cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 362 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2017)" : 362 Documents clear
Simulasi dan Analisis Electrodynamic Shaker untuk Pengujian Dinamis A-Arm pada Sapuangin Speed Devi Maharani Kosa; Harus Laksana Guntur
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.448 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.27412

Abstract

A-arm merupakan salah satu komponen suspensi yang berperan penting saat mobil balap melaju. Pada kompetisi mobil balap Student Formula Japan, a-arm dari mobil Sapuangin Speed perlu dilakukan modal testing sebagai bagian dari ketentuan awal lomba. Pemilihan shaker yang spesifik sangat krusial untuk mendapatkan data modal testing dengan akurasi tinggi. Electrodynamic shaker (ES) merupakan salah satu sistem yang dirancang untuk mengetahui karakteristik dinamis suatu elemen setelah dikenai beban. ES dapat menganalisis karakteristik dinamis dari sebuah a-arm sebelum kompetisi dimulai, sehingga kegagalan pada a-arm, seperti terjadinya bending yang berlebihan atau patah, dapat dihindari. Oleh karena itu, untuk memperoleh desain ES yang sesuai untuk pengujian a-arm dari Sapuangin Speed, perlu dilakukan simulasi dan analisis terhadap ES. ES dirancang berdasarkan acuan shaker yang sudah ada di pasaran dan memiliki sistem translasi sederhana. Pada rancangan ini, parameter dinamis dari shaker dicari dan disesuaikan dengan karakteristik dari a-arm. Simulasi, dengan bantuan perangkat lunak Simulink MATLAB R2013, dilakukan dengan input sinusoidal untuk mendapatkan parameter redaman dari shaker. Input arus yang digunakan adalah sebesar 12.5 A dengan frekuensi listrik 50 Hz. Untuk mengetahui respon sistem saat terkena perubahan input arus dilakukan variasi nilai yang berbeda yaitu sebesar 12.5 A, 10.5 A, dan 14.5 A. Selain itu, dua material objek uji dipilih (steel dan carbon fiber) untuk mengetahui respon sistem terhadap  material komponen uji yang berbeda. Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan besar arus berbanding lurus dengan besarnya nilai respon perpindahan, kecepatan, dan percepatan ES dan a-arm. Sedangkan perbedaan respon dinamis perpindahan pada carbon fiber lebih kecil daripada steel karena carbon fiber memiliki kekakuan yang lebih tinggi. Selain itu, dari simulasi didapatkan parameter redaman shaker yang ideal sebesar 5000 Ns/m.
Redesain overhead crane dengan analisa kegagalan di PLTU PAITON berbasis metode elemen hingga Alfian Aziz Sahadewa; Alief Wikarta
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.964 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.27654

Abstract

Crane adalah alat bantu yang digunakan untuk mempermudah dalam memindahkan suatu obyek atau barang dengan ukuran yang relatif besar dan berat dari satu posisi ke posisi lainnya. Pada PLTU PAITON crane digunakan untuk proses maintenace mesin grinding mill. Hoist Grider Crane Mill terkendala ruang gerak yang terbatas. Terbatasnya ruang gerak menyebabkan tidak sejajarnya sumbu antara kawat penarik dengan sepesial tool yang menyebabkan beban pengangkatan menjadi 2x dari beban awal. Akibat tidak sejajarnya kawat overhead crane mengakibatkan terjadinya patahan pada housing motor crane yang bertugas untuk menggerakan grider kearah vertical. Oleh karena itu perlu adanya modifikasi overhead girder dengan menggunakan perangkat lunak SolidWorks. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisa pada girder origin dimana hasil dari sumulasi digunakan sebagai acuan pada modifikasi 1 dan 2. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu berdasarkan hasil pengujian, tegangan (stress), displacement, dan angka keamanan. Modifikasi 1 memiliki hasil simulasi yang hampir sama dengan hasil dari simulasi awal dengan nilai stress sebesar 36,19 mpa, Displacement sebear 0,98 mm, dan angka keamanan sebesar 5,7. Pada modifikasi 2 perbedaan hasil simulasi yang paling besar terletak pada simulasi tegangan (stress) sebesar 158,3 mpa. sedangkan hasil simulasi defleksi dan angka keamanan tidak berbeda jauh dengan simulai awal dimana defleksi sebesar 0,93 dan angka keamanan sebesar 3,1.