cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal INKOM
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2013)" : 18 Documents clear
Nonlinear Spectral Subtraction Berbasis Tsallis Statistics untuk Peningkatan Kualitas Sinyal Ucapan Hilman F. Pardede
INKOM Journal Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.inkom.228

Abstract

Adanya derau (noise) mengurangi kualitas dan inteligibilitas dari sinyal ucapan dan ini berakibat menurunnya performa dari aplikasi berbasis sinyal ucapan. Pengurangan spektral (spectral subtraction) adalah salah satu metode yang populer untuk menghilangkan derau tersebut. Akan tetapi, pengurangan spektral memiliki kelemahan, yaitu memperkenalkan musical noise. Telah banyak turunan dari pengurangan spektral yang diusulkan untuk mengurangi musical noise. Salah satunya adalah menggunakan oversubtraction dalam formulasi pengurangan spektral. Pendekatan ini disebut nonlinear pengurangan spektral. Akan tetapi, penentuan faktor ini secara heuristik. Dengan menggunakan Tsallis statistics, nonlinear subtraksi dapat diturunkan secara matematis. Varian baru spectral subtraction yang disebut q-spectral subtraction telah diturunkan. Metode ini telah terbukti efektif untuk meningkatkan performa sistem pengenalan ucapan terhadap noise. Akan tetapi, evaluasi metode ini untuk meningkatkan kualitas sinyal ucapan pada speech enhancement belum diinvestigasi. Pada paper ini, performa q-SS untuk speech enhancement akan diivestigasi. Dari hasil percobaan, ditemukan bahwa q-SS lebih baik dalam meningkatkan kualitas sinyal ucapan dibandingkan metode  pengurangan spektral lain. Kata kunci: speech enhancement, spectral subtraction, nonlinear spectral subtraction, derau musikal
Model Fuzzy Untuk Memprediksi Faktor Reusability Sebuah Perangkat Lunak Endang Suryawati
INKOM Journal Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.inkom.221

Abstract

Tulisan ini menjelaskan tentang penggunaan model metrik berbasis obyek untuk memprediksi kualitas sebuah perangkat lunak berdasarkan faktor reusability. Model dibangun dengan menggunakan Inferensi Fuzzy Mamdani dengan teknik Centroid untuk proses defuzzifikasi. Lima paramater CK Metrics yang terkait dengan faktor reusability, digunakan sebagai input model. Hasil simulasi memperlihatkan output (reusability) yang bersesuaian dengan aturan-aturan yang dibentuk. Kata kunci: metrik berbasis obyek, reusability, mesin penalaran fuzzy Mamdani, defuzzifikasi, metrik CK
Perangkat Lunak Pemantau Cuaca pada Stasiun Cuaca Cilengkrang Ana Heryana
INKOM Journal Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.inkom.219

Abstract

Sistem stasiun cuaca merupakan kumpulan berbagai perangkat keras berupa tranduser, sensor, dan data logger, serta perangkat lunak, yang berfungsi untuk mengetahui keadaan cuaca pada suatu daerah tertentu. Telah dikembangkan perangkat lunak pemantau cuaca berbentuk dashboard, yang dapat menampilkan data secara waktu nyata (real time). Informasi yang ditampilkan meliputi curah hujan, suhu udara, tekanan udara, kelembaban udara, keceptan angin, dan arah mata angin. Penampilan data pada browser Internet telah diatur agar melakukan penyegaran (refresh) data setiap 3 menit. Perangkat lunak ini dilengkapi pula dengan statistika data cuaca yang memiliki rata-rata waktu terkecil dalam satuan jam. Sistem dibuat dengan menggunakan metoda SDLC dan alat bantu PHP+MySQL+JQuery.Kata kunci: stasiun cuaca, perangkat lunak pemantau cuaca, dashboard
Editorial dan Daftar Isi Rifki Sadikin
INKOM Journal Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.inkom.233

Abstract

 
Perancangan Coupled-line Directional Coupler Mikrostrip pada Frekwensi 2.3 - 2.4 GHz Pamungkas Daud
INKOM Journal Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.inkom.203

Abstract

Tulisan ini menjelaskan tentang perancangan Coupled-Line Directional Coupler, sebuah passive device, dalam bentuk Mikrostrip untuk digunakan pada antena WiMAX dengan frekuensi kerja 2,3-2,4 GHz. Untuk mendapatkan unjuk kerja yang baik dari divais Coupled-Line Directional Coupler, telah dipilih dua substrat, yaitu FR-4 Epoxy dan Roger Duroid seri RO4003. Melalui simulasi dengan piranti lunak Ansoft HFFS v.10 diperoleh beberapa hasil berupa data Parameter-s, grafik respons frekuensi dan fasa, serta perbedaan fasa dari kedua substrat. Data tersebut akan menjadi acuan dalam membuat Coupled-Line Directional Coupler yang akan dipakai pada antena WiMAX.Kata kunci: mikrostrip, antena, parameter-s, WiMAX, coupler
Daftar Abstrak Rifki Sadikin
INKOM Journal Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.inkom.234

Abstract

 
Desain Sistem Pakar untuk Evaluasi Pertumbuhan Tanaman In Vitro Hasil Kultur Jaringan Berbasiskan Citra Digital dan Sistem Inferensi Fuzzy Kestrilia Rega Prilianti
INKOM Journal Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.inkom.214

Abstract

Tulisan ini mepresentasikan sebuah desain sistem pakar untuk mengevaluasi pertumbuhan tanaman in vitro hasil teknologi kultur jaringan. Sistem pakar yang dibangun digunakan untuk memfasilitasi peneliti dalam melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan untuk mempertahankan dan memelihara pertumbuhan tanaman hasil teknologi kultur jaringan. Input dari sistem adalah citra digital dari tanaman dan beberapa informasi lain yang akan diberikan oleh peneliti. Citra digital tanaman selanjutnya akan diproses secara otomatis untuk mendapatkan data intensitas warna khusus bagian daun dan batang. Data intensitas ini selanjutnya menjadi input bagi mesin inferensi fuzzy yang selanjutnya akan menghasilkan aturan-aturan yang digabungkan dengan aturan-aturan lain yang telah ada di dalam basis pengetahuan. Selanjutnya, dengan mekanisme  forward chaining sistem pakar memberikan rekomendasi mengenai tindakan penanganan yang tepat untuk suatu kondisi tanaman tertentu. Hasil uji coba menunjukkan bahwa rekomendasi yang diberikan oleh sistem cukup memuaskan dengan rata-rata keakuratan rekomendasi penanganan mencapai 89%.Kata kunci: citra digital, sistem inferensi fuzzy, sistem pakar, kultur jaringan, non-destructive evaluation
Rancang Bangun Kontrol IC LMS6002 pada RF Modul LTE (Long Term Evolution) Dayat Kurniawan; Yaya Suleman; Iqbal Syamsu; Asep Yudi H
INKOM Journal Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.inkom.212

Abstract

Tulisan ini menjelaskan tentang pengembangan perangkat lunak untuk mengkonfigurasi RF IC LMS6002D. Chip IC LMS6002D merupakan IC RF yang dapat diaplikasikan pada sistem GSM, WiMAX, LTE, serta memiliki berbagai fitur seperti: programmable bandwidth modulation, internal ADC/DAC 12 bit, dan rentang frekuensi 0,3 - 3,8 GHz. Modul sasakala-M328 dengan mikrokontroler ATMega328 (dari Atmel) telah digunakan untuk mengkonfigurasi IC LMS6002D melalui 4 jalur (wire) komunikasi SPI (Serial Periperal Interface), yaitu SS, SCLK, MOSI, dan MISO. Konfigurasi IC LMS6002D dilakukan pada laptop/PC untuk menghasilkan program GUI (Graphical User Interface) dengan  menggunakan Visual C#. Paket data dari laptop/PC ditransfer ke modul sasakala-M328 secara serial melalui port USB (USB to Serial), yang selanjutnya diteruskan oleh modul ke IC LMS6002D. Komunikasi SPI dilakukan dalam 16 kali clock, dimulai dengan  memberikan logika low pada jalur SS. Delapan bit pertama adalah identifier yang  menentukan modus read/write dan 8 bit berikutnya adalah data. Data dikirim mulai dari MSB dengan posisi clock pada tepi naik. Frekuensi clock SPI yang digunakan adalah  maksimum 50MHz dengan level tegangan maksimum 3.3V.Kata kunci: kontroller LMS6002D, modul RF, LTE (long term evolution), level tegangan, frekuensi clock

Page 2 of 2 | Total Record : 18