cover
Contact Name
Firdaus Annas
Contact Email
info@makwafoundation.org
Phone
+6285278566869
Journal Mail Official
info@makwafoundation.org
Editorial Address
Jl. Dusun Pandam Jorong Aro Kandikir Nagari Gadut Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal of Visionary Sharia Economy (JOVISHE)
ISSN : -     EISSN : 29647908     DOI : https://doi.org/10.57255/jovishe
The Journal of Visionary Sharia Economy (JOVISHE) is a platform dedicated to advancing scientific understanding of Islamic economics and finance, with a focus on global issues and long-term problem-solving in the field. This journal is an appropriate venue for scholarly discussions on various aspects of Islamic economics and finance. JOVISHE publishes research articles covering regulations, implementation, and the long-term economic impact of Islamic finance on societal welfare. The journal is published by Yayasan Lembaga Studi Makwa (Makwa Foundation).
Articles 1 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2025): Edition December 2025" : 1 Documents clear
Rekonstruksi Teori Utilitas dalam Mikroekonomi Islam Berbasis Maqāṣid al-Sharī‘ah Romli, Mohammad
JOVISHE : Journal of Visionary Sharia Economy Vol. 4 No. 2 (2025): Edition December 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Studi Makwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57255/jovishe.v4i2.1702

Abstract

Teori utilitas dalam mikroekonomi konvensional sering kali mengabaikan dimensi spiritual dan moral, sehingga mereduksi kebahagiaan manusia menjadi sekadar akumulasi material. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi teori utilitas dalam mikroekonomi Islam dengan mengintegrasikan kerangka Maqāṣid al-Sharī‘ah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif melalui studi kepustakaan, dengan menganalisis teks-teks otoritatif klasik serta literatur ekonomi Islam kontemporer. Penelitian ini mendekonstruksi konsep utilitas konvensional yang berbasis pada keinginan (wants) tanpa batas, dan mentransformasikannya menjadi "maslahah" yang berakar pada kebutuhan (needs) objektif yang dikategorikan ke dalam daruriyyat, hajiyyat, dan tahsiniyyat. Hasil penelitian menawarkan sebuah formula konseptual baru yaitu: Maslahah = Utilitas + Berkah. Rekonstruksi ini menyimpulkan bahwa perilaku konsumsi seorang Muslim tidak hanya didorong oleh kepuasan material semata, melainkan oleh pencapaian kesejahteraan holistik yang menyeimbangkan kepentingan duniawi dan pertimbangan ukhrawi. Implikasi dari teori ini adalah terciptanya model konsumen yang lebih etis dan bertanggung jawab sosial, yang memprioritaskan keadilan distributif dan ketenangan spiritual di atas konsumsi hedonistik. Studi ini memberikan landasan teoretis bagi pengembangan indikator kesejahteraan berbasis maqasid yang relevan dengan tantangan ekonomi kontemporer.

Page 1 of 1 | Total Record : 1