cover
Contact Name
Hani Subagio
Contact Email
hanisubagio@upnyk.ac.id
Phone
+6287891177900
Journal Mail Official
adminjpbn@upnyk.ac.id
Editorial Address
Jl. SWK, Ringroad, Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pancasila dan Bela Negara
ISSN : -     EISSN : 27755886     DOI : https://doi.org/10.31315/jpbn.v1i1
Jurnal Pancasila dan Bela Negara merupakan jurnal berkala yang diterbitkan oleh Pusat Studi Pancasila dan Bela Negara UPN Veteran Yogyakarta.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2024): Februari" : 6 Documents clear
Pancasila Dalam Berbagai Paradigma di Indonesia Hariyadi, Bagus -
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol. 4 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v4i1.5682

Abstract

The purpose of this paper is to find out the people's economy as a new paradigm and strategy in Indonesia's economic development. The writing of this paper uses the method of literature review (library research). Pancasila experiences inconsistency in continuous development, this is not caused by the weakness of the values contained in it but leads to inconsistencies in its application. In line with the acceptance of the truth of the noble values of Pancasila, the current and enthusiasm for making Pancasila as a paradigm accelerated. Paradigm is a basic assumption and general theoretical assumption so that it is a source of laws, methods, basic principles to solve a problem faced by a nation in the future. From the discussion, it can be concluded that the essence of the position of Pancasila as a development paradigm implies that in all aspects of national development, it must be based on the values contained in the Pancasila precepts. From this paper it can be concluded that Pancasila as a paradigm has a close relationship with the life of society, nation and state. Because Pancasila has a very important role in various fields such as in the fields of law, economy, socio-culture, and also development.
Bentuk Cinta Tanah Air Di Era Globalisasi Aini, Indi Ayunur
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol. 4 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v4i1.5698

Abstract

Rasa cinta tanah air merupakan salah satu sikap yang sepatutnya dimiliki oleh seluruh rakyat Indonesia. Negeri yang kaya akan suku dan budaya ini menjadi salah satu harta yang tak ternilai harganya dan patut untuk diapresiasi keberadaanya. Namun, dengan adanya berbagai tantangan yang ada, seperti pada era globalisasi saat ini dapat menggoyahkan sikap cinta tanah air tersebut. Berbagai persoalan, seperti pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan norma-norma yang ada semakin menyebar luas di kalangan masyarakat terutama para remaja. Hal ini tentunya akan menjadi pokok bahasan yang cukup menarik diurai pada jurnal ini. Banyak remaja yang tidak mengetahui potensi budaya lokalnya sendiri sehingga cenderung untuk membanggakan budaya asing. Dikarenakan hal tersebut, tujuan dari dituliskannya jurnal ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai permasalahan yang terjadi pada era globalisasi terhadap sikap cinta tanah air, berbagai budaya Indonesia yang sudah dikenal oleh mancanegara, serta memberikan contoh tentang bentuk sikap tanah air yang dapat dilakukan untuk menyeimbangi arus globalisasi yang ada.
Pengaruh Pancasila dan Bela Negara dengan Kehidupan di Era Pandemi Assani, Salsabila
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol. 4 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v4i1.5865

Abstract

Pancasila dan Bela Negara tentunya tidak bisa kita pisahkan dari kehidupan sehari-hari dalam berbangsa dan bernegara. Karena pancasila adalah rumusan dan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke (Wulandari, 2021). Sedangkan bela negara ialah tekad, sikap, dan perilaku yang dilakukan oleh warga negara yang dilakukan secara teratur, menyeluruh, dan terpadu serta dijiwai kecintaan terhadap tanah air berdasarkan pancasila dan UUD 1945. Dalam hal bel negara, setiap warga negara mempunyaki kewajiban yang sama sebagai wujud cinta terhadap NKRI (Nugroho, 2021). Di era pandemi seperti ini, pancasila dan bela negara sangatlah berpengaruh terhadap kegiatan yang kita lakukan khususnya orang-orang di sekitar kita. Di masa yang cukup sulit ini, banyak hal baik yang dapat kita lakukan untuk mengahadapi situasi pandemi yang membawa banyak dampak khususnya dalam bidang perekonomian. Dalam menerapkan hal tersebut, tentunya kita harus berkaca pada pancasila dan menerapkan bela negara. Namun, pada kenyataannya belum semua warga negara dapat menerapkan hal baik yang berkaca pada pancasila dan bela negara di masa pandemi ini. Hal ini dapat saya buktikan dengan adanya penelitian terhadap ketertarikan warga negara dengan barang lokal. Metode penelitian yang saya gunakan ialah dengan meneliti seberapa banyak warga negara yang gemar dengan barang-barang produksi Indonesia dan begitupun sebaliknya. Saya meneliti 18 orang dan hasilnya ialah 50% orang dari 18 orang tersebut mengaku masih kerap dan bahkan senang mengoleksi barang produk luar. Hal ini mungkin beertentangan dengan bela negara apalagi di masa pandemi seperti ini. Seharusnya kita sebagai warga negara Indonesia bangga dan medukung usaha dagang barang lokal untuk memajukan sektor perekonomian Indonesia yang menurun akibat adanya pandemi ini.
Penanaman Nilai-Nilai Pancasila dalam Upaya Pencegahan Radikalisme di Indonesia Kusumasari, Azzahra Angger
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol. 4 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v4i1.5936

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk memberikan kontribbusi tepatnya pada pemikiran, strategi, serta gagasan dalam upaya internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam menekan penyebaran radikalisme di Indonesia. Penulisan penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dipaparkan dengan komprehensif integral. Penelitian ini memiliki hasil yang menjelaskan bahwa kondisi penyebaran radikalisme di Indonesia saat ini telah berkembang dikarenakan lemahnya resistensi dan pendidikan di masyarakat mengenai internalisasi nilai-nilai Pancasila disertai dengan fenomena-fenomena serta fakta yang terjadi dalam sejumlah masyrakat Indonesia.  Dimana penyebaran ini juga telah memasuki dunia pendidikan dari jenjang sekolah dasar hingga ranah pendidikan tinggi. Maka dari itu generasi muda serta masyrakat dan lembaga negara harus memiliki internalisasi yang kuat terhadap Pancasila. Tanpa adanya internasilisasi yang kuat ideologi Pancasila akn terancam dan tentunya hal inni akan sangat berbahaya.Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah bahwa diperlukan adanya penguatan internaslisasi Pancasila di tengah maraknya penyebaran radikalisme di Indonesia serta perlu adanya tindakan yang tegas dari pemerintah mengenai hal ini, agar idelogi Pancasila dapat selalu terjaga dan menekan radiakalisme di Negara Indonesia.
Implementasi Proses Pembelajaran Pendidikan Pancasila Bagi Mahasiswa Dalam Semangat Bela Negara Nurnashira, Eldine Hijra
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol. 4 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v4i1.5937

Abstract

Bela negara adalah sikap dan tindakan warga negara yang dilandasi rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, keyakinan Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara, kerelaan berkorban guna menghadapi setiap ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan ( ATHG) baik yang datang dari dalam maupun dari luar yang membahayakan kelangsungan hidup bangsa dan Negara, keutuhan wilayah, yuridiksi nasional dan nilai –nilai luhur Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Pancasila adalah sebagai sumber nilai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara bagi bangsa Indonesia, Melalui pendidikan Pancasila, mahasiswa diharapkan mampu memahami, menganalisis, dan mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh adanya mata kuliah pendidikan pancasila terhadap mahasiswa dalam usaha mewujudkan semangat bela negara. Metode penelitian yaitu menggunakan metode survei lapangan dengan cara melakukan wawancara langsung, ataupun observasi secara langsung kepada yang bersangkutan. Hasil Temuan    dilapangan    terungkap   bahwa Silabus  disusun  oleh  tim  dosen  Pendidikan Kewarganegaraan   (PKN),   dan   pembuatan Satuan Acara Perkuliahan (SAP) dikembangkan    oleh    masing-masing    dosen, dan beberapa mahasiswa baru di sebagian besar Universitas yang ada di Indonesia menyebutkan bahwa mereka mendapatkan mata kuliah pendidikan pancasila di semester awal kuliah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Keikutsertaan   warga   negara  dalam  usaha bela negara salah satunya diselenggarakan melalui   Pendidikan   Kewarganegaraan, oleh karena    itu    Pendidikan    Kewarganegaraan merupakan    materi    yang    wajib    diberikan pada satuan pendidikan, termasuk perguruan tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian survei. Hasil dari penelitian ini adalah metode yang digunakan dan dirancang dalam SAP, yaitu metode ekspositori, tanya jawab, ceramah, presentasi, diskusi kelompok, observasi, studi kasus, dan problem solving.                                                     
Urgensi Revitalisasi Butir-Butir Pancasila Dalam Kehidupan Masyarakat Untuk Menangani Lunturnya Karakter Bangsa Indonesia Di Era Globalisasi Habibah, Siti Maizul
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol. 4 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v4i1.11040

Abstract

The adverse effects of globalization can convert all aspects of people's lives. The negative effects of waves in the  era of globalization are so great that they are unstoppable, reflected in the attitude of a non-selective society  towards foreign cultures, so it is feared that it will gradually affect the character of the nation and pose a threat  to the integrity and resilience of Indonesia's national identity because it can end up eating away and softening  the nation's identity. Therefore, it is necessary to revive the role of Pancasila as a foundation for ethos,  ideological, and identity defense mechanisms to deal with the influence of globalization. By collecting a variety  of references from primary and secondary sources, including journals, books, articles, research papers, and a  wide variety of materials from various websites, the study uses a literature study methodology. The literature  review is carried out to support the issues under study and become the basis for various arguments about the  nature of the nation as a national identity as well as efforts to preserve and overcome the difficulties of national  identity in the era of globalization. This study aims to examine the urgency of revitalization in the actualization  of Pancasila items. Based on the results of the research, it is hoped that the public can understand the  importance of revitalizing the grains of Pancasila as a reflection of life in the face of the fading of the nation's  character in the era of globalization.

Page 1 of 1 | Total Record : 6