cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
AGROEKOTEKNOLOGI
ISSN : 23376597     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal AGROEKOTEKNOLOGI merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan secara online berisikan hasil-hasil penelitian tentang hama dan penyakit tumbuhan, agronomi, pemuliaan tanaman dan ilmu tanah
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 4 (2016)" : 30 Documents clear
Seleksi Individu M3 Berdasarkan Karakter Umur Genjah dan Produksi Tinggi pada Tanaman Kedelai (GlycinemaxL. Merrill) Individual Selection of M3 based on the character of time early ripening and high production soybean plant (Glycine max L. Merrill Yoke Blandina Larasati Sihombing; Diana Sofia Hanafiah; Y Husni
Jurnal Agroekoteknologi Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.713 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v4i4.13468

Abstract

The aim of the research was to obtain  the selected M3­generation  soybean plant  (Glycine max L Merril). The research was conducted on the experimental field of Faculty of Agriculture USU (± 25 m altitude) from AuGust 2015 until December 2015. The parameters observed wer:  the time  of flowering, the plant height, the number of primary branches, the time of harvest, the number of  one seed pods, the number of two seed  pods, the number of  three seed pods , the number of four seed pods, the number of pods, the number of empty pods, the number of seed s of one seed pod, the number seeds of  two seed pod, number of three seeds of three seed  pod, the number of seeds of three seed pod, the number of seeds of four seed pod, s, the seed weight, the weight of 100 seeds.The result showed that the gamma irradiation at M3generation at 100 Gy, 200 Gy and 300 Gy affected the character the time of  flowering, the time of harvets, the plant height, the number of productive branches, the number of pods, the number of seeds, the seed weigth, the weigth of 100 seeds. At 200 Gy the population number of productive plant increased  and  at 300 Gy showed the longer  time of flowering. Key words      : M3 generation,selection, soybean.
PENGARUH POPULASI DAN PEMBERIAN PUKAN AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) Radinal Muhammad Fikri Nasution; Lisa Mawarni; Haryati Haryati
Jurnal Agroekoteknologi Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.794 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v4i4.13478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh populasi dan pemberian pukan ayam terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah (Allium ascalonicum L.). Penelitian dilakukan di lahan penduduk, Kota Medan pada Agustus sampai November 2015. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah dengan 2 faktor yaitu dosis pukan ayam sebagai petak utama (0, 12.5 dan 25 ton/ha) dan populasi tanaman sebagai anak petak (25, 50, 75 dan 100 tanaman/m2). Parameter yang digunakan adalah panjang  tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, bobot basah per sampel, bobot kering per sampel, bobot basah per plot, bobot kering per plot dan diameter umbi. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pukan ayam berpengaruh nyata pada panjang tanaman, jumlah anakan, bobot basah umbi per plot dan bobot kering umbi per plot. Interaksi antara keduanya  berpengaruh nyata pada parameter panjang tanaman dan jumlah anakan. Berdasarkan bobot kering umbi per plot yang terbaik (1287.92 g ) maka perlakuan terbaik adalah pukan ayam 25 ton/ha, sedangkan jumlah populasi berpengaruh tidak nyata terhadap semua perlakuan.
SEBARAN NORMAL KARAKTER PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI HASIL PERSILANGAN KEDELAI (Glycine max L. Merril) VARIETAS ANJASMORO DENGAN GENOTIPA KEDELAI TAHAN SALIN PADA F2 Narwiyan Narwiyan; Rosmayati Rosmayati; Eva Sartini Bayu
Jurnal Agroekoteknologi Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.349 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v4i4.13484

Abstract

Kedelai merupakan komoditas pangan penting karena banyak dibutuhkan untuk bahan pangan, pakan ternak dan industri. Kebutuhan kedelai mencapai 2 juta ton, sedangkan produksi hanya 1,2 jt ton. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut dilakukan usaha intensifikasi dan ekstensifikasi. Usaha ekstensifikasi dengan memanfaatkan tanah-tanah marginal. Salah satu tanah marginal adalah tanah salin. Di indonesia diperkirakan luas lahan salin 440.300 ha. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi  karakter pertumbuhan dan produksi tanaman  kedelai hasil persilangan pada tanah salin. Penelitian ini dilakukan di rumah plastik buatan dalam rumah kasa Fakultas Pertanian USU (± 25 meter dpl) pada bulan April  sampai bulan Agustus  2015. Benih F2 diperoleh dari penelitian sebelumnya dengan menggunakan benih hasil persilangan varietas anjasmoro dengan genotipa kedelai tahan salin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk karakter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, umur berbunga, jumlah polong berisi, jumlah polong hampa, bobot biji, jumlah biji, dan umur panen tidak bersidtribusi normal, memiliki tingkat segregasi yang tinggi dengan adanya pengaruh gen aditif epistasis dan masih dipengaruhi oleh banyak gen.
Pertumbuhan dan Produksi Tiga Varietas Kedelai Hitam (glycine max (L.)Merril) Dengan Pemberian Berbagai Jenis Bahan Organik Riza Syifani Nasution; Jonatan Ginting; Nini Rahmawati
Jurnal Agroekoteknologi Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.997 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v4i4.13485

Abstract

ABSTRACT The use of black soybean is still very little compared to yellow soybeans are widely used as raw material for food. The low production of soybean Indonesia one of them because there is not maximal knowledge of farmers in the use of technologies that support sustainable agricultural. Using improved varieties and availability of organic materials is the main requirement to increase soybean production. The objective of the research is to determine the variety and type of organic material on the growth and production of black soybeans.The experiment was conducted in Setia Budi Street, Simpang Pemda District of Medan Selayang on December 2015 to March 2016, using a factorial randomized block design with three factors, the first factor is varieties (Cikuray, Detam-2, Malikka) and the second factor is organic matter (Kontrol, Kompos Jerami Padi, Biochar, Bokashi). Observed were plant height, root dry weight, seeds per plant dry weight, dry weight of seeds per plots, the dry weight of 100 seeds, dry weight of seeds per hactare.The results showed that application of varieties increased plant height 4 and 6, dry weight of seeds per plots. The dry weight of 100 seeds, dry weight of seeds per hactare and organic matter increasing the seeds per plant dry weight, dry weight of seeds per plots and dry weight of 100 seeds. Keywords: black soybean, organic matter, varieties  ABSTRAK Penggunaan kedelai hitam masih sangat sedikit dibandingkan kedelai kuning yang banyak digunakan sebagai bahan baku pangan. Produktivitas tanaman kedelai nasional mengalami penurunan setiap tahunnya. Rendahnya produksi kedelai Indonesia salah satunya dikarenakan belum maksimalnya pengetahuan petani dalam penggunaan teknologi produksi yang mendukung pertanian berkelanjutan. Menggunakan varietas unggul dan tersedianya bahan organik merupakan syarat utama dalam meningkatkan produksi kedelai. Tujuan penelitian yakni untuk mengetahui varietas dan jenis bahan organik terhadap pertumbuhan dan produksi   kedelai hitam. Penelitian dilaksanakan di Jalan Setia Budi, Simpang Pemda Kecamatan Medan Selayang pada Desember 2015 sampai Maret 2016, menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan dua faktor yaitu Varietas (Cikuray, Detam-2, Malikka) dan Bahan Organik (Kontrol, Kompos Jerami Padi, Biochar, Bokashi). Peubah yang diamati adalah tinggi tanaman, bobot kering biji per tanaman, bobot kering biji per plot, bobot 100 biji kering, bobot kering biji per hektar. Hasil penelitian varietas meningkatkan Tinggi tanaman 4 dan 6 MST, bobot kering biji per plot, bobot 100 biji, dan bobot kering biji/ha. Pemberian pemberian bahan organik meningkatkan bobot kering biji per tanaman, bobot kering biji per plot, dan bobot kering biji/ha. Kata kunci : bahan organik, kedelai hitam, varietas
Evaluasi Kadar Air Tanah, Bahan Organik dan Liat serta Kaitannya Terhadap Indeks Plastisitas Tanah Pada Beberapa Vegetasi di Kecamatan Pamatang Sidamanik Kabupaten Simalungun candra setiadi; Kemala Sari Lubis; Purba Marpaung
Jurnal Agroekoteknologi Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.053 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v4i4.13489

Abstract

Pengolahan tanah secara intensif tanpa memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhinya dapat menurunkan kualitas tanah. Indeks plastisitas tanah pada lahan yang dibudidayakan dengan tanaman berbeda membutuhkan pengolahan tanah yang berbeda. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji faktor-faktor dominan yang mempengaruhi indeks plastisitas tanah di lahan Kecamatan Pamatang Sidamanik pada budidaya yang berbeda. Penelitian dilakukan menggunakan metode survei. Sampel diambil secara acak dengan jumlah sampel yang diambil pada ordo tanah yakni 27 untuk lahan  kopi, 12 untuk lahan teh dan 21 untuk lahan hortikultura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara dominan indeks plastisitas tanah pada lahan yang ditanami kopi, teh dan hortikultura termasuk kriteria rendah serta bahan organik merupakan faktor paling besar yang mempengaruhi indeks plastisitas tanah dengan nilai pengaruh sebesar 54,949%.
Kajian Hubungan Kadar Liat, Bahan Organik dan Kandungan Air terhadap Indeks Plastisitas Tanah di Kecamatan Jorlang Hataran Kabupaten Simalungun Sander Manganju Silalahi; Kemala Sari Lubis; Hamidah Hanum
Jurnal Agroekoteknologi Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.061 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v4i4.13492

Abstract

Pengolahan tanah secara intensif tanpa memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhinya dapat menurunkan kualitas tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan kadar liat, bahan organik serta kandungan air terhadap indeks plastisitas tanah di Kecamatan Jorlang Hataran Kabupaten Simalungun pada jenis tanah Andisol pada bulan Mei sampai dengan Nopember 2015. Data diolah dengan menggunakan analisis regresi berganda dan sederhana dengan faktor independent yaitu kadar liat, bahan organik, kandungan air dan faktor yang dipengaruhi yaitu indeks plastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks plastisitas pada tanah Andisol berkisar antara 0,28% – 10,24%, sebagian besar dalam kondisi kurang plastis. Tidak terdapat hubungan regeresi linear berganda antara kadar liat, bahan organik dan kandungan air terhadap indeks plastisitas, namun pada regresi sederhana terdapat hubungan antara kadar liat dengan indeks plastisitas tanah. Kadar liat merupakan faktor yang paling mempengaruhi indeks plastisitas pada tanah Andisol dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,476.
Respons Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) Terhadap Beberapa Komposisi Media Tanam Dan Frekuensi Penyiraman juan winaldy s; Jonis Ginting; Irsal Irsal
Jurnal Agroekoteknologi Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.376 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v4i4.13493

Abstract

Use proper planting media can support the development of cocoa seeds. But its use should be based on the nature of the medium is able to absorb and hold water in relatively long. Hence required combination some composition media cropping and frequency watering to gain the mass seeds cocoa. This study was conducted in the greenhouse the Faculty Agricultural University of North Sumatra, located at an elevation of above sea level 25 from January 2015 until April 2015, using a random factorial group with two factors the Media Treatment Composition Planted with Topsoil treatment, Topsoil + Compost TKKS (1:2), Topsoil + Manure a Chicken (1:2)Topsoil + Sphagnum (1:2) and Frequency of treatment of Sprinkling with 100%KL/ml/one day, 100%KL/ml/two days, 100%/KL/ml/three days. Parameter examined is tall plant, diameter of the stem, broad leaves, wet weight header, wet roots, dry weight header, and weights dried root. The research results show that composition media planting had have real impact on parameter tall plant, diameter of the stem, wet weight roots and weight dried root. Treatment of frequency watering affect significant a tall parameters,diameter of stem, wet weight roots, and weight dried roort  observation.Interaction some composition media cropping and frequency watering do not affect significant a tall parameters observation.         Keywords: cocoa, planting media, watering frequency  
RESPON PERTUMBUHAN BEBERAPA VARIETAS KEDELAI (Glycine max L. Merrill) PADA KEADAAN TERGENANG TERHADAP PEMBERIAN GA3 MEILINA J SEMBIRING; REVANDY I. M DAMANIK; LUTHFI A. M SIREGAR
Jurnal Agroekoteknologi Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.554 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v4i4.13505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan beberapa varietas kedelai pada keadaan tergenang terhadap pemberian GA3. Penelitian dilaksanakan di Rumah Kaca Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan, pada bulan Juli - Desember 2015 menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan tiga faktor perlakuan yaitu varietas (Grobogan, Willis dan Gepak Kuning), genangan (kontrol dan tergenang), dan konsentrasi GA3 (0 ppm dan 150 ppm). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, persentase daun menguning, dan analisis enzim peroksidase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 2 - 5 MST, jumlah daun 3 - 5 MST, dan persentase daun menguning. Perlakuan GA3 berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 3 - 5 MST, dan jumlah daun 5 MST. Interaksi varietas dan GA3 berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 3 MST. Interaksi antara varietas, genangan dan GA3 berpengaruh nyata terhadap jumlah daun 5 MST. Hasil analisis enzim peroksidase menunjukkan bahwa Willis mampu beradaptasi pada keadaan tergenang.
PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN N,P,K BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) PADA MEDIA TANAM LIMBAH PABRIK KELAPA SAWIT DI MAIN NURSERY MEYLIN KRISTINA SARAGIH; Chairani Hanum; Diana Sofia Hanafiah
Jurnal Agroekoteknologi Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.223 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v4i4.13506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pertumbuhan dan kandungan NPK bibit Kelapa Sawit ( Elaeis guineensis Jacq) dengan Media Tanam Limbah di Main Nursery. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok ( RAK), dengan 2 faktor perlakuan, media tanam yang terdiri dari 5 komposisi Faktor I, M0 : Top Soil, M1 : Top Soil + Serat Kelapa Sawit, M2 : Top Soil + TKKS, M3 : Top Soil + Solid decanter, M4 : Top Soil +Serat Kelapa Sawit + TKKS + Solid decanter, faktor II adalah, Varietas yang terdiri dari 3 jenis yaitu: V1 : D x P 239, V2 : D x P Simalungun, V3: D x P Avros. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlakuan komposisi media tanaman (Top Soil + Solid decanter + TKKS + Serat) 1:1:1:1, memberikan respon yang baik  terhadap tinggi tanaman, lingkar batang dan kandungan fosfor pada varietas DXP239.
Pengaruh Asal Stek dan Zat Pengatur Tumbuh Atonik Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Dua Varietas Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) Lamb. Cut Tia Mardi; Hot Setiado; Khairunnisa Lubis
Jurnal Agroekoteknologi Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.7 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v4i4.13507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asal stek dan zat pengatur tumbuh Atonik terhadap pertumbuhan dan produksi dua varietas ubi jalar. Penelitian ini dilaksanakan di lahan masyarakat bajak V, kelurahan Harjosari II kecamatan Medan Amplas, Sumatera Utara, Medan, dengan ketinggian tempat +33 m dpl, dilaksanakan pada bulan September 2015 sampai Januari 2016 menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan tiga faktor perlakuan yaitu varietas (Antin-1 dan Kidal), bahan asal stek (stek pucuk dan stek pangkal) dan zat pengatur tumbuh Atonik (0,25 ml dan 0,50 ml). Peubah amatan yang diamati adalah pertambahan panjang tanaman, jumlah umbi per sampel, panjang umbi per sampel, diameter umbi per sampel, bobot umbi per sampel, bobot umbi per plot dan uji organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berbeda nyata terhadap pertambahan panjang tanaman, jumlah umbi per sampel, panjang umbi per sampel, diameter umbi per sampel, bobot umbi per sampel, bobot umbi per plot. Stek berbeda nyata terhadap pertambahan panjang tanaman, Interaksi antara varietas, stek, dan Zat pengatur tumbuh Atonik tidak berpengaruh nyata.

Page 2 of 3 | Total Record : 30