cover
Contact Name
Marcelino Sidabutar
Contact Email
jpelitanusantara@gmail.com
Phone
+6287870570931
Journal Mail Official
jpelitanusantara@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bunga Sedap Malam IV No 8A, LK.VI. Kel. Sempakata, Kec. Medan Selayang, Medan, Provinsi Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka Pelita Nusantara
ISSN : -     EISSN : 29625807     DOI : https://doi.org/10.69688/jpmp
Jurnal Pengabdian kepada Masyaraka Pelita Nusantara adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis penelitian, inovasi, dan pemberdayaan. Jurnal ini bertujuan untuk mendukung penyebarluasan hasil pengabdian akademisi, peneliti, dan praktisi dalam berbagai bidang ilmu yang berkontribusi terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Dongan Dosen (Loddos Institute) dan terbit secara dua kali setahun. Setiap artikel yang diterima akan melalui proses peer review untuk menjamin kualitas dan relevansi karya yang dipublikasikan. Jurnal ini terbuka bagi akademisi, praktisi, serta institusi yang memiliki komitmen dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Dengan menyediakan platform publikasi bagi kegiatan pengabdian, jurnal ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan sinergi antara dunia akademik dan masyarakat luas.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi Februari" : 5 Documents clear
Pendampingan Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Bagi Guru Yayasan Cordova di Tanggerang Hasbullah, H; Sajiman, Supardi Uki; Rahmawati, Eva Yuni
Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka Pelita Nusantara Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi Februari
Publisher : Loddos Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/jpmp.v2i2.184

Abstract

Rencana pelaksanaan pembelajaran, atau disingkat RPP, adalah pegangan seorang guru dalam mengajar di dalam kelas. RPP dibuat oleh guru untuk membantunya dalam mengajar  agar  sesuai  dengan  Kompetensi  Dasar  pada  hari tersebut. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dirancang untuk satu pertemuan atau lebih dan dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar. RPP mencakup: (1) identitas sekolah, mata pelajaran, dan kelas/semester; (2) alokasi waktu; (3) Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, indikator pencapaian kompetensi; (4) materi pembelajaran; (5) kegiatan pembelajaran; (6) penilaian; dan (7) media/alat, bahan, dan sumber belajar. Metode pelatihan yang dilakukan adalah ceramah, diskusi dan praktek langsung. Hasil pelatihan ini menunjukkan antusias para guru dan terjadi peningkatan pemahaman para guru dalam pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan dibuktikan dengan hasil pembuatan RPP saat pelatihan. Hendaknya dilakukan secara terus-menurus pelatihan kepada guru khususnya pelatihan penyusunan RPP bagi guru Swasta.
Penguatan Dan Pemberdayaan Masyarakat (Keluarga) Dalam Mengatasi Masalah Stunting Pada Balita Zakiah, Zakiah; Daiyah, Isrowiyatun; Uniarti, Uniarti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka Pelita Nusantara Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi Februari
Publisher : Loddos Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/jpmp.v2i2.185

Abstract

Stunting dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit dan kematian, keterlambatan perkembangan motorik, dan pertumbuhan mental yang terhambat. Angka kejadian stunting di Kabupaten Banjar menempati urutan ketiga tertinggi, dan Puskesmas Aluh-Aluh memiliki prevalensi stunting yang tinggi yaitu 50%. Untuk mengatasi masalah tersebut kami melakukan kegiatan pengabdian masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang ASI eksklusif, pengelolaan makanan sehat dan gizi seimbang, pengetahuan tumbuh kembang balita, dan PHBS. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan tentang stunting, stimulasi tumbuh kembang anak, gizi balita, keterampilan stimulasi tumbuh kembang dengan Pijat Tuina, praktik penerapan PHBS dengan cuci tangan pakai sabun, dan pemberian makanan sehat untuk balita. Tahap terakhir, dilakukan evaluasi intervensi berupa pre dan post test terkait pengetahuan dan menggali kendala yang dihadapi dalam merangsang tumbuh kembang balita. Hasilnya adalah 58 ibu balita. Ada pre-test dan post-test pengetahuan tentang stunting, stimulasi tumbuh kembang anak, dan gizi seimbang untuk mengetahui tingkat pengetahuan peserta. Ditemukan peningkatan 15% dalam pengetahuan.
Penyuluhan Tentang Manajemen Usaha Keripik Pisang Di Kecamatan Kota Juang Murniyanti, Sri; Utami, Tri Putri; Fajrinur; Zuhra, Fatimah; Sutoyo
Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka Pelita Nusantara Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi Februari
Publisher : Loddos Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/jpmp.v2i2.186

Abstract

Secara geografis, Indonesia merupakan negara agraris, dengan tanah subur dan hamparan hijau. Hal ini sangat mendukung Indonesia untuk meningkatkan produksi hasil pertanian. Namun, hasil produksi bisa jadi rendah kualitasnya karena pengaruh krisis ekonomi yang menurun. Maka untuk menjaga mutu dan komoditas hasil pertanian (pisang) tetap tinggi, diperlukan pengolahan hasil pemanfaatan yang lebih luas dan kaya akan ide atau gagasan baru, salah satunya dengan mengolahnya menjadi produk keripik pisang yang berkualitas. Dengan melihat perkembangan zaman yang semakin maju maka kebutuhan manusia akan gizi semakin meningkat, setiap manusia membutuhkan makanan yang bergizi untuk menjamin kesehatannya.
Sosialisasi Alat Pelindung Diri pada Pekerja Repair di PT. X Rahmatullah, Helmi Ghozy; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Satwiko, Muhammad; Attaqiya, Nirmala Kaana; Ayu, Friska
Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka Pelita Nusantara Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi Februari
Publisher : Loddos Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/jpmp.v2i2.187

Abstract

Pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan salah satu upaya untuk menciptakan tempat kerja yang aman dan sehat bebas dari pencemaran lingkungan, sehingga dapat mengurangi dan bebas dari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja. Salah satu bentuk penerapan  K3 di tempat kerja yaitu berupa sosialisasi APD. Alat Pelindung Diri (APD) digunakan untuk melindungi dan menjaga keselamatan pekerja saat melakukan pekerjaan. APD harus sesuai dengan potensi bahaya dan resiko pekerjaannya sehingga efektif melindungi pekerja sebagai penggunanya. Dalam prakteknya, APD diatur dalam perundang-undangan dari Peraturan Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi yaitu Permenakertrans No. Per. 01/Men/1981 Pasal 4 ayat (3) yang menyebutkan bahwa kewajiban pengurus menyediakan secara cuma-cuma APD yang diwajibkan penggunaannya oleh tenaga kerja yang berada di bawah pimpinannya untuk mencegah Penyakit Akibat Kerja (PAK). Walaupun Alat Pelindung Diri tidak melindungi tubuh dari potensi bahaya secara sempurna, namun penggunaan alat pelindung diri dapat mengurangi tingkat keparahan yang mungkin terjadi.
PROGAM PELAYANAN BANTUAN MUDIK BARENG GRATIS PUSPA AGRO Nugraha, Henri Aditya; Manggalou, Singgih
Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka Pelita Nusantara Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi Februari
Publisher : Loddos Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/jpmp.v2i2.188

Abstract

Lebaran Idul Fitri identik dengan mudik, menjadi kebutuhan dan seolah kewajiban yang jika ditinggalkan akan berdosa bahkan terasa ada sesuatu yang hilang. Padahal mudik tidak dikenal dalam ajaran Islam. Dengan kata lain mudik asli tradisi dan budaya Indonesia. Mudik gratis merupakan program yang sering dilakukan oleh pemerintah, bahkan instansi perusahaan swasta. Mudik gratis sangat diminati sekali oleh masyarakat dari kalangan apapun itu. Kalangan atas hingga kalangan bawah sangat menikmati program mudik gratis dengan seksama. Berbicara soal mudik maka tak jauh dari kata pulang dan diartikan pulang ke rumah. Tradisi mudik mejadi sangat fenomenal karena dilakukan oleh ribuan orang bahkan jutaan masyarakat indonesia. Dalam hal ini dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian   ini  terdiri atas data primer serta data sekunder. Teknik pengumpulan data kajian ini dilakukan baik melalui observasi langsung maupun melalui data sekunder dari laporan-laporan kegiatan pelayanan maupun melalui dokumen referensi yang terkait baik dalam bentuk buku maupun artikel jurnal terkait. Harapan dari adanya penelitian ini semoga bisa mengetahui apa yang dilakukan dengan adanya program mudik gratis dan juga memberikan pengenalan lebih kembali kepada masyarakat bahwa program mudik gratis merupakan program yang enak dan seru untuk diikuti.

Page 1 of 1 | Total Record : 5