cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 42 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2021)" : 42 Documents clear
Perancangan Aplikasi Mobile sebagai Media Donasi Makanan Online dalam Mengurangi Food Waste di Surabaya Dhea Alifia Rosa; Denny Indrayana Setyadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v10i1.60316

Abstract

Sampah merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang dihadapi di seluruh dunia. Peningkatan jumlah sampah disebabkan oleh kepadatan penduduk dan pertumbuhan ekonomi, terutama pada kota besar seperti Surabaya. Komposisi sampah di Surabaya didominasi oleh sampah sisa makanan daripada sampah non organik. Penyebab utama dari jumlah timbulan sampah sisa makanan adalah kurangnya perencanaan pembelian bahan makanan dan pengolahan bahan makanan. Fenomena food waste adalah makanan yang telah kadaluarsa atau makanan yang dibuang oleh konsumen tingkat akhir. Penghasil sampah makanan terbesar berasal dari distributor makanan, industri jasa makanan, dan rumah tangga. Untuk mengurangi sampah sisa makanan, dibutuhkan platform untuk membagikan makanan kepada orang lain yaitu sebuah aplikasi mobile. Metode perancangan yang digunakan adalah metode design thinking dengan dilakukan bersama kelompok yang memiliki pandangan berbeda – beda dalam membuat perancangan desain aplikasi. Depth interview akan dilakukan dengan mewawancarai startup yang sejeneis, studi literatur digunakan untuk mengumpulkan teori – teori mengenai food waste dan desain antarmuka sebagai landasan teori dalam perancangan aplikasi. Serta, metode user testing digunakan untuk menguji kelayakan aplikasi kepada pengguna. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi mobile bertema gerakan sosial donasi makanan dan bahan makanan kepada masyarakat urban, sebagai upaya membangun komunitas digital dalam mengurangi jumlah sampah makanan.
Efektivitas Strategi Iklan dengan Menggunakan Instagram Ads untuk Meningkatkan Penjualan dan Branding Produk: Studi Kasus Privet.id Adisya Resti Rahmadanti; Krisnayanti Aditasari; Berto Mulia Wibawa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v10i1.60335

Abstract

Dalam membangun sebuah bisnis perlu adanya penerapan strategi pemasaran, salah satunya adalah iklan. Dimana iklan dapat memperluas jangkauan dari sebuah barang atau jasa yang dipasarkan. CV. Privet Dwi Sentosa khususnya pada lini sepatu PRIVET.ID yang menerapkan strategi pemasaran dengan melakukan iklan pada platform Instagram atau yang dikenal dengan Instagram ads. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas iklan melalui Instagram ads. Dengan melihat hasil dari iklan yang dilakukan pada Instagram terhadap perkembangan bisnis yang terjadi, mulai dari perkembangan discovery instagram, jumlah followers, hingga tingkat interaksi dari konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan basis data primer dan sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dengan pihak internal yang melakukan pengamatan grafik dari data traffic Instagram milik Privet, serta dengan penerapan Forum Group Discussion (FGD) dengan direktur dan internal manajemen. Hasil menunjukkan bahwa iklan tersebut efektif digunakan sebagai media pemasaran dengan melihat grafik pertambahan yang terjadi pada akun Instagram Privet.
Desain Sepatu Futsal League Striker dengan Fitur 3D Touch Bumper pada Medial Sepatu Guna Meningkatkan Kemampuan Kontrol Penerimaan Bola Musty Nur Indrawan; Primaditya Primaditya
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v10i1.60913

Abstract

Sepak bola memiliki penggemar sekitar 4 miliar orang yang menjadikannya sebagai olahrga paling populer di dunia.  Kondisi ini tak jauh berbeda di Indonesia dimana sepak bola bersanding dengan badminton sebagai olahraga paling digemari masyarakat berdasarkan data survei oleh Nielsen Sports pada tahun 2020. Popularitas sepak bola berdampak pada peningkatan minat terhadap olahraga futsal, yang merupakan olahraga alternatif dari sepak bola. Futsal merupakan olahraga yang memiliki tempo permainan yang cepat. Luas lapangan yang lebih kecil dari sepak bola menjadikan ruang gerak permain terbatas, hal tersebut memaksa pemain untuk lebih aktif di lapangan dan lebih banyak melakukan sentuhan dengan bola. Dengan banyaknya penggemar futsal, maka kebutuhan akan peralatan olahraga futsal seperti jersey, bola, sarung tangan, kaos kaki dan terutama sepatu pun ikut meningkat. Melihat peluang ini, penulis berkolaborasi dengan League menghadirkan produk sepatu futsal sebagai comeback League ke dalam pasar sepatu futsal nasional. Desain sepatu yang hadir dengan inovasi fitur peningkatan kontrol penerimaan bola dan fitur untuk meminimalisir cidera, diharapkan akan memenuhi kebutuhan pemain  di lapangan.
Perancangan Serial Video Feature untuk Mengangkat Kultur Motor Kustom di Surabaya Lewat Pendekatan Builder Lokal Surabaya Novaldy Aristo; Raditya Eka Rizkiantono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v10i1.60928

Abstract

Abstrak— Tren motor kustom saat ini menjadi bagian dari fashion masyarakat urban di Surabaya. Menurut Triwahyupriadi (2019) terdata dari tahun 2014 - 2018 pengguna motor kustom di Surabaya mengalami peningkatan 14,5% setiap tahunnya. Berdasarkan data tersebut, penulis ingin membuat serial video feature untuk mengangkat kulture motor kustom yang bertujuan untuk melebarkan sayap dan kiprah motor kustom di Surabaya pada usia remaja hingga masyarakat dewasa awal. Metode penelitian menggunakan data kualitatif. Lalu membuat storyboard episode satu untuk mendapatkan feedback tentang cerita dan pengambilan gambar yang akhirnya tercipta stroryboard episode satu dengan konsep yang cerita yang matang. Kemudian akan dibuat konsep cerita dari serial video feature dengan membuat konsep satu serial yang berisikan enam episode. Setelah itu storyboard episode satu yang telah sempurna tersebut akan menjadi landasan pembuatan video feature untuk mengangkat kulture motor kustom lewat pendekatan builder lokal di Surabaya. Hasil akhir dari perancangan ini berupa episode 1 dari serial video feature untuk mengangkat perkembangan kulture motor kustom di Surabaya, influencer motor yang di gunakan sebagai narasumber yaitu haris fachturrahman dari smokebelt garage. Durasi kurang lebih 13 menit, di harapkan video dapat memberikan prespektif baru, meng-edukasi, dan melebarkan sayap untuk perkembangan kulture motor kustom di Surabaya lewat pendekatan builder lokal Surabaya.
Perancangan Suvenir Museum Sepuluh Nopember dengan Tema Memori Perjuangan Pahlawan Surabaya Ilham Zulfikar Firmasnyah; Senja Aprela Agustin
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v10i1.61087

Abstract

Museum Sepuluh Nopember yang bertempat di Kawasan Monumen Tugu Pahlawan merupakan salah satu destinasi wisata pendidikan kota Surabaya yang memiliki koleksi bukti fisik dan narasi peristiwa sejarah peperangan 10 Nopember 1945. Peningkatan jumlah pengunjung museum tiap tahunnya tidak diimbangi dengan tersedianya suvenir yang berkualitas dan dibutuhkan pengunjung. Selain menjadi oleh-oleh, suvenir memiliki peran sebagai media alternatif promosi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan berkunjung dan mempelajari sejarah di Museum Sepuluh Nopember. Dari fenomena tersebut maka dibutuhkan sebuah perancangan suvenir Museum Sepuluh Nopember. Metode perancangan diawali dengan observasi langsung ke Museum Sepuluh Nopember, melakukan depth interview terhadap stakeholder museum dan pengelola suvenir, kuisioner untuk menentukan target segmentasi, studi eksisting kompetitor komparator, dan mengkaji beberapa literatur ilmu yang bersangkutan. Metode desain dimulai dengan pembuatan konsep dasar, kemudian ekplorasi visual untuk menghasilkan luaran ilustrasi dengan gaya Ligne Claire dan di impelementasikan pada beberapa media suvenir berupa kaos, kemeja, jaket, totebag, aksesoris, dan juga media pendukung seperti kemasan dan hangtag merek, serta stiker digital. Perancangan ini diharapkan dapat memberikan solusi pada salah satu media alternatif promosi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan berkunjung ke Museum Sepuluh Noepmber dan juga sebagai salah satu media edukatif mengenai sejarah perjuangan pahlawan di Surabaya bagi para pengunjung.
Perancangan Film Pendek Fiksi Layang Angkara Adaptasi Kisah Pewayangan Jawa Dewa Ruci dan Air Kehidupan sebagai Upaya Pelestarian Budaya Rizka Acrylina Taufani; Senja Aprela Agustin
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v10i1.61299

Abstract

Indonesia memiliki keanekaragaman suku bangsa dan budaya yang sangat luas. Kebudayaan memiliki peran dan fungsi sebagai karakter atau identitas yang membentuk suatu bangsa sehingga harus dilestarikan. Budaya wayang dan kisah Pewayangan Dewa ruci mengandung pesan dan ajaran kebatinan dan pedoman yang digunakan masyarakat Jawa hingga kini. Pesan dan nilai yang terkandung kemudian diadaptasi menjadi media film pendek. Tahapan dalam proses perancangan ini dimulai dengan melakukan analisis dan observasi terhadap media eksisting dan studi literatur yang berkaitan dengan unsur naratif dan sinematik yang diterapkan. Melakukan eksplorasi yang dilengkapi dengan depth interview sebagai landasan menyusun unsur-unsur film dalam perancangan ini. Melakukan tahap pra-produksi, produksi, dan paska-produksi sesuai dengan kaidah dalam pembuatan film. Luaran dari perancangan ini adalah sebuah film pendek berdurasi 17 menit dengan pendekatan fiksi beserta media pendukung lainnya yang dikemas dengan latar belakang seorang laki-laki yang terjebak dalam arus urbanisasi di lingkungannya sebagai salah satu upaya pelestarian budaya Indonesia dengan mengangkat pesan dan nilai moral yang terkandung melalui adaptasi dari kisah Pewayangan Jawa Dewa Ruci sebagai salah satu upaya pelestarian.
Desain Workstation Pengambilan sampel darah untuk laboratorium rumah sakit A-B Hanifa Fi Mardlotillah; Taufik Hidayat; Ari Dwi Krisbianto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v10i1.61188

Abstract

Laboratorium mempunyai tanggung jawab penting sebagai penunjang pelayanan medis di rumah sakit dan diperkirakan memegang peranan sekitar 60-70% terutama dalam hal penegakan diagnosis, tindak lanjut pengobatan, monitoring, keputusan rawat inap serta pasien pulang. Itensitas pengambilan sampel darah perbulannya dapat mencapai 1500 pasien untuk sekelas laboratorium klinik Rumah Sakit tipe B, dan dapat mencapai lebih dari 1500 pasien untuk sekelas laboratorium klinik Rumah Sakit tipe A. Hal ini dikarnakan Rumah Sakit tipe A dan B adalah tingkat fasilitas kesehatan (Faskes) tertinggi dalam sistem rujukan. Dikarenakan tingginya intensitas pasien perhari para Analis medis dituntut untuk memberikan pelayanan cepat dalam kondisi critical hours, akurat, mengerjakan aktivitas sesuai Standar Operational Procedure dan memberikan pelayanan yang nyaman untuk pasien. Oleh karna itu, untuk menunjang tuntutan pelayanan Laboratorium klinik di tingkat Rumah Sakit tipe A dan B dibutuhkan Workstation/Stasiun kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan, pola perilaku kerja, prioritas penyimpanan sehingga mampu memberikan kenyamanan kerja bagi user operator dan juga menimbulkan good habits yang selanjutnya akan berpengaruh secara signifikan dalam mencapai tuntutan pelayanan.
Re-desain Interior Art Gallery dengan Konsep Rekreatif Edukatif Kontemporer Bernuansa Surabaya Khusnul Chotimah; Nanik Rachmaniyah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v10i1.59687

Abstract

Galeri adalah selasar atau tempat, dapat pula diartikan sebagai tempat yang memamerkan karya seni tiga dimensional karya seorang atau sekelompok seniman atau bisa juga didefinisikan sebagai ruangan atau gedung tempat untuk memamerkan benda atau karya seni (Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, 2003). Art Gallery ini merupakan salah satu galeri seni di Surabaya yang saat ini semakin terkikis oleh perkembangan jaman karena kurangnya promosi dan branding ditambah dengan kurangnya minat masyarakat terutama remaja untuk berkunjung ke galeri seni. Selain itu kondisi bangunan yang terbatas dan tergolong sudah tua, serta interior yang kurang menarik menjadi penyebab utama pengunjung galeri ini terus mengalami penyusutan. Untuk itu diperlukan upaya perubahan dan pengembangan melalui redesain galeri ini. Dilakukan riset dengan beberapa metode yaitu dengan survey ke lokasi galeri, pembagian kuisioner kepada pengunjung dan wisatawan yang sudah pernah berkunjung ataupun masyarakat umum, pengumpulan literatur, analisa konsep desain, pembuatan konsep, alternatif konsep, gambar kerja, dan hasil akhir 3D. Hasil dari metode ini menunjukkan konsep yang mampu menjawab permasalahan yang terjadi pada galeri. Konsep yang dihadirkan menciptakan suasana yang tidak membosankan dengan penataan layout yang dinamis dan penggunaan furniture yang interaktif dan informatif, namun tetap menghadirkan sentuhan Surabaya pada elemen interior sebagai ciri khas galeri guna menarik minat pengunjung terutama generasi muda dan wisatawan. Maka dari itu mendesain ulang Art Gallery dengan interior yang rekreatif, edukatif, kontemporer dan bernuansa Surabaya, akan menjadi solusi dalam menarik minat masyarakat untuk kembali berkunjung ke galeri ini, sehingga aktivitas seni di Indonesia utamanya di Surabaya dapat bangkit kembali.
Arsitektur Metafora Sebagai Pendekatan Desain Gedung Pusat Komunitas Seni Tari Tradisional Papua Juan Carlos Rivaldo Sawias; Fardilla Rizqiyah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v10i1.60893

Abstract

Papua merupakan salah satu pulau di Indonesia yang memiliki aneka ragam jenis seni dan budaya. Beberapa jenis seni dan budaya tersebut antara lain berupa tarian tradisional, baju tradisional, rumah tradisional dan masih banyak lagi. Kekayaan seni dan budaya tersebut perlu dipertahankan dengan terus memperkenalkannya kepada masyarakat. Upaya pelestarian yang dapat dilakukan salah satunya adalah mewadahi para pegiat seni agar mampu mengekspresikan identitas seni dan budaya. Gedung pusat komunitas seni tari tradisional Papua dirancang untuk mewadahi aktivitas para pegiat seni tari seperti latihan koreografi tari tradisional, menampilkan tari tradisional, membuat cinderamata khas papua, membuat baju dan alat musik khas Papua. Perancangan gedung pusat seni tari tradisional Papua menggunakan pendekatan Arsitektur Metafora. Pendekatan ini digunakan untuk menganalogikan bentuk alat musik tradisional Papua, gerakan tarian adat Papua, dan atribut pendukung tarian adat Papua kedalam desain bangunan. Penerapannya dapat terlihat pada bentuk atap, fasad, struktur dan desain amfiteater sebagai salah satu ruang ekspresi utama bangunan. Kehadiran gedung pusat komunitas seni tari tradisional Papua diharapkan dapat menjadi wadah, fasilitas, sarana dan prasarana bagi komunitas dan masyarakat kota Sorong dalam melestarikan seni dan budaya Papua khususnya tari tradisional.
Narasi ‘Blindness’ pada Perancangan Pusat ‘Edutainment’ Berbasis Multisensori Akira Nuril Shafira; Arina Hayati
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v10i1.61505

Abstract

Blindness atau ketunanetraan merupakan salah satu bentuk disabilitas fisik yang hingga saat ini masih cenderung dipandang negatif, terutama di lingkungan masyarakat. Pemahaman negatif ini timbul karena masyarakat pada umumnya memiliki pola pikir, mendefinisikan, serta memperlakukan penyandang disabilitas berdasarkan konsep normalitas yang berimplikasi pada sikap ableisme terhadap penyandang tunanetra yang memiliki keterbatasan penglihatan. Oleh karena itu, penyandang tunanetra harus menghadapi berbagai macam bentuk hambatan ketika berada di lingkungan dan bangunan. Arsitektur dan lingkungan terbangun yang mewadahi aktivitas pengguna seringkali dirancang dengan elemen visual sebagai fokus utamanya, sehingga menimbulkan terjadinya sebuah fenomena yang disebut bias visual pada arsitektur atau ocularcentrism. Paper ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman ‘blindness’ secara narasi di lingkungan binaan doteralam dalam konsep perancangan bangunan edukasi dan entertainment (Edutainment). Konsep perancangan bangunan ‘Edutainment’ adalah memberikan peluang pengguna mengalami arsitektur berbasis multisensory untuk berbagai aktivitas, antara lain belajar, bermain, serta bersosialisasi. Disamping itu, pengguna dapat memaknai ruang arsitektur dengan mengunakan semua indera selain indera penglihatan.