cover
Contact Name
Vincentius Widya Iswara
Contact Email
vincentius@ukwms.ac.id
Phone
+62313893933
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 2 (2014)" : 5 Documents clear
Lampu tangga otomatis Rofieko Tehuayo; Hartono Pranjoto; Albert Gunadhi
Widya Teknik Vol. 13 No. 2 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v13i2.1730

Abstract

Telah dibuat alat dengan judul “Lampu Tangga Otomatis“. Alat ini berfungsi untuk variasi (dekorasi) pada tangga dan penerangan pada tangga. Dengan adanya lampu tangga ini, pengguna dapat dengan mudah mengakses tangga ketika tangga tersebut dalam keadaaan gelap dan disisi lain dapat menambah keindahan pada tangga. Lampu tangga otomatis ini akan bekerja dengan mikrokontroler sebagai kontrolernya dan menggunakan dua buah sensor sebagai pendeteksi ada orang yang naik atau turun tangga. Sensor ini dipasang pada bagian atas (sensor naik) dan bawah tangga (sensor turun). Sedangkan, untuk men-drive lampu tangga yang menggunakan LED (Light Emitting Diode), digunakan driver lampu yang terdiri dari relay dan transistor. Jika sensor naik dan sensor turun tidak dilewati orang maka LED akan mati semua. Saat ada orang naik, maka sensor naik akan aktif sehingga LED akan menyala dari bawah ke atas satu persatu dan menyala semua selama beberapa detik dan kemudian mati dari bawah ke atas satu persatu. Begitu sebaliknya, bila ada orang turun maka sensor turunakan aktif sehinggaakan menyala dari atas ke bawah satu persatu dan menyala semua selama beberapa detik dan kemudian mati dari atas ke bawah satu persatu.Bila sensor naik dan turun aktif bersamaan maka LED akan menyala semua selama beberapa detik dan mati tergantung sensor yang aktif lebih dahulu. Pengontrol alat ini dirancang agar mudah instalasinya dan dapat di-cascade dengan modul yang lain apabila jumlah anak tangga yang digunakan melebihi kapasitas maka dapat ditambah dengan modul yang lain. Alogaritma finite state machine (FSM) digunakan dalam perancangan kontroler alat ini sehingga diharapkan lampu tangga dapat menyala dan mati sesuai dengan state-state yang terdapat di alogaritma lampu tangga. Selain itu, proses pengaturan pada tahap instalasi alat akan lebih mudah sebab operator/ pengguna hanya tinggal memasang jumper pada konektor yang tepat untuk memilih jumlah anak tangga. Hasil pengujianmenunjukkan bahwa bagian mulai dari sensor, driver sensor, mikrokontroler ATMega8535 dan driver LED dapat bekerja dengan baik. Selain itu, dari hasil pengujian menunjukkan daya yang diserap LED strip dan dummy load rata-rata adalah 3,91 W.
Equalizer digital dengan pengontrol menggunakan komputer Adrian Suryadinata Suryadinata; Hartono Pranjoto
Widya Teknik Vol. 13 No. 2 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v13i2.1731

Abstract

Equalizer adalah suatu kumpulan elektronik filter yang berguna untuk mengontrol respon frekuensi pada suatu sound system. Melalui equalizer kita dapat mengubah karakter suara secara total atau sebagian. Equalizer terbagi menjadi 3 jenis, yaitu shelving equalizer, parametric equalizer, graphic equalizer. Pada graphic equalizer, pengaturan dilakukan di awal penginstalan sistem audio di suatu ruangan. Graphic equalizer berfungsi untuk mengkompensasi respon frekuensi dari speaker akibat peletakan speaker, memperbaiki masalah akibat acoustic ruangan, dan mereduksi feedback. Untuk keperluan tugas akhir kali ini, jenis equalizer yang dibuat adalah graphic equalizer 2/3 oktaf. Adapun dalam pembuatan equalizer jenis filter yang digunakan adalah jenis filter IIR. Graphic equalizer akan dibuat pada DSP board dengan menggunakan modul OMAP-L137 EVM. Equalizer yang dibuat akan dioperasikan dengan menggunakan komputer. Pengontrol yang dibuat pada komputer akan dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman C#. Untuk menghubungkan antara interface yang ada pada komputer dengan board DSP, digunakan teknik komunikasi serial menggunakan RS-232 melalui konektor DB 9 yang ada pada komputer dan board DSP. Hasil pengujian dari tugas akhir ini menunjukan bahwa equalizer yang dibuat mampu mengubah karakter suara dari musik yang dimainkan dengan cara mengatur besar gain atau attenuasi yang diberikan pada lagu.
Ekstraksi polisakarida pada biji tamarind (Tamarindus Indica L) Stefanuas Biondi Soebagio; Jaimito Salvador Soares; Nani Indraswati; Yohanes Kurniawan
Widya Teknik Vol. 13 No. 2 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v13i2.1732

Abstract

Tamarind, atau asam Jawa, Biasanya digunakan sebagai bumbu masakan, sedangkan bijinya dibuang. Pada biji tamarind terdapat kandungan polisakarida yang cukup besar, sekitar 50%-60% dalam keadaan masih basah. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh perbandingan solid/liquid dan waktu ekstraksi terhadap yield polisakarida dari biji tamarin. Biji tamarind yang sudah dibersihkan, dihancurkan menjadi serbuk, kemudian diekstrak dengan air panas dan air dingin dengan perbandingan 4:1. Endapan dan cairan dipisahkan, lalu ditambahkan ethanol (96%) sehingga diperoleh padatan polisakarida yang kemudian dikeringkan dalam oven vakum. Setelah kering polisakarida ditimbang untuk menentukan yield Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa yield tertinggi dari ekstraksi polisakarida dari biji tamarind pada 2 gram 25 menit adalah 24,34%.
Reminder kit secara wireless berbasis mikrokontroler AVR Irwan Sanyoto Irwan Sanyoto; Antonius Wibowo; Lanny Agustine
Widya Teknik Vol. 13 No. 2 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v13i2.1733

Abstract

Tujuan untuk pembuatan alat ini adalah untuk mengingatkan penggunanya agar tidak melupakan barang-barang yang sangat penting seperti telepon genggam, kunci mobil, dan lain-lain. Pada alat reminder kit ini terdapat dua bagian. Bagian pertama merupakan bagian slave yang terdiri dari baterai, rangkaian mikrokontroler dengan menggunakan IC ATMega8L, Modul RFM12, dan Buzzer. Pada bagian master hampir sama dengan slave namun hanya aktif saat memancarkan sinyal yang diatur setiap 3 detik sekali. Reminder kit ini bekerja menggunakan frekuensi radio dengan menggunakan modul RFM12 yang dapat berfungsi sebagai receiver dan transmitter. Bagian slave akan diletakan pada peralatan-peralatan yang di anggap penting misalnya dipasang pada kunci mobil, tas laptop, dan lain-lain. Bagian master akan diletakan pada penggunanya (dibawa oleh user) dan dapat diletakan pada ikat pinggang atau kantong handphone. Apabila jarak master dan slave lebih dari 10 meter maka buzzer pada bagian master dan slave akan berbunyi sehingga dapat mengingatkan pengguna barang yang tertinggal tersebut. Berdasarkan Pengujian alat untuk komunikasi antara master dan slave dapat berjalan dengan baik, namun keterbatasan sistem terletak pada kemampuan komunikasi master dan slave jika terhalang tembok, jendela, dan jarak yang mengakibatkan daya sinyal mengalami peredaman diatas 79 dBm. Dengan adanya sistem ini diharapkan kasus tertinggalnya barang dapat berkurang.
Sistem peringatan rumah otomatis Richard Suryajaya; Andrew Juwono; Diana Lestariningsih
Widya Teknik Vol. 13 No. 2 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v13i2.1734

Abstract

Sistem Peringatan Rumah Otomatis menggunakan dua jenis sensor, yaitu sensor magnet yang diletakkan di pintu dan jendela, sensor PIR sebagai detektor gerak yang diletakkan di dinding rumah. Dan sebagai indikatornya, alat ini dilengkapi dengan speaker dan sirene. Selain itu alat ini juga mempunyai kendali jarak jauh berupa remote untuk mengaktifkan mode terkunci. Alat ini juga menggunakan modul GSM untuk mengirimkan pesan peringatan kepada pemilik rumah apabila ada pintu atau jendela yang terbuka ketika mode terkunci diaktifkan. Tujuan pembuatan alat ini adalah untuk membantu pemilik rumah dalam memonitor dan memberitahukan keadaan keamanan rumah jika terjadi pembobolan rumah dari ancaman pencurian. Pada Sistem Peringatan Rumah Otomatis ini terdapat dua mode, yaitu mode standby dan mode secure. Ketika mode secure bila ada pintu atau jendela yang terbuka maka sirene dan speaker akan menyala dan berbunyi untuk memberi peringatan, dan modul GSM akan mengirimkan pesan peringatan ke nomer handphone pemilik rumah bahwa rumah telah dibobol. Dan ketika mode standby aktif maka alat ini hanya akan memberi informasi suara bila ada pintu atau jendela yang terbuka.

Page 1 of 1 | Total Record : 5