cover
Contact Name
Desi Pujianti
Contact Email
jkaap@gunadarma.ac.id
Phone
+6221-78881112
Journal Mail Official
jkaap@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jalan Margonda Raya 100
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan
Published by Universitas Gunadarma
ISSN : -     EISSN : 30477255     DOI : http://dx.doi.org/10.35760/jkaap
Jurnal JKAAP (Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan) diterbitkan oleh Bagian Publikasi Universitas Gunadarma. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Jurnal JKAAP (Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan) menerbitkan artikel di bidang akuntansi yang memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu akuntansi, praktik akuntansi, dan profesi akuntansi.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "vol. 3 no. 1 (2026)" : 10 Documents clear
Implementation of Government Accounting Standards, Its Implications for Accountability and Transparency in Indonesian Local Governments Agus Kurniawan; Citra Etika
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jkaap.2026.v3i1.115

Abstract

This study analyzes how the implementation of Government Accounting Standards (SAP) is associated with accountability and transparency in Indonesian local government financial reporting. A descriptive mixed-method design was applied. Quantitative evidence was derived from document analysis of audited 2023 Local Government Financial Statements (LKPD) from 15 city governments. Qualitative evidence was obtained from a survey of financial officers regarding implementation barriers. SAP implementation was operationalized through a normalized compliance index based on accuracy, completeness, timeliness, and transparency of disclosure. The findings show clear variation across local governments. Higher scores appear in governments with stronger staff capacity, more integrated information systems, and more active internal oversight. Lower scores are associated with limited technical training, fragmented data systems, and delays in report consolidation. The results indicate that formal adoption of SAP alone is not sufficient to produce accountable and transparent reporting. Implementation quality depends on organizational capacity and monitoring arrangements. This study contributes by combining compliance scoring with field-based perceptions of implementation barriers in one analytical frame and offers practical implications for training, digitalization, and audit follow-up.
Mengestimasi Risiko Salah Saji Material dengan Menerapkan Prosedur Analitis Awal (Studi Kasus Koperasi X) Mirnawati; B. Sundari
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jkaap.2026.v3i1.104

Abstract

Laporan keuangan koperasi perlu dianalisis lebih awal untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya risiko salah saji material yang dapat memengaruhi keandalan informasi keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi risiko salah saji material malalui prosedur analitis awal yang mencakup analisis perbandingan antarperiode dan analisis rasio keuangan. Rasio yang dianalisis meliputi rentabilitas (ROA), permodalan (DER), dan likuiditas (CR). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan Koperasi X tahun audit 2024. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan kepustakaan. Prosedur analitis dilakukan menggunakan alat bantu ATLAS untuk membantu mengidentifikasi akun yang berpotensi melampaui batas materialitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya fluktuasi pada beberapa rasio keuangan yang mengindikasikan potensi risiko salah saji pada beberapa akun laporan keuangan. Beberapa akun menunjukkan indikasi risiko salah saji yang bersifat material sehingga memerlukan perhatian lebih lanjut pada tahap pengujian audit berikutnya. Penerapan prosedur analitis awal ini dinilai efektif dalam membantu auditor memfokuskan area berisiko sehingga meningkatkan efisiensi waktu dan biaya dalam proses audit.
Analisis Potensi Financial Distress Badan Usaha Milik Negara di Bursa Efek Indonesia Menggunakan Metode Altman Z'' - Score Periode 2020–2024 Agatha Cristy Girsang; Budi Priyono
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jkaap.2026.v3i1.183

Abstract

Fluktuasi ekonomi global dan tekanan eksternal dapat berdampak terhadap stabilitas keuangan perusahaan, yang berpotensi memicu kondisi financial distress apabila tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi financial distress pada Badan BUMN di sektor bahan baku yang terdaftar di BEI) periode 2020–2024, dengan metode Altman Z"-Score. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sepanjang periode 2020–2024, PT Aneka Tambang Tbk dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk tergolong dalam kondisi keuangan yang sehat. Di sisi lain, PT Semen Baturaja Tbk dan PT Wijaya Karya Beton Tbk sebagian besar berada pada kategori grey zone. PT Timah Tbk selama kurun waktu penelitian memperlihatkan kondisi keuangan yang fluktuatif. Sementara, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan PT Waskita Beton Precast Tbk mengalami financial distress. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan untuk memperkuat manajemen modal kerja, melakukan efisiensi operasional, penghematan biaya, dan memperhatikan keseimbangan antara utang dan ekuitas. Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko financial distress serta mempertahankan stabilitas keuangan perusahaan.
Akselerasi Ekonomi Indonesia: Peran Teknologi Finansial dan Inklusi Keuangan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Fithia Azhara; Muhammad Rizki
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jkaap.2026.v3i1.185

Abstract

Pertumbuhan ekonomi inklusif merupakan tantangan utama Indonesia di era digital, di mana perkembangan teknologi finansial (FinTech) dan inklusi keuangan menjadi faktor strategis yang perlu dikaji dampaknya secara empiris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh FinTech Peer-to-Peer (P2P) Lending dan inklusi keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 34 provinsi selama periode 2020–2023 melalui pendekatan pooled data cross-sectional dengan total 136 observasi. Data sekunder bersumber dari OJK, Bank Indonesia, dan BPS, dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FinTech P2P Lending berpengaruh signifikan negatif terhadap pertumbuhan ekonomi akibat dominasi penyaluran ke sektor konsumtif dan tingginya wanprestasi, sedangkan inklusi keuangan berpengaruh signifikan positif melalui dimensi aksesibilitas, ketersediaan layanan, dan penggunaan layanan keuangan. Temuan ini penting sebagai dasar kebijakan bagi pemerintah dan OJK dalam mengarahkan ekosistem keuangan digital agar lebih berorientasi pada sektor produktif, guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.
Analisis Perbandingan Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Kinerja Keuangan pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Wid Harti Utami; Magdalena Pur Dwiastuti; Wendri Sukmarani
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jkaap.2026.v3i1.195

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebelum, selama, dan setelah pandemi COVID-19 periode 2019–2023 menggunakan pendekatan Risk-Based Bank Rating (RGEC) yang difokuskan pada aspek Risk Profile, Earnings, dan Capital. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data sekunder berupa laporan tahunan, laporan keuangan perusahaan, dan publikasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan studi kepustakaan, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui interpretasi rasio keuangan sesuai ketentuan regulator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandemi COVID-19 memberikan tekanan terhadap kinerja keuangan BRI, terutama pada peningkatan Non Performing Loan (NPL), penurunan Loan to Deposit Ratio (LDR), serta menurunnya profitabilitas yang tercermin dari penurunan Return on Assets (ROA) pada tahun 2020. Namun, pada periode 2021–2023 BRI mampu menunjukkan pemulihan yang konsisten melalui perbaikan kualitas kredit, meningkatnya profitabilitas, stabilnya Net Interest Margin (NIM), serta kuatnya Capital Adequacy Ratio (CAR) yang tetap berada di atas ketentuan minimum regulator. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memiliki tingkat kesehatan bank yang baik, daya tahan yang kuat dalam menghadapi krisis, serta kemampuan adaptasi yang baik pada masa pemulihan ekonomi. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan manajemen risiko, efisiensi operasional, transformasi digital, dan kecukupan modal dalam menjaga stabilitas kinerja perbankan.
Analisis Pengaruh Profitablity, Leverage, dan Sales Growth Terhadap Tax Avoidance Pada Perusahaan Manufaktur Subsektor Otomotif Fani Yulia Rosyada; Dini Dwi Ermawati; Herfita Libria Ursulawaty
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jkaap.2026.v3i1.203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitability, leverage, dan sales growth terhadap tax avoidance  pada perusahaan manufaktur subsektor otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Variabel independen meliputi profitability yang diukur dengan Return on Assets (ROA), leverage yang diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER), serta sales growth. Sementara itu, variabel dependen dalam penelitian ini adalah tax avoidance  yang diproksikan menggunakan Effective Tax Rate (ETR). Penelitian ini memanfaatkan data sekunder. Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik (uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi), serta analisis regresi linier berganda. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial profitability dan leverage memiliki pengaruh signifikan terhadap tax avoidance, sedangkan sales growth tidak berpengaruh signifikan. Namun, secara simultan profitability, leverage, dan sales growth terbukti tidak berpengaruh terhadap tax avoidance  pada perusahaan manufaktur subsektor otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024.
Pengaruh Variabel Makroekonomi terhadap Pertumbuhan Sukuk Korporasi di Indonesia Periode 2019-2024 dengan pendekatan VAR-VECM Dimas Zaenal Arifin; Siti Aisyah
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jkaap.2026.v3i1.225

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variabel makroekonomi yang meliputi inflasi, nilai tukar, Produk Domestik Bruto (PDB), dan jumlah uang beredar (JUB) terhadap pertumbuhan sukuk korporasi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah Vector Error Correction Model (VECM) karena data bersifat time series, tidak stasioner pada level, tetapi memiliki kointegrasi. Keunggulan metode ini adalah memungkinkan dilakukan analisis mendalam mengenai dampak shock pada satu variabel terhadap variabel lain melalui Impulse Response Function (IRF) dan Variance Decomposition (VD). Pada penelitian ini, data yang digunakan adalah data bulanan periode Januari 2019–Desember 2024 (72 observasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara jangka panjang nilai tukar dan PDB berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan sukuk korporasi, sedangkan inflasi dan JUB tidak signifikan. Dalam jangka pendek, Error Correction Term (ECT) signifikan dengan nilai koreksi sebesar 84,7%, yang berarti terdapat mekanisme penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang. Uji Impulse Response Function (IRF) dan Forecast Error Variance Decomposition (FEVD) menegaskan bahwa variabel nilai tukar memberi kontribusi terbesar terhadap fluktuasi pertumbuhan sukuk korporasi. Temuan ini menegaskan pentingnya stabilitas makroekonomi dalam mendorong perkembangan pasar sukuk korporasi.
Implikasi Pajak Minimum Global terhadap Efektivitas Tax Holiday Ibu Kota Nusantara Mustari; Anis Aulia Muslim; Depin Afrilla
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jkaap.2026.v3i1.306

Abstract

Penelitian ini menganalisis implikasi penerapan Pajak Minimum Global (GMT) Pilar Dua OECD terhadap efektivitas fasilitas tax holiday di Ibu Kota Nusantara (IKN). Menggunakan pendekatan kualitatif normatif dan komparatif dengan data sekunder dari regulasi, laporan resmi, dan studi terdahulu, penelitian ini menemukan bahwa GMT secara signifikan menurunkan efektivitas tax holiday dari perspektif investor multinasional karena mekanisme top-up tax. Simulasi menunjukkan net tax saving investor turun dari 22% menjadi 7% pasca GMT, dengan penurunan efektivitas mencapai 68%. Analisis komparatif terhadap tiga yurisdiksi (Indonesia, Singapura, Irlandia) mengungkapkan bahwa insentif berbasis pengurangan tarif 0% menjadi tidak kompetitif di era GMT. Secara normatif, tax holiday IKN melanggar prinsip efisiensi, keadilan horizontal, kepastian hukum, dan netralitas pasar. Penelitian ini merekomendasikan percepatan peer review safe harbour QDMTT, redesain insentif dari rate-based ke investment-based (investment allowance, accelerated depreciation, refundable tax credit), serta penguatan faktor non-pajak seperti kepastian HGU 190 tahun dan infrastruktur. Kebaruan penelitian terletak pada konteks IKN sebagai proyek strategis nasional yang belum pernah dikaji secara komprehensif dalam literatur GMT Indonesia.
Pengaruh Indikasi Permasalahan Keuangan terhadap Penilaian Auditor Independen pada PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk Annisa Nurul Fitri; Desilia Sri Utami; Febby Beauty Indah; Marsi Fella Rizki
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jkaap.2026.v3i1.246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara kasus keuangan dan laporan auditor independen pada PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk periode 2022–2024 dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Fokus penelitian mencakup tiga kasus utama, yaitu penurunan pendapatan pada tahun 2024, ketergantungan terhadap pihak berelasi pada tahun 2022–2023, serta risiko leverage pada periode 2021–2024. Data diperoleh dari laporan keuangan dan laporan auditor independen yang dianalisis menggunakan perspektif audit berbasis risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga kasus mencerminkan risiko bisnis yang signifikan, namun tidak seluruhnya tercermin dalam laporan auditor independen. Penurunan pendapatan tidak diidentifikasi sebagai hal audit utama karena tidak menimbulkan salah saji material, sementara transaksi pihak berelasi hanya menjadi fokus auditor pada tahun 2022 karena tingkat materialitas dan kompleksitasnya. Di sisi lain, tingginya leverage tidak mengarah pada penekanan going concern, yang menunjukkan bahwa auditor tidak menemukan ketidakpastian material terhadap kelangsungan usaha. Temuan ini menegaskan bahwa hubungan antara risiko bisnis dan opini audit tidak bersifat linier, melainkan bergantung pada penilaian auditor terhadap risiko salah saji material dan kewajaran penyajian laporan keuangan.
Analisis Kesehatan Bank dengan Metode Risk Based Bank Rating pada PT Bank Mega Tbk Periode 2019-2024 Muthia Pasha
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jkaap.2026.v3i1.298

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah guna melakukan analisis serta evaluasi tingkat kesehatan PT Bank Mega Tbk pada rentang 2019 - 2024 melalui empat komponen utama: Profil Risiko, GCG, Pendapatan, dan Modal. Penelitian memanfaatkan Rating Bank Berbasis Risiko (RBBR), yang menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Data penelitian sesuai dengan annual report PT Bank Mega Tbk pada rentang 2019-2024, yang diterbitkan di website perusahaan. Penilaian tingkat kesehatan melalui analisis rasio keuangan untuk setiap komponen RBBR yaitu Non- NPL dan LDR bagi komponen Risk Profile, peringkat evaluasi diri untuk komponen GCG, ROA dan NIM untuk komponen Earnings/pendapatan, serta CAR untuk komponen Modal. Hasil perhitungan dianalisis terhadap standar ketentuan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan guna menentukan tingkat kesehatan bank. Output penelitian, PT Bank Mega Tbk berada dalam keadaan yang sangat baik pada rentang 2019-2024. Secara menyeluruh PT Bank Mega tbk berada dalam keadaan “SEHAT”.    

Page 1 of 1 | Total Record : 10