cover
Contact Name
Ahmad Nur Taufiqurrahman
Contact Email
lppm@univbhaktiasih.ac.id
Phone
+6281215544470
Journal Mail Official
lppm@univbhaktiasih.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bhakti Asih Tangerang Jl. Raden Fatah No.62, RT.003/RW.010 Sudimara Barat, Kecamatan. Ciledug, Kota Tangerang, Banten 15151
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Medical Nurse Journal
ISSN : -     EISSN : 30639417     DOI : -
Core Subject : Health,
MENU (Medical Nurse Journal) is a peer-reviewed journal dedicated to publishing high-quality research, reviews, and case studies in nursing and healthcare. The journal aims to be a vital resource for nurses, healthcare professionals, and academics by covering topics such as clinical practices, nursing education, patient care, and healthcare innovations. The journal actively encourages research that improves patient care, explores advanced nursing techniques, and examines public health challenges. It welcomes contributions that highlight evidence-based practices, patient safety initiatives, and the role of nurses in interdisciplinary healthcare teams. By fostering a culture of excellence and innovation, the journal supports the continued development of nursing as a profession.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol.2 No.2 (Des 2025)" : 6 Documents clear
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN BUDAYA KESELAMATAN DI INDONESIA Tanto Tanto; Syahrifah Aima; Anggira Nayla Putri Kurniawan; Aida Nurzakiah Al Fadillah
Medical Nurse Journal Vol.2 No.2 (Des 2025)
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/menu.v2i2.150

Abstract

Pendekatan suatu organisasi untuk menjamin kesehatan dan keselamatan karyawannya dikenal sebagai "budaya keselamatan". Nilai, keyakinan, sikap, dan perilaku terkait keselamatan di tempat kerja semuanya merupakan bagian dari budaya ini. Pekerja dilatih dan diinstruksikan untuk menempatkan kesehatan dan keselamatan mereka sendiri serta rekan kerjanya sebagai prioritas utama dalam budaya keselamatan kerja. Studi ini menggunakan pendekatan PRISMA sebagai Tinjauan Literatur Sistematis. Kata kunci berikut digunakan untuk menemukan artikel: faktor-faktor yang berhubungan dengan budaya keselamatan dan budaya keselamatan. Lima artikel relevan ditemukan dari pencarian literatur yang dilakukan menggunakan basis data jurnal Google dan Google Scholar. Kriteria inklusi meliputi artikel penelitian yang dilakukan di Indonesia, dipublikasikan pada rentang tahun 2021–2025, tersedia dalam teks lengkap, dan relevan dengan topik penelitian. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa budaya keselamatan dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain perasaan cemas dan takut, komunikasi, kepuasan kerja, persepsi, lingkungan kerja, pengetahuan, sikap, tingkat pendidikan, kepemimpinan, keterlibatan karyawan, kebijakan organisasi, serta pemanfaatan teknologi. Faktor-faktor tersebut saling berinteraksi dalam membentuk perilaku keselamatan di tempat kerja. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan budaya keselamatan memerlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan individu, organisasi, serta dukungan sistem dan kebijakan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi dalam pengembangan program keselamatan kerja di berbagai sektor di Indonesia. Sebagai kesimpulan faktor-faktor yang berhubungan dengan budaya keselamatan yaitu perasaan cemas dan takut, komunikasi, kepuasan kerja, persepsi, lingkungan kerja, pengetahuan, sikap, pendidikan, kepemimpinan, keterlibatan karyawan, kebijakan, dan teknologi. Rekomendasinya adalah diharapkan pekerja menerapkan perilaku budaya keselamatan di tempat kerjanya masing-masing.
Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Ibu dalam Pencegahan Pneumonia pada Anak Usia Pra Sekolah di TK Islam Al-Hidayah Cilandak Doa, Christana Putri Hardono Rifeli; Annisa, Fitri
Medical Nurse Journal Vol.2 No.2 (Des 2025)
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/menu.v2i2.175

Abstract

Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama kematian pada anak, khususnya balita, dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia. Tingginya angka kejadian pneumonia pada anak tidak terlepas dari peran orang tua, terutama ibu, dalam melakukan upaya pencegahan sejak dini. Pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu memiliki kontribusi penting dalam menurunkan risiko terjadinya pneumonia pada anak usia pra sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu tentang pencegahan pneumonia pada anak usia pra sekolah di TK Islam Al-Hidayah Cilandak, Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 58 ibu, dengan sampel sebanyak 37 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juni 2025 menggunakan kuesioner yang diadopsi dari penelitian sebelumnya, terdiri dari 25 pertanyaan yang mengukur pengetahuan, sikap, dan tindakan pencegahan pneumonia. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif berupa distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki pengetahuan yang baik (67,57%), sikap yang baik (67,57%), dan tindakan yang baik (97,30%) dalam pencegahan pneumonia. Ibu yang berusia 26–35 tahun, berpendidikan sarjana, dan bekerja sebagai karyawan swasta cenderung memiliki tingkat pengetahuan dan sikap yang lebih baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mayoritas ibu telah menunjukkan perilaku pencegahan pneumonia yang baik, namun upaya peningkatan edukasi kesehatan tetap diperlukan untuk mempertahankan dan meningkatkan kesadaran ibu dalam mencegah pneumonia pada anak usia pra sekolah.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penularan HIV pada Ibu Rumah Tangga: Literatur Review Nurrahma Layuk; Riska Reviana; Dwi Ghita; Meinita Wulansari
Medical Nurse Journal Vol.2 No.2 (Des 2025)
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/menu.v2i2.177

Abstract

HIV/AIDS masih menjadi masalah kesehatan global yang mengancam kehidupan manusia dan berdampak luas terhadap sistem pelayanan kesehatan serta kondisi sosial ekonomi. Tidak ada negara yang sepenuhnya terbebas dari epidemi ini, dan angka kesakitan serta kematian akibat HIV/AIDS masih menunjukkan kecenderungan yang signifikan. Ibu rumah tangga merupakan salah satu kelompok yang rentan terinfeksi HIV, terutama akibat faktor-faktor yang berada di luar kendali langsung mereka. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kejadian HIV pada ibu rumah tangga. Metode yang digunakan adalah literatur review, pencarian literatur dilakukan dengan menggunakan basis data dan jurnal-jurnal ilmiah yang relevan yaitu jurnal internasional dan nasional (Pubmed, ScienceDirect, dan Sinta) dalam kurun waktu 5 tahun. Proses seleksi dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi untuk memperoleh artikel yang berkualitas dan sesuai dengan topik penelitian. Hasil telaah ditemukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi HIV pada ibu rumah tangga antara lain tingkat pengetahuan, praktik perilaku seksual yang tidak aman, stigma sosial di masyarakat, sikap individu, serta keberadaan infeksi menular seksual (IMS). Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa upaya pencegahan penularan HIV pada ibu rumah tangga memerlukan pendekatan komprehensif yang mencakup peningkatan edukasi kesehatan, pengurangan stigma, promosi perilaku seksual aman, serta penguatan layanan kesehatan reproduksi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan dan program pencegahan HIV pada kelompok rentan.
Correlation between Antiretroviral Therapy Adherence and Quality of Life in People with HIV/AIDS: A Literature Review Mandaku, Ekberth; Amid Salmid; Yanti Apriayanti
Medical Nurse Journal Vol.2 No.2 (Des 2025)
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/menu.v2i2.178

Abstract

Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) masih menjadi masalah kesehatan global dengan dampak besar terhadap kualitas hidup orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Hingga saat ini belum tersedia terapi yang dapat menyembuhkan HIV secara definitif, namun terapi antiretroviral (ARV) terbukti efektif dalam menekan replikasi virus, menurunkan angka morbiditas dan mortalitas, serta memperpanjang harapan hidup. Kepatuhan terhadap terapi ARV merupakan faktor kunci keberhasilan pengobatan dan sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup ODHA. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kepatuhan terapi antiretroviral dengan kualitas hidup ODHA melalui metode literatur review. Penelusuran artikel dilakukan pada basis data EBSCOhost, ScienceDirect, Google Scholar, dan ClinicalKey dengan kata kunci HIV/AIDS, ARV adherence, dan quality of life. Kriteria inklusi meliputi artikel berbahasa Inggris, dapat diakses full text, diterbitkan pada tahun 2020–2025, serta membahas kepatuhan ARV dan kualitas hidup pasien HIV/AIDS. Dari total ribuan artikel yang ditemukan, lima artikel yang relevan dianalisis secara mendalam. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan ARV yang optimal berhubungan erat dengan peningkatan kualitas hidup ODHA, baik dari aspek fisik, psikologis, sosial, maupun fungsi sehari-hari. Kepatuhan yang baik juga berkontribusi terhadap supresi viral load dan penurunan infeksi oportunistik. Sebaliknya, ketidakpatuhan dikaitkan dengan kualitas hidup yang lebih rendah dan hasil klinis yang buruk. Kesimpulannya, peningkatan kepatuhan terapi ARV merupakan faktor penting dalam upaya meningkatkan kualitas hidup ODHA dan perlu menjadi fokus utama dalam pelayanan kesehatan HIV/AIDS.
Determinan Perilaku Vulva Hygiene Pada Remaja Putri di SMA X Jakarta Barat Khaila Caesar Putri; Nursasmita, Rizqi; Rukmaini Rukmaini
Medical Nurse Journal Vol.2 No.2 (Des 2025)
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/menu.v2i2.179

Abstract

Perilaku vulva hygiene merupakan serangkaian tindakan perawatan kebersihan dan kesehatan vulva bertujuan mencegah terjadinya infeksi serta menjaga keseimbangan sistem reproduksi perempuan. Penerapan perilaku vulva hygiene yang tidak adekuat dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan reproduksi. Data global menunjukkan sekitar 35% perempuan di dunia mengalami masalah kesehatan reproduksi yang berkaitan dengan praktik kebersihan organ reproduksi yang kurang baik. Di Indonesia, permasalahan ini masih menjadi isu kesehatan yang serius, dari sekitar 69,4 juta remaja, sebanyak 63 juta di antaranya dilaporkan memiliki perilaku vulva hygiene yang tergolong buruk. Perilaku vulva hygiene pada remaja putri dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain tingkat pengetahuan, sikap, dukungan orang tua, serta dukungan tenaga kesehatan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan berbagai dampak kesehatan, seperti infeksi saluran kemih, keputihan patologis, hingga komplikasi yang lebih serius, termasuk kanker serviks dan gangguan kesuburan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku vulva hygiene pada remaja putri, meliputi pengetahuan, sikap, dukungan orang tua, dan dukungan tenaga kesehatan di SMA X Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling yaitu 86 remaja putri. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan, sikap, dukungan orang tua, dukungan tenaga kesehatan, serta perilaku vulva hygiene. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p-value= 0,022), sikap (p-value= 0,000), dan dukungan orang tua (p-value= 0,005) dengan perilaku vulva hygiene pada remaja putri. Temuan ini menunjukkan bahwa pengetahuan yang memadai, sikap yang positif, serta dukungan orang tua yang baik berperan penting dalam membentuk perilaku vulva hygiene yang optimal pada remaja putri.
Bullying dan Masalah Kesehatan Mental pada Remaja Atika Nuraisyah; Henny Kusumawati; Kusumawati, Henny
Medical Nurse Journal Vol.2 No.2 (Des 2025)
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/menu.v2i2.180

Abstract

Bullying merupakan suatu tindakan kekerasan secara fisik maupun mental yang dilakukan remaja secara berulang-ulang yang dapat menyebabkan gangguan psikologis terhadap korban. Remaja yang mengalami bullying akan merasa tidak mampu, tidak berdaya, turun harga dirinya dan pesimis dalam menghadapi masa depannya Kondisi bullying ini perlu diberikan perhatian khusus karena prevalensi bullying semakin meningkat sehingga menimbulkan dampak negatif pada korban bullying. Mengetahui gambaran bullying dan masalah kesehatan mental pada remaja sekolah menengah kejuruan di Depok. Desain studi ini adalah kuantitatif dengan pendekatan survei dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa kuesioner korban bullying dan kuesioner DASS-21. Data diolah menggunakan excel berdasarkan karakteristik. Subyek studi seluruh siswa SMK kelas X dan XI yang pernah mengalami bullying berjumlah 81 siswa dari 130 populasi. Didapatkan 81 siswa menyatakan pernah mengalami bullying yaitu laki – laki (64%) dan perempuan (56%), dengan usia mayoritas 16 tahun (44%) dan 17 tahun (41%). Bullying victim kategori rendah (83%), sedang (15%), tinggi (2%). Dengan mayoritas bullying victim kategori sedang – tinggi verbal (36%), relasional (15%), fisik (12%). Sedangkan hasil depresi, ansietas, dan stres mayoritas dalam tingkat normal. Masalah kesehatan mental tingkat sedang – sangat berat depresi (18%), ansietas (40%), stres (22%). Strategi dan upaya untuk menangani dan mencegah dampak bullying terhadap kesehatan mental sangat dibutuhkan untuk mendukung perkembangan remaja yang positif.

Page 1 of 1 | Total Record : 6