cover
Contact Name
Gatot Prayoga
Contact Email
gatotprayoga@bkpsl.org
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalbkpsl@gmail.com
Editorial Address
Secretariat of Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management), Environmental Research Center (ERC-IPB) Building, Floor 4, IPB Dramaga Campus, Bogor, 16680 West Java, Indonesia
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
(Journal of Environmental Sustainability Management)
Core Subject : Science, Social,
The Journal of Environmental Sustainability Management (JPLB) published manuscripts/articles which are original work or research in the field of environmental management in a broad sense encompassing physical, chemical, biological, socio-economic, socio-cultural, community health, environmental health, and law.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "JPLB, Vol 3, No 1 (2019)" : 5 Documents clear
Efektivitas IPAL portabel sebagai alternatif pengelolaan limbah cair domestik Ika Bagus Priyambada; Purwono Purwono
Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management) JPLB, Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Badan Kerjasama Pusat Studi Lingkungan (BKPSL) se-Indonesia bekerjasama dengan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup IPB (PPLH-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36813/jplb.3.1.235-243

Abstract

Di Indonesia, selain sebagai saluran air alamiah, sungai sering pula digunakan sebagai tempat pembuangan air limbah kegiatan rumah tangga (domestik). Penggunaan teknologi yang efisien dan alami merupakan solusi sederhana dan murah untuk mengolah air limbah domestik dengan sistem desentralisasi. Tujuan penelitian ini adalah mengolah air limbah domestik menggunakan IPAL portabel dengan dimensi kecil, sehingga aplikatif untuk skala rumah tangga. Penelitian dilakukan di Laboratorium Lingkungan, Departemen Teknik Lingkungan, Universitas Diponegoro selama 3 bulan. Metode penelitian menggunakan IPAL portabel untuk mengolah air limbah domestik skala rumah tangga dengan sistem kontinu. Limbah domestik berasal dari kantin kampus Universitas Diponegoro. IPAL portabel menggunakan sistem kombinasi anaerob-aerob yang dilengkapi dengan bak penampung limbah awal, bak penangkap lemak dan bak efluen. Waktu tinggal hidrolis atau Hydraulic Retention Time (HRT) dilakukan pada 3 variasi yaitu 4 jam, 8 jam dan 12 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi amoniak mengalami penurunan terbesar pada HRT 12 jam dengan efisiensi penyisihan sebesar 60%. Konsentrasi awal sebesar 40,99 mg/l turun menjadi 16,4 mg/l. Konsentrasi Chemical Oxygen Demand (COD) dan minyak & lemak juga mengalami penurunan terbesar pada HRT 12 jam, masing-masing turun sebesar 71% dan 91% dari konsentrasi awal. IPAL portabel ini paling efektif dalam menyisihkan minyak & lemak.
Studi identifikasi keanekaragaman hayati pada habitat Jalak Lawu, wilayah lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan Okid Parama Astirin; Sugiyarto Sugiyarto; S Nugraha
Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management) JPLB, Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Badan Kerjasama Pusat Studi Lingkungan (BKPSL) se-Indonesia bekerjasama dengan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup IPB (PPLH-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36813/jplb.3.1.244-257

Abstract

Jalak Lawu (Turdus sp.) merupakan spesies endemik yang banyak hidup di kawasan Gunung Lawu, Kabupaten Magetan dengan ketinggian 3265 mdpl. Populasi burung Jalak Lawu semakin menurun. Pemerintah Kabupaten Magetan menggunakan satwa ini sebagai salah satu ikon pariwisata. Penurunan populasi ini perlu diantisipasi dengan pemahaman atas perilaku, konservasi jenis pakan, maupun upaya untuk melakukan konservasinya. Penelitian dilakukan dengan observasi langsung terhadap burung dan vegetasi sekitarnya. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Jalak Lawu lebih banyak muncul pada sore hari dan berada di pos 2 (ketinggian 700 mdpl). Tanaman pakan yang tersedia dan terdapat di kawasan studi ada 7 spesies yaitu Manis Rejo (Vaccinium varingiaefolium [Bl.] Miq.), Putat (Planchonia valida [B.] B1), Rubus alpestris Bl., Rubus linaetus Bl., Rubus fraxinifolius Poir, Rubus niveus Thunb dan Rubus rosafolius J.E. Upaya konservasi Jalak Lawu dapat dilakukan secara ex-situ maupun in-situ, tergantung kebijakan yang ditetapkan oleh instansi yang terkait dan berwenang.
Perancangan fungsi kendali mutu pada pengelolaan kolam pengendap perusahaan tambang batubara PT XYZ Rusdi Husin; H Wijayanto; Sigid Hariyadi
Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management) JPLB, Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Badan Kerjasama Pusat Studi Lingkungan (BKPSL) se-Indonesia bekerjasama dengan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup IPB (PPLH-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36813/jplb.3.1.285-299

Abstract

Pada tulisan ini, obyek penelitian dilakukan pada kegiatan penambangan di PT XYZ. PT XYZ menerapkan pengelolaan air tambang dengan menggunakan beberapa fasilitas kolam pengendapan yang selanjutnya disebut dengan settling-pond. Di PT XYZ, terdapat 14 kolam pengendap yang berfungsi untuk mengatasi pH, TSS, Fe dan Mn. Penelitian ini dilakukan guna menemukan kendali mutu yang tepat dalam mengidentifikasi potensi deviasi dari baku mutu lingkungan hidup yang sudah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan. Kendali mutu guna menentukan control chart serta control limitnya dicari untuk masing-masing parameter pH, Fe dan Mn. Beberapa model alternatif sampling plan telah disusun untuk diujicobakan dengan beberapa control chart. Pilihan control chart yang dilibatkan dalam penelitian ini untuk dipilih adalah Chart, Chart dan XmR Chart. Pada penelitian ini, data setiap parameter dikumpulkan dan dilakukan uji stabilitas dan uji kapabilitas guna diputuskan control chart dan control limit-nya setiap parameter. Hasil penelitian menunjukkan untuk parameter pH, Fe dan Mn control chart yang dapat digunakan adalah . Penerapan control chart di dalam pengelolaan air tambang PT XYZ terbukti dapat mengelola kinerja kepatuhannya terhadap peraturan perundang-undangan dengan mengedepankan pendekatan pencegahan dan perbaikan berkelanjutan.
Konservasi dengan rain water harvesting system sebagai solusi efektif bagi bangunan sekolah Sri Utami Azis; A M Nugroho; Nikita Nikita
Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management) JPLB, Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Badan Kerjasama Pusat Studi Lingkungan (BKPSL) se-Indonesia bekerjasama dengan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup IPB (PPLH-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36813/jplb.3.1.258-271

Abstract

Air merupakan kebutuhan utama makhluk hidup. Upaya konservasi air pada semua perencanaan dan perancangan bangunan dibutuhkan dalam menghadapi perubahan iklim yang kini terjadi. Konservasi air menjadi penting ketika air sebagai unsur utama dalam proses belajar mengajar siswa di sekolah kejuruan. Rain water harvesting system sebagai alternatif konservasi yang paling tradisional, mudah dan efektif. Tujuan utamanya adalah pemenuhan kebutuhan air bersih untuk operasional sekolah tersebut. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif terutama untuk menampilkan karakter fisik alam, tapak dan pola tata airnya. Hasil dan pembahasan berupa perencanaan rain water harvesting system pada kompleks bangunan sekolah dalam menangkap air hujan, termasuk elemen pelengkapnya. Selain itu, dilakukan pula proses daur ulang air limbah pada setiap bangunan untuk mengurangi efektivitas penggunaan air. Kesimpulannya rain water harvesting system sebagai upaya konservasi air yang paling sederhana, efektif dan mudah untuk direncanakan, dirancang dan dilaksanakan, terutama untuk bangunan sekolah kejuruan yang berbasis pengelolaan sumber daya air.
Uji toksisitas akut (LC50) limbah pengeboran minyak bumi terhadap Daphnia magna Ditta Ayu Anggraini; Hefni Effendi; Majariana Krisanti
Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management) JPLB, Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Badan Kerjasama Pusat Studi Lingkungan (BKPSL) se-Indonesia bekerjasama dengan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup IPB (PPLH-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36813/jplb.3.1.272-284

Abstract

Kegiatan eksplorasi minyak dan gas bumi dapat menghasilkan limbah yang berpotensi toksik bagi lingkungan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung konsentrasi supernatan cutting yang dapat mematikan 50% biota uji dengan waktu pemaparan 96 jam. Percobaan menggunakan wadah kaca untuk menentukan nilai LC50 pada waktu pemaparan 24, 48, 72 dan 96 jam. Kegiatan penelitian dibagi menjadi dua tahapan, yaitu uji pendahuluan dan uji utama. Berdasarkan hasil penelitian, nilai LC50-96 jam dari supernatan cutting sebesar 58.241 ppm. Dengan demikian, sesuai PerMenESDM Nomor 45 Tahun 2006 bahwa limbah minyak bumi tersebut dapat dibuang langsung ke perairan, karena nilai LC50-96 jam >30.000 ppm. Semakin lama D. magna terpapar cutting, semakin banyak bagian tubuh D. magna yang mengalami kerusakan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5