cover
Contact Name
I Komang Arba Wirawa
Contact Email
admin@journal-prosfisi.or.id
Phone
-
Journal Mail Official
admin@journal-prosfisi.or.id
Editorial Address
Perkumpulan Program Studi Film dan Televisi Indonesia (PROSFISI)
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Framing: Journal of Art, Film, Television, Animation, Games and Technology
ISSN : -     EISSN : 30478588     DOI : -
Core Subject : Art,
Framing Jurnal Film, Televisi, dan Seni Budaya Media Baru hadir sebagai media diskusi kreatif untuk berbagi pengetahuan dan pemahamanan tentang seni, televisi, film dan budaya media baru baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional. Sesuai dengan arti kata Framing yang merupakan membingkai penanda energi kosmik, maka diharapkan jurnal Framing mampu memvibrasikan nafas pengetahuan Televisi, film dan Seni Budaya, Media Baru kepada penikmat kalangan akademisi, praktisi dan profesional. Jurnal Framing mewadahi artikel hasil penelitian, penciptaan, dan pengkajian Televisi, film dan Seni Budaya Media Baru dengan tanpa membatasi penulis dari beragam pendekatan disiplin/interdisiplin ilmu, seperti film, televisi, , kritik seni, antropologi seni, sejarah, estetika, sosiologi, pendidikan seni, seni media budaya baru dan pendekatan lain yang kontekstual.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2023)" : 6 Documents clear
Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021) Sebagai Representasi Film Asia Tenggara Andrea Nathania
Journal of Art, Film, Television, Animation, Games and Technology Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Program Studi Film dan Televisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021) merupakan film karya sutradara Edwin yang mendapatkan penghargaan Golden Leopard pada perhelatan Locarno Film Festival. Dalam artikel ini, penulis mengidentifikasi kecenderungan kerja transnasional sebagai bagian dari strategi sineas kawasan Asia Tenggara. Dengan menggundakan metode penelitian kualitatif deskriptif, penulis menjabarkan kerja kolaborasi para sineas lintas negara yang terlibat dalam produksi film Seperti Denda, Rindu Harus Dibayar Tuntas.
Pengaruh Film Korea Terhadap Minat Penonton Mahasiswa Film di Universitas Multimedia Nusantara Darwin Willi Can
Journal of Art, Film, Television, Animation, Games and Technology Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Program Studi Film dan Televisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu budaya populer Korea yang masih eksis di Indonesia adalah drama Korea. Sejak drama Korea pertama kali ditayangkan pada tahun 2002, drama Korea tetap menjadi program pilihan pertama bagi sebagian penonton Indonesia. Tayangan drama korea membawa dampak bagi masyarakat Indonesia khususnya kalangan remaja, mulai dari gaya berpakaian hingga perilaku sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh film drama korea terhadap minat penonton mahasiswa film di Universitas Multimedia Nusantara. Pada penelitian ini digunakan metode gabungan yaitu metode kualitatif dan metode kuantitatif. Metode kuantitatif akan menggunakan sampel responden dari mahasiswa film dan metode kualitatif menggunakan studi literatur terkait topik yang diteliti guna di analisis dan ditarik kesimpulan dari penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak K-Drama di Indonesia yang dapat kita lihat pada lingkungan sekitar seperti munculnya sikap konsumtif dari para penggemar Korea, yang dapat kita lihat dari penampilan dan aksesoris yang digunakan bertema Korea. Selain itu, drama Korea berpengaruh terhadap pembuatan film dan drama Indonesia yang ceritanya hampir serupa dan banyaknya film-film adaptasi Korea yang diremake ulang di Indonesia.
Analisis Perbandingan Konten Sejarah Dalam Film The East (2020) dan Cadet 1947 (2021) Bryan Martin
Journal of Art, Film, Television, Animation, Games and Technology Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Program Studi Film dan Televisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejarah Perang Revolusi di Indonesia merupakan sejarah yang kerap direpresentasikan melalui film. Penelitian ini fokus pada bagaimana sejarah direpresentasikan dalam film buatan Belanda yakni The East (2020) dan film buatan Indonesia yakni Cadet 1947? Perang Revolusi di Indonesia merupakan masa paling penting dalam melihat sejarah kolonialisme dan perjuangan negara dalam mengusir Belanda yang pernah dijajah Indonesia. Namun bagi pemerintahan Belanda, tidak ada yang namanya Perang Revolusi. Tahun 1945 – 1949 bagi Belanda merupakan Masa Bersiap, di mana militer dan pemerintahan Belanda yakin bahwa kemerdekaan Indonesia tidak valid. Dengan membandingkan dua film buatan Belanda dan Indonesia, penelitian ini ingin melihat bagaimana narasi sejarah direpresentasikan dalam film.
Sound Effect Sebagai Pendukung Suspense pada Film Ready or Not Andrian Feri Dwi Yanto Andrian
Journal of Art, Film, Television, Animation, Games and Technology Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Program Studi Film dan Televisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sound effect is one of the audio elements that acts as a support for the formation of a reality of a scene in a movie. The application of sound effects can be used to support the emergence of tension in the movie. The purpose of this research is to find out and prove that sound effects in the movie Ready or Not can support the emergence of suspense. Ready or Not is a movie with a horror genre released in 2019. This research uses Louis Gianneti's audio theory as the main theory on how pitch, volume, and tempo can support suspense in movies. The type of research used is qualitative with a descriptive approach. The material object used as a data source in this study is Ready or Not film . According to this research, the results show that the higher the pitch, the louder the volume, and the faster the tempo of the sound effect can support the emergence of suspense in the movie Ready or Not.
Tembang Maduswara Sebagai Ide Penciptaan Film Dokumenter “Among” Melalui Gaya Ekspositori BARIROH, DINDA IMROATUL; Sri Wastiwi Setiawati
Journal of Art, Film, Television, Animation, Games and Technology Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Program Studi Film dan Televisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film dokumenter Among merupakan film yang terinspirasi dari sebuah karya tembang berjudul Maduswara yang diciptakan oleh Peni Candra Rini. Ia merupakan Akademisi karawitan di Institut Seni Indonesia Surakarta, komposer musik, serta penulis lagu. Film dokumenter Among menceritakan mengenai perjalanan Peni Candra Rini sebagai seorang Pesinden serta mengingatkan pada generasi Sinden akan makna yang sesungguhnya agar generasi Sinden tidak lupa akan asal muasalnya yang dituangkan dalam karya Maduswara. Oleh karena itu, dalam karya film dokumenter ini, kata “Among” dari bahasa Jawa kuno yang bermakna “menjaga” dipilih sebagai judul. Metode penciptaan dalam film ini menggunakan tiga tahap yakni praproduksi, produksi dan pascaproduksi. Film dokumenter Among menggunakan gaya ekspositori karena berisikan statement dari Peni Candra Rini sebagai penyampai pesan utama dan diperkuat dengan gambar pendukung dan teks. Selain itu, gaya ekspositori mempermudah sutradara dalam menyampaikan keberpihakannya dalam film. Film dokumenter Among menggunakan pendekatan secara naratif dengan membagi menjadi tiga sequence, sedangkan bentuk rekonstruksi dipilih untuk menggambarkan masa lalu yang tidak dapat digambarkan, struktur yang disusun secara kronologis, serta semiotika yang diterapkan untuk mendukung naratif dalam gaya ekspositori.
Peran Transitional Color Pada Kostum Untuk Menggambarkan Karakter Lita Dalam Film Rate.Me Danu Murti
Journal of Art, Film, Television, Animation, Games and Technology Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Program Studi Film dan Televisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film Rate.Me (2023) bercerita tentang Lita, seorang wanita yang bertekad untuk mencari ketenaran di aplikasi sosial media Rate.Me. Dalam usahanya untuk mencari ketenaran, Lita berusaha untuk berpenampilan terbaik dengan berdandan dan berpakaian. Penelitian ini membahas topik warna kostum sebagai cara menunjukkan karakter Lita dari polos dan ingin diakui oleh orang lain, menjadi seorang yang lebih independen dan Rebellious, dengan menggunakan Teori Transitional Color yang menunjukkan perubahan warna dari awal cerita hingga akhir untuk memvisualkan perubahan karakter pada penonton. Film ini menunjukkan bagaimana sosial media berpengaruh terhadap perilaku seseorang, dan bagaimana pengaruh sosial media dapat diarahkan ke sisi positif.

Page 1 of 1 | Total Record : 6