cover
Contact Name
Muhammad Putra Dinata Saragi
Contact Email
putradinatasaragi@uinsu.ac.id
Phone
+6285370066117
Journal Mail Official
albalagh@uinsu.ac.id
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar Pasar V Medan Estate, Gedung Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Al-Balagh : Jurnal Komunikasi Islam
ISSN : -     EISSN : 25804359     DOI : http://dx.doi.org/10.37064/ab.jki
Al-BalaghnJurnal Komunikasi Islam is open access and peer review of journals published by Department Magister and Doctoral of Communication and Islamic Broadcast Dawa and Communication Faculty Islamic State University of North Sumatera Medan This journal covers actual issues in islamic communication studies The development of contemporary dawah by utilizing media, Islamic information systems Islamic dawah studies include field research and conceptual study research The purpose of this journal is to promote sharing of knowledge and understanding of communication issues. Then receive contributions from experts, researchers, practitioners and policy makers throughout the world. Any submitted paper will be reviewed by reviewers. Review process employs double-blind review that the reviewer does not know the identity of the author, and the author does not know the identity of the reviewers. This journal is published periodically twice a year, precisely in June and December.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2018)" : 10 Documents clear
AKSI BELA ROHINGYA DALAM MEDIA (ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN AKSI BELA ROHINGYA DI TRIBUN-MEDAN.COM DAN ANALISADAILY.COM) Erwan Efendi, Fahrul Rizal, Ahmad Salman Farid
Al-Balagh : Jurnal Komunikasi Islam Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/ab.jki.v2i1.2960

Abstract

Abstract:The purpose of this study is to analyze how Tribun-Medan.com and Analisadaily.com built thereality of Rohingya defending and to find significant differences in the framing of the Rohingyas on Tribun-Medan.com and Analisadaily.com. Based on the results of the analysis that the authors do have knownthat Tribun-Medan.com tend to be less sympathetic to Muslims who take action Rohingya ethnic care withthe mass of 7000 people. Impressing the public image of Rohingya is less interesting and does not take thewhole fact so that the Rohingyas are refugees who are not fit to be helped found on the excerpt of the newsheadline and the last news paragraph. In contrast, Analisadaily.com is polite and empathetic towardsRohingya refugees assisted by many parties as well as Analisadaily.com transformed into a positive publicationtool for Rohingya refugees to influence the readers of Muslims and even the world in defending andproviding assistance. The Rohingya defiance in the media actually explains that the media are able to“play an opinion” on the public perception of Rohingya sad story that is actually acknowledged or not bythe conscience that it is a failure to maintain peace and harmony of religious people.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis bagaimana Tribun-Medan.com dan Analisadaily.commembangun realitas pemberitaan aksi bela Rohingya serta untuk menemukan perbedaanframing secarasignifikan tentang pemberitaan aksi bela Rohingya pada Tribun-Medan.com dan Analisadaily.com. Berdasarkanhasil analisis yang penulis lakukan telah diketahui bahwa Tribun-Medan.com cenderung kurang bersimpatiterhadap umat muslim yang melakukan aksi kepedulian etnis Rohingya dengan membawa massa 7000orang. Terkesanimage Rohingya dihadapan publik kurang menarik dan tidak mengambil fakta secaramenyeluruh sehingga menganggap Rohingya adalah pengungsi yang tidak pantas untuk ditolong ditemukanpada kutipan judul berita dan paragraf berita terakhir. Sebaliknya, Analisadaily.com bersikap santun danberempati terhadap pengungsi Rohingya yang ditolong oleh banyak pihak serta Analisadaily.com menjelmamenjadi alat publikasi positif bagi pengungsi Rohingya untuk mempengaruhi pembaca umat Islam bahkandunia dalam membela dan memberikan bantuannya. Aksi bela Rohingya dalam media sesungguhnyamenjelaskan bahwa media mampu “bermain opini” pada persepsi masyarakat tentang kisah pilu Rohingyayang sebenarnya diakui atau tidak oleh hati nurani bahwa itu adalah kegagalan menjaga perdamaiandan keharmonisan umat beragama.
PERENCANAAN KOMUNIKASI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) KOTA MEDAN DALAM MENGURANGI RISIKO Ahmad Tamrin Sikumbang, Zainun, Zakaria Zubaidi
Al-Balagh : Jurnal Komunikasi Islam Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/ab.jki.v2i1.2965

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perencanaan saluran komunikasi Badan PenanggulanganBencana Daerah Kota Medan dalam mengurangi risiko bencana di kota Medan. Penelitian kualitatif inimenggunakan panduan dari konsep komunikasi bencana serta teori perencanaan komunikasi. Berdasarkanhasil analisis yang peneliti lakukan telah diketahui bahwa Badan Penanggulangan Bencana Kota Medansudah melakukan perencanaan komunikasi yang sesuai peraturan untuk mencegah risiko bencanamisalnya komunikasi yang tidak terputus dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG),mendirikan sekolah sungai, merekrut relawan setiap kelurahan serta mengadakan sosialiasi rutin didaerah rawan bencana. Masalah paling vital saat penanggulangan bencana adalah anggaran, jabatanyang tidak dipegang oleh ahlinya serta banyaknya ego sektoral pada bidang-bidang yang terkait didalam penanggulangan bencana.Kata kunci : Komunikasi Bencana, Banjir, Pengurangan Risiko Bencana
PESAN KOMUNIKASI ISLAM DALAM SYAIR SENI TARIAN TOR-TOR PADA PERNIKAHAN ADAT MANDAILING DI KABUPATEN MANDAILING NATAL Mailin, Sahrul, Nurhakimah
Al-Balagh : Jurnal Komunikasi Islam Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/ab.jki.v2i1.2961

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui isi pesan komunikasi Islam dalam syair seni tarianTor-tor, media yang digunakan serta implikasi terhadap masyarakat Mandailing di Kabupaten Madina.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan Etnografi dan fenomenologi. Berdasarkanhasil penelitian yang ditemukan bahwa isi pesan komunikasi Islam dalam syair seni tarian tor-tormeliputi puji syukur kepada Allah, nasehat orang tua kepada anak, akhlak terpuji, cinta kasih kepadakeluarga, mengembangkan sikap saling tolong menolong, kebahagiaan hidup di dunia dan akhiratserta do’a selamat. Media yang digunakan adalah media tradisional dan modern. Media tradisionaalyaitu memakai pakaian adat, ulos dan musik.
BENTUK-BENTUK KOMUNIKASI INTERPERSONAL WALI KELAS DALAM MEMOTIVASI BELAJAR SISWA DI SDS IT KUNTUM BUMI RANTAUPRAPAT Hasrat Efendi Samosir, Zainun, Khoirun Nisa Zein Lubis
Al-Balagh : Jurnal Komunikasi Islam Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/ab.jki.v2i1.2966

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the form, role of supporting and inhibiting factors andthe process of interpersonal communication of homeroom teachers in motivating student learning at YPITKuntum Bumi Rantauprapat. The method used in this study is a qualitative method is research that usesa natural setting with the intention of interpreting phenomena that occur and is done by involving variousexisting methods. The results of this study The form of homeroom interpersonal communication which ismanifested in an attitude of openness, empathy, encouragement, positive attitude and equality has influencedstudents’ motivation in many ways. The role of homeroom Interpersonal Communication which ismanifested in an attitude of openness, empathy, encouragement, positive attitude and equality has influencedstudent motivation in many ways, namely making students want to know more about the lesson,learning even though there is no homework / repeat, pay attention to the lesson well when the teacherexplain the material, the task given encourages students to learn, the explanation given makes studentsbetter understand the lesson, encourages students to be more advanced, the teacher’s attitude makesstudents eager to come to school, makes students eager to learn and fierce competition for achievement.Supporting factors in interpersonal communication that occur between teachers and students in teachingand learning activities is the presence of cleric intimacy with students who make the teaching and learningprocess more comfortable, and students can more easily understand what the cleric said. The inhibitingfactor in interpersonal communication that occurs between teachers and students in teaching and learningactivities in the classroom is the cleric in providing material does not distinguish or always consider thesame between students who are quick to understand and who are slow to understand the material, sostudents who are difficult to to understand the material can not take lessons which is given. InterpersonalCommunication Process Guardian Class in Motivating Student Learning at YPIT Kuntum Bumi Rantauprapatis Sensation, Association, Perception, Memory and Thinking.Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk, peran faktor pendukung dan penghambatserta proses komunikasi interpersonal wali kelas dalam memotivasi belajar siswa di YPIT Kuntum BumiRantauprapat.YPIT itu sendiri merupakan singkatan dari Yayasan Pendidikan Islam Terpadu yang terletakdi Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodekualitatif adalah penelitian yang menggunakan latar alamiah dengan maksud menafsirkan fenomenayang terjadi dan dilakukan dengan melibatkan berbagai metode yang ada. Hasil dari penelitian ini Bentukkomunikasi antarpribadi wali kelas yang diwujudkan dalam sikap keterbukaan, empati, dorongan, sikappositif dan kesetaraan telah mempengaruhi motivasi siswa dalam banyak hal, Peran Komunikasi Interpersonal wali kelas yang diwujudkan dalam sikap keterbukaan, empati, dorongan, sikap positif dankesetaraan telah mempengaruhi motivasi siswa dalam banyak hal yaitu membuat siswa ingin tahu lebihjauh terhadap pelajaran, belajar meskipun tidak ada PR/ulangan, memperhatikan pelajaran dengan baikketika guru menjelaskan materi, tugas yang diberikan mendorong siswa untuk belajar, penjelasan yangdiberikan membuat siswa lebih memahami pelajaran, mendorong siswa untuk lebih maju, sikap gurumembuat siswa bersemangat datang ke sekolah, membuat siswa semangat untuk belajar dan persainganketat untuk meraih prestasi. Faktor pendukung dalam komunikasi interpersonal yang terjadi antara gurudan siswa dalam kegiatan belajar mengajar adalah adanya keakraban ustadzah dengan siswa yangmenjadikan proses belajar mengajar menjadi lebih nyaman, dan siswa pun dapat lebih mudah memahamiapa yang disampaikan ustadzah. Faktor penghambat dalam komunikasi interpersonal yang terjadi antaraguru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar di kelas adalah ustadzah dalam memberikan materitidak membedakan atau selalu menganggap sama antara murid yang cepat paham dan yang lambatuntuk memahami materi, sehingga murid yang sulit memahami materi tidak bisa mengikuti pelajaranyang di berikan. Proses Komunikasi Interpersonal Wali Kelas Dalam Memotivasi Belajar Siswa di YPITKuntum Bumi Rantauprapat adalah Sensasi, Asosiasi, Persepsi, Memori dan Berpikir.Kata Kunci : Komunikasi, Interpersonal, Walikelas, Motivasi, Belajar, Bentuk, Peran,Proses.
PESAN-PESAN KOMUNIKASI ISLAM DALAM LIRIK LAGU KARYA WALI BAND (Kajian Analisis Isi) Syukur Kholil, Ahmad Tamrin Sikumbang, May Sakinah
Al-Balagh : Jurnal Komunikasi Islam Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/ab.jki.v2i1.2962

Abstract

Abstract:: The purpose of general research is to identify, explain the messages of Islamic communicationcontained in the lyrics of the song Wali Band, as well as the meaning of philosophy of Islamic communicationcontained in the lyrics of the Band Wali song. Research results: songs by guardians band containingmessages of Islamic communication is on the song looking blessing, let sholawat, I love God, God, abatasa,siudin asked, penance sinful, the important halal, O Allah, the status of the servant, the queuing to heaven,of the 11 songs displaying verbal messages such as lafdz (a simple message delivered verbally that can beunderstood meaning), qaul (word delivered verbally on the basis of deliberate), and sentences (combinedwords from lafdz and qaul). As well as with the message that is the message creed (faith), the messagesharia, and moral message. Messages Islamic messages contained in the lyrics of Wali band works in theform of verbal messages this is contained in the message of Islamic communication on the song Wali Bandin the fourth album “Cari Berkah”, tend to convey communication messages in the form of Lafdz (averbally delivered message that can be understood meaningfully)Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mengidentifikasikan, menjelaskan pesan-pesan komunikasiIslam yang terkandung dalam lirik lagu Wali Band, serta makna filosofi komunikasi Islam yang terkandungdalam lirik lagu Wali band. Hasil penelitian: lagu-lagu karya Wali band yang mengandung pesan-pesankomunikasi Islam terdapat pada lagu cari berkah, mari sholawat, aku cinta Allah, Tuhan, abatasa, siudinbertanya, tobat maksiat, yang penting halal, ya Allah, status hamba, ngantri ke syurga, dari ke 11 lagutersebut menampilkan pesan verbal sepertilafdz (pesan sedehana yang disampaikan secara lisan yangdapat dipahami maknanya), qaul (kata yang disampaikan secara lisan atas dasar kesengajaan), dankalimat (perkataan gabungan darilafdz danqaul). Serta dengan isi pesan yaitu pesan akidah (keimanan),pesan syariah, dan pesan akhlak. Pesan-pesan komunikasi Islam yang terkandung dalam lirik lagu karyaWali band berupa pesan verbal hal ini terdapat pada pesan komunikasi Islam pada lagu karya Wali Banddalam album keempat “Cari Berkah), cenderung menyampaikan pesan-pesan komunikasi dalam bentukLafdz (pesan sedehana yang disampaikan secara lisan yang dapat dipahami maknanya).Kata kunci : Pesan, Komunikasi, Islam
MODEL KOMUNIKASI PENGURUS BADAN KOMUNIKASI PEMUDA REMAJA MASJID INDONESIA (BKPRMI) DALAM PEMBINAAN AGAMA REMAJA DI DESA BANDAR SETIA KECAMATAN PERCUT SEI TUAN DELI SERDANG Lahmuddin Lubis, Zainal Arifin, Kusmadi Arista
Al-Balagh : Jurnal Komunikasi Islam Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/ab.jki.v2i1.2967

Abstract

Abstract: This study aims to determine the communication model of the management of the IndonesianMosque Youth Youth Communication Agency (BKPRMI) in religious development, to find out the BKPRMImaterial given to the formation of Religion in the village of Bandar Setia, to find out the organizationalbarriers of the Indonesian Youth Mosque Communication Agency. The research method uses a qualitativeapproach. The results of this study indicate that the communication model of the board of the IndonesianYouth Mosque Youth Communication Board in this organization is in carrying out the religious guidanceof adolescents in Bandar Setia village between administrators and coaches in accordance with Lasswell’smodel theory where the communication model is a simple communication process of communicationelements . the practice in the community or private in its implementation is left entirely to each individual.Each board and coach can only persuasively invite without coercion. Coaching materials that are carriedout include useful activities such as recitation, establishing TPQ for children who want to learn and readthe Koran and increase the ability to organize in terms of leadership and entrepreneurship. The obstaclesfaced are internal and external factors, some residents who are less enthusiastic about their children toparticipate in religious activities, and the lack of awareness of parents with low education about moraleducation, busy teenagers in the outside world result in rarely follow religious development, there areteenagers who do not want to follow the mosque youth organization.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model komunikasi pengurus Badan Komunikasi Pemuda RemajaMasjid Indonesia (BKPRMI) dalam pembinaan agama, untuk mengetahui materi BKPRMI yang diberikanpada pembinaan Agama di desa Bandar Setia, untuk mengetahui hambatan organisasi lembaga BadanKomunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa model komunikasi pengurus Badan Komunikasi Pemuda RemajaMasjid Indonesia di dalam organisasi ini dalam melakukan pembinaan keagamaan remaja di desa BandarSetia antara pengurus dengan pembina sesuai dengan teori modelLasswell dimana model komunikasitersebut merupakan proses komunikasi yang sederhana dari unsur-unsur komunikasi. praktek di dalamkemasyarakatan ataupun pribadi dalam pelaksanaannya diserahkan sepenuhnya kepada masing-masingindividu. Setiap pengurus dan Pembina hanya bisa mengajak secara persuasif tanpa adanya paksaan.Materi pembinaan yang dilakukan antara lain ialah Pengajian dan Dialog dilaksanakan setiap malamsabtu setelah selesai solat Isya, pesantren kilat Dalam rangka untuk mengisi kegiatan pada bulan ramadhan,gotong royong dalam menyambut perayaan hari besar Islam secara umum kegiatannya berupa, pengajianumum, halal bi halal, menyembelih Qurban, pembagian zakat, khataman qur’an khitanan missal, pengobatangratis, refleksi kebangkitan Islam, festival anak sholeh. Mengadakan pelatihan kepada remaja terutamauntuk pengembangan aspek kemampuan intelektual, keterampilan, kreatifitas dan kepribadian manusia,terutama pada remaja yaitu pelatihan rebana, pelatihan tadarus Qur’an, pelatihan seni membaca Qur’an,pelatihan sehari membaca Al-Quran, serta melakukan bakti sosial. Hambatan yang dihadapi ialah faktorinternal dan ekternal, sebagian warga yang kurang begitu antusias terhadap anaknya untuk mengikutikegiatan keagamaan, dan kurangnya kesadaran para orang tua yang berpendidikan rendah mengenaipendidikan moral, kesibukan remaja di dunia luar mengakibatkan jarang mengikuti pembinaan agama,adanya remaja yang tidak mau mengikuti organisasi remaja masjid.
NILAI-NILAI KOMUNIKASI ISLAM DALAM TARIAN TRADISIONAL SAMAN GAYO Azhar, Mailin, Muhammad Mirza Abda
Al-Balagh : Jurnal Komunikasi Islam Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/ab.jki.v2i1.2963

Abstract

Abstrak:Saman adalah suatu tarian tradisonal yang berasal dari dataran tinggi Gayo tepatnya di provinsiAceh yang telah menjadi warisan budaya tak benda dan telah diakui oleh lembaga dunia UNESCO.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mempelajari serta mendalami nilai-nilai komunikasi Islamyang terdapat dalam tarianSaman Gayo, yaitu secara dominan terutama dalam syair-syairnya, gerakan,penari serta sampai pada kostum yang digunakan. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif. SamanGayo terdiri dari beberapa jenis yaitu:Saman jejunten, Saman jalu, Saman hiburan,Saman njik, Samanngerje, danJamu Saman sesuai cara dan tempatnya. Namun dari semua jenisSaman tersebut, padaumumnya berisikan syair-syair yang salah satu fungsinya adalah menyampaikan pesan-pesan atau nilainilaiIslam, karena dari hasil penelitian menunjukkan bahwa tarian ini memang sarat dengan nilai-nilaikeislaman. Hal tersebut ditandai dengan syair-syair yang hampir keseluruhannya berisikan pesan-pesanmoral Islam, gerakan, penari serta kostum yang digunakan juga menandakan bahwa tarian ini adalahtarian tradisional yang tinggi nilai keislamannya. Ada banyak penjelasan lainnya berkaitan tentang tarianSaman Gayo yang telah dibahas dalam penelitian ini.
STRATEGI KOMUNIKASI ISLAM PUBLIC RELATION PT. PUPUK ISKANDAR MUDA (PIM) LHOKSEUMAWE DALAM MENJALANKAN PROGRAM RESEARCH, ACTION PLAN, COMMUNICATION AND EVALUATION (RACE) PADA LINGKUNGAN PERUSAHAAN Erwan Efendi, Hasrat Efendi Samosir, Rita Zahara
Al-Balagh : Jurnal Komunikasi Islam Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/ab.jki.v2i1.2968

Abstract

Abstract: This research was conducted to determine the strategy and effectiveness of Islamiccommunication, then find out the response of the community to the Islamic communicationstrategy Public Relations PT. PIM in carrying out research, action plan, communication andevaluation (RACE) programs in the corporate environment. The research methodology used isdescriptive analytical using a qualitative approach, by searching, analyzing, and making interpretationof the data produced through in-depth observation and interviews. The results of theresearch in the form of Islamic communication strategies used in program research, action plans,communication and evaluation are, in research companies use the media as a means of searchinginformation in the form of electronic media, print and online, then on the action plan companiesuse a system of assistance, direction and training, while in coommunication they use asystem of deliberation, socialization and coaching. Where as in their evaluation they use formaland informal media organizationsPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi dan efektifitas Komunikasi Islam, kemudianmengetahui respon masyarakat terhadap strategi Komunikasi Islam Public Relation PT. PIMdalam menjalankan program research, action plan, coomunication and evaluation (RACE) padalingkungan perusahaan. Metodelogi penelitian yang digunakan adalahdeskriptif analitis menggunakanpendekatan kualitatif, dengan mencari, menganalisis, dan membuat enterpretasi data yang dihasilkanmelalui proses observasi mendalam dan wawancara. Hasil penelitian berupa strategi KomunikasiIslam yang digunakan dalam program research, action plan, communication and evaluationadalah, dalam research perusahaan menggunakan media sebagai sarana pencarian informasiberupa media elektronik, cetak dan online, kemudian padaaction plan perusahaan menggunakansistem pemberian bantuan, pengarahan dan pelatihan, sedangkan padacoommunication merekamenggunakan sistem musyawarah, sosialisasi dan pembinaan. Sedangkan padaevaluation merekamenggunakan media organisasi formal dan informal.
KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA DALAM PROSES PERNIKAHAN (Studi Komparasi Adat Aceh Utara dan Adat Aceh Besar) Ahmad Thamrin Sikumbang, Sahrul, Fitriani
Al-Balagh : Jurnal Komunikasi Islam Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/ab.jki.v2i1.2959

Abstract

Abstract: This study aims to find out how the similarities and differences of communication between theculture of the people of North Aceh and Aceh Besar in the process of marriage, what are the barriers ofcommunication and communication implications between the culture of Aceh Utara and Aceh Besar. Themethodology used in this research is qualitative with descriptive approach. Data collection techniquesthrough, interviews, observation and documentation. The results of the study found that the customs andculture of Acehnese marriage have similarities and differences, similar to the existing customs in AcehUtara ranging from introductions, family deliberation, marriage, weddings, ngunduh mantu, fresh flour,while the customs in Aceh Besar ranging from introduction , marriage, marriage, weddings, ngunduhmantu, fresh flour. Differences, such as henna, in the customs of North Aceh there is no such tradition,large Aceh still use it. In Aceh there is no customary tradition to bring betel, in Aceh Utara is still very thickwith the custom.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persamaan dan perbedaan komunikasi antar budayamasyarakat Aceh Utara dan Aceh Besar dalam proses pernikahan, apa hambatan-hambatan komunikasiserta implikasi komunikasi antar budaya masyarakat Aceh Utara dan Adat Aceh Besar. Metodologi dalampenelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui,wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil Penelitian ditemukan bahwa adat dan budaya pernikahanmasyarakat Aceh ada sisi kesamaan dan perbedaan, kesamaanya seperti adat yang ada di Aceh Utaramulai daricah roet (perkenalan),meduk wali (musyawarah keluarga), menikah, preh linto baroe (pestapernikahan), preh dara baroe (ngunduh mantu),peusijuek (teupung tawar), sedangkan adat di AcehBesar mulai daricah roet (perkenalan),jak lakee (meminang),menikah, preh linto baroe (pesta pernikahan),preh dara baroe (ngunduh mantu),peusijuek (tepung tawar). Perbedaannya, sepertiboh gaca (berinai),dalam adat Aceh Utara tidak ada tradisi tersebut, Aceh besar masih menggunakannya.Ba ranub (meminang)di Aceh besar tidak ada adatba ranub, di Aceh Utara masih sangat kental dengan adat tersebut.
MAKNA SIMBOLIK MENGUPA DALAM UPACARA ADAT PERNIKAHAN SUKU BATAK ANGKOLA DI KABUPATEN PADANG LAWAS Mailin, Erwan Efendi, Julhanuddin Siregar
Al-Balagh : Jurnal Komunikasi Islam Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/ab.jki.v2i1.2964

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses mangupa dalam upacara adat pernikahansuku Batak Angkola, makna simbolik yang ada dalam upacara adat pernikahan suku Batak Angkola diKabupaten Padang Lawas, dan keselarasan antara pesan-pesan verbal yang ada dalam upacara adatmangupa dengan komunikasi islam. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkanbahwa: (1) Mangupa bertujuan untuk memberikan upah-upah kepada kedua mempelai tentang hidupberkeluarga dan bermasyarakat. Dalam upacara adat mangupa disediakan Bahan-bahan yang digunakansebagai perangkat pangupa berasal dari hewan seperti: pira manuk na nihobolan, manuk (ayam), horbo(kerbau), udang, ikan mas. Bahan-bahan pangupa yang berasal dari tumbuhan digunakan pada tradisimangupa adat angkola seperti: bulung ujung (daun pisang), burangir sampe-sampe (daun sirih), indahan(nasi putih), ulos (kain adat/ kapas), anduri (tampi bambu), gambir, pining (pinang), amak lappisan (tikarpandan berlapis), dan bahan-bahan pangupa yang berasal dari alam seperti: air putih, dan garam (sira).Nilai-nilai pemaknaan simbolik, bahan pangupa memiliki makna penting sebagai simbol yang digunakanpada kehidupan. (2) Alur proses mangupa dalam upacara adat pernikahan suku Batak Angkola di KabupatenPadang Lawas dimulai dengan mandok hata dari: (a) Orang kaya (MC, pembukaan), (b) ibu mempelailaki-laki dan suhut sihabolonan, (c) ayah mempelai laki-laki dan kahanggi, (d) mora dongan, Pisangrahut, hatobangan, alim ulama, dan unsur pemerintahan, (e) harajaon. Kemudian dibalas oleh keduapengantin, yang berfungsi memberi jawaban atas kata-kata nasihat yang telah disampaikan oleh keduaorang tua dan tokoh-tokoh adat. (3) Pesan-pesan komunikasi verbal dalam upacara adat mangupa sesuaidengan Perspektif Komunikasi Islam berdasarkan 6 prinsip gaya bicara atau pembicaraan (qaulan)yaitu: Qaulan Ma’rufan, Qaulan Kariman, Qaulan Maysuran, Qaulan Balighan, Qaulan Layyinan, danQaulan Sadidan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10