cover
Contact Name
Alam Budiman Thamsi
Contact Email
alambudiman.thamsi@umi.ac.id
Phone
+6281241908133
Journal Mail Official
journal.mining.insight@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Blok L, No. 2, Makassar, South Sulawesi Provice, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Mining Insight
Published by CV. Insight Publisher
ISSN : -     EISSN : 29885264     DOI : https://doi.org/10.58227/jmi.v1i1
Core Subject : Engineering,
Journal of Mining Insight (JMI) adalah publikasi yang berfokus pada topik-topik terkait industri pertambangan, termasuk eksplorasi, penambangan, pengolahan, dan pemasaran mineral dan logam. Journal of Mining Insight memuat artikel-artikel tentang penelitian dan pengembangan teknologi yang berkaitan dengan industri pertambangan, serta isu-isu lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja, regulasi, dan perkembangan ekonomi dalam industri tambang. Focus and Scope kegiatan eksplorasi, studi kelayakan, eksploitasi (perencanaan, rancangan, aktivitas, pemantauan) penambangan, pengolahan, reklamasi dan pasca tambang.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 4 (2024): Journal of Mining Insight" : 5 Documents clear
Kajian Pemanfaatan Lahan Kritis Bekas Penambangan Batubara di Desa Jangan-Jangan Kabupaten Barru Yusuf, Firman Nullah; Nurwaskito, Arif; Muh Imran
Jurnal of Mining Insight Vol 2 No 4 (2024): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v2i4.278

Abstract

Lahan kritis merupakan salah satu indikator terjadinya degradasi lingkungan sebagai dampak dari berbagai jenis pemanfaatan sumber daya lahan yang kurang bijaksana. Tujuan dari penelitian adalah Mengetahui kondisi real di lapangan lahan bekas penambangan batubara dan memanfaatkan lahan kritis bekas penambangan batubara menjadi lahan yang bisa dimanfaatkan di Desa Jangan-jangan Kabupaten Barru. Metode yang dilakukan pada penelitian ini yaitu identifikasi lahan bersama dengan peniliti lain dan untuk mengetahui kebenaran hasil dari identifikasi lahan tersebut dilakukan beberapa pembuktian yaitu dengan meninjau langsung lokasi atau lahan, pengujian pH tanah, dan data curah hujan yang bersumber dari Badan Pusat Statistika Kabupaten Barru dan pada tahap pemanfaatan lahan mengacu pada pedoman pemulihan lahan akses terbuka akibat kegiatan pertambangan Ditjen PPKL (Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan) untuk melakukan pemanfaatan sesuai dengan keadaan pada lahan tersebut. Hasil identifikasi lahan setelah ditinjau langsung dan dibuktikan di lokasi penelitian, ternyata lahan yang dianggap kritis itu bukanlah merupakan lahan kritis (tidak kritis) melainkan lahan yang memang rusak akibat dari kegiatan penambangan batubara, sehingga di lahan tersebut gersang dan terdapat genangan air serta disekitaran lokasi tersebut masih ada beberapa vegetasi yang bisa tumbuh. Cara dalam memanfaatkan lahan bekas penambangan ada beberapa pilihan yaitu dengan melakukan pembudidayaan tanaman pangan, pembudidayaan ikan, pengembangan tempat wisata dan perumahan atau bangunan fasilitas umum yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan yang sangat cocok untuk lokasi penelitian adalah sebagai tempat wisata.
Analisis Perhitungan Volume Overburden Berdasarkan Data Survey Area PIT dan Disposal Serta Data Truck Count di PT Jaga Aman Sejahtera Amalia, Fitri; Anshariah, Anshariah; Thamsi, Alam Budiman
Jurnal of Mining Insight Vol 2 No 4 (2024): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v2i4.282

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan perhitungan volume overburden antara metode survey dan truck count di PT Jaga Aman Sejahtera selama periode Januari-Maret 2025. Data survey menggunakan real time kinematic untuk area pit dan disposal diolah dengan software Surpac 2020 metode cut and fill, sedangkan perhitungan truck count berdasarkan ritase dikali volume vessel. Hasil penelitian menunjukkan volume overburden berdasarkan survey area pit untuk bulan Januari, Februari, dan Maret berturut-turut adalah 140.326,82 m³, 174.175,59 m³, dan 118.678,75 m³, sedangkan berdasarkan survey area disposal adalah 139.715,34 m³, 174.861,58 m³, dan 109.275,08 m³. Volume berdasarkan truck count menunjukkan angka 148.508,00 m³, 194.679,90 m³, dan 133.848,30 m³. Selisih terbesar terjadi antara survey area pit dengan truck count pada bulan Februari sebesar 20.504,31 m³, dan antara survey area disposal dengan truck count pada bulan Maret sebesar 24.573,22 m³. Faktor-faktor penyebab perbedaan meliputi material yang menempel pada bucket excavator, ketidaksesuaian prosedur operasional dimana operator hanya mengisi empat bucket dari standar lima bucket, kurangnya akurasi data survey, material overburden yang kembali ke vessel karena sifat basah dan lengket, distribusi material yang melampaui batas area disposal, dan adanya longsoran di area disposal. Untuk mengatasi permasalahan ini, penelitian merekomendasikan perbaikan prosedur pengambilan data survey, penerapan pengawasan yang lebih ketat dan pemberian batasan area disposal yang jelas.
Studi Pengaruh Komposisi Umpan Kiln Terhadap Kualitas Klinker di PT. Semen Tonasa Aldiyansyah; Shaddad, Aqsal Ramadhan; Dzakir, La Ode
Jurnal of Mining Insight Vol 2 No 4 (2024): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v2i4.283

Abstract

Proses pembakaran dan pendinginan klinker berdampak besar terhadap rencana produksi yang ingin dicapai sehingga komposisi umpan kiln mempengaruhi kualitas dari klinker. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui proses dari pengolahan klinker dan mengetahui komposisi umpan kiln. Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian secara langsung, tahap pengambilan data meliputi pengamatan, observasi dan wawancara, data penelitian meliputi data komposisi umpan kiln dan data temperatur pembakaran dalam kiln, Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi umpan kiln serta temperatur pembakaran merupakan parameter yang penting pada pengendalian operasi pembakaran klinker, jumlah rata-rata perhitungan LSF batugamping telah memenuhi standar, kualitas SM dan AM tidak memenuhi standar disebabkan jumlah komposisi Al2O3 yang tinggi, umpan kiln yang memenuhi standar akan menghasilkan klinker yang berkualitas ditandai dengan klinker berwarna kecoklatan, Sebaliknya klinker yang tidak berkualitas akan berwarna putih. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa pengolahan klinker meliputi penggilingan bahan baku di raw mill, pembakaran bahan baku di dalam kiln, dan pendinginan bahan baku di grate cooler, serta komposisi umpan kiln yang mempengaruhi kualitas klinker adalah SiO2, Al2O3, Fe2O3, dan CaO.
Analisis Perbedaan Konsumsi Batubara Berdasarkan Karakteristik Batubara dari Supplier pada PLTU Bosowa Energi Provinsi Sulawesi Selatan Arsdin, Dian Dwi Apriliyani; Nurwaskito, Arif; Bundang, Syarifullah
Jurnal of Mining Insight Vol 2 No 4 (2024): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v2i4.284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan konsumsi batubara pada PLTU Bosowa Energi Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan, berdasarkan karakteristik batubara dari beberapa supplier. Batubara yang digunakan berasal dari PT. Adaro Energi, PT. Kideco Jaya Agung, dan PT. Satyamitra Surya Perkasa (SSP), serta kombinasi hasil blending antar supplier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi batubara sangat dipengaruhi oleh kebutuhan daya PLN serta kualitas batubara yang dipasok. Batubara dengan nilai kalori lebih tinggi cenderung membutuhkan jumlah konsumsi lebih sedikit, sedangkan batubara dengan kalori lebih rendah memerlukan konsumsi lebih besar. Konsumsi batubara tercatat berbeda pada tiap supplier, dengan SSP berkisar antara 51–78 ton/jam, Kideco 45–68 ton/jam, dan Adaro 42–64 ton/jam. Untuk batubara hasil blending, konsumsi berada pada kisaran 48–70 ton/jam untuk campuran SSP+Kideco, serta 47–69 ton/jam untuk SSP+Adaro. Perbedaan ini membuktikan bahwa karakteristik batubara dan strategi blending berperan penting dalam menentukan efisiensi konsumsi energi di PLTU Bosowa Energi.
Perbandingan Karakteristik Batubara Daerah Sorong Papua Barat Daya Dan Daerah Kalimantan Selatan Saputra, Isroq Aditya Ekyan; Anshariah, Anshariah; Thamsi, Alam Budiman
Jurnal of Mining Insight Vol 2 No 4 (2024): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v2i4.285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan karakteristik batubara dari daerah Sorong, Papua Barat Daya, dan Kalimantan Selatan melalui analisis proksimat. Sampel batubara diambil dari Desa Ninjemur, Distrik Moi Segen, Kabupaten Sorong, serta Desa Bilas, Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Tahapan penelitian meliputi preparasi sampel dengan kominusi hingga ukuran 65 mesh, kemudian dilakukan pengujian laboratorium terhadap kadar air (moisture), kadar abu (ash), zat terbang (volatile matter), karbon tetap (fixed carbon), serta nilai kalor (calorific value). Hasil penelitian menunjukkan bahwa batubara Kalimantan Selatan memiliki kandungan air 9,027%, kandungan abu 43,997%, zat terbang 38,870%, nilai karbon 8,106%, dan nilai kalori 4.408,2 btu/lb. Sementara itu, batubara Sorong memiliki kandungan air 10,054%, kandungan abu 48,011%, zat terbang 37,188%, karbon tetap 4,747%, dan nilai kalori 4.120,2 btu/lb. Berdasarkan klasifikasi ASTM D388, kedua sampel termasuk dalam rank lignit. Meskipun demikian, batubara Kalimantan Selatan menunjukkan kualitas lebih baik dibandingkan Sorong karena memiliki kadar air dan abu lebih rendah, serta nilai kalor lebih tinggi. Oleh karena itu, kedua jenis batubara berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan bakar pembangkit listrik, dengan batubara Kalimantan Selatan relatif lebih efisien.

Page 1 of 1 | Total Record : 5