving discounts, providing guides, providing long distance calls through the Setigi Tourism information section. Keywords: Strategy, Marketing Communication, Promotion Mix, Setigi Tourism
Representasi Kekerasan Terhadap Kelompok Marjinal (Analisis Genre Pada Film Bomb City) Wahyudiatno, Arief
The Commercium Vol. 4 No. 1 (2021): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v4i1.38688

Abstract

Bomb City merupakan film karya James Brooks dan Sheldon R. Chick yang merepresentasikan kekerasan terhadap kelompok marjinal. Penelitian ini menggunakan metode analisis genre milik Jane Stokes sebagai pisau bedah dalam menganalisa konvensi genre dan interpretasi makna dalam film. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan instrumen yang telah disiapkan, guna memperoleh informasi data yang telah disiapkan. Peneliti mengumpulkan data dengan menonton film Bomb City dan memperhatikan setiap scnene untuk memahami dan mendeskripsikan karakteristik yang sesuai dengan skema dasar genre. Hasil temuan data dari penelitian ini menunjukkan bahwa representasi dan konvensi genre dalam film Bomb City berdasarkan analisa 6 konvensi genre milik Jane Stokes yaitu: Pertama, setting. Menunjukkan setting waktu siang dan malam. Setting suasana: menegangkan, mencekam, emosional, persahabatan, dan mengharukan. Setting tempat: Gedung kosong, rumah orangtua Brian, penjara, parkiran, dan ruang persidangan. Kedua, lokasi. Menunjukkan lokasi Indoor dan Oudoor(ruang tertutup dan ruang terbuka). Ketiga, karakter. Yaitu: BrianDeneke, CodyCates, King, Jade, Jason, dan Oles. Keempat, Ideologi dan Makna Pesan. Kelima, plot. Dengan pola non-linier (foreshadowing atau alur maju-mundur). Keenam, struktur naratif. Dengan struktur babak tiga tahap yaitu permulaan, pertengahan dan penutupan. Di mana pada masing masing konvensi merepresentasikan realitas yang ada di kehidupan masyarakat diantaranya: kesenjangan sosial, dan ketidakadilan. Dari beberapa hal tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa film sebagai media penyampai pesan secara massal dapat merepresentasikan realita sosial yang kerap kali terjadi di kehidupan masyarakat.
UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENCEMARAN LIMBAH OLEH KOMUNITAS JURNALIS PEDULI LINGKUNGAN INDONESIA DI KOTA SURABAYA Rosyadi, Muhammad Rizal; Tsuroyya, Tsuroyya
The Commercium Vol. 4 No. 1 (2021): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v4i1.38720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan komunikasi lingkungan oleh Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan Indonesia sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan pencemaran limbah masyarakat dan industri di Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KJPL menggunakan perencanaan komunikasi dengan 8 langkah komunikasi lingkungan dalam menjalankan programnya. Selain melalui kegiatan langsung dengan masyarakat dan perusahaan, KJPL juga menggunakan media seperti radio, baliho, plang larangan dan media online. KJPL memahami apa yang biasa masyarakat dan perusahaan lakukan yang berpotensi terhadap pencemaran lingkungan sekitar. KJPL memahamkan dan mengarahkan masyarakat maupun perusahaan dengan cara komunikasi penyampaian informasi dari pemerintah secara pribadi ataupun dalam sebuah acara.
HUBUNGAN PROMOSI TERHADAP PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM KAMPUNG LALI GADGET: Survei Pada Masyarakat Desa Pagerngumbuk Sari, Venezia Anggita
The Commercium Vol. 4 No. 1 (2021): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v4i1.39200

Abstract

Salah satu cara dalam memperkenalkan sebuah produk yaitu dengan melakukan promosi. Dengan adanya promosi, diharapkan dapat dikenal oleh masyarakat luas, dan menambah partisipasi masyarakat. Hal itulah yang dilakukan oleh Kampung Lali Gadget, yang merupakan program gagasan dari para pemuda di desa Pagerngumbuk, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. Mereka menggunakan strategi promosi untuk menarik partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan promosi terhadap partisipasi masyarakat desa Pagerngumbuk dalam Program Kampung Lali Gadget. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei berupa kuesioner yang disebarkan kepada responden. Sampel penelitian ini yaitu masyarakat yang berdomisili di desa Pagerngumbuk dan mengetahui program Kampung Lali Gadget dengan jumlah sampel sebanyak 355 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah spearman rank correlation dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara promosi terhadap partisipasi masyarakat dalam program Kampung Lali Gadget dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,491 terhadap taraf kesalahan (alpha) 0,05. Adapun hal-hal yang perlu ditingkatkan adalah promosi yang dilakukan di website dan keikutsertaan masyarakat dalam mengikuti kegiatan pada KLG. Kata kunci: promosi, partisipasi masyarakat, kampung lali gadget, pagerngumbuk.
IMPLEMENTASI PEMBENTUKAN BRAND IDENTITY BERBASIS KEBUDAYAAN REYOG PONOROGO DALAM CITY BRANDING KABUPATEN PONOROGO Nugroho, Reynaldy Setyo
The Commercium Vol. 4 No. 1 (2021): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v4i1.39493

Abstract

Kesenian Reyog Ponorogo merupakan salah satu kebudayaan atau tradisi masyarakat yang didalamnya terdapat filosofi kehidupan yang mencerminkan jati diri dan karakter dari masyarakat Kabupaten Ponorogo. Dalam kesenian Reyog Ponorogo menyimpan sejarah besar dan berkaitan erat dengan proses berdirinya Kabupaten Ponorogo, sehingga dapat menjadi modal pembangunan daerah pada bidang promosi atau city branding yang dapat memperkenalkan Kabupaten Ponorogo secara luas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut tentu menjadi kekuatan identitas yang dimiliki oleh kesenian Reyog Ponorogo untuk dijadikan sebuah brand identity dari Kabupaten Ponorogo yang dijuluki dengan Bumi Reyog. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui implementasi brand identity berbasis kebudayaan Reyog Ponorogo dalam city branding oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kasus atau case study. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa brand identity berbasis kebudayaan yang diangkat oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Reyog Ponorogo untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas merupakan hasil dari kebiasaan masyarakat dalam mempromosikan daerah dengan kesenian khas yang dimiliki, sehingga dapat disimpulkan bahwa identitas yang dimiliki Kabupaten Ponorogo yaitu kesenian Reyog Ponorogo.
REPRESENTASI PERILAKU SEKSUAL REMAJA DALAM KULTUR MODERN (Analisis Genre Pada Serial Film Netflix Sex Education) Nugrahani, R.A. Firliana
The Commercium Vol. 4 No. 1 (2021): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v4i1.40079

Abstract

KOMUNIKASI PERSUASIF DALAM PELAKSANAAN KAMPUNG TANGGUH SEMERU DI KELURAHAN GEDONGAN KOTA MOJOKERTO Novyanto, Achmad Rizky
The Commercium Vol. 4 No. 1 (2021): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v4i1.40166

Abstract

Kampung tangguh semeru merupakan program dan kebijakan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah. Hal tersebut diakibatkan karena masih banyaknya kasus masyarakat yang terkonfirmasi positif covid-19 setiap harinya. Selama pelaksanaan kampung tangguh semeru tentunya terdapat peran atau strategi komunikasi persuasif yang dilakukan sehingga masyarakat mau untuk mengikuti aturan protokol kesehatan yang berlaku. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan strategi komunikasi persuasif dalam pelaksanaan kampung tangguh semeru di Kelurahan Gedongan Kota Mojokerto. Jenis penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif dengan metode atau pendekatan studi kasus (case study). Teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah difusi inovasi dengan melakukan analisis strategi komunikasi persuasif Melvin L. De Fleur dan Sandra J. Ball-Roceach yang memiliki tiga strategi komunikasi persuasif di dalamnya yaitu: startegi persuasi psikodinamika, strategi persuasi sosiokultural, dan strategi the meaning construction. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam kepada informan dan melakukan pengamatan secara langsung. Teknik analisis data yang dilakukan ialah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan kampung tangguh semeru telah menerapkan strategi komunikasi persuasif baik itu strategi persuasi psikodinamika, strategi persuasi sosiokultural, dan strategi the meaning contruction. Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan atau protokol kesehatan yang berlaku. Keberhasilan yang dapat dibuktikan karena adanya strategi komunikasi persuasif dalam pelaksanaan kampung tangguh semeru ialah dengan semakin patuhnya masyarakat dalam menjaga kondisi kesehatan diri sendiri dan orang lain di sekitar lingkungannya.
MINAT PENDENGAR RADIO TERHADAP KARAKTER SUARA PENYIAR: Studi Deskriptif Karakter Suara Penyiar Vee Dan Choky dengan Minat Pendengar Radio Azis, Muhammad Abdul
The Commercium Vol. 4 No. 1 (2021): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v4i1.40194

Abstract

Suara merupakan modal penyiar oleh karena itu dibutuhkan perhatian terhadap suara yang dimiliki. Penilaian suara seorang penyiar bergantung pada pendengarnya sesuai dengan segmentasinya. Setiap penyiar memiliki suara yang berkarakter yang membedakan dengan suara penyiar lainnya. Salah satu cara menarik pendengar adalah kemampuan kecakapan penyiar radio yang memiliki kekuatan pada suara. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa besar minat pendengar radio Gen Fm terhadap karakter suara penyiar vee dan choky. Untuk minat Pendengar radio GenFm Surabaya dilihat dari aspek kognitif, afektif dan konatif. Metode pengumpulan data ini dilakukan dengan mempergunakan kuesioner, lalu dilanjutkan analisis data dengan mempergunakan skala likert. Dari hasil analisis data didapatkan minat pendengar radio terhadap karakter suara penyiar Vee dan Choky dari 106 sampel mayoritas responden menyatakan setuju dengan persentase 49,10% untuk dimensi Afektif. Hal ini berarti mayoritas responden dapat merasakan emosi dan perasaannya dari suara yang disampaikan oleh penyiar. Kekuatan suara penyiar ketika berbicara mampu membuat akrab pendengar sehingga dapat menimbulkan adanya kedekatan antara penyiar dan pendengar. Sebagian besar karakter suara penyiar Vee dan Choky memiliki teknik vocal yang baik dan dapat dimengerti sehingga responden merasa lebih mudah untuk memahami pesan yang disampikan oleh penyiar dengan suara yang baik. Hasil dari penelitian ini, minat pendengar terhadap karakter suara penyiar termasuk dalam kategori sedang dengan taraf presentase 75% dengan jumlah 89 responden dari 106 pendengar yang dijadikan sampel. Kata Kunci: karakter, suara penyiar, minat pendengar, radio
Strategi Manajemen Media Radio Pradya Suara Sebagai Lembaga Penyiaran Publik Lokal Yulfara, Nur Aghnia Rizqi
The Commercium Vol. 4 No. 1 (2021): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v4i1.40349

Abstract

LPPL Radio Pradya Suara merupakan lembaga penyiaran yang didirikan oleh Pemerintah Kabupaten Tuban sejak tahun 1969. Pradya Suara memiliki frekuensi 94.6 FM dimana 40% berkonsep informasi dan 60% konsep hiburan. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui strategi manajemen media LPPL Radio Pradya Suara dalam mempertahankan jumlah pendengarnya. Untuk menyelesaikan penelitian ini digunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LPPL Radio Pradya Suara menggunakan tiga strategi dalam mempertahankan jumlah pendengar. Strategi tersebut yaitu strategi kekuatan content, strategi mendekati audiens, dan strategi capital. Dari hasil tersebut dapat disarankan kepada Pemerintah Kabupaten Tuban agar terus melibatkan LPPL Radio Pradya Suara dalam setiap acara atau kegiatan yang dilakukan, agar dapat memberitakan kepada masyarakat. Dan saran untuk LPPL Radio Pradya Suara agar mengadakan pelatihan penyiar dan juga repoter supaya dapat lebih memahami pengelolaan radio seiring dengan jaman yang saat ini terus berkembang.

Page 1 of 2 | Total Record : 17