cover
Contact Name
Devi Oktafiani
Contact Email
devioktafiani.fk.untad@gmail.com
Phone
+6285232897873
Journal Mail Official
tadulakomedika@gmail.com
Editorial Address
Jalan Soekarno Hatta, KM.09, Kota Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 23551933     EISSN : 25807390     DOI : https://doi.org/10.22487/mtj.v9i2
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Medika Tadulako merupakan jurnal ilmiah yag menerbitkan artikel hasil penelitian, literatur review, case report pada bidang Ilmu Kedokteran, Mikrobiologi, Biokimia, Anatomi, Pendidikan Kedokteran
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2023): Maret" : 10 Documents clear
KORELASI PENGETAHUAN DAN SIKAP KEPALA KELUARGA PENGENDALIAN TEKANAN DARAH DI RT. 2 RW. 1 KELURAHAN KAWATUNA Ni Wayan Sridani
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 8 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v8i1.615

Abstract

Hipertensi sekarang menjadi masalah utama kita semua, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia, karena hipertensi ini merupakan salah satu pintu masuk atau factor risiko terjadinya penyakit jantung, gagal ginjal, diabetes dan stroke. Untuk dapat memahami factor risiko ini dengan baik maka diperlukan pengetahuan dan sikap yang baik tentang hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis korelasi antara pengetahuan dan sikap dengan pengendalian tekanan darah di RT 02 RW 01 Kelurahan Kawatuna. Dengan metode penelitian survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Dan Data dianalisis dengan bantuan software Statistical Packages for Social Sciences (SPSS) release 23.0 for Windows. Dilakukan analisis deskriptif yang menampilkan nilai frekuensi dan persentase lalu dilanjutan dengan analisis inferensial menggunakan uji spearman rank untuk mengetahui korelasi antar variabel. Hasil uji memperlihatkan nilai p < 0.05 dengan koefisien korelasi 0.465 yang berarti bahwa terdapat korelasi positif yang bermakna antara pengetahuan dengan pengendalian hipertensi, sedangkan hasil uji spearman rank yang memperlihatkan nilai p > 0.05 dengan koefisien korelasi -0.028 yang berarti bahwa tidak terdapat korelasi yang bermakna antara sikap dengan pengendalian hipertensi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP TINDAKAN DONOR DARAH PADA MAHASISWA FAKULTAS HUKUM ANGKATAN 2021 UNIVERSITAS TADULAKO Risky Amaliah; Ryka Marina Walanda; Rahma Badaruddin; Muhammad Nasir
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 8 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v8i1.769

Abstract

Menurut standar WHO, Indonesia membutuhkan minimal 5,1 juta kantong darah setiap tahun (2% dari populasi negara) pada tahun 2020. Namun, 4,1 juta kantong darah dan komponennya hanya diproduksi dari 3,4 juta donasi. Menurut statistik PMI, hanya 12.538 kantong darah yang disumbangkan di PMI UTD Provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 2021. Mahasiswa merupakan populasi yang termasuk dalam rentang usia ideal untuk donor darah. Tujuan: Untuk mengetahui adakah hubungan pengetahuan dan sikap dengan tindakan donor darah pada Mahasiswa Fakultas Hukum Angkatan 2021 Universitas Tadulako. Metode: Metode penelitian observasional analitik cross sectional. Simple random sampling digunakan untuk memilih sampel, yang terdiri dari 100 orang. Hasil: Hasil analisis menggunakan uji alternatif Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pengetahuan terhadap tindakan berdonor darah pada Mahasiswa Fakultas Hukum Angkatan 2021 Universitas Tadulako dengan hasil uji Fisher’s Exact 2x2 diperoleh nilai probabilitas 0,059 (>0,05) dan tidak terdapat hubungan antara sikap terhadap tindakan berdonor darah pada Mahasiswa Fakultas Hukum Angkatan 2021 Universitas Tadulako dengan hasil uji Kolmogorov-Smirnov 2x3 diperoleh nilai probabilitas 0,997 (>0,05).
ILEUS OBSTRUKSI AKIBAT VOLVULUS SIGMOID : CASE REPORT Lukman Nur Rahman
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 8 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v8i1.791

Abstract

Tujuan: Melaporkan kasus obstruksi usus dengan pilihan untuk pengobatan jangka panjang berdasarkan fasilitas dan kondisi pasein. Bahan dan Metode: Volvulus 30% dari semua kasus obstruksi usus besar. Pasien laki-laki 50 tahun dengan keluhan tidak buang air besar, tidak flatus, mual dan muntah. Pada pemeriksaan fisik abdomen, Inspeksi: distended. Auskultasi: bising usus meningkat. Palpasi: Teraba keras, nyeri tekan, Perkusi : hypertympani disemua lapang abdomen. Pada pemeriksaan foto polos Abdomen 3 posisi didapatkan dilatasi sistema usus dengan coffee-beanappearance. Hasil dan Kesimpulan: dengan pemeriksaan radiografi abdomen di mana coffee-bean appearance ditemukan maka diagnosis volvulus sigmoid dapat dibuat. Pengobatan volvulus sigmoid pada pasien dilakukan tindakan awal dekompresi dengan pemasangan nasogastric tube dan tindakan defenitif Ladds Procedure dengan Sigmoidectomy dan temporary colostomy yang kemudian akan dilakukan anastomosis setelah 3 bulanmemiliki tingkat kekambuhan yang rendah untuk pengobatan jangka panjang.
ANALISIS INSIDENSI NYERI PUNGGUNG PADA MAHASISWA PREKLINIK DENGAN PEMBELAJARAN DARING DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO Gabriella Bamba Ratih Lintin; Muhammad Ardi Munir; Muhammad Nasir; Stephany Angelina Wuisam; Rifal Faali; Muslimin Patara
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 8 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v8i1.792

Abstract

Nyeri punggung merupakan masalah dengan prevalensi sekitar 7,5% dari populasi global. Pembelajaran daring karena Covid-19 menyebabkan perubahan pergerakan mahasiswa yang berdampak pada masalah punggung. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kejadian nyeri punggung pada mahasiswa dengan pembelajaran daring di Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan studi cross sectional. Data primer didapatkan dari kuesioner dengan jumlah responden sebanyak 213 orang responden. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 115 responden dengan nyeri punggung 49,7% berjenis kelamin perempuan; 54,2% dengan obesitas sentral; 48,9% tidak pernah olahraga; 48,6% dengan durasi duduk < 2 jam; 69,6% dengan posisi duduk tidak ergonomi. Karakteristik penderita nyeri tulang belakang pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako didominasi oleh perempuan, mengalami obesitas sentral, frekuensi olahraga tidak pernah, durasi duduk < 2 jam, posisi duduk tidak ergonomis dan paling banyak mengalami nyeri pada punggung bawah.
Perbandingan Tingkat Keparahan Pasien Covid-19 Pada Gelombang Kedua Dan Ketiga Di Rsud Undata Provinsi Sulawesi Tengah Annisa Annisa Nurul Fadilla; Muh. Nur Ikhsan Liwang; Ketut Suarayasa; Muhammad Zainul Ramadhan
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 8 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v8i1.810

Abstract

Latar belakang Coronavirus Disease 19 (COVID-19) adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARSCoV2) dengan gejala yang bervariasi. Beberapa faktor telah terbukti yang paling sering dikaitkan dengan tingkat keparahan infeksi COVID-19: usia pasien, penyakit penyerta, kekurangan vitamin D, dan obesitas. Indonesia sendiri sudah mengalami tiga gelombang dimana untuk gelombang pertama COVID-19 pada Januari 2021, disusul gelombang kedua yang terjadi pada Juni 2021 dan gelombang ketiga ditandai dengan kasus harian yang mulai meningkat pada tanggal 2 Februari 2022.Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan tingkat keparahan pasien COVID-19 pada gelombang kedua dan ketiga di RSUD Undata Provinsi Sulawesi TengahMetode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian menggunakan rekam medis pasien. Analisis data dilakukan dengan uji statistik non parametrik, yaitu uji Mann Whitney.Hasil: Pada penelitian ini tingkat keparahan pasien COVID-19 pada gelombang kedua sebagian besar memiliki tingkat keparahan yang berat (44,6%). Tingkat keparahan pasien COVID-19 pada gelombang ketiga sebagian besar memiliki tingkat keparahan yang ringan (74,2%) . Hasil analisis didata terdapat perbedaan tingkat keparahan pasien COVID-19 pada gelombang kedua dan ketiga (p=0,000).Kesimpulan: Terdapat perbedaan tingkat keparahan pasien COVID-19 pada gelombang kedua dan ketiga.Kata Kunci: COVID-19, Gelombang Kedua, Gelombang Ketiga, Tingkat Keparahan
GAMBARAN KEPATUHAN PENGGUNAAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PEKERJA BENGKEL LAS KECAMATAN OEBOBO KOTA KUPANG Christina Rony Nayoan; Marni Ledoh; Johny Salmun
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 8 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v8i1.811

Abstract

Bengkel Las merupakan industri sektor informal. Bengkel las melayani konstruksi besi dan sejenisnya, biasanya berupa pagar atau pintu besi, teralis pengaman atau teralis jendela, tangga, kanopi, rangka atap dan lain-lain. penerapan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja sektor ini masih sangat lemah. Tidak rutinnya pekerja las dalam memakai kacamata las mengakibatkan pekerja las dapat terpapar secara langsung oleh benda asing, percikan bunga api, sinar infra merah dan sinar ultra violet yang berdampak pada mata. Tujuan penelitian untuk menggambarkan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri pada pekerja bengkel las Kecamatan Oebobo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. uji validitas dan reliabilitas diketahui bahwa nilai r hitung lebih besar dari r tabel, yaitu r tabel sebesar 0,482 maka data dari kuisoner dapat dinyatakan valid sehingga bisa dilanjutkan untuk pengolahan reliabilitas, karena tujuan dari uji validitas adalah untuk mengetahui apakah data hasil dari kuesioner sesuai untuk mengukur variabel penelitian, hasil analisis data uji coba kuisoner cronbach’s Alpha pada penelitian sebesar 0,928 artinya data yang diperoleh telah memenuhi kriteria reliabel. Populasi dan jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 55 responden di Kecamatan Oebobo Kota Kupang data dianalisis menggunakan tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki pengetahuan kurang dan sikap negatif terhadap penggunaan alat pelindung diri masing-masing sebesar 50,9% dan 80,0%. Disarankan bengkel las menyediakan alat pelindung diri yang lengkap, dan instansi terkait mensosialisasikan pentingnya alat pelindung diri dan ditingkatkan pengawasan bagi usaha-usaha kecil menengah khususnya dibengkel las.
ANALISIS GAMBARAN FOTO TORAKS DENGAN DERAJAT KEPARAHAN GEJALA KLINIS PADA PASIEN PNEUMONIA ANAK DI RUMAH SAKIT UMUM ANUTAPURA KOTA PALU PROVINSI SULAWESI TENGAH Nabil Rabbani Putra Permana; Ria Sulistiana; Sarifuddin; Muh Nur Ikhsan Liwang
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 8 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v8i1.813

Abstract

Latar Belakang: Pneumonia merupakan penyebab kematian menular terbesar pada anak di bawah 5 tahun di seluruh dunia. Pada tahun 2013 di Indonesia, pneumonia telah merenggut sekitar 25.000 jiwa balita. Di Provinsi Sulawesi Tengah sendiri, terdapat 1.354 balita yang menderita pneumonia. Penegakan diagnosis pneumonia cukup sulit, manifestasi klinik pneumonia anak menimbulkan gejala mirip non-spesifik sehingga X-ray thoraks dilakukan sebagai penegak diagnosis dan keparahan pneumonia. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara gambaran foto toraks dengan derajat keparahan gejala klinis pada pasien pneumonia anak di Rumah Sakit Umum Anutapura Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Metode: Penelitian menerapkan desain analisis retrospektif pada data rekam medis pasien pneumonia anak periode Maret 2020 – 31 Maret 2022 di RSU Anutapura. Data kemudian di seleksi melalui kriteria inklusi dan eksklusi. Gambaran foto toraks (konsolidasi, infiltrat, dan efusi pleura) dan derajat keparahan gejala klinis (ringan, sedang, dan berat) kemudian diamati. Hasil: Terdapat 159 dari 208 data rekam medis yang memenuhi kriteria. Laki- laki merupakan jenis kelamin yang umum diamati (60,4%) dengan rentang usia terbanyak pada 1 bulan – 5 tahun (81,8%). Gambaran foto toraks menunjukkan infiltrat sebagai gambaran umum (84,9%), diikuti konsolidasi (9,4%), dan efusi pleura (5,7%). Mayoritas pasien menunjukkan gejala ringan (52,8%), diikuti gejala berat (45,3%), dan gejala sedang (1,9%). Korelasi antara gambaran dan derajat keparahan gejala klinis tidak menunjukkan hubungan signifikan (p value 0,438). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara gambaran foto toraks dengan derajat keparahan gejala klinis pada pasien pneumonia anak di RSU Anutapura. Kata Kunci: Pneumonia, anak, foto toraks, derajat keparahan.
BIOTEKNOLOGI PADA MATURE HUMAN PLURIPOTENT STEM CELL KARDIOMIOSIT Puspita Sari
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 8 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v8i1.816

Abstract

Tidak seperti sel otot, sel darah, atau sel saraf—yang biasanya tidak bereplikasi—sel punca dapat bereplikasi berkali-kali. Sel induk memiliki potensi luar biasa untuk memperbaharui diri. Mereka dapat berkembang menjadi berbagai jenis sel dalam tubuh selama awal kehidupan dan pertumbuhan. Sel induk berpotensi majemuk memiliki kemampuan untuk berdiferensiasi menjadi semua sel tubuh orang dewasa. Sel induk dewasa ditemukan dalam jaringan atau organ dan dapat berdiferensiasi untuk menghasilkan jenis sel khusus dari jaringan atau organ tersebut. Salah satu cara yang sering dilakukan untuk memperbaiki sel jantung adalah dengan penggantian sel melalui yang dibantu melalui rekayasa genetika dan pemberian biomaterial.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN PLATELET RICH PLASMA (PRP) PADA PENDERITA DIABETIC FOOT ULCERS Intania Riska Putrie; Devi Oktafiani; Tri Juni Wijatmiko; Rosdiana Mus
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 8 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v8i1.838

Abstract

ABSTRAK Penggunaan PRP dalam 10 tahun terakhir menjadi salah satu alternatif mempercepat kesembuhan pada luka. Sifat terapeutik PRP sebagian besar didukung oleh pelepasan faktor pertumbuhan setelah trombosit diaktifkan. Prevalensi terjadinya diabetes melitus khususnya diabetes melitus tipe II mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Penderita diabetes memiliki resiko sekitar 25% mengalami Diabetic Foot Ulcers (DFU). DFU merupakan salah satu cedera pada penderita diabetes kronis yang paling umum dan menjadi penyebab utama terjadinya amputasi non-tramatic. Pasien dengan DFU selalu memiliki proses penyembuhan luka yang buruk dan peningkatan terjadinya kekambuhan pada luka yang terbentuk. Penyebab utama penderita DFU kesulitan mengalami penyembuhan karena adanya infeksi, gangguan perbaikan fungsi jaringan dan hilangnya sekresi growth factor. Saat ini standar perawatan DFU yang utama melibatkan perawatan luka, pemilihan sepatu dan perawatan tambahan lainnya. Terapi sel menjadi salah satu alternatif yang menjanjikan untuk perawatan DFU, seperti stem cell dan Platelet-Rich Plasma (PRP). PRP memiliki banyak kandungan growth factor yang berperan penting dalam perbaikan dan regenerasi jaringan. Penelitian Ullah et al (2022) menunjukkan bahwa injeksi PRP lebih baik dalam penanganan DFU dibandingkan dengan metode konvesional. ABSTRACT The use of PRP in the last 10 years has become an alternative to accelerate wound healing. The therapeutic properties of PRP are largely supported by the release of growth factors after platelets are activated. The prevalence of diabetes mellitus, especially type II diabetes mellitus, has been increased from time to time. Diabetics have about a 25% risk of experiencing Diabetic Foot Ulcers (DFU). DFU is one of the most common injuries in chronic diabetics and is the leading cause of non-traumatic amputations. Patients with DFU invariably have a poor wound healing process and an increased occurrence of recurrence of the wounds that form. The main causes of DFU patients have difficulty healing due to infection, impaired tissue function repair and loss of growth factor secretion. Currently, the main standard of care for DFU involves wound care, shoe selection and other ancillary care. Cell therapy is a promising alternative for DFU treatment, such as stem cells and Platelet-Rich Plasma (PRP). PRP contains many growth factors which play an important role in tissue repair and regeneration. Research by Ullah et al (2022) shows that PRP injection is best in treating DFU compared to conventional methods.
GAMBARAN RHEUMATOID ARTHRITIS (RA) PADA LANSIA DI KELURAHAN ANTANG Rosdiana mus; Sutia Waidoba; Hairuddin Kudding; Mutmainnah Abbas; Dylan Tamalsir
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 8 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v8i1.840

Abstract

Rheumatoid Arthritis (RA) is a progresive autoimune disease and chronic inflammation that attacks the musculoskeletal system but can include organs and body system as a whole, and synovial tissue damage occurs along with impaired mobility accompanied by premature death. RA is a chronic autoimmune inflammatory disorder or autoimmune response. A person’s immune system can be compromised and lowered, which destroys the joints andd lining of the synovial organs, especially the hands, feet, and kness. This study aims to find an overview of RA in the elderly on Kelurahan Antang. The research method used is observational criteria,elderly aged 56-65 years, have symptoms of join pain. The inspection method used is the latex slide ttest method.The results obtanied from 15samples obtained negattive RF examination, with the age group 56-65 years consisting of 2 men and 13 women. Therefore, the conclusion from the 15 research samples was negative RF examination results from all respondents.

Page 1 of 1 | Total Record : 10