cover
Contact Name
Agus Dwianto
Contact Email
admin@analysisdata.co.id
Phone
+6285872221990
Journal Mail Official
jipi@analysisdata.co.id
Editorial Address
jl. Mulawarman Selatan Raya I RT.05/ RW.02, Kel. Jabungan Kec.Banyumanik Semarang Perumahan Mulawarman Royal Cluster No.7
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pajak Indonesia
ISSN : 30478774     EISSN : 30483794     DOI : https://doi.org/10.69725/jipi.v1i2
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Inovasi Pajak Indonesia (JIPI) adalah platform yang menggali inovasi dalam sistem perpajakan Indonesia, mulai dari gagasan baru hingga teknologi, kebijakan, dan praktik yang memperbaiki tata kelola pajak. Dengan fokus pada publikasi artikel berkualitas tinggi, JIPI mencakup topik seperti analisis kebijakan pajak dan penerapan teknologi dalam administrasi perpajakan, bertujuan untuk mendalami pemahaman dan praktik perpajakan melalui pendekatan inovatif. Selain itu, JIPI menekankan pentingnya transparansi dalam perpajakan dan berupaya mendorong kemajuan negara serta para wajib pajak. Dengan upaya yang terus-menerus untuk memastikan pengakuan dan indeksasi oleh lembaga-lembaga terkemuka, JIPI berperan sebagai wadah bagi para ilmuwan, praktisi, dan pembuat kebijakan untuk berbagi pengetahuan dan temuan terkini dalam ranah perpajakan, dengan tujuan mendukung kemajuan negara dan keterlibatan yang lebih besar dari para wajib pajak.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2024): July" : 5 Documents clear
Menilai Hubungan Antara Pengetahuan dan Kepatuhan Pajak di Kalangan Wajib Pajak UKM Andriansa, Rahma
Jurnal Inovasi Pajak Indonesia Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : Inovasi Analisis Data

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69725/jipi.v1i2.110

Abstract

Tujuan: Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara pengetahuan pajak dan perilaku kepatuhan pada usaha kecil dan menengah (UKM). Metode: Pendekatan kuantitatif menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengumpulkan data dari pemilik UKM, menganalisis pengetahuan dan kepatuhan pajak melalui analisis regresi.Hasil: Temuan menunjukkan adanya korelasi positif antara pengetahuan pajak dan perilaku kepatuhan. Tingkat pengetahuan pajak yang lebih tinggi dikaitkan dengan peningkatan tingkat kepatuhan, yang menunjukkan bahwa wajib pajak yang memiliki pengetahuan yang luas lebih mungkin untuk memenuhi kewajiban pajak mereka. Analisis ini juga mengungkapkan bahwa pemahaman pajak memainkan peran mediasi yang penting dalam hubungan ini.Kebaruan: Penelitian ini berkontribusi pada literatur yang ada dengan menyoroti mekanisme spesifik yang melaluinya pengetahuan pajak mempengaruhi kepatuhan dalam konteks UKM. Dengan menekankan interaksi antara pengetahuan dan pemahaman, penelitian ini memberikan perspektif yang berbeda tentang perilaku wajib pajak yang melampaui model tradisional.Implikasi Praktis: Penelitian menunjukkan bahwa meningkatkan pengetahuan perpajakan di kalangan UKM penting untuk meningkatkan kepatuhan pajak. Pembuat kebijakan dan otoritas pajak disarankan untuk mengembangkan inisiatif dan sumber daya edukasi yang sesuai dengan kebutuhan UKM, guna menumbuhkan budaya kepatuhan yang menguntungkan bagi perusahaan dan ekonomi secara keseluruhan.
Tata Kelola Perusahaan dan Penghindaran Pajak pada Perusahaan Multinasional dengan Moderasi Rasio Cakupan Pemeriksaan Pajak Setyaningsih, Wulan; Dwi Syamsiah, Tiara
Jurnal Inovasi Pajak Indonesia Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : Inovasi Analisis Data

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69725/jipi.v1i2.111

Abstract

Tujuan Utama: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh berbagai mekanisme pengawasan perusahaan termasuk persentase komisaris independen, komite audit, audit eksternal, dan kepemilikan institusional saham terhadap penghindaran pajak, serta peran rasio cakupan audit pajak sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut.Metode: Data sekunder dikumpulkan dari laporan tahunan perusahaan yang terdaftar di bursa saham, dan analisis dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda dan regresi moderasi. Metode ini memungkinkan penilaian mendalam tentang pengaruh langsung dan interaksi variabel-variabel tersebut terhadap penghindaran pajak.Implikasi Teori dan Kebijakan: Temuan penelitian ini memperluas teori pengawasan agency theory dengan menyoroti peran penting pengawasan dalam mengurangi penghindaran pajak. Secara kebijakan, hasil penelitian ini menyarankan perlunya regulasi yang lebih ketat terhadap komisaris independen dan audit eksternal serta peningkatan transparansi dalam audit pajak untuk mengurangi penghindaran pajak.Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menawarkan wawasan baru dengan mengintegrasikan rasio cakupan audit pajak sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara variabel pengawasan dan penghindaran pajak, yang belum banyak dieksplorasi sebelumnya dalam literatur.Implikasi Praktis: Penguatan peran komisaris independen, audit eksternal, dan cakupan audit pajak diperlukan untuk meningkatkan kepatuhan pajak perusahaan dan mengurangi praktik penghindaran pajak.
Menelaah Dinamika Leverage, Tata Kelola Perusahaan, dan Atribut Perusahaan dalam Membentuk Penghindaran Pajak di Kalangan Perusahaan yang Terdaftar di LQ45 Ayu Lestari, Mey; Anjarningsih, Dwi
Jurnal Inovasi Pajak Indonesia Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : Inovasi Analisis Data

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69725/jipi.v1i2.112

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan yang rumit antara mekanisme tata kelola perusahaan, leverage keuangan, dan karakteristik perusahaan dalam konteks penghindaran pajak di antara perusahaan-perusahaan publik.Metode: Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menganalisis kumpulan data perusahaan yang komprehensif dengan menggunakan teknik statistik canggih untuk menilai dampak variabel independen terhadap penghindaran pajak.Hasil: Temuan ini mengungkapkan hubungan yang signifikan antara tata kelola perusahaan, leverage keuangan, dan perilaku penghindaran pajak, yang menyoroti kompleksitas hubungan ini dalam lingkungan perusahaan.Kebaruan: Penelitian ini berkontribusi pada literatur yang ada dengan mengintegrasikan kerangka kerja teoritis tentang tata kelola dan keuangan, menawarkan wawasan baru ke dalam mekanisme yang mempengaruhi strategi pajak di pasar negara berkembang.Implikasi Praktis: Hasil penelitian ini menggarisbawahi pentingnya meningkatkan praktik-praktik tata kelola perusahaan untuk mengurangi penghindaran pajak, memberikan rekomendasi yang berharga bagi para pembuat kebijakan dan pemimpin perusahaan.
Apakah Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan Tata Kelola Perusahaan Mempengaruhi Perilaku Perpajakan? Nur Rahman, Arif; Uliya Sari, Fahana
Jurnal Inovasi Pajak Indonesia Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : Inovasi Analisis Data

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69725/jipi.v1i2.113

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) dan Corporate Governance (CG) terhadap agresivitas pajak pada perusahaan-perusahaan di Indonesia, dengan meneliti bagaimana faktor-faktor tersebut berinteraksi untuk mempengaruhi perilaku perusahaan dalam hal perpajakan.Metode: Dengan menggunakan data sekunder dari 100 perusahaan publik selama enam tahun (2019-2024), kami menggunakan model regresi data panel.Hasil: Temuan menunjukkan bahwa CSR memiliki pengaruh positif terhadap agresivitas pajak, yang menunjukkan bahwa perusahaan dapat memanfaatkan kegiatan CSR untuk mengelola kewajiban pajak mereka. Selain itu, tata kelola perusahaan yang kuat secara signifikan memoderasi hubungan ini, sehingga mengurangi tingkat praktik pajak yang agresif.Kebaruan: Penelitian ini berkontribusi pada literatur dengan menjembatani CSR dan CG dengan agresivitas pajak, menyoroti peran ganda yang dimainkan oleh faktor-faktor ini dalam membentuk perilaku pajak perusahaan di Indonesia, sebuah konteks yang belum banyak dieksplorasi dalam penelitian sebelumnya.Implikasi Praktis: Hasil penelitian ini menekankan pentingnya mengintegrasikan mekanisme tata kelola yang efektif dengan inisiatif CSR untuk memastikan praktik pajak yang etis, sehingga dapat meningkatkan reputasi perusahaan dan kepercayaan pemangku kepentingan. Para pembuat kebijakan didorong untuk menegakkan peraturan yang mendorong transparansi dalam kegiatan CSR dan standar tata kelola.
Dampak Multinasionalitas dan Transfer Pricing Terhadap Hubungan Antara Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) dan Kinerja Perusahaan dalam Penghindaran Pajak Anjarningsih, Dwi; Istanto Duke, Dianliska
Jurnal Inovasi Pajak Indonesia Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : Inovasi Analisis Data

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69725/jipi.v1i2.118

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tata kelola perusahaan yang baik (GCG), multinasionalitas, transfer pricing, kinerja perusahaan, dan penghindaran pajak pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2018 sampai dengan tahun 2023.Metode: Untuk berkonsentrasi pada data yang komprehensif dari organisasi non-keuangan, penelitian ini menggunakan purposive sampling untuk menilai data sekunder dari laporan tahunan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Dengan analisis data melibatkan regresi dan statistik deskriptif.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan hubungan terbalik yang kuat antara penghindaran pajak dan GCG, yang menunjukkan bahwa berkurangnya penghindaran pajak berkorelasi dengan tata kelola yang lebih kuat. Selain itu, multinasionalitas memiliki efek menguntungkan pada penghindaran pajak, dan kesuksesan perusahaan, yang ditunjukkan oleh laba atas ekuitas, juga memiliki korelasi yang baik dengan penghindaran pajak. Meskipun demikian, transfer pricing tidak memiliki pengaruh yang substansial.Kebaruan: Penelitian ini berkontribusi pada literatur yang ada dengan memeriksa interaksi antara tata kelola perusahaan dan strategi pajak dalam konteks pasar yang sedang berkembang, khususnya Indonesia, di mana praktik-praktik tata kelola perusahaan sedang berkembangImplikasi Praktis: Temuan-temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan prosedur GCG dapat mengurangi praktik penghindaran pajak, sehingga mendorong pihak berwenang dan perusahaan untuk memprioritaskan peningkatan standar tata kelola. Perusahaan multinasional juga harus menyadari bagaimana tata kelola dan kebijakan pajak mereka dapat bereaksi terhadap pengawasan peraturan

Page 1 of 1 | Total Record : 5