cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2022)" : 28 Documents clear
Pengukuran Kinerja Karyawan Berdasarkan Penerapan Sistem Manajemen Mutu di PT AKAM Kota Sorong Provinsi Papua Barat Ulvi Alin Mujahidah; Sri Pingit Wulandari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i1.63544

Abstract

Manajemen Mutu Terpadu adalah manajemen fungsional dengan pendekatan yang secara terus menerus difokuskann pada peningkatan kualitas, agar produknya sesuai dengan standar kualitas dari masyarakat yang dilayani dalam pelaksanaan tugas pelayanan umum dan pembangunan masyarakat (Community Development) atau sistem manajemen yang mengangkat kualitas sebagai strategi usaha dan berorientasi pada kepuasan pelanggan dengan melibatkan seluruh anggota organisasi. Sistem manajemen mutu memberikan dorongan positif kepada kinerja karyawan secara terus menerus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur kinerja karyawan berdasarkan penerapan sistem manajemen mutu di PT AKAM Sorong yang akan diukur dari delapan prinsip yaitu kepemimpinan, keterlibatan semua karyawan, pendekatan proses, pendekatan sistem manajemen, perbaikan secara terus menerus, fokus pada pelanggan, pembuatan keputusan berdasarkan fakta, dan hubungan saling menguntungkan dengan pemasok terhadap kinerja karyawan di PT AKAM Sorong. Dengan responden sebanyak 105 karyawan, metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi logistik biner. Faktor-faktor sistem manajemen mutu yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di PT AKAM Sorong adalah kepemimpinan, pendekatan sistem manajemen, dan fokus pada pelanggan.
Peran Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Resiliensi Organisasi: Sebuah Studi Literatur Shofia Aula; Syarifa Hanoum; Prahardika Prihananto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i1.67483

Abstract

Pada lingkungan yang fluktuatif, organisasi ditantang dengan ketidakpastian yang berkembang baik dalam aspek ekonomi, politik, maupun sosial. Selain kondisi lingkungan yang tidak pasti, tantangan yang mengharuskan suatu organsisasi untuk tetap dapat resilien adalah krisis. Ketidakpastian dan krisis tersebut dapat mengganggu keberlangsungan organisasi. Dibalik dampak negatif tersebut, ketidakpastian dan krisis dapat menjadikan organisasi lebih adaptif terhadap risiko dan kesempatan organisasi dalam mengelola dan mengatur tenaga kerjanya agar organisasi menjadi resilien. Mempersiapkan sumber daya manusia merupakan faktor kunci bagi Resiliensi organisasi yang menjadikan organisasi dapat menghadapi keadaan yang tidak diharapkan. Penelitian ini dilakukan dengan mempertimbangkan hal tersebut. Selain itu, mempertimbangkan semakin banyak penelitian yang dilakukan mengenai manajemen sumber daya manusia (MSDM) dalam kaitannya dengan resiliensi organisasi, maka akan didapatkan implikasi manajerial yang dapat membantu organisasi bisnis dalam meningkatkan resiliensi organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Penelitian ini memberikan informasi mengenai hasil penelitian mengenai resiliensi organisasi dan MSDM serta dapat menjadi acuan bagi organisasi agar dapat tetap bertahan di tengah krisis dan ketidakpastian.
Pengaruh Persepsi Pelajar dalam Penerimaan Pembelajaran Online Sinkron dan Asinkron (Studi Kasus: Institut Teknologi Sepuluh Nopember) Xabitha Vanessa Suryananda; Satria Fadil Persada; Bahalwan Apriyansyah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i1.68270

Abstract

Fenomena pandemi COVID-19 mengharuskan tindak pencegahan penularan seperti jarak sosial dan jarak fisik yang wajib diterapkan. Pada bidang pendidikan, tidak ada pilihan lain selain beralih ke pembelajaran online atau e-learning dari pembelajaran tatap muka konvensional. Pembelajaran online ini terbagi menjadi 2 metode, yaitu pembelajaran sinkron dan asinkron. Pada pelaksanaannya pembelajaran online secara sinkron maupun asinkron mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang dapat mempengaruhi keefisienan dan keefektifan pembelajaran online yang dirasakan oleh peserta didik. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi peserta didik pada penerimaan pembelajaran online sinkron dan asinkron dengan membandingkan hasil keduanya yang diharapkan dapat menjadi acuan bagi manajemen institusi. Data dari 165 responden pada survei pembelajaran online sinkron dan 150 pada asinkron yang didapatkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan Google Forms. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan Partial Least Square-Structure Equation Modelling (PLS-SEM) untuk analisis data. Diperoleh hasil yang mengindikasikan bahwa penerimaan peserta didik terhadap pembelajaran online sinkron dipengaruhi oleh karakteristik pengajar, inovasi teknologi dan kualitas sistem pembelajaran. Sementara pada pembelajaran online asinkron, karakteristik pengajar, dukungan organisasi dan teknis, inovasi teknologi, dan kepercayaan mempengaruhi penerimaan oleh peserta didik. Implikasi manajerial yang dapat diimplementasikan juga dicantumkan guna membantu institusi dalam meningkatkan penerimaan pembelajaran online secara sinkron maupun asinkron.
Pemodelan Tingkat Pengangguran Terbuka di Provinsi Jambi Menggunakan Regresi Data Panel Nurlaily Nurlaily; Lucia Aridinanti; Zakiatul Wildani
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i1.69229

Abstract

Tingkat pengangguran terbuka merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur banyaknya angkatan kerja yang tidak terserap di pasar kerja. Dalam kurun waktu 2017 hingga 2020, tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Jambi mengalami peningkatan sebesar 32,56 persen. Untuk menurunkan tingkat pengangguran terbuka perlu diketahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat pengangguran terbuka, sehingga dapat dilakukan tindakan perbaikan. Ada 4 faktor yang diduga berpengaruh terhadap Tingkat Penganguran Terbuka yaitu Produk Domestik Regional Bruto, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, Kepadatan Penduduk dan Angkatan Kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki ke empat faktor tersebut apakah berpengaruh terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Jambi berdasarkan data tahun 2017 hingga tahun 2020. Dengan menggunakan Regresi Data Panel, diperoleh model yang sesuai dengan tingkat pengangguran terbuka yaitu dengan model FEM efek waktu. Berdasarkan model ini ada dua factor yang berpengaruh terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Jambi, yaitu tingkat partisipasi angkatan kerja dan kepadatan penduduk dengan kebaikan model sebesar 68,42%.
Pemodelan Return Saham di Perusahaan Sektor Properti dan Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019 Liya Puji Putri Efendi; Lucia Aridinanti; Zakiatul Wildani
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i1.69297

Abstract

Saham adalah secarik kertas yang menunjukkan hak pemodal untuk memperoleh bagian dari prospek atau kekayaan organisasi yang menerbitkanya. Setiap investasi saham tentunya menginginkan suatu keuntungan yang disebut dengan return. Untuk itu perlu diketahui faktor apa saja yang mempengaruhi Return Saham. Ada 6 faktor yang diduga berpengaruh terhadap Return Saham yaitu yaitu Price to Book Value (PBV), Debt to Equity Ratio (DER), Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), dan Price Earning Ratio (PER). Permasalahan pada penelitian ini yaitu apakah ke enam faktor tersebut mempengaruhi Return Saham secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan ke enam faktor tersebut dengan Return Saham perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019. Dengan menggunakan metode Regresi Linear Berganda diperoleh hanya terdapat dua faktor yang berpengaruh signifikan terhadap Return Saham yaitu PBV dan PER, dimana PBV berpengaruh positif sedangkan PER berpengaruh negatif. Model regresi yang terbentuk telah memenuhi asumsi dan memiliki tingkat kebaikan model sebesar 86,2%. Dengan demikian untuk mendapatkan Return saham yang tinggi dipilih perusahaan yang memiliki nilai rasio PVB yang tinggi karena semakin tinggi rasio PBV maka harga per lembar saham akan meningkat dan memilik rasio PER yang rendah.
Investigasi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Service Innovative Behaviour pada Karyawan Frontline di Industri Food and Beverage Donny Naufal Hilmyawan Putra; Syarifa Hanoum; Ninditya Nareswari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i1.70505

Abstract

Frontliner adalah pegawai garda terdepan pada suatu perusahaan, Frontliner memiliki peran besar terhadap service industry, salah satunya industri Food and Beverage. Frontliner yang berkualitas merupakan aset penting bagi perusahaan, untuk membangun Frontliner berkualitas diperlukan beberapa aspek, salah satunya Service innovative behaviour. Service innovative behaviour memberikan dampak perilaku pegawai terhadap pelanggan, diperlukan pengembangan terkait hal ini. Namun, di Indonesia masih minim sekali studi yang meneliti tentang Service innovative behaviour. Hal ini mungkin dikarenakan masih minimnya pemahaman bahwa inovasi dapat juga terjadi di bidang pelayanan. Penelitian ini menggunakan kuesioner online dengan Google formulir dan offline, kemudian dianalisis menggunakan SEM-AMOS dengan responden 270 yang merupakan karyawan frontline yang bekerja di industri Food and Beverage. Penelitian ini dilakukan dengan pendektan kuantitatif. Pada penelitian ini terdapat 3 hipotesis yang diterima yang menyatakan bahwa ditemukan pengaruh positif dan signifikan pada variable Creativity dan Creativity memediasi Empowering Leadership dan Humorous Work Climate terhadap Service Innovative Behaviour. Disertakan pula implikasi manajerial yang ditujukan untuk pengelola, pemilik, dan divisi sumber daya manusia.
Studi Literatur Mengenai Evaluasi Mutu Sekolah Menengah Kejuruan dengan Baldrige Excellence Framework Maulana Paldia Samil; Syarifa Hanoum; Nabila Silmina Hakim
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i1.70445

Abstract

Menciptakan penyediaan layanan pendidikan membutuhkan berbagai peningkatan mutu. Dalam meningkatkan mutu sekolah terhadap konsumen mereka yaitu peserta didik, terdapat berbagai indikator yang mempengaruhi mutu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) itu sendiri. Malcolm Baldrige for Performance Excellence (MBfPE) yang menjadi bagian dari salah satu penilaian Malcolm Baldrige National Quality Award (MBNQA) dan literasi mengenai dokumen yang memuat penilaian sekolah antara lain akreditasi, PMP (Penjamin Mutu Pendidikan) dan PKKS (Penilaian Kinerja Kepala Sekolah) yang sudah dilakukan oleh sekolah sebagai data awal yang dihubungkan dengan penilaian MBfPE. MBfPE dilakukan karena kerangka penilaian ini teruji memiliki indikator penilaian yang spesifik untuk kriteria mutu sekolah yang terukur, fleksibel dan komperhensif. Studi literatur memuat mengenai berbagai keterikatan antara penilaian mutu sekolah yang dilakukan saat ini dengan metode Malcolm Baldrige for Performance Excellence for education yang memuat berbagai kriteria dan sub-kriteria penilaian yang dapat digunakan sebagai tolok ukur penilaian yang dilakukan oleh sekolah di Indonesia selama ini.
Pengendalian Kualitas Proses Produksi Kaca Sunergy dengan Diagram Kendali Multivariat Short Runs Wilda Melia Udiatami; Wibawati Wibawati
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i1.72159

Abstract

PT Asahimas Flat Glass Tbk Sidoarjo merupakan salah satu perusahaan manufaktur di Indonesia yang bergerak dalam bidang kaca dan berfokus pada produksi kaca lembaran eksterior. Kaca sunergy menjadi salah satu produk unggulan. Pada proses produksi kaca sunergy, hasil potongan kaca adalah aspek yang sangat diperhatikan, dimana terdapat dua karak-teristik kualitas yang diukur yaitu edge distortion dan cutter line. Produk kaca ini memiliki variasi yang tinggi yaitu ketebalan yang berbeda-beda sesuai permintaan konsumen, sehingga setiap jenis ketebalan memiliki volume produksi yang rendah. Kondisi demikian disebut short runs production. Pengendalian kualitas yang dilakukan oleh perusahaan hanya dengan membuat trend grafik untuk mengetahui sesuai atau tidaknya produk dalam range standard. Pada penelitian ini dilakukan pengendalian kualitas proses produksi kaca sunergy dengan menerapkan diagram kendali multivariat short runs untuk monitoring rata-rata proses. Data penelitian dibagi menjadi dua fase, yaitu 20 subgrup fase I dan 20 subgrup fase II. Hasil monitoring me-nunjukkan bahwa rata-rata proses fase I dengan empat pengujian telah terkendali secara statistik. Sedangkan pada fase II, rata-rata proses belum terkendali. Hal ini mengindikasikan terjadinya pergeseran. Selain itu, analisis kapabilitas proses secara multivariat menunjukkan proses produksi belum kapabel.

Page 3 of 3 | Total Record : 28