cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
AGROEKOTEKNOLOGI
ISSN : 23376597     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal AGROEKOTEKNOLOGI merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan secara online berisikan hasil-hasil penelitian tentang hama dan penyakit tumbuhan, agronomi, pemuliaan tanaman dan ilmu tanah
Arjuna Subject : -
Articles 36 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2017)" : 36 Documents clear
Respons Pertumbuhan Bibit Kopi Robusta (Coffea robusta L.) Terhadap Berbagai Media Tanam Dan Pupuk Organik Cair Fadhlan rian dewantara; Jonatan Ginting; Irsal Irsal
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.531 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i3.16317

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan di lahan pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan (32 m dpl) pada bulan Mei sampai Agustus 2016. Metode percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor perlakuan yaitu media tanam yakni tanah (M1), tanah : serbuk gergaji 2 : 1 (M2), tanah : sekam padi 2 : 1 (M3), dan tanah : sabut kelapa 2 : 1 (M4) dan pupuk organik cair (0; 5; 10; 15, 20 ml/l air). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang, total luas daun, volume akar, bobot kering tajuk, bobot kering akar dan rasio bobot tajuk akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan media tanam berpengaruh nyata terhadap peubah amatan total luas daun, bobot kering tajuk dan rasio bobot tajuk akar. Perlakuan media tanam terbaik terdapat pada tanah : sekam padi 2 : 1 (M3), Perlakuan pupuk organik cair berpengaruh nyata pada peubah amatan tinggi tanaman 6 – 12 MSPT, diameter batang 8 – 12 MSPT, total luas daun, volume akar, bobot kering tajuk dan bobot kering akar. Perlakuan pupuk organik cair terdapat pada 20 ml/l air (P4). Interaksi antara kedua perlakuan berpengaruh nyata terhadap peubah amatan rasio bobot tajuk akar.   Kata Kunci : kopi robusta, media tanam, pupuk organik cair,.
Pengaruh Indaziflam Terhadap Seed bank Eleusine indica L. Gaertn. pada Berbeda Kedalaman dan Kadar Air Media Tanah nico jan sianipar; edison purba; mariati sinuraya
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.395 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i3.16319

Abstract

Pengendalian seedbank gulma penting dalam strategi pengendalian gulma secara terpadu. Sejumlah teknik untuk mengurangi seedbank tergantung sistem pertanian, lokasi, dan tipe strategi pengendalian. Salah satu teknik pengendalian yang populer untuk mengendalikan seedbank adalah penggunaan herbisida pratumbuh seperti indaziflam, yang digunakan sebagai pengendalian gulma untuk mengantisipasi resistensi dan suksesi gulma terutama terhadap herbisida. Penelitian bertujuan untuk menentukan efikasi indaziflam terhadap kedalaman tanah dan daya tumbuh seedbank gulma E. indica. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan tiga ulangan. Faktor pertama yaitu herbisida dan tidak menggunakan herbisida, faktor kedua kedalaman tanam meliputi kedalaman 0 cm, 2 cm, 4 cm dan 8 cm. Dan faktor ketiga yaitu kadar air tanah kapasitas lapang meliputi 25%, 50%, 75% dan 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indaziflam efektif menekan persentase pertumbuhan E.indica, pada kedalaman biji 0 cm sampai 2 cm pada kondisi kadar air tanah 25 % sampai dengan 100 % kapasitas lapang. Sedangkan pada kedalaman 4 cm sampai ke atas tidak ada yang tumbuh begitu juga dengan perlakuan tanpa herbisida. Pada kadar air tanah 25 % indaziflam, gulma E.indica yang tumbuh sebesar 0,02 % sedangkan kondisi kadar air tanah 50 % sampai 100% indaziflam, tidak ada gulma yang tumbuh.
Respon Pertumbuhan Bibit Kopi Robusta (Coffea robusta L.) Terhadap Pemberian Pupuk Kandang Ayam dan Pupuk Organik Cair Ahmad Ridwan Lubis; Lisa Mawarni; Rosita Sipayung
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.352 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i3.16321

Abstract

Pengusahaan kopi organik dapat pula dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam meningkatkan mutu kopi robusta Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Medan Johor, Sumatera Utara dengan ketinggian ±32 meter dpl, dari bulan Mei sampai September 2016, menggunakan rancangan acak kelompok dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama adalah perbandingan topsoil dan pupuk kandang (pukan) ayam dengan 4 perbandingan volume yaitu (1:0); (3:1); (2:1); (1:1) dan faktor kedua yaitu pemberian pupuk organik cair (POC) dengan 4 taraf yaitu 0 cc/l; 2 cc/l; 4 cc/l; 6 cc/l. Parameter pengamatan adalah volume akar (cm3), bobot kering tajuk (g) dan bobot kering akar (g). Perlakuan pukan ayam berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan volume akar, bobot kering akar dan bobot kering tajuk. Perlakuan pemberian POC berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter. Interaksi pukan ayam dan POC berpengaruh nyata terhadap parameter bobot kering akar dan bobot kering tajuk.
Pengaruh Perendaman Beberapa Konsentrasi Potassium Nitrat (KNO3) dan Air Kelapa Terhadap Viabilitas Biji Delima (Punica granatum L.) Robbi Aditya Candra; Ratna Rosanty Lahay; Ferry Ezra Sitepu
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.038 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i3.16338

Abstract

Potassium Nitrat (KNO3) merupakan salah satu perangsang perkecambahan yang sering digunakan. Air kelapa merupakan larutan yang dapat digunakan untuk mempercepat proses perkecambahan. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara Medan dengan ketinggian + 25 meter dpl, dari bulan April sampai Mei 2016, menggunakan rancangan acak kelompok dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama adalah konsentrasi KNO3 dengan 4 taraf yaitu 0%, 0,1%, 0,2%, dan 0,3% faktor kedua konsentrasi air kelapa  dengan 3 taraf yaitu 0%, 50%, dan 100%. Parameter pengamatan adalah persentase perkecambahan, laju perkecambahan, indeks vigor, persentase kecambah normal, persentase kecambah abnormal dan persentase biji tidak tumbuh. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan konsentrasi KNO3 berpengaruh nyata terhadap parameter persentase perkecambahan, laju perkecambahan biji, indeks vigor, persentase kecambah normal dan persentase biji tidak tumbuh. Perlakuan konsentrasi air kelapa berpengaruh nyata terhadap parameter persentase perkecambahan, indeks vigor, dan persentase kecambah normal dan persentase biji tidak tumbuh. Interaksi konsentrasi KN03 dan air kelapa berpengaruh nyata terhadap parameter persentase perkecambahan, laju perkecambahan biji, indeks vigor, persentase kecambah normal dan persentase biji tidak tumbuh. Peningkatan    viabilitas  biji  delima  dapat  dilakukan  dengan perendaman KNO3 0,1%.
Kemampuan Cendawan Tanah Supresif terhadap Ganoderma boninense pada Kebun Kelapa Sawit Arif Tri Wahyudi; Mukhtar Iskandar Pinem; Yuswani Pangestiningsih; Agus Eko Prasetyo
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.915 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i3.16359

Abstract

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditi hasil perkebunan yang memiliki peran penting dalam perekonomian di Indonesia. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya produktivitas dan kualitas kelapa sawit yang disebabkan oleh G. boninense. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan cendawan yang terdapat pada tanah supresif terhadap G. boninense penyebab penyakit busuk pangkal batang pada tanaman kelapa sawit. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil sampel tanah terinfestasi G. boninense dan tanah supresif disekitar tanaman kelapa sawit untuk dianalisis keanekaragaman dan kelimpahan cendawan. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode pengenceran pada tingkat pengenceran 10-3 hingga 10-5 pada media PDA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah supresif mengandung cendawan yang mampu menghambat pertumbuhan patogen tular tanah. Keanekaragaman dan kelimpahan cendawan pada tanah supresif lebih tinggi daripada keanekaragaman dan kelimpahan cendawan pada tanah terinfestasi G. boninense. Total isolat yang diperoleh dari tanah supresif sebanyak 8 isolat dan total isolat yang diperoleh dari tanah terinfestasi sebanyak 4 isolat.
Pengaruh Waktu Pemberian dan Konsentrasi Paklobutrazol Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) Asyriani Syahfithri Pulungan; Ratna Rosanty Lahay; Edison Purba
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.602 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i3.16360

Abstract

Ubi jalar sebagai salah satu tanaman penghasil karbohidrat yang keempat setelah padi, jagung dan ubi kayu. Ubi jalar dengan pertumbuhannya merambat panjang maka perlu diatur seefisien dengan pemberian zat penghambat tumbuh. Paklobutrazol adalah ZPT memperpendek masa vegetatif dan mempercepat masa generatif. Penelitian ini bertunjuan untuk mendapatkan pengaruh waktu pemberian dan konsentrasi paklobutrazol terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman ubi jalar., menggunakan rancangan acak kelompok dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama adalah waktu pemberian paclobutrazol (21 HST; 28 HST; 35 HST; 42 HST) dan faktor kedua adalah konsentrasi paclobutraol (0.025 %; 0.050 %; 0.075 %; 0,1 %). Perlakuan waktu pemberian paclobutrazol berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan biomassa serasah. Perlakuan konsentrasi paclobutrazol berpengaruh nyata terhadap bobot biomassa serasah dan jumlah umbi. Interaksi waktu pemberian dan konsentrasi paclobutazol berpengaruh nyata terhadap bobot biomassa serasah, dan jumlah umbi. Bobot biomassa tanaman tertinggi terdapat pada waktu pemberian paklobutrazol pada umur 28 HST deengan konsentrasi 0,075 %.   Kata kunci : konsentrasi, paklobutrazol,  ubi jalar, waktu pemberian
Respons Pertumbuhan Dan Produksi Kedelai (Glycine max (L. Merril) Terhadap Pemberian Biochar Sekam Padi Dan Pupuk P Dieni Annisa Siregar; Ratna Rosanty Lahay; Nini Rahmawati
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.513 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i3.16362

Abstract

Tujuan penelitian yakni untuk mengetahui respons pertumbuhan dan produksi kedelai terhadap pemberian biochar sekam padi dan pupuk P. Penelitian dilaksanakan di UPT Balai Benih Induk (BBI) Palawija Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Sunggal, pada Juli – September 2016, menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan dua faktor yaitu dosis Biochar : 0, 6, 12, 18 t/ha dan dosis Pupuk P : 0, 75, 150 Kg/ha SP36. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biochar berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 2,5 dan 6 MST, diameter batang, jumlah cabang produktif, bobot biji kering per tanaman. Perlakuan pemberian pupuk P berpengaruh nyata terhadap jumlah polong/tanaman, jumlah polong/tanaman, bobot kering biji per tanaman, bobot kering biji per plot. Interaksi perlakuan pemberian biochar dan pupuk P berpengaruh tidak nyata pada setiap parameter. Bobot kering biji per tanaman tertinggi terdapat pada pemberian 6 ton biochar sekam padi /ha dan bobot kering biji per plot tertinggi terdapat pada pemberian 150 kg SP36/ha.
Pemetaan C-Organik Di Lahan Sawah Daerah Irigasi Pantoan Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun Niken Kemala; Supriadi supriadi supriadi; Tengku Tengku Sabrina
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.643 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i3.16375

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penyebaran C-organik tanah pada lahan sawah di Daerah Irigasi Pantoan Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun.Penelitian ini dilaksanakan di Daerah Irigasi Pantoan Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun pada bulan Mei hingga Juli 2016.Pengambilan sampel dilakukan dengan metode survei grid bebas dengan tingkat survei semi detail.Parameter yang diukur adalah C-organik dan dianalisis dengan metode Walkey and Black. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh tiga kriteria status hara C-organik yaitu sangat rendah, rendah dan sedang. Sebaran wilayah dengan kriteria status hara sangat rendah memiliki luas 12.64 ha atau 4.59% dari luas wilayah penelitian,  kriteria status hara rendah sebesar 256.76 ha atau 93.36% dari luas wilayah penelitian dan kriteria status hara sedang 5.60 ha atau 2.03% dari luas wilayah penelitian. Nilai korelasi (r) = 0.767 yang berarti hubungan antara C-organik dan produksi padi tergolong kuat dan bernilai positif yang berarti semakin tinggi kadar bahan organik semakin tinggi produktivitas lahan.
Pengaruh Limbah Padat Pabrik Kertas Rokok Terhadap Beberapa Sifat Kimia Tanah Ultisol Tambunan A Vika, Melina; Lubis, Kemala Sari; Damanik, M. M. B.
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jaet.v5i3.18307

Abstract

Solid waste of cigarette paper factory does not contain hazard and toxic materials but contain CaCO3 as a lime material. The research of was conducted to study  effect  of application of solid waste from the cigarette paper factory to improve soil properties at Ultisol Tambunan A. This research was conducted at the Laboratory of Soil Physics, Agriculture Faculty and analytic laboratory of socfindo company from May until June 2016. The research used non factorial completely randomized design consist (CRD) of  four (4) treatment solid waste (cigarette paper factory) and five (5) replications, there are: L0 (control), L1 (0,4 g), L2 (0,6 g), and L3 (0.8 g). The results showed that the application of solid waste from cigarette paper significantly increase soil pH, P-available, Ca-exchangeble but not significantly increase K-exchangeable and organic carbon of Ultisol. Application of solid waste from cigarette paper significantly decrease Al-exchangeable and no significantly decrease Al-saturated of Ultisol.
Keragaan Fenotipe Progeni Kedelai (Glycine max (L). Merrill) F4 Tahan Salin Berdasarkan Karakter Agronomis Rismayuli, Desi; Rosmayati, Rosmayati; Putri, Lollie Agustina
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jaet.v5i3.18313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan fenotipe progeni kedelai generasi F4 yang dapat tumbuh dan berproduksi tinggi pada tanah salin berdasarkan karakter agronomis. Penelitian ini dilaksanakan di rumah plastik lahan Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan dengan ketinggian tempat ±25 meter di atas permukaan laut pada bulan Februari sampai Juni 2016. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis sidik lintas dan uji t pada generasi F4. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah cabang, luas daun atas, luas daun tengah, luas daun bawah, umur berbunga, umur panen, jumlah polong, jumlah polong berisi, jumlah polong hampa, bobot biji per tanaman, bobot 100 biji, dan bobot per biji. Hasil menunjukkan bahwa komponen yang memberi pengaruh langsung positif terbesar terhadap produksi biji per tanaman pada kondisi salin adalah  jumlah polong dan komponen yang memberikan pengaruh tidak langsung terbesar adalah umur panen. Tanaman yang terpilih berdasarkan produksi bobot per biji tanaman dengan intensitas seleksi 20% terdapat pada 5 nomor tanaman yaitu P2.16.7; P3.28.1; P3.54.6; P3.69.2; dan P6.6.3.

Page 3 of 4 | Total Record : 36